SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University

Ketua Umum DPP “SPEK” M Harun Ichsan Indradewa menyatakan: Sarjana Penggerak Ekonomi Kerakyatan “SPEK”, Mendukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University JAKARTA — 1miliarsantri.net | Sarjana Penggerak Ekonomi Kerakyatan (SPEK) menyampaikan dukungan terhadap penguatan tata kelola Yayasan Pendidikan Koperasi (YPK) dan IKOPIN University. Dukungan tersebut mencakup konsolidasi kelembagaan, proses transisi kepemimpinan universitas, penguatan jajaran Pembina YPK, serta percepatan transformasi kelembagaan IKOPIN University. Sikap SPEK ini disampaikan oleh M Harun Ichsan Indradewa, yang akrab disapa Kang Ichsan kepada redaksi 1miliarsantri.net. Ichsan yang merupakan Alumni IKOPIN angkatan 1984 menegaskan, “Sikap SPEK ini sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keberlanjutan IKOPIN University sebagai perguruan tinggi yang memiliki sejarah panjang dan mandat strategis dalam pengembangan pendidikan perkoperasian, ekonomi kerakyatan, kewirausahaan, serta sumber daya manusia bagi dunia usaha dan pembangunan nasional.” Momentum Evaluasi dan Pembenahan Tata Kelola SPEK menghormati proses kelembagaan terkait pengunduran diri jajaran Rektorat IKOPIN University. Perubahan kepemimpinan tersebut dinilai perlu ditempatkan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan pembenahan tata kelola universitas secara menyeluruh. Menurut SPEK, proses transisi harus dilaksanakan secara transparan, profesional, akuntabel, dan tetap berorientasi pada kepentingan jangka panjang IKOPIN University. Stabilitas akademik, keberlanjutan program pendidikan, kepastian bagi mahasiswa dan dosen, serta kepercayaan para pemangku kepentingan perlu menjadi prioritas utama. “Setiap perubahan kepemimpinan harus menjadi momentum untuk memperkuat institusi, bukan menimbulkan ketidakpastian. Karena itu, seluruh proses perlu berjalan sesuai aturan, menjunjung etika akademik, dan mengutamakan kepentingan universitas,” demikian pokok sikap SPEK. Penguatan YPK Dinilai Strategis SPEK juga mendukung langkah-langkah penguatan internal Yayasan Pendidikan Koperasi, termasuk masuknya Dr. Fery Julianto, S.E., Ak. dalam jajaran Pembina YPK. Penguatan jajaran Pembina dipandang penting untuk menghadirkan tata kelola yayasan yang lebih profesional, kredibel, dan akuntabel. Selain itu, YPK diharapkan mampu membangun sistem pengawasan dan pengambilan keputusan yang efektif, transparan, serta adaptif terhadap perubahan lingkungan pendidikan tinggi. Bagi SPEK, YPK memiliki posisi penting dalam memastikan IKOPIN University berkembang sebagai institusi pendidikan yang sehat, mandiri, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan koperasi serta dunia usaha. Oleh sebab itu, pengelolaan yayasan perlu memperhatikan prinsip kepatuhan hukum, independensi, profesionalisme, dan kesinambungan kelembagaan. Dorong Prof. Dr. Dandan Irawan dan Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, sebagai Kandidat Rektor Dalam rangka memperkuat kepemimpinan universitas, SPEK mendorong Prof. Dr. Dandan Irawan, S.E., M.Si. dan Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si. untuk dipertimbangkan sebagai salah satu calon Rektor IKOPIN University. Sebagai alumni IKOPIN, Prof. Dandan dan Prof. Rahma dinilai memiliki kedekatan historis dan emosional dengan institusi tersebut. Selain itu, kapasitas akademik, pengalaman manajerial, serta jejaring nasional yang dimilikinya dipandang relevan dengan kebutuhan IKOPIN University dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan perkembangan ekonomi nasional.

