Kesaktian Syekh Muhammad Bisa Merubah Wujud Menjadi Ayam

Serang – 1miliarsantri.net : Cerita kesaktian Syekh Muhammad Sholeh bin Abdurrahman dalam menyebarkan agama Islam di seputar Pantai Utara Banten, dari dulu hingga sekarang sangat melegenda. Sosok ulama ini mampu berubah menjadi ayam jago untuk mengelabuhi musuh-musuh nya. Kesaktian Syekh Muhammad Sholeh diperoleh setelah menjadi santri dan menimba ilmu kepada Sunan Ampel dan Sunan Gunung Jati (Sultan Syarif Hidayatullah) yang menjadi pemimpin Cirebon. Setelah mendapat ilmu agama dan kanuragan, Syekh Muhammad Sholeh diminta untuk berdakwah sekaligus mencari putra Sunan Gunung Jati yakni Maulana Hasanudin yang pergi ke Banten dan sudah lama tak kembali lagi ke Cirebon. Saat itu kawasan Banten di berada dalam Kerajaan Pajajaran yang masih beragama Hindu dan dipimpin oleh Prabu Pucuk Ulum dengan pusat pemerintahannya berada di Banten Girang. Dalam perjalanannya, Syekh Muhammad Sholeh akhirnya berhasil menunaikan tugas dari Sunan Gunung Jati, yakni menemukan Maulana Hasanudin. Syekh Muhammad Sholeh bertemu dengan Maulana Hasanudin di Gunung Lempuyang di kawasan Kampung Merapit, Desa Ukir Sari, Kecamatan Bojonegara. Dalam pertemuan itu, Maulana Hasanudin menyatakan menolak untuk segera kembali ke rumahnya di Cirebon dengan alasan ingin mensyiarkan agama Islam di daerah Banten yang saat itu sebagian besar masyarakatnya memeluk agama Hindu. Hingga akhirnya Syekh Muhammad Sholeh ikut menetap di Bojonegara, Serang, Banten dan berdakwah menemani Maulana Hasanuddin. Selanjunya Maulana Hasanudin mengangkat Syekh Muhammad Sholeh untuk menjadi pengawal sekaligus penasehat dengan julukan Cili Kored. Julukan itu disematkan karena Syekh Muhammad Sholeh berhasil mengembangkan pertanian dengan mengelola sawah untuk hidup sehari-hari dengan julukan sawah si derup yang berada di Blok Beji. Akan tetapi syiar agama Islam yang dilakukan Maulana Hasanudin dan Syekh Muhammad Sholeh ditentang penguasa Kerajaan Pajajaran, Prabu Pucuk Umun. Itu karena Maulana Hasanudin dan Syekh Muhammad Sholeh berhasil menyebarkan agama Islam sampai bagian Selatan Gunung Pulosari (Gunung Karang) dan Pulau Panaitan Ujung Kulon, Banten.

Read More

PP Muhammadiyah Meminta Pemerintah Tegas Terhadap Al Zaytun

Yogyakarta – 1miliarsantri.net : Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap Pondok Pesantren Al Zaitun, Indramayu, Jawa Barat (Jabar). Di samping itu, Muhammadiyah juga meminta agar seluruh prosesi dan kegiatan Al Zaitun yang menyimpang untuk segera ditertibkan. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Natsir mengatakan mayoritas muslim memiliki pandangan agar segera ada tindakan yang tegas terhadap berbagai pandangan yang tidak sejalan dengan ajaran agama Islam. “Organisasi Islam yang direpresentasikan oleh MUI bahkan Kementerian Agama itu sudah maupun dengan koridor kehidupan berbangsa.Harus segera ada tindakan tegas terhadap mereka,” tandas Haedar kepada media, Sabtu (01/07/2023). Karena pemerintah Jawa Barat sudah menyerahkan ke pemerintah pusat soal pondok pesantren ini, maka pihaknya percaya Menkopolhukam sesuai dengan tugas yang diemban, maka Mahfud MD akan bertindak tegas, adil dan merawat ketertiban bersama. Sehingga keresahan terkait Al Zaitun tidak terus berlanjut. Haedar juga berharap kepada seluruh masyarakat agar jangan bertindak sendiri-sendiri yang kemudian menjadikan bangsa ini terpecah belah. Haedar percaya pemerintah akan mampu menyelesaikan masalah ini dengan tegas dan obyektif. “Soal ini jadi saya percaya kita akan bisa menyelesaikan masalah ini dengan tegas dan obyektif,” tegasnya.

