Trumph Meradang Karena Sekutunya Tak Satu Suara Lawan Iran, Tanda Kekalahan Amerika Serikat Atas Iran?
MIDDLE EAST – 1 miliarsantri.net: Serangan balasan Iran bukan sekadar simbolis. Rudal dan drone dilaporkan menghantam berbagai instalasi militer Amerika di kawasan Teluk—menciptakan dentuman yang tak hanya merobek langit malam, tetapi juga mengguncang dominasi lama Washington di wilayah panas tersebut. Alih-alih mendapat bantuan dari negara sekutunya, Amerika justru dibiarkan pusing menghadapi gelombang serangan balasan Iran yang menghancurkan berbagai fasilitas militernya di Qatar, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab. Di tengah kekacauan itu, zionis Israel dilaporkan dalam kondisi porak-poranda setelah puluhan rudal dan drone kamikaze Iran menghantam Tel Aviv dan wilayah lainnya—menyisakan kepanikan dan puing-puing yang belum sempat dibersihkan. Tanda-tanda kekalahan Amerika mulai terasa nyata dan mengerikan. Serangan Iran tak hanya merusak pangkalan militer AS di Teluk, tetapi juga membuka fakta pahit: sekutu-sekutu utama memilih diam, menolak terlibat dalam konflik yang semakin tak terkendali. Sementara itu, Selat Hormuz—urat nadi energi dunia—mulai lumpuh, menciptakan efek domino yang mengguncang ekonomi global dan menebar ketakutan di pasar internasional. Di sisi lain, China dan Rusia berdiri di bayang-bayang konflik. Mereka tidak bergerak secara frontal, namun sikap diam yang condong kepada Iran menjadi sinyal kuat bahwa peta kekuatan dunia sedang bergeser secara perlahan namun pasti. Di media sosial, beredar luas meme yang menggambarkan kondisi Donald Trump saat ini—terlihat kebingungan di tengah tekanan yang kian menghimpit, namun tetap berusaha tegar mencari dukungan dari sekutu yang justru menjauh. Di balik layar, tekanan politik dan militer semakin menyesakkan. Sementara itu, Iran dengan tegas menyatakan tidak ada ruang untuk negosiasi gencatan senjata. Pesan itu menggema keras: konflik ini belum akan berakhir—justru bisa memasuki babak yang lebih gelap. Memasuki minggu ketiga perang yang ia pilih sendiri untuk dilancarkan, Presiden Trump kini berdiri di persimpangan berbahaya. Ia dihadapkan pada pilihan yang tak kalah mengerikan: tetap bertahan dalam pertempuran demi ambisi besar yang telah ia canangkan, atau menarik diri dari pusaran konflik yang kian meluas dan brutal—konflik yang telah menciptakan gelombang kejut militer, diplomatik, dan ekonomi yang mengguncang dunia. Di tengah dentuman rudal dan sunyinya dukungan sekutu, satu pertanyaan besar mulai menggantung di udara: apakah ini awal dari runtuhnya dominasi Amerika di Timur Tengah? Penulis dan Editor : Thamrin Humris Foto : kolase @PalestinaPost
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H pada 20 Maret 2026, Ini Daftar Lengkap Lokasi Sholat Idul Fitri di Kabupaten Bekasi
Bekasi — 1miliarsantri.net: Organisasi Islam Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman resmi Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriah. Keputusan tersebut disampaikan melalui berbagai kanal resmi media Muhammadiyah dan menjadi rujukan bagi warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H. Di Kabupaten Bekasi, pimpinan daerah Muhammadiyah telah menyiapkan sejumlah titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang tersebar di berbagai kecamatan agar memudahkan jamaah melaksanakan ibadah pada hari kemenangan tersebut. Daftar Lokasi Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi Berikut daftar lengkap lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi. 1. PDM Kabupaten Bekasi 2. PCM Grand Wisata 3. PCM Cikarang Utara 4. PCM Tambun Utara 5. PCM Tambun Selatan 6. PCM Setu 7. PCM Cibitung 8. PCM Karang Bahagia 9. PCM Sukakarya 10. PCM Cibarusah 11. SD Muhammadiyah 01 Setu 12. SD Muhammadiyah 02 Tambun Utara 13. PDA Kabupaten Bekasi Jadwal Pelaksanaan Sholat Idul Fitri Panitia pelaksana menetapkan waktu pelaksanaan sholat sebagai berikut: Pelaksanaan Sholat Idul Fitri oleh warga Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi umat Islam serta memperkuat syiar dakwah di tengah masyarakat. Melalui berbagai titik pelaksanaan yang tersebar, diharapkan jamaah dapat dengan mudah mengikuti sholat Idul Fitri sekaligus merasakan kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.*** Editor : Thamrin Humris Foto Istimewa Sumber : WAG PCM Tambun Selatan
Safari Ramadhan MUI Kota Kupang Pekan IV: Perkuat Ukhuwah dan Galang Infaq untuk Masjid dan Anak Yatim
