Filter Berita

All
berita-dunia
berita-nasional
khazanah
sejarah
tasawuf

Rapat Kabinet Memanas! Menkeu Israel Smotrich Teriak ke Kepala Staf — “Hizbullah Mengendalikan Kita, Hentikan Ketakutan Perang Besar!”

Timur Tengah — 1miliarsantri.net | Breaking News: Rapat kabinet Israel memanas setelah Menteri Keuangan Bezalel Smotrich berteriak kepada Kepala Staf, menuduh Hizbullah mengendalikan situasi dan meminta Israel berhenti takut pada perang besar. Situasi politik dan militer Israel dilaporkan memanas setelah terjadi adu argumen keras dalam rapat kabinet. Menurut laporan Channel 15 berbahasa Ibrani, Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, berteriak langsung kepada Kepala Staf Militer dalam pertemuan tersebut. Mengutip QudsN, dalam pernyataan yang mengejutkan, Smotrich disebut mengatakan bahwa Hizbullah kini memimpin jalannya pertempuran dan bahkan mengendalikan keputusan Israel. Ia juga mengecam sikap pemerintah yang dinilainya terlalu takut menghadapi perang skala besar. “Hizbullah memimpin pertempuran dan mengendalikan kita. Cukup sudah dengan ketakutan akan pertempuran besar dan habis-habisan,” ujar Smotrich dalam rapat kabinet tersebut, sebagaimana dilaporkan Channel 15 Bahasa Ibrani.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : QudsN Foto : Channel Telegram Middle East Now