Read More

RESPALDA Al Huda Rawasapi Bawa Pulang Dua Prestasi dari LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi

Tim A Juara Purwa 1, Tim B Raih Juara Harapan Caraka 3 Bekasi – 1miliarsantri.net | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi RESPALDA Al Huda Rawasapi. Dalam ajang LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, dua tim yang dikirimkan berhasil membawa pulang prestasi. LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi menjadi pengalaman berharga bagi 32 siswa kelas VIII MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi yang turun sebagai Tim A dan Tim B. Keduanya tampil dengan mengandalkan kemampuan baris-berbaris dan variasi formasi. Hasilnya, Tim A berhasil meraih Juara Purwa 1, sedangkan Tim B memperoleh Juara Harapan Caraka 3. Bukan Sekadar Mengejar Piala Bagi keluarga besar Al Huda Rawasapi, mengikuti LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi bukan sekadar tentang mengejar piala. Di balik penampilan di lapangan terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, kekompakan, keberanian dan kemauan untuk terus belajar. Kedua tim yang diterjunkan merupakan siswa kelas VIII. Mereka masih tergolong junior dan sebelumnya baru mulai mengikuti berbagai event lomba Paskibra. Untuk mempersiapkan pasukan, latihan dilakukan sekitar dua setengah bulan. Durasi tersebut dapat berbeda tergantung pengalaman pasukan. Bagi pasukan yang sudah memiliki banyak jam terbang, persiapan sekitar satu bulan dinilai sudah cukup. 32 Siswa Tampil Membawa Nama Al Huda

Read More

Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun

Update gempa susulan Flores M7,7 hingga 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB mencapai 10.232 kejadian. BMKG mencatat magnitudo terbesar 6,2 dan 157 gempa susulan dirasakan. JAKARTA — 1miliarsantri.net|Gempa susulan Flores setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026 masih terus terjadi. Berdasarkan pembaruan data hingga 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan telah mencapai 10.232 kejadian. Data pada grafik BMKG Stasiun Geofisika Kupang tersebut menunjukkan aktivitas kegempaan yang masih cukup tinggi di wilayah Flores dan sekitarnya. Dari ribuan kejadian itu, magnitudo terbesar tercatat 6,2, sedangkan yang terkecil 1,0. Sebanyak 35 Gempa Susulan Berkekuatan di Atas M5 Dalam perkembangan gempa susulan Flores, BMKG mencatat terdapat 35 gempa dengan magnitudo lebih dari atau sama dengan 5. Sementara itu, sebanyak 157 gempa susulan dilaporkan dirasakan masyarakat. Sebaran titik gempa pada peta menunjukkan aktivitas susulan masih terkonsentrasi di sekitar wilayah sumber gempa utama dan zona Flores Backarc Thrust. Meski jumlah gempa susulan sudah mencapai lebih dari 10 ribu kejadian, masyarakat tidak perlu panik. Setiap gempa perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Grafik Mulai Menunjukkan Pola Penurunan Hal yang cukup penting dari perkembangan gempa susulan Flores M7,7 adalah grafik peluruhan aktivitas gempa mulai memperlihatkan pola penurunan.

Read More

Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami

BANJARNEGARA—1miliarsantri.net | Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,5 terjadi di darat pada jarak 17 km barat laut Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan kedalaman 7 km pada 29 Agustus 2026 pukul 07.50 WIB. Berdasarkan parameter dan kedalamannya, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan pada skala II–III MMI di Banjarmang, Karangkobar, dan Kalibening (Kabupaten Banjarnegara), serta I MMI di beberapa wilayah seperti Tasikmalaya dan Ciamis. Data dari BMKG menunjukkan beberapa kejadian gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Kabupaten Banjarnegara dalam beberapa waktu terakhir akibat aktivitas sesar daratan yang aktif: 1. Gempa Dangkal Terbaru (29 Agustus 2026) 2. Rentetan Gempa Lokal Sebelumnya (Agustus 2026)

Read More

Relawan Kemanusiaan Gempa Flores-NTT ‘Ahmad Zaki Ali’ Wafat Saat Salurkan Bantuan