Kupang — 1miliarsantri.net: Kegiatan Safari dan Silaturahmi Ramadhan Pekan ke-IV yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang bersama berbagai ormas, lembaga, dan paguyuban Islam se-Kota Kupang berlangsung khidmat pada Ahad sore (15/3/2026) di Masjid Al Haramain, MTs Negeri Kota Kupang, Namosain. Acara yang menjadi agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan ini dihadiri oleh para tokoh ulama, pengurus organisasi Islam, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kota Kupang. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial umat. Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ini, panitia juga menggalang dana infaq yang diperuntukkan bagi pembangunan masjid, musholla, lembaga pendidikan Islam, serta panti asuhan yatim piatu di Kota Kupang dan sekitarnya. Program Safari Ramadhan yang digagas oleh MUI Kota Kupang bersama ormas Islam ini telah berlangsung selama sekitar 10 tahun, menjadi tradisi dakwah sekaligus gerakan sosial umat Islam di wilayah tersebut. Para tokoh yang hadir berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memperkuat semangat berbagi, kepedulian, serta persatuan umat Islam, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Safari Ramadhan ini juga menjadi pengingat bahwa ibadah di bulan Ramadhan tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah dan kesejahteraan anak-anak yatim. Editor: Redaksi / Thamrin Humris Sumber: APG / Laporan kegiatan MUI Kota Kupang.
Badai Pasir Dahsyat Melanda Gaza, Penderitaan Pengungsi Kian Memburuk
Gaza, Palestina — 1miliarsantri.net: Badai pasir dahsyat menyapu wilayah Jalur Gaza pada Sabtu (14/3/2026), memperparah kondisi kemanusiaan yang sudah sangat memprihatinkan di tengah konflik berkepanjangan. Angin kencang disertai debu tebal menerjang berbagai wilayah, merusak tenda-tenda pengungsi dan mempersulit kehidupan ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal. Laporan dari sejumlah sumber lokal Palestina menyebutkan bahwa badai pasir tersebut melanda hampir seluruh wilayah Gaza sejak pagi hari. Debu pekat dan angin kencang menyapu kamp-kamp pengungsi, membuat banyak tenda darurat beterbangan dan rusak. Kondisi ini memperburuk penderitaan para keluarga yang sudah hidup dalam keterbatasan di tempat-tempat penampungan sementara. Tenda Pengungsi Rusak Diterjang Angin Banyak pengungsi di kamp-kamp darurat terpaksa menghadapi badai tanpa perlindungan memadai. Tenda yang digunakan sebagian besar merupakan tempat tinggal sementara yang rapuh dan tidak dirancang untuk menghadapi cuaca ekstrem seperti badai pasir. Akibatnya, angin yang membawa debu tebal dengan mudah menerobos celah-celah tenda, menimbulkan kerusakan pada tempat tinggal darurat serta mencemari makanan dan peralatan rumah tangga warga. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa angin kencang membuat langit Gaza berubah menjadi kelabu karena debu yang berputar di udara. Banyak keluarga harus berjuang melindungi anak-anak mereka dari terpaan angin dan pasir yang masuk ke dalam tenda. Ancaman Kesehatan Meningkat Selain merusak tempat tinggal, badai pasir juga menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi warga Gaza. Debu halus yang terbawa angin dapat memicu gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.Para petugas kesehatan memperingatkan bahwa kondisi ini dapat memperburuk penyakit seperti asma dan infeksi saluran pernapasan. Apalagi, fasilitas medis di Gaza saat ini berada dalam kondisi terbatas akibat konflik dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan. Krisis Kemanusiaan Kian Berat Badai pasir ini datang di saat yang sangat sulit bagi masyarakat Gaza. Jutaan warga Palestina telah mengungsi akibat konflik yang terus berlangsung, dan banyak di antaranya tinggal di kamp-kamp darurat dengan fasilitas yang minim.Angin berdebu yang menerjang kamp-kamp pengungsi disebut semakin menambah penderitaan puluhan ribu keluarga yang sudah hidup dalam kondisi serba kekurangan.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Foto istimewa : Tangkapan layar YouTube QudsNPS
Doa Ampunan di Malam-Malam Ramadhan
Bekasi — 1miliarsantri.net: Ramadhan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum bagi umat Islam untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang sangat dianjurkan dibaca terutama pada malam-malam terakhir Ramadhan. Doa Ampunan di Malam-Malam Ramadhan: اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني “Allahumma Innaka ‘Afuwwun Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu ‘Anni” Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” Doa ini memiliki dasar kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah riwayat, Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar RA bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang doa yang sebaiknya dibaca jika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris
Pahala Puasa Ramadhan: Hak Allah atau Bisa Diukur Manusia?