Read More

Ar-Rahman dan Ar-Rahim ‘Dua Nama Allah’ Membuka Pintu Kebebasan dari Sel Penjara

Dari Sel Penjara Menuju Cahaya Ka’bah: Kisah Tobias ibn Abd al-Rahman, Ketika Dua Nama Allah Membuka Pintu Kebebasan 1miliarsantri.net — Ada kisah yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mengguncang jiwa. Kisah tentang seorang pria yang divonis penjara seumur hidup, hidupnya dianggap selesai, harapannya terkubur, dan masa depannya gelap tanpa cahaya terkurung dalam sel penjara. Namun, dari balik dinding penjara paling kokoh, justru lahir sebuah perjalanan menuju kebebasan sejati. Bukan karena kekuatan hukum, bukan karena koneksi, melainkan karena dua nama indah Allah: Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim. Dialah Tobias Tubbs. Kemudian dunia mengenalnya sebagai Tobias ibn Abd al-Rahman. Awalnya, ia hanyalah seorang tahanan biasa di penjara Amerika. Masa depannya tertutup. Tidak ada harapan bebas. Hidupnya berhenti di balik jeruji. Sampai suatu hari, ia mendengar tentang sosok Malcolm X dan kalimat yang mengguncang batinnya: “Islam adalah jalan menuju kebebasan.” Kalimat itu menembus dinding keras hatinya. Tobias mulai membaca. Ia mencari. Ia merenung. Hingga akhirnya, ia menemukan Islam. Sejak saat itu, Tobias mengganti namanya menjadi Abdul Rahman, dan hidupnya mulai berubah—perlahan, namun pasti. Sel penjara yang gelap menjadi tempat khalwatnya. Jeruji besi berubah menjadi saksi zikirnya. Dalam kesunyian malam, ia berbisik lirih: “Ya Rahmaan… Ya Rahiim…” Ia mengulanginya terus-menerus. Pelan. Dalam. Penuh air mata. Anehnya, sesuatu mulai terjadi. Amarah yang dulu menguasainya berubah menjadi ketenangan. Wajahnya yang keras menjadi lembut. Bahkan para penjaga penjara yang terkenal galak menjadi diam setiap kali mendengar zikirnya. Lebih dari itu, para tahanan yang putus asa mulai mendekatinya. Mereka menemukan ketenangan dalam kata-katanya. Abdul Rahman hanya berkata sederhana: “Masuklah Islam… dan kamu akan selamat.” Satu demi satu mereka datang. Satu demi satu mereka bersyahadat. Hingga lebih dari 100 tahanan memeluk Islam. Setiap hari Jumat, ratusan narapidana berdiri di belakangnya, shalat berjamaah di dalam penjara. Penjara itu berubah. Yang dulu penuh kebencian, kini dipenuhi sujud dan doa. Perubahan itu tak luput dari perhatian hakim dan pejabat. Mereka melihat langsung transformasi luar biasa tersebut. Sosok yang dulu keras kini menjadi pembimbing spiritual bagi para tahanan. Akhirnya, hukuman penjara seumur hidupnya dikurangi menjadi 25 tahun. Ketika berkas hukuman ditinjau ulang, mereka menemukan fakta mengejutkan: Abdul Rahman telah menjalani hukuman 26 tahun. Pintu itu pun terbuka. Ia keluar dari penjara. Berdiri di bawah sinar matahari. Menangis seperti bayi yang baru lahir. Bebas… bukan hanya dari penjara, tetapi dari kegelapan dirinya sendiri. Namun, perjalanan belum selesai. Tak lama setelah itu, Allah memberinya kesempatan yang tak pernah ia bayangkan. Ia berangkat ke Tanah Suci. Ketika matanya pertama kali melihat Ka’bah, tubuhnya bergetar. Air mata tak terbendung. Bibirnya bergetar mengulang: “Ya Rahmaan… Ya Rahiim… Ya Malik… Ya Quddus…” Ia thawaf sambil menangis. Seakan setiap putaran adalah kisah hidupnya. “Aku tersesat… lalu Allah membimbingku.Aku terikat… lalu Allah membebaskanku.Aku dalam kegelapan… lalu Allah menerangi jalanku.” Dulu di penjara, ia dipanggil “Toby”. Ia bahkan dipukuli karena berdoa. Ia menyembunyikan sajadahnya di dalam kasur agar tidak dirampas. Namun ia berpegang pada satu ayat yang menjadi kunci kebebasannya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri.” Ayat itu menjadi kunci pintunya. Kini, setelah bebas, Abdul Rahman membuka sebuah masjid kecil di Amerika. Setiap hari Jumat, ia mengunjungi penjara. Ia membawa air Zamzam. Ia membagikannya kepada para tahanan dan berkata: “Minumlah… lalu ucapkan Laa ilaaha illallah… pintu akan terbuka, insya Allah.” Ia terus mengulang zikir yang mengubah hidupnya: “Ya Rahmaan… Ya Rahiim…” Kisah ini mungkin terdengar luar biasa. Tetapi ia nyata. Ia membuat kita bertanya pada diri sendiri: Mungkinkah satu momen mengubah seluruh hidup kita?Mungkinkah satu zikir membuka pintu yang terkunci?Mungkinkah satu nama Allah menerangi kegelapan hati kita? Jawabannya… mungkin ada pada bibir kita sendiri.Dan pada hati yang mau mengucapkannya dengan tulus: Ya Rahmaan… Ya Rahiim.** Editor : Thamrin Humris Sumber : Facebook Ariel Elreal

Read More

Gempa Bumi Guncang Sarmi-Papua Berkekuatan M6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Sarmi, Papua — 1miliarsantri.net: Gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo mengguncang wilayah Sarmi-Papua pukul 05.51.02 WIB, Jumat, 27/03/2026. Menurut catatan BMKG, gempa tektonik ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,09° LS ; 139,44° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 76 Km arah timur laut Yalimo, Papua Pegunungan pada kedalaman 75 km. Gempa bumi ini terjadi di darat, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng ( intraplate ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ). Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kota Jayapura dan Kab. Jayapura dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Wamena dan Kab. Sarmi dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Hingga pukul 06.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ). Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS__BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. Informasi ini disampaikan oleh Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc, melalui channel telegram InaTEWS_BMKG.*** Editor : Thamrin Humris Foto : InaTEWS_BMKG