Innalillahi Wainnā Ilaihi Rāji‘ūn — Selamat Jalan Pejuang Kemanusiaan “Ahmad Zaki Ali” Founder Yayasan Gerak Bareng FLORES, NTT— 1miliarsantri.net | Gempa Bumi Flores-NTT kembali menghadirkan duka cita. Sosok relawan kemanusiaan dan Founder Yayasan Gerak Bareng yang sedang menjalankan kerja-kerja kemanusiaan, menghembuskan nafas terakhir di lokasi bencana, Jum’at, 21 Agustus 2026. Innalillahi Wainnā Ilaihi Rāji‘ūn — Selamat Jalan Pejuang Kemanusiaan Ahmad Zaki Ali إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ Innalillahi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Relawan Kemanusiaan, Ahmad Zaki Ali. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum, mengampuni segala dosa serta khilafnya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ahmad Zaki Ali dikenal sebagai pendiri Yayasan Gerak Bareng, sosok relawan, guru, ustaz, dan sahabat yang mendedikasikan hidupnya untuk kerja-kerja sosial dan kemanusiaan. Gerak Bareng sendiri dikenal sebagai wadah kerelawanan yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan dan dakwah serta terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam aksi kebaikan. Di penghujung pengabdiannya, Ahmad Zaki Ali berada di Nusa Tenggara Timur untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Manggarai Timur. Beliau wafat pada Jumat, 21 Agustus 2026, setelah menjalankan misi menyalurkan bantuan kepada para penyintas gempa di wilayah Satar Padut/Dampek. Kepergiannya terjadi ketika ia masih berada dalam perjalanan menjalankan tugas kemanusiaan bersama tim relawan. Jejak pengabdian almarhum tidak hanya terhenti di NTT. Ahmad Zaki Ali telah terlibat dalam berbagai kerja kemanusiaan di sejumlah wilayah Indonesia. Ia dikenal aktif dalam penyaluran zakat dan infak hingga Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, serta berbagai aksi tanggap bencana. Di luar negeri, pada 2025, ia turut terlibat dalam penyaluran bantuan bagi pengungsi Gaza di Yordania, berupa makanan siap santap, selimut, pakaian hangat, dan layanan air bersih.

Read More

Hujan Jakarta Hari Ini Mengguyur Cempaka Putih, Pengendara Diminta Waspada Jalan Licin

JAKARTA — 1miliarsantri.net | Hujan Jakarta hari ini terpantau turun di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya pada Kamis siang. Berdasarkan pantauan aplikasi Molecool Live CCTV pukul 12.15 WIB, hujan berintensitas ringan terlihat membasahi sejumlah ruas jalan di sekitar Kayu Putih, Cempaka Putih Timur, dan Sumur Batu. Kondisi jalan yang basah membuat pengguna kendaraan perlu meningkatkan kewaspadaan karena permukaan jalan berpotensi licin. Pantauan CCTV Molecool juga memperlihatkan aktivitas lalu lintas tetap berlangsung di beberapa titik Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Sejumlah kamera yang tercantum dalam laporan tersebut antara lain Kayu Putih 007, Kayu Putih 008, Cempaka Putih Timur 013, Kayu Putih 006, Sumur Batu 001, dan Sumur Batu 002. Masyarakat yang melintas di kawasan itu disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan ketika jarak pandang menurun. Informasi tersebut sejalan dengan prakiraan BMKG untuk cuaca Jakarta hari ini, yang menyebut hujan ringan berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. BMKG memprakirakan suhu di Jakarta Barat berada pada kisaran 25–30 derajat Celsius, Jakarta Selatan 25–31 derajat Celsius, dan Jakarta Timur 26–31 derajat Celsius. Sementara itu, Jakarta Pusat diprakirakan berawan, sedangkan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cenderung cerah. Tips Keselamatan dan Amalan Saat Hujan Bagi pembaca yang harus beraktivitas di luar rumah, keselamatan tetap menjadi prioritas. Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak pengereman, memeriksa kondisi ban dan lampu, serta tidak memaksakan diri menerobos genangan yang tidak diketahui kedalamannya. Pejalan kaki dianjurkan membawa pelindung hujan, menghindari saluran air terbuka, tiang listrik, pohon besar, dan papan reklame. Jika terjadi petir atau angin kencang, segera berlindung di bangunan yang kokoh dan jangan berteduh di bawah pohon Dalam ajaran Islam, turunnya hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT sekaligus waktu yang baik untuk memperbanyak doa. Saat hujan turun, umat Islam dianjurkan membaca: اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا (Allahumma shayyiban nafi’an), yang berarti, “Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat.” Setelah hujan reda, dapat membaca: مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ (Muthirna bifadhlillahi wa rahmatih), yang berarti, “Kami diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.”