Read More

Mashariq Dituding Sebagai Kesalahan Pelayanan Haji

Makkah – 1miliarsantri.net : Mashariq jadi sasaran protes Kementerian Agama dalam kasus keterlambatan jatah makan untuk jamaah haji RI 2023. Sebelumnya, jamaah haji Indonesia menghadapi beberapa masalah teknis signifikan setidaknya sejak Rabu lalu (28/6/2023). Selain keterlambatan kedatangan bus penjemput dari Muzdalifah ke Mina yang membuat para jamaah berjemur di panas terik Saudi berjam-jam, ada pula isu katering yang datang amat lambat atau bahkan tak datang sama sekali. Anggota Tim Pengawas Pelaksanaan Ibadah Haji DPR Mufti Anam mengungkap ada beberapa jamaah di maktab di Mina yang tak mendapat makanan. “Soal makan, ada beberapa maktab yang sampai sekarang belum dapat makan. Kemarin ada maktab yang dapat makan pagi, tapi siang dan sore enggak dapat,” ujarnya kepada media, Sabtu (30/6/2023). Dalam siaran pers Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief menyebut hal itu terkait kelambanan Mashariq dalam menyiapkan layanan jamaah haji di Muzdalifah dan Mina. “Kita sudah sampaikan protes keras ke Mashariq terkait persoalan yang terjadi di Muzdalifah. Kita juga meminta agar tidak ada persoalan dalam penyediaan layanan di Mina,” tegas Hilman di Mina, Sabtu (30/06/2023). “Kita akan terus kawal ini, agar Mashariq bergerak lebih cepat dalam penyiapan layanan bagi jamaah haji,” lanjutnya. Apa itu Mashariq? Dikutip dari Arab News, Mashariq merupakan kependekan dari Motawif Pilgrims for Southeast Asian Countries Co. Dia merupakan perusahaan yang menyediakan “layanan haji lengkap” untuk 130.000 jamaah dari Indonesia, Malaysrunei, Singapura, Thailand, dan Filipina selama musim haji 2023.

Read More

Derita Yang Dirasakan Jamaah Haji 2023

Makkah – 1miliarsantri.net : Permasalahan dalam pelaksanaan haji 2023 ternyata turut dialami jamaah haji khusus, terutama di tenda maktab di Mina. Para jamaah harus rela tidur berdesakan, makanan terlambat, hingga ada gangguan toilet mampet di tenda. Ada jamaah yang mengaku merasa tersiksa dengan kondisi tersebut. Namun, ada pula yang masih berbesar hati menerimanya dan menganggap permasalahan tersebut sebagai ujian dari Allah SWT. Tidur Berdesakan – Makanan Telat dan mendapati jamaah haji khusus di pemondokan Mina harus tidur berdesakan. Kondisi itu terlihat di maktab haji khusus untuk jamaah perempuan maupun laki-laki. Jamaah haji khusus terlihat harus tidur berdesakan dengan sesama jamaah maupun barang bawaan masing-masing. Kondisi itu juga membuat sejumlah jamaah harus tidur dalam satu alas tidur. Bahkan, sebagian jamaah lainnya harus terpaksa tidur di luar tenda yang beberapa di antaranya adalah jamaah lansia. Tampak pula koper-koper jamaah haji khusus yang tidak dimasukkan ke tenda. Tidak sampai di situ, salah seorang jamaah haji khusus juga mengaku kedatangan makanan kerap terlambat. Kalau makanan tersedia pun, gampang habisnya. “Padahal masih banyak yang belum makan,” katanya.

Read More

MUI Jabar Minta Pemerintah Tegas Tutup Al Zaytun

Bandung – 1miliarsantri.net : Tidak ingin polemik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun berlarut-larut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyatakan sejumlah rekomendasi terkait polemik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun telah diserahkan kepada Menkopolhukam Mahfud MD. Rekomendasi itu mengacu pada temuan data dan fakta dari tim investigasi yang dibentuk oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. “Alhamdulillah rekomendasi semuanya dari tim itu pertama diterima Pak Gubernur, kemudian Pak Gubernur menyampaikan ke Menkopolhukam,” kata Sekretaris MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, kepada medis, Sabtu (1/7/2023). “Jadi baik yang menyangkut pemahaman agama maupun tindak pidana, termasuk administrasi penyelenggaraan sistem pendidikan,” jelasnya. Rafani menyebut, salah satu rekomendasi tersebut yakni penutupan Ponpes Al Zaytun jika terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran administratif. “Iyah (kalau terbukti ada pelanggaran), betul seperti itu (rekomendasi penutupan),” ungkapnya.