Read More

Doa dan Zikir: Perisai Hidup Muslim yang Menguatkan Hati dan Mendatangkan Pertolongan Allah

Jakarta — 1miliarsantri.net: Doa dan zikir merupakan perisai seorang Muslim. Simak keutamaan doa dalam Al-Qur’an dan hadits, manfaat zikir, serta pentingnya memperbanyak doa sebagai pelindung kehidupan dunia dan akhirat. Dalam kehidupan seorang Muslim, doa dan zikir bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi menjadi perisai yang menjaga hati, menenangkan jiwa, dan mendatangkan pertolongan Allah. Islam mengajarkan bahwa seorang hamba harus senantiasa bergantung kepada Allah melalui doa dan memperkuat hubungan spiritual dengan zikir. Keutamaan Doa Sebagai Senjata Orang Beriman Para ulama menjelaskan bahwa doa merupakan senjata orang mukmin yang dapat mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan. Doa menjadi bentuk kedekatan antara hamba dengan Allah serta solusi atas berbagai persoalan kehidupan. Doa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah SWT berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.”… (QS. Ghafir / Surah ke-40 ayat 60) Ayat ini menunjukkan bahwa doa adalah bentuk ibadah langsung kepada Allah sekaligus bukti ketergantungan seorang hamba kepada Rabb-nya. Bahkan meninggalkan doa termasuk sikap sombong terhadap Allah. Rasulullah SAW juga menegaskan kedudukan doa dalam sebuah hadits: Hadits tersebut menjelaskan bahwa setiap doa bukan hanya permohonan, tetapi juga bentuk penghambaan seorang Muslim kepada Allah SWT. Zikir Menguatkan Hati dan Menenangkan Jiwa Selain doa, zikir juga menjadi perisai seorang muslim. Dengan zikir, hati menjadi tenang dan iman semakin kuat. Allah SWT berfirman: Zikir berfungsi sebagai penjaga hati dari kegelisahan, ketakutan, dan godaan dunia. Ketika seorang Muslim memperbanyak zikir, ia berada dalam perlindungan Allah dan lebih dekat dengan-Nya. Doa dan Zikir Sebagai Pelindung Kehidupan Doa dan zikir memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya: melindungi dari kesulitan dan musibah, menguatkan iman dan ketakwaan, menenangkan hati saat menghadapi ujian, mendatangkan pertolongan Allah, menjadi sumber harapan dan optimisme. Para ulama menyebutkan bahwa seorang Muslim tidak pernah lepas dari kebutuhan doa dalam setiap keadaan, karena melalui doa nikmat diturunkan dan keburukan dapat dihindarkan.** Penulis dan Editor: Thamrin Humris Foto ilustrasi