Bekasi — 1miliarsantri.net: Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang di dalamnya setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Kaum muslimin berlomba-lomba memperbanyak ibadah seperti puasa, shalat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan berbagai amal shalih lainnya. Namun muncul sebuah pertanyaan penting dalam kajian keislaman: apakah pahala puasa dan amal selama Ramadhan dapat “diukur” atau “ditentukan” oleh manusia, ataukah hal itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Allah? Para ulama sepakat bahwa manusia hanya bisa mengetahui janji pahala secara umum berdasarkan dalil, sedangkan penentuan besarnya pahala secara pasti adalah hak Allah semata. Puasa: Amal yang Pahalanya Langsung dari Allah Dalil paling kuat tentang keistimewaan puasa terdapat dalam hadits qudsi berikut. Rasulullah ﷺ bersabda: Hadits ini menunjukkan bahwa pahala puasa memiliki keistimewaan khusus. Ulama menjelaskan bahwa Allah tidak menyebutkan jumlah pahala puasa secara spesifik, berbeda dengan amal lain. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa maksud hadits ini adalah: Allah memberikan pahala puasa tanpa batas yang diketahui manusia. Al-Qur’an Menegaskan Pahala Dilipatgandakan oleh Allah Allah berfirman: Dalam ayat lain Allah berfirman: Para mufassir menjelaskan bahwa puasa termasuk ibadah sabar, sehingga pahalanya diberikan tanpa batas perhitungan manusia. Manusia Hanya Mengetahui Janji Pahala Secara Umum Syariat memang menjelaskan keutamaan beberapa amal, seperti: Namun angka-angka tersebut bukan ukuran pasti pahala seseorang, melainkan janji keutamaan secara umum. Imam An-Nawawi menjelaskan: Pandangan Ulama 4 Mazhab 1. Mazhab Hanafi Ulama Hanafi seperti Imam Al-Kasani menjelaskan bahwa pahala ibadah tidak dapat diukur secara pasti karena: Semua itu hanya diketahui oleh Allah. 2. Mazhab Maliki Imam Al-Qurtubi, ulama besar Maliki, menjelaskan bahwa hadits qudsi tentang puasa menunjukkan: Allah sendiri yang menilai dan memberikan pahala puasa secara langsung tanpa batas. Karena puasa adalah ibadah yang sangat tersembunyi dan jauh dari riya’. 3. Mazhab Syafi’i Dalam penjelasan Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa pahala ibadah tidak dapat dihitung manusia secara detail. Manusia hanya bisa mengatakan: Namun jumlah pahala sebenarnya hanya diketahui Allah. 4. Mazhab Hanbali Imam Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni menjelaskan bahwa: pahala ibadah bergantung pada rahmat Allah dan kualitas amal. Karena itu tidak ada manusia yang bisa memastikan berapa pahala yang diterima seseorang. Hikmah Mengapa Pahala Tidak Diketahui Manusia Para ulama menjelaskan beberapa hikmah besar: 1. Menjaga Keikhlasan Jika pahala bisa dihitung manusia, sebagian orang mungkin beramal hanya untuk “mengumpulkan angka pahala”. 2. Memotivasi Ibadah Lebih Banyak Karena pahala tidak diketahui batasnya, seorang mukmin akan terus berusaha memperbanyak amal. 3. Menunjukkan Luasnya Rahmat Allah Allah bisa melipatgandakan pahala: Berdasarkan dalil Al-Qur’an, hadits, dan pendapat ulama empat mazhab, dapat disimpulkan: Karena itu, seorang muslim seharusnya fokus pada keikhlasan dan kesempurnaan ibadah, bukan pada menghitung pahala. Sebagaimana pesan para ulama: Beramallah dengan ikhlas, karena Allah mengetahui amal yang tersembunyi sekalipun.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris
Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan yang Dinantikan Umat Islam
Jakarta — 1miliarsantri.net: Bulan Ramadhan selalu membawa suasana spiritual yang mendalam bagi umat Islam. Di antara malam-malam yang penuh keberkahan itu, terdapat satu malam yang sangat istimewa dan dinantikan oleh kaum muslimin, yaitu Malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga setiap muslim berharap dapat meraihnya dengan memperbanyak ibadah. Hal ini tidak terlepas dari keutamaan besar yang dijanjikan Allah SWT bagi siapa saja yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah. Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Simak pengertian, waktu terjadinya, keutamaan, dalil Al-Qur’an dan hadits sahih, serta suasana ibadah umat Islam di berbagai belahan dunia. Pengertian Malam Lailatul Qadar Secara bahasa, kata “Lailatul Qadar” berasal dari bahasa Arab. Dengan demikian, Lailatul Qadar dapat diartikan sebagai malam kemuliaan atau malam penetapan takdir oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(QS. Al-Qadr: 1-3) Ayat ini menunjukkan betapa agungnya malam tersebut. Nilai ibadah pada malam Lailatul Qadar bahkan melebihi ibadah selama seribu bulan (sekitar 83 tahun). Makna Spiritual Lailatul Qadar Bagi umat Islam, Lailatul Qadar memiliki beberapa makna yang sangat penting untuk diketahui: 1. Malam Turunnya Al-Qur’an Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia mulai diturunkan pada malam yang penuh berkah ini. 2. Malam Penuh Rahmat dan Ampunan Pada malam ini Allah membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”(HR. Bukhari dan Muslim) Malam Turunnya Malaikat Dalam Surah Al-Qadr dijelaskan bahwa malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi membawa keberkahan hingga terbit fajar. “Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”(QS. Al-Qadr: 4) Malam Penuh Kedamaian Allah juga menyebut malam ini sebagai malam yang penuh keselamatan hingga terbit fajar. “Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”(QS. Al-Qadr: 5) Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar? Waktu pasti Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti. Namun, Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.”(HR. Bukhari dan Muslim) Hadits lain juga menyebutkan: “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan.”(HR. Bukhari) Sebagian ulama memiliki pendapat berbeda tentang tanggalnya. Pendapat Para Ulama Mayoritas ulama sepakat bahwa malam ini terjadi pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan dan dapat berpindah setiap tahun. Keutamaan Malam Lailatul Qadar Beberapa keutamaan besar dari malam ini antara lain: 1. Lebih Baik dari Seribu Bulan Ibadah satu malam pada Lailatul Qadar lebih baik dari ibadah selama lebih dari 83 tahun. 2. Turunnya Malaikat Membawa Rahmat Malaikat turun ke bumi membawa kedamaian dan keberkahan hingga fajar. 3. Pengampunan Dosa Orang yang beribadah dengan penuh keimanan akan mendapatkan ampunan dari Allah. 4. Malam Penuh Kedamaian Allah menyebut malam ini sebagai malam yang penuh keselamatan hingga terbitnya fajar. Suasana Malam Lailatul Qadar di Berbagai Belahan Dunia Keindahan Lailatul Qadar juga terasa di berbagai negara dengan tradisi ibadah yang berbeda. 1. Masjid-Masjid Dipenuhi Jamaah Di banyak negara Muslim seperti Arab Saudi, Turki, Indonesia, Pakistan, hingga Mesir, masjid-masjid dipenuhi jamaah yang melaksanakan shalat tarawih, tahajud, dan i’tikaf. 2. Membaca Al-Qur’an Sepanjang Malam Banyak umat Islam menghidupkan malam dengan membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa. 3. Suasana Haru dan Khusyuk Di kota-kota besar hingga desa kecil, malam Lailatul Qadar sering dipenuhi tangisan doa dan harapan akan ampunan Allah. 4. Sedekah dan Berbagi Sebagian umat Islam juga memanfaatkan malam ini untuk memperbanyak sedekah kepada yang membutuhkan. Hikmah Mengapa Waktu Lailatul Qadar Dirahasiakan Para ulama menjelaskan bahwa Allah tidak memberitahukan secara pasti kapan malam tersebut terjadi. Hikmahnya adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah pada setiap malam Ramadhan, bukan hanya satu malam saja. Malam Lailatul Qadar merupakan anugerah besar dari Allah SWT Malam Lailatul Qadar merupakan anugerah besar dari Allah SWT bagi umat Nabi Muhammad SAW. Malam ini mengajarkan bahwa satu malam yang diisi dengan iman, doa, dan ibadah dapat bernilai lebih besar daripada puluhan tahun ibadah. Karena waktunya dirahasiakan, setiap muslim dianjurkan untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memohon ampunan kepada Allah. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang diberi kesempatan meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris
Keutamaan Makkah: Mengapa Kota Suci Ini Menjadi Tempat Paling Mulia di Bumi Menurut Al-Qur’an dan Hadits