Read More

MAS Memanfaatkan Limbah Kurban Untuk Kompos

Surabaya – 1miliarsantri.net : Pasca prosesi penyembelihan hewan kurban, biasanya menyisahkan banyak limbah maupun kotoran yang akibatnya membawa dampak pemandangan kotor dan juga bau yang tak sedap. Namun berbeda dengan yang dilakukan pengurus Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). Mereka mengolah limbah dari penyembelihan hewan kurban menjadi kompos untuk tanaman. “Proses pengolahan limbah dan sekaligus memasak jeroan hewan qurban itu dilakukan di area Komposter MAS seluas 16m x 16m,” kata Humas MAS Helmy M Noor kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (1/7/2023) Mereka menyediakan liang khusus yang digunakan sebagai komposter berukuran 3 x 3 meter dengan kedalaman 1,5m. Limbah-limbah hewan kurban itu pun langsung dimasukkan ke dalam liang tersebut. “Kami juga mencampurkan limbah itu dengan daun-daunan sampah tanaman yang ada di halaman masjid. Estimasi menjadi kompos sekitar 6 bulan,” imbuhnya. Helmy menambahkan, setelah dikemas, kompos tersebut selain untuk menyuburkan tanaman di kawasan Masjid Al Akbar juga diberikan kepada jamaah yang membutuhkan secara cuma-cuma alias gratis.

Read More

Kemanakah Batu Kerikil Diletakkan Setelah Prosesi Lempar Jumrah

Makkah – 1miliarsantri.net : Salah satu rangkaian ibadah haji yang harus dilakukan oleh jamaah haji yakni prosesi lempar jumrah di Mina. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, sebanyak jutaan jamaah melakukan lempar jumrah di Mina, sebagai rangkaian ibadah haji setelah melakan wukuf di Arafah. Banyak orang bertanya-tanya kemana perginya batu kerikil setelah dilempar di kompleks Jamarat di Mina. Ahmed Al-Subhi, salah satu karyawan Perusahaan Pengembangan Kidana, yang merupakan pengembang utama situs suci dan berkantor pusat di Mina, mengungkapkan bahwa proses penanganan batu dimulai segera setelah jamaah menyelesaikan ritual mereka di kompleks tersebut. Dia menjelaskan, kerikil jatuh dan akhirnya mengendap di basement fasilitas Jamarat, hingga kedalaman 15 meter. Sejumlah sabuk konveyor mengumpulkan batu dan proses mulai menyaringnya dan menyemprotnya dengan air untuk menghilangkan kotoran. Kerikil tersebut kemudian dipindahkan ke kendaraan untuk disimpan nanti setelah musim haji.

Read More

Kepulangan Jamaah Haji Dimulai Tanggal 4 Juli 2023

Makkah – 1miliarsantri.net : Kepulangan jamaah haji Indonesia ke tanah air akan dijadwalkan mulai 4 Juli 2023 dengan memberangkatkan kelompok terbang (kloter) pertama dari berbagai emberkasi di tanah air. Kesiapan kepulangan telah dilaksanakan para petugas haji dengan melakukan penimbangan koper jamaah. Penimbangan koper akan dilakukan dua hari sebelum keberangkatan jemaah, atau pada 2 Juli 2023. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun mengingatkan, ada sejumlah ketentuan terkait barang bawaan yang harus dipahami jamaah, salah satunya batas berat barang bawaan yang diperbolehkan. Mereka juga meminta maskapai penerbangan, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines, untuk secara masif melakukan sosialisasi. “Selama ini, Kemenag sudah sejak awal memberikan pemahaman kepada jemaah tentang adanya ketentuan barang bawaan. Ada batas maksimal berat koper yang hanya 32kg. Ada juga sejumlah barang yang dilarang untuk dibawa,” jelas Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid kepada media, Jumat (30/06/2023). Jamaah haji yang berangkat pada gelombang pertama mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka akan pulang dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Total ada 263 kloter yang akan pulang melalui Jeddah.