Read More

Jadwal Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026

Jakarta — 1miliarsantri.net: Timnas Indonesia yang dipimpin pelatih anyar asal Inggris John Herdman akan menjalani laga perdana dalam FIFA Series 2026. Sesuai jadwal, Timnas akan bertanding pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini merupakan ajang pembuktian sang suksesor Patrik Kluivert dalam mengawali era baru Skuad Garuda. Coach John Herdman mantan Pelatih Kanada membawa 24 pemain dari berbagai klub. Dua puluh empat pemain ini berasal dari beberapa liga di Asia maupun Eropa, mereka bergabung untuk menghadapi laga internasional FIFA Series sesuai jadwal resmi yang telah dirilis, pada 27 dan 30 Maret 2026 di SUGBK Jakarta. Turnamen mini ini menjadi momentum penting untuk menguji komposisi tim, strategi, serta mental bertanding pemain Indonesia di level internasional. Ajang FIFA Series 2026 di Jakarta mempertemukan empat negara, yakni Indonesia, Kepulauan Solomon, Bulgaria, serta St Kitts & Nevis. Format turnamen menggunakan sistem semifinal, kemudian dilanjutkan laga perebutan tempat ketiga dan final pada 30 Maret 2026. Jadwal Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Jakarta Jika Indonesia menang pada laga pertama, skuad Garuda akan tampil di partai final. Namun jika kalah, Indonesia akan bermain pada perebutan tempat ketiga. Kedua laga ini tetap penting untuk mengukur kesiapan tim menghadapi agenda internasional berikutnya. Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 Pertandingan ini menjadi debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia. Laga malam di GBK diprediksi akan dipadati suporter Garuda yang ingin melihat wajah baru permainan Indonesia. Atmosfer pertandingan juga diperkirakan berlangsung panas karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan pertama. FIFA Series 2026 Ajang Pembuktian Skuad Garuda era John Herdman FIFA Series 2026 menjadi panggung awal bagi John Herdman untuk menunjukkan filosofi permainan yang akan diterapkan pada Timnas Indonesia. Dengan kombinasi pemain dari liga domestik dan luar negeri, Herdman diharapkan mampu membangun tim yang lebih solid, agresif, dan kompetitif. Selain itu, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk mencuri perhatian sekaligus membuka peluang mengamankan posisi utama di skuad Garuda. Dukungan publik GBK diyakini akan menjadi energi tambahan bagi Indonesia untuk meraih hasil maksimal. Turnamen ini bukan sekadar turnamen uji coba, tetapi juga langkah awal perjalanan baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman. Publik sepak bola nasional kini menantikan apakah Garuda mampu terbang tinggi di rumah sendiri.*** Penulis dan Editor: Thamrin Humris Foto: kolase foto Jadwal FIFA Series 2026 Channel Whats App Timnas Indonesia dan FIFA

Read More

Perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel Memasuki Hari ke-26, Simak Timeline Lengkapnya