Read More

Masjid Pantai Bali Kembali Jadi “Bumi Perkemahan”, Hadirkan Konsep Masjid Out of The Box

Jembrana — 1miliarsantri.net | Masjid Pantai Bali kembali menjadi “Bumi Perkemahan” bagi kegiatan Pramuka di kawasan Bumi Makepung, Jembrana, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari gagasan “Masjid Out of The Box” yang menjadikan masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang edukasi, sosial, lingkungan, ekonomi, dan rekreasi. “Alhamdulillah. Untuk kesekian kalinya, Masjid Pantai Bali menjadi ‘Bumi Perkemahan’ bagi Pramuka di Bumi Makepung,” demikian disampaikan Marbot Masjid Pantai Bali, Firmansyah Dimmy. Optimalisa Konsep Masjid Out of The Box Konsep Masjid Out of The Box mengoptimalkan kegiatan di daratan, udara, dan lautan dengan membawa misi 5E, yakni Edukasi, Ekonomi, Ekologi, Empati, dan Entertain. Gagasan tersebut secara bertahap diarahkan untuk menjadikan Masjid Pantai Bali sebagai destinasi wisata religi sekaligus wisata bahari yang membawa semangat rahmatan lil ‘alamin. Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan Masjid Pantai Bali yang sebelumnya telah mendapat perhatian ANTARA dan detikBali. Masjid Raudlatul Jannah yang dikenal sebagai Masjid Pantai Bali di Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana, kini dikembangkan sebagai kawasan wisata religi pesisir, lengkap dengan fasilitas manasik haji dan miniatur Tanah Suci.

Read More

BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di Utara Flores, Magnitudo Terbesar M6,2

FLORES, NTT — 1miliarsantri.net|Aktivitas kegempaan masih berlangsung di wilayah utara Pulau Flores setelah gempa utama berkekuatan M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan data pada aplikasi resmi Info BMKG yang dirangkum hingga 17 Agustus 2026, tercatat 1.598 kejadian gempa susulan. Pendataan gempa susulan tersebut mencakup periode 15 Agustus 2026 hingga 17 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB. Magnitudo gempa susulan bervariasi, dengan kejadian terbesar mencapai M6,2. Pusat-pusat gempa susulan terdistribusi di wilayah sebelah utara Pulau Flores. Gempa utama pada 15 Agustus 2026 tercatat berlokasi sekitar 30 kilometer timur laut Mbay–Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sejumlah entri peringatan dini tsunami pada aplikasi BMKG juga mencantumkan waktu kejadian yang sama dan lokasi yang serupa. Update Informasi Gempa NTT per 17 Agustus 2026 Pada 17 Agustus 2026 pukul 10.48.05 WIB, BMKG mencatat gempa berkekuatan M5,1 dengan kedalaman 10 kilometer. Episentrum gempa tersebut berada 41 kilometer barat laut Mbay–Nagekeo, pada koordinat 8,30° Lintang Selatan dan 121,28° Bujur Timur. Getaran gempa M5,1 dilaporkan dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Read More