Read More

Asal Usul Hari Tasyrik

Yogyakarta – 1miliarsantri.net : Hari tasyrik adalah hari di mana umat Islam masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban. Hari tasyrik jatuh setelah hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah), yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Tasyrik dalam bahasa Arab berasal dari kata syarraqa, yang artinya matahari terbit atau menjemur sesuatu. Tasyrik juga dapat diartikan dengan penghadapan ke arah timur (arah sinar matahari), seperti dijelaskan dalam laman Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Ada beberapa versi penamaan hari Tasyrik menurut pendapat ulama, berikut ini penjelasannya. Syekh Ibnu Manzur (711 H) dalam magnum opusnya “Lisan al-Arab” menyebutkan terdapat perbedaan pendapat Ulama tentang alasan perbedaan penamaan tasyrik. Kedua pendapat tersebut sebagai berikut: Penamaan hari tasyrik ini disebut karena merujuk pada kebiasaan masyarakat Arab pada zaman dulu. Mereka menjemur daging qurban mereka untuk dibuat dendeng. Pendapat tersebut disandarkan pada masa Rasulullah SAW yang belum ada teknologi pendingin seperti kulkas. Sehingga, masyarakat saat itu menjemur daging qurban agar dapat menyimpannya dalam waktu lama. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Tasyrik juga dapat diartikan sebagai penghadapan ke arah timur atau arah sinar matahari. Istilah ini merujuk pada penyembelihan qurban yang dilakukan setelah matahari terbit. Pada hari Tasyrik, setiap muslim diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah apapun kecuali berpuasa. Mengapa Umat Islam Dilarang Puasa saat Hari Tasyrik? Hari tasyrik memiliki beberapa kesamaan dengan Idul Adha. Di antaranya, tentang penyembelihan hewan kurban, larangan berpuasa, dan anjuran bertakbir. Larangan puasa di hari Tasyrik disebabkan waktu tersebut sangat dianjurkan untuk menikmati berbagai hidangan dan olahan dari daging qurban. Soal larangan berpuasa ini, ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari: “Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: “Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan kurban ketika menunaikan ibadah haji.” (HR. Bukhari, no. 1859). Selain itu, hari Tasyrik juga disebut juga dengan hari untuk makan dan minum. Rasulullah bersabda: عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ “Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum.” (HR. An-Nasa’i, no. 2954)

Read More

Komunitas Ojol Banten Bagikan Daging Kurban

Lebak – 1miliarsantri.net : Dalam suasana yang dipenuhi kekhidmatan dan keberkahan di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, beberapa orang yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online (Kajol) Indonesia berbagi kebaikan dengan menyediakan 15 hewan kurban untuk disembelih, dan dibagikan kepada para driver ojol dan masyarakat di wilayah Lebak, Banten. Juru bicara Kajol Indonesia, Risnandar menuturkan hewan kurban yang disembelih terdiri dari satu ekor sapi dan 14 ekor kambing. Penyembelihan dilakukan di Graha Serba Guna As-Sakinah, Cibadak, Lebak, Banten, Kamis (29/6/2023). “Kami mengadakan kegiatan Kajol berbagi kurban. Kami membawa (menyembelih) hewan kurban 14 kambing dan satu sapi,” kata Risnandar kepada media, Jumat (30/6/20203). Menurutnya, kegiatan ini sebagai wujud solidaritas dan kepedulian Kajol terhadap para ojol dan masyarakat yang membutuhkan. Selain dari implementasi dari ajaran agama Islam dalam perayaan Hari Raya Idul Adha. “Ini bentuk kepedulian kami terhadap teman-teman, khususnya driver ojol dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Alhamdulilah, peserta banyak dan memang Insyaallah tepat sasaran manfaatnya,” kata Risnandar. Melalui kegiatan berbagi daging kurban ini, Kajol Indonesia berhasil menguatkan ikatan solidaritas di antara driver ojol dan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dibutuhkan driver ojol dan masyarakat umum. Para ojol yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Mereka merasa dihargai dan terinspirasi oleh dedikasi Kajol Indonesia dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. “Wah ini sangat mewah, bermanfaat banget, acara ini sangat sukses pokoknya. Saya melihat dari lokasi, dan juga melihat dari banyaknya kurban, mantap dan pesertanya banyak. Semoga yang dapat kurban berkah, yang memberi kurban dapat berkah dan dapat pahala,” ujar Bimbo (32) salah seorang driver ojol, Bimbo.

Read More