Timeline Perang Iran vs Amerika & Israel 2026: 26 Hari yang Mengubah Timur Tengah, Dari “Epic Fury” hingga Ancaman Perang Regional Timur Tengah — 1miliarsantri.net: Konflik besar antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pecah pada akhir Februari 2026 dan berkembang menjadi salah satu eskalasi militer (perang) paling berbahaya dalam sejarah modern Timur Tengah. Serangan udara, rudal balistik, pembunuhan tokoh penting, hingga ancaman penutupan jalur minyak dunia membuat situasi berubah cepat dari hari ke hari. Berikut timeline lengkap hari ke-1 hingga hari ke-26 yang menggambarkan bagaimana perang ini berkembang secara dramatis. Timeline Perang Iran vs Amerika & Israel 2026 Hari ke-1 — 28 Februari 2026 Operasi “Epic Fury” Dimulai, Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Perang dimulai dengan operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel bernama Epic Fury. Dalam 12 jam pertama, hampir 900 target dihantam serangan udara dan rudal di berbagai wilayah Iran, termasuk di ibu kota Tehran. Target utama meliputi fasilitas militer, peluncur rudal, sistem pertahanan udara, hingga pusat komando IRGC. Dalam serangan awal ini, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas bersama puluhan pejabat senior. Iran langsung membalas dengan puluhan rudal balistik ke Israel, menghantam wilayah Tel Aviv dan Haifa. Rudal juga diarahkan ke Pangkalan AS di Bahrain, Qatar, UAE, Kuwait, dan Arab Saudi. Korban sipil pertama jatuh di kedua pihak. Hari ke-2 — 1 Maret 2026 Serangan Balasan Iran Membesar, Korban Sipil Meningkat Tajam Iran meluncurkan gelombang rudal besar ke Israel. Sebuah rudal menghantam shelter di Beit Shemesh, menewaskan sembilan warga Israel dan melukai puluhan lainnya. Serangan balasan AS-Israel berlanjut ke infrastruktur komando Iran. Korban sipil Iran meningkat drastis, termasuk insiden tragis di Minab yang menewaskan sekitar 170 orang, sebagian besar anak-anak. Kelompok Hezbollah mulai aktif membantu Iran dengan serangan roket ke Israel utara, menandai konflik mulai meluas secara regional. Hari ke-3 — 2 Maret 2026 Selat Hormuz Ditutup, Dunia Terancam Krisis Energi Iran mengumumkan penutupan total Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Harga minyak global langsung melonjak tajam. Serangan Iran ke pangkalan AS di negara Teluk terus berlanjut. Israel untuk pertama kalinya menyerang fasilitas nuklir Natanz. Korban tewas di Iran mencapai ratusan, sementara AS-Israel mengklaim superioritas udara mulai tercapai di beberapa wilayah. Hari ke-4 hingga Hari ke-7 — 3–6 Maret 2026 Tehran Dibombardir, Infrastruktur Energi Iran Hancur Serangan udara AS-Israel meningkat intensitasnya ke Tehran, pangkalan rudal, dan fasilitas energi. Pelabuhan serta depot minyak mengalami kerusakan besar. Iran tetap meluncurkan rudal meski jumlahnya menurun akibat banyak peluncur hancur. Beberapa serangan masih mencapai area Tel Aviv. Hezbollah meningkatkan serangan roket ke Israel utara, sementara evakuasi massal dimulai di Lebanon selatan. Hari ke-8 — 7 Maret 2026 Fasilitas Sipil Terseret, Korban Terus Bertambah Serangan Israel menghantam universitas dan rumah sakit di Tehran. Laporan korban sipil meningkat tajam. Iran membalas dengan menyerang kilang minyak di Haifa. Israel merespons dengan gelombang udara besar-besaran. Hari ke-9 hingga Hari ke-14 — 8–13 Maret 2026 Perang Meluas ke 20 Provinsi Iran Serangan AS-Israel menjangkau lebih dari 20 provinsi Iran. Kebakaran depot minyak memicu fenomena “hujan hitam” tercemar di Tehran. Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru. Serangan rudal Iran terus berlanjut meski lebih sporadis. Konflik Hezbollah-Israel meningkat, dan Israel mulai menyiapkan invasi darat terbatas ke Lebanon selatan. Hari ke-15 hingga Hari ke-17 — 14–16 Maret 2026 Tokoh Senior Iran Dibunuh Serangan udara Israel di Tehran menewaskan pejabat keamanan nasional senior Ali Larijani. Iran membalas dengan 9–12 gelombang rudal ke Israel, beberapa menggunakan munisi cluster yang menyebabkan korban sipil. Serangan ke fasilitas rudal bawah tanah Iran semakin intensif. Hari ke-18 hingga Hari ke-20 — 17–19 Maret 2026 Invasi Darat Lebanon Dimulai Israel memulai operasi darat terbatas di Lebanon selatan. Lebih dari satu juta orang mengungsi. Iran meluncurkan hingga 12 gelombang rudal per hari ke Israel. Beberapa menghantam Dimona, Rishon Lezion, dan wilayah Tel Aviv. Korban kumulatif di Iran melewati angka 2.000–3.000 orang. Hari ke-21 — 20 Maret 2026 Serangan ke Selatan Israel Iran meluncurkan 11 gelombang rudal. Beberapa menghantam Arad dan Dimona, melukai puluhan orang termasuk anak-anak. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi lokasi serangan. Israel terus menghantam infrastruktur rezim Iran. Hari ke-22 — 21 Maret 2026 Intensitas Rudal Iran Menurun Iran meluncurkan delapan gelombang rudal ke Israel utara dan selatan. Serangan AS-Israel difokuskan pada pangkalan rudal tersisa di Iran tengah. Hari ke-23 — 22 Maret 2026 “Hujan Api” di Israel Tengah Iran meluncurkan serangan besar ke Tel Aviv dan wilayah tengah Israel. Beberapa rudal menembus pertahanan udara dan menyebabkan kerusakan bangunan serta korban luka. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam agar Iran membuka kembali Selat Hormuz. Hari ke-24 — 23 Maret 2026 Diplomasi Bayangan di Tengah Bom Israel melanjutkan serangan udara ke Tehran. Iran membalas dengan rudal terbatas. Trump menyebut ada pembicaraan produktif, namun Iran membantah. Hari ke-25 — 24 Maret 2026 Serangan Malam “Fire Raining” Iran meluncurkan serangan rudal besar pada malam hari ke Tel Aviv dan pusat Israel. Beberapa rudal menembus pertahanan dan menyebabkan kerusakan bangunan. Serangan Israel ke infrastruktur Iran terus berlanjut. Hari ke-26 — 25 Maret 2026 Perang Belum Berakhir Serangan udara AS-Israel masih menargetkan fasilitas militer Iran. Pemadaman listrik meluas di Tehran. Iran mempertahankan serangan rudal sporadis ke Israel. Korban di kedua pihak terus bertambah. Trump kembali menyebut peluang kesepakatan, namun pertempuran di front Israel-Lebanon dan udara Iran-Israel masih aktif. Situasi tetap sangat dinamis dengan risiko eskalasi regional yang jauh lebih besar. Perang yang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel dengan menyerang Iran akhirnya melebar dan berubah ari serangan udara cepat menjadi perang multi-front yang melibatkan Iran, Israel, Amerika Serikat, dan kelompok bersenjata regional. Penutupan Selat Hormuz, invasi Lebanon, dan pembunuhan tokoh penting menunjukkan konflik ini berpotensi berkembang menjadi perang besar Timur Tengah. Amerika terdesak dengan hancurnya 19 infrastruktur militer yang tersebar di Timur Tengah dan armada lautnya menjauh dari wilayah Iran.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Foto dan Sumber : Channel Whatsapp Timur Tengah Update