DPP SPEK Sampaikan Belasungkawa atas Gempa Flores–NTT M7,7

Jakarta — 1miliarsantri.net | Dewan Pengurus Pusat Sarjana Penggerak Ekonomi Kerakyatan (DPP SPEK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan data sementara pembaruan lapangan pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA, Gempa Flores-NTT mengakibatkan 51 orang meninggal dunia, 64 orang mengalami luka berat, lebih dari 5.000 warga mengungsi, serta tercatat 341 aktivitas gempa susulan. Data tersebut masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pendataan, evakuasi, dan penanganan darurat di wilayah terdampak. DPP SPEK menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat Flores yang terdampak bencana. DPP SPEK mendoakan agar para korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, para korban luka segera memperoleh kesembuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. “Bencana ini tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang rasa aman, kehidupan sosial, dan perekonomian masyarakat. Karena itu, penanganan darurat dan proses pemulihan harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan,” demikian sikap DPP SPEK dalam pernyataan belasungkawanya, yang disampaikan oleh M.Harun Ichsan Indradewa dan Bunyamin, SE. DPP SPEK juga mengapresiasi kerja tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat dalam melakukan evakuasi serta memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. DPP SPEK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu proses tanggap darurat dan pemulihan pascagempa. Bantuan diharapkan disalurkan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga kemanusiaan yang kredibel, dengan memprioritaskan kebutuhan para pengungsi seperti air bersih, makanan siap saji, beras, obat-obatan, selimut, perlengkapan bayi, dan kebutuhan kelompok rentan.

Read More

Update Gempa Flores-NTT M7,7: Korban Tembus 51 Jiwa, Ribuan Warga Masih Mengungsi

Update gempa Flores-NTT M7,7: korban meninggal mencapai 51 orang dan 64 warga luka berat. Lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, sementara operasi SAR dan penanganan darurat terus diperluas. FLORES, NTT — Gempa Flores-NTT M7,7 kembali menunjukkan dampak memilukan setelah jumlah korban meninggal dunia terus bertambah. Hingga Minggu (16/8/2026) pukul 09.00 WIB, sedikitnya 51 orang meninggal dunia dan 64 warga mengalami luka berat akibat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sehari sebelumnya. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan angka tersebut dalam konferensi pers pada Minggu pagi. Menurutnya, penambahan korban terutama berasal dari proses evakuasi di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai, termasuk wilayah Reo. “Per pukul 09.00 tadi pagi hari ini, bahwa total korban meninggal dunia ada 51,” kata Syafii dalam konferensi pers, sebagaimana informasi yang diterima dari laporan penanganan bencana. Operasi SAR Diperluas, Pencarian Korban Terus Berjalan Pasca gempa Flores-NTT M7,7, tim SAR gabungan masih bergerak melakukan pencarian, pertolongan dan evakuasi di sejumlah lokasi terdampak di Pulau Flores. Operasi terus diperluas karena masih terdapat wilayah yang membutuhkan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi medan dan kerusakan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, proses pencarian korban dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur Basarnas, BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya. Basarnas sendiri merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia. Kepala Basarnas saat ini adalah Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, yang menjabat sejak 2025. Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian Sementara itu, data terbaru BNPB menunjukkan skala dampak bencana semakin terlihat. Dalam pemutakhiran per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, lebih dari 5.000 jiwa tercatat mengungsi. Kabupaten Sikka menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar, yakni 3.356 jiwa. Sebanyak 1.356 orang berada di GOR Samador, sedangkan sekitar 2.000 lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik. Di Kabupaten Manggarai, BNPB mencatat sekitar 2.078 jiwa mengungsi, sementara di Nagekeo terdapat sekitar 500 jiwa. Pengungsian juga tercatat di sejumlah wilayah di luar NTT yang ikut merasakan dampak guncangan. Kondisi di lapangan membuat kebutuhan dasar menjadi perhatian utama. BNPB menyebut para penyintas, khususnya di Manggarai, membutuhkan tenda darurat, beras, obat-obatan, selimut, tempat tidur lapangan, tikar, air bersih hingga genset. Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak Dampak gempa Flores-NTT M7,7 tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan besar terhadap rumah dan fasilitas umum. Berdasarkan data sementara BNPB, sebanyak 914 rumah rusak berat, 126 rumah rusak sedang dan 317 rumah rusak ringan. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada fasilitas pendidikan, kesehatan dan kantor pemerintahan. BNPB mencatat sedikitnya 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan dan 38 kantor pemerintah terdampak gempa. Angka tersebut masih dapat berubah karena tim gabungan dan BPBD terus melakukan pendataan serta verifikasi di lapangan. 341 Aktivitas Gempa Susulan Tercatat

Read More