Makkah — 1miliarsantri.net: Keutamaan Makkah (Mecca, Mekah) dalam Islam menjadikannya kota paling suci di bumi. Simak penjelasan Al-Qur’an dan hadits tentang kemuliaan Mekah sebagai pusat ibadah haji, umrah, dan tempat kelahiran Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Dalam ajaran Islam, terdapat tempat-tempat yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Di antara semua tempat di muka bumi, Makkah memiliki kedudukan paling istimewa. Kota ini bukan hanya menjadi arah kiblat umat Islam, tetapi juga menjadi pusat ibadah terbesar seperti haji dan umrah. Keutamaan Mekah disebutkan dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW, yang menegaskan kemuliaannya sebagai kota suci yang dipilih langsung oleh Allah. Allah SWT berhak memberikan kemuliaan kepada siapa pun dan apa pun yang Dia kehendaki. Sebagaimana Allah memuliakan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia terbaik, Ramadan sebagai bulan paling mulia, hari Jumat sebagai hari paling utama, serta Al-Qur’an sebagai kitab paling agung, demikian pula Allah memilih Mekah sebagai tempat paling mulia di bumi. Kota suci ini juga menjadi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekaligus lokasi berdirinya Ka’bah, rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia. Karena itulah, jutaan umat Islam dari seluruh dunia datang setiap tahun ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah dengan harapan meraih keberkahan serta ampunan dari Allah SWT. Makkah Dipilih Allah sebagai Tanah Haram Salah satu keutamaan Mekah adalah statusnya sebagai tanah haram yang dimuliakan Allah sejak dahulu kala. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT: “Sesungguhnya rumah yang pertama kali dibangun untuk (tempat beribadah) manusia ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”(QS. Ali Imran: 96) Ayat ini menunjukkan bahwa Mekah merupakan tempat ibadah pertama yang diberkahi Allah dan menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Kota yang Dicintai Nabi Muhammad SAW Keutamaan Mekah juga ditegaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan betapa besar kecintaan beliau terhadap kota ini. Rasulullah SAW bersabda: “Demi Allah, sesungguhnya engkau (Mekah) adalah bumi Allah yang paling baik dan paling dicintai oleh Allah. Seandainya aku tidak diusir darimu, aku tidak akan keluar darimu.”(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah) Hadits ini menegaskan bahwa Mekah adalah tempat yang paling dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya. Tempat Dilipatgandakannya Pahala Ibadah Keutamaan Mekah lainnya adalah pahala ibadah yang dilipatgandakan dibandingkan tempat lain. Shalat di Masjidil Haram memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar. Rasulullah SAW bersabda: “Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama dari seribu shalat di masjid lain kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu shalat di masjid lainnya.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Keutamaan ini menjadi salah satu alasan utama umat Islam dari seluruh dunia berlomba-lomba datang ke Mekah untuk beribadah, apalagi di bulan Ramadhan yang mulia dan penuh berkah ini. Kota Aman yang Dijaga Allah Allah SWT juga menjadikan Mekah sebagai kota yang aman. Bahkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS, kota ini telah didoakan agar menjadi negeri yang penuh keamanan dan keberkahan. Allah berfirman: “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: ‘Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala.’”(QS. Ibrahim: 35) Memahami Keutamaan dan Kesucian Mekkah Sebagai Simbol Persatuan Memahami keutamaan Mekah akan membuat setiap Muslim semakin menghargai kemuliaan kota suci ini. Mekah bukan sekadar tempat ibadah haji dan umrah, tetapi juga simbol persatuan umat Islam serta pusat spiritual yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Dengan mengetahui kemuliaan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk memperbanyak ibadah dan menjaga adab ketika berada di kota suci tersebut. Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengunjungi Mekah dan merasakan langsung keberkahan di kota yang paling mulia di muka bumi ini. Aamiin.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris
Santri RTO/RTQ Opung Meriahkan Buka Puasa Bersama GoWest6, Lantunan Al-Qur’an dan Shalawat Harukan Hadirin
Jakarta — 1miliarsantri.net: Kebahagiaan terpancar di wajah para santri RTO/RTQ Opung Jatimulya Bekasi saat menghadiri acara buka puasa bersama anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Family and Friends GoWest6 pada Ahad (8/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Bakmi GM, Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan ini menjadi momen kebersamaan yang penuh kehangatan di bulan suci Ramadhan. Rombongan santri Rumah Tahfidz Opung (RTO) / Rumah Tahfidz Qur’an Opung (RTQ Opung) – Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani dipimpin oleh Ustadz Fauzi Rahman Harun. Para santri juga didampingi oleh Hajah Ida Zuraedah serta Zurdin Gani selaku pendiri dan pembina RTO/RTQ Opung. Kehadiran para santri tahfidz ini disambut hangat oleh para alumni SMA Negeri 6 Jakarta yang tergabung dalam komunitas Family and Friends GoWest6 Cycling For Friendship, penyelenggara kegiatan berbagi kebahagiaan Ramadhan tersebut. Acara yang bertepatan dengan 19 Ramadhan 1447 Hijriyah itu mengusung tema “Berbagi IFTHAR Ramadhan 1447 H”. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bagir selaku pimpinan GoWest6. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ajang mempererat silaturahmi antaranggota komunitas dengan masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota GoWest6, puluhan anak yatim dan piatu dari Yayasan Bahrul Ulum Pondok Aren, serta tamu undangan lainnya. Salah satu momen yang paling berkesan dalam acara tersebut adalah penampilan para santri RTO/RTQ Opung. Sebanyak 20 santri tampil membawakan hafalan Al-Qur’an dengan melantunkan Surah Al-Mulk secara bersama-sama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan tartil menghadirkan suasana khidmat dan mengharukan bagi seluruh hadirin. Tak hanya itu, para santri juga mempersembahkan pembacaan shalawat yang diiringi dengan doa untuk kedua orang tua. Penampilan tersebut mendapatkan sambutan hangat dari para tamu undangan yang hadir. Suasana acara semakin meriah dengan dipandu oleh MC dari komunitas Family and Friends GoWest6 Cycling For Friendship. Berbagai rangkaian kegiatan berlangsung penuh keakraban hingga menjelang waktu berbuka puasa. Puluhan anak yatim dan piatu yang mengikuti kegiatan buka puasa bersama tersebut tampak sangat gembira. Kebahagiaan mereka semakin lengkap ketika panitia juga menyalurkan santunan serta paket sembako kepada para peserta. Kegiatan berbagi di bulan Ramadhan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Acara pun ditutup dengan doa bersama serta berbuka puasa dalam suasana penuh kebersamaan dan syukur.*** Editor : Thamrin Humris Foto : Istimewa
Pesantren Ramadhan RTO/RTQ Opung Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama
Bekasi — 1miliarsantri.net: Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan oleh Rumah Tahfidz Opung dengan tema “Full Charge: Beriman kepada Allah SWT” dengan kegiatan dengan : Berlangsung sejak tanggal 23 Februari 2026 / 5 Ramadhan 1447H hingga 10 Maret 2026 / 20 Ramadhan 1447H. Jum’at 27 Februari Pengurus Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani dan Para Ustadz/Ustadzah Rumah Tahfidz Opung beserta relawan RTO/RTQ Opung yang dimotori oleh Ustadz Fauzi Rahman Harun terus menyelenggarakan kegiatan yang sudah terjadwal didukung oleh Pendiri dan Pembina RTO/RTQ: Hajah Ida Zuraedah, Hajah Zuraeni dan Zurdin Gani serta para donatur. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Wali Santri yang secara sukarela dan berkelompok menyediakan takjil untuk berbuka puasa sesuai dengan rombongan belajarnya masing-masing. Bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi mendukung kegiatan Pesantren Ramadhan dapat menyalurkan bantuannya melalui : Bank BSI, No. Rekening : 1235101234, atas nama Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Atau dalam bentuk Paket Berbuka Puasa ke Sekretariat dan Pusat Pendidikan: RTO / RTQ Opung, Jalan Rambutan Raya No. 5, Perumahan Jatimulya, Kontak person: Foto Istimewa Editor : Thamrin Humris