Read More

24 Pemain Timnas Indonesia Siap Bertarung Dalam FIFA Series 2026, Berikut Ranking FIFA Indonesia dan Lawan-lawannya

Jakarta — 1miliarsantri.net: 24 pemain Timnas Indonesia siap tampil di FIFA Series 2026. Simak daftar pemain, ranking FIFA Indonesia, Bulgaria, Solomon Islands, St Kitts & Nevis serta nilai skuad Transfermarkt dan peluang juara. Tim Nasional Indonesia bersiap menghadapi Turnamen FIFA Series 2026 yang digelar pada kalender FIFA Maret 2026. Turnamen ini akan mempertemukan Indonesia dengan tim dari lintas konfederasi, termasuk Saint Kitts and Nevis dan Kepulauan Solomon, dengan format semifinal dan final. Jika menang di laga pertama, Indonesia akan menghadapi pemenang pertandingan lain untuk memperebutkan gelar juara. Selain menjadi ajang uji coba internasional, FIFA Series 2026 juga sangat penting bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan ranking FIFA dunia. Saat ini Indonesia berada di posisi 121 dunia, dan berpeluang naik beberapa peringkat jika mampu menjuarai turnamen tersebut. Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 Ranking FIFA Timnas Indonesia dan lawan-lawannya Berikut perbandingan ranking FIFA terbaru peserta turnamen: Indonesia sebagai tuan rumah tentu diuntungkan dengan dukungan supporter-nya, saksikan laga perdana Timnas Indonesia sejak ditukangi coach John Herdman, pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno-Jakarta.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : PSSI, FIFA dan Transfermarkt

Read More

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Tidak Ada Komitmen Sumbang 1M USD untuk BOP

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP. Indonesia hanya siap berkontribusi melalui pasukan perdamaian, bukan bantuan dana, dalam inisiatif Board of Peace. Jakarta — 1miliarsantri.net: Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP (Board of Peace) yang diinisiasi Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai kontribusi Indonesia terhadap organisasi Dewan Perdamaian tersebut. Presiden menekankan bahwa sejak awal pemerintah Indonesia tidak pernah menjanjikan bantuan dana dalam jumlah besar tersebut. Menurut Presiden RI, Prabowo Subianto, tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP karena Indonesia tidak termasuk dalam pertemuan negara “founding donors” yang digelar di Washington. Ia menjelaskan bahwa dalam forum tersebut beberapa negara memang memberikan kontribusi dana, namun Indonesia tidak berada dalam kelompok tersebut dan tidak menyatakan komitmen finansial apa pun. Presiden juga kembali menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP karena Indonesia memilih bentuk kontribusi lain yang dinilai lebih relevan. Pemerintah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian guna membantu stabilitas kawasan konflik, bukan melalui bantuan dana langsung. Indonesia Pilih Kontribusi Pasukan Perdamaian Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia tetap mendukung upaya perdamaian internasional, termasuk dalam rencana stabilisasi kawasan Gaza. Namun dukungan tersebut difokuskan pada pengiriman pasukan perdamaian sesuai kebutuhan di lapangan. Pendekatan ini dianggap lebih sesuai dengan tradisi diplomasi Indonesia yang aktif dalam misi perdamaian dunia. Selain itu, pemerintah membuka kemungkinan kontribusi lain di masa depan apabila situasi telah stabil dan proses rekonstruksi dimulai. Bantuan kemanusiaan maupun pembangunan dapat dipertimbangkan, tetapi Presiden menekankan kembali bahwa hingga saat ini tidak ada komitmen finansial sebesar 1 miliar dolar AS. Klarifikasi Isu Iuran USD 1 Miliar Isu kontribusi dana 1 miliar dolar AS mencuat setelah muncul rancangan mekanisme keanggotaan Dewan Perdamaian yang menyebutkan adanya kontribusi besar dari negara anggota. Namun Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tidak pernah menyatakan kesediaan untuk ikut iuran tersebut dan tidak ada janji keuangan kepada pihak mana pun. Dengan demikian, pemerintah menegaskan posisi Indonesia tetap konsisten: mendukung perdamaian global melalui kontribusi pasukan dan bantuan kemanusiaan, bukan melalui komitmen sumbangan 1M USD untuk BOP. Sikap ini sekaligus menepis spekulasi yang berkembang di publik terkait besaran dana yang disebut-sebut akan diberikan Indonesia. Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : Berbagai sumber Foto : Tangkapan layar PresidenRI.Go.Id

Read More

FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Siap Tempur, Berikut Jadwal Lengkapnya

Jakarta — 1miliarsantri.net: Turnamen persahabatan internasional FIFA Series 2026 yang akan dilakoni oleh Tim Nasional Indonesia (senior) dihelat paska Idul Fitri, direncanakan pada 27 hingga 30 Maret 2026. Pelatih timnas Garuda, John Herdman telah menetapkan sejumlah pemain untuk turnamen tersebut, sekaligus sebagai pembuktian kualitas pelatih asal Kanada membawa Jay Idzes dan kawan-kawan berprestasi di tingkat internasional. Jadwal FIFA Series 2026 di Indonesia Susunan Pemain Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Berikut Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 : Ikuti terus perkembangan Timnas Indonesia melalui rubrik olah raga 1miliarsantri.net.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Foto : pssi.org

Read More

Malam Mencekam Setelah Idul Fitri: Terjadi Kebakaran, Penembakan & Penggerebekan Terkoordinasi Teror Terhadap Warga Sipil di Tepi Barat

Gelombang kekerasan setelah Idul Fitri di Tepi Barat memanas dengan kebakaran, penembakan & penggerebekan terkoordinasi dalam satu malam mencekam di berbagai wilayah, teror terhadap warga sipil memicu ketakutan dan krisis kemanusiaan. Tepi Barat, Palestina — 1miliarsantri.net: Malam di Tepi Barat berubah menjadi mimpi buruk ketika kebakaran, penembakan, dan penggerebekan terkoordinasi terjadi hampir bersamaan di berbagai wilayah. Gelombang kekerasan ini menyapu permukiman warga Palestina, menciptakan suasana penuh ketegangan dan kepanikan. Untuk diketahui, Tepi Barat (bahasa Arab: الضفة الغربية, aḍ-Ḍiffä l-Ġarbīyä, bahasa Ibrani: יהודה ושומרון‎, Hagadah Hama’aravit, bahasa Inggris: West Bank), disebut demikian karena hubungannya dengan Sungai Yordan, merupakan wilayah yang lebih besar dari dua wilayah Palestina (yang lainnya adalah Jalur Gaza). Wilayah yang terkurung daratan di dekat pantai Laut Mediterania di wilayah Levant di Asia Barat, ini berbatasan dengan Yordania dan Laut Mati di sebelah timur dan Israel (melalui Garis Hijau) di sebelah selatan, barat, dan utara. Dari desa hingga jalur utama, terjadi kebakaran, penembakan, dan penggerebekan terkoordinasi ini memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin brutal dan sistematis, meninggalkan warga sipil dalam ketakutan tanpa perlindungan memadai. Di Desa Al Funduqomiya, dekat Jenin, api berkobar hebat saat beberapa rumah dan kendaraan dibakar dalam waktu hampir bersamaan. Kobaran api dengan cepat menjalar di antara bangunan yang rapat, sementara warga berusaha memadamkan sendiri tanpa bantuan darurat. Asap tebal menutupi langit malam, menciptakan pemandangan mencekam yang mempertegas bagaimana kebakaran, penembakan, dan penggerebekan terkoordinasi telah menjadi ancaman nyata yang menghantui kehidupan sehari-hari di Tepi Barat. Ketegangan semakin meningkat ketika insiden meluas ke wilayah lain. Di dekat Tulkarm, suara tembakan memecah malam saat amunisi tajam digunakan terhadap warga sipil, menyebabkan dua orang terluka parah. Sementara itu, di Masafer Yatta dekat Hebron, penggerebekan berlangsung di bawah pengawasan pasukan bersenjata. Warga dilaporkan terluka, dan beberapa orang—including seorang anak—ditahan setelah rumah-rumah mereka diserbu. Dalam kekacauan itu, granat setrum diledakkan, memicu kepanikan saat keluarga dipaksa meninggalkan tempat tinggal mereka. Serangan tidak berhenti di sana. Di wilayah Lembah Yordan, kendaraan yang melintas menjadi sasaran lemparan batu, sementara warga sipil menghadapi paparan zat iritan kimia. Jalur-jalur utama berubah menjadi zona berbahaya, membuat mobilitas warga semakin terbatas. Pola serangan yang terjadi di berbagai lokasi ini dinilai bukan kebetulan, melainkan menunjukkan indikasi tindakan yang terorganisir dan meluas. Saksi mata menggambarkan malam itu sebagai rangkaian teror tanpa jeda—api, tembakan, dan teriakan memenuhi udara. Warga yang sudah hidup di bawah tekanan kini menghadapi situasi yang semakin tidak tertahankan. Banyak yang khawatir bahwa kekerasan ini bukan sekadar insiden sesaat, melainkan bagian dari tekanan sistematis untuk memaksa mereka meninggalkan tanah mereka. Sejumlah laporan dari media internasional juga menguatkan gambaran meningkatnya kekerasan di Tepi Barat dalam beberapa waktu terakhir, termasuk pembakaran rumah dan serangan terhadap warga sipil yang terjadi berulang kali. Pola ini menunjukkan bahwa konflik di wilayah tersebut terus mengalami eskalasi, dengan warga sipil sebagai korban utama. Malam penuh teror ini meninggalkan luka mendalam dan pertanyaan besar tentang masa depan wilayah tersebut. Di tengah kobaran api dan dentuman senjata, kehidupan normal terasa semakin jauh—digantikan oleh rasa takut yang terus membayangi setiap sudut Tepi Barat.*** Sumber : SAFA Press Agenci Foto : SAFA Press Agenci Penulis dan Editor : Thamrin Humris

Read More