Tenda Jadi Satu-Satunya Perlindungan Warga Gaza: 1,5 Juta Pengungsi Bertahan di Tengah Ancaman Banjir dan Blokade

Lebih dari 1,5 juta warga Palestina di Gaza terpaksa bertahan hidup di tenda darurat. Sekitar 900 ribu pengungsi menghadapi risiko banjir, sementara 300 ribu tenda dan tempat berlindung dilarang masuk. Simak laporan lengkapnya. Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Gaza kembali menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin kompleks. Tenda kini menjadi satu-satunya tempat berlindung bagi warga Palestina di Jalur Gaza, setelah rumah, sekolah, dan fasilitas umum hancur akibat konflik berkepanjangan. Data terbaru menunjukkan sekitar 1,5 juta pengungsi hidup dalam kondisi yang sangat buruk, tanpa perlindungan memadai dari cuaca ekstrem, penyakit, dan ancaman keselamatan lainnya. Situasi semakin memburuk ketika musim hujan datang. Sekitar 900 ribu pengungsi berada dalam risiko tinggi banjir, karena tenda-tenda darurat yang mereka tempati berdiri di atas tanah berlumpur dan wilayah rendah yang rawan genangan. Air hujan dengan cepat merendam area pengungsian, merusak alas tidur, pakaian, hingga persediaan makanan yang terbatas. Upaya Kemanusiaan Terhambat Blokade Zionis Israel Di tengah kondisi tersebut, sekitar 300 ribu unit tenda dan tempat berlindung darurat dilaporkan dilarang masuk ke Gaza, membuat upaya kemanusiaan terhambat. Keterbatasan akses bantuan memperparah penderitaan warga sipil, terutama kelompok paling rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia. Gambaran krisis ini tampak jelas di berbagai kamp pengungsian. Anak-anak terlihat menggendong adik mereka di tengah hujan, berjalan di genangan air, dengan pakaian basah dan tubuh menggigil. Tenda-tenda tipis tak mampu menahan dingin, hujan, maupun angin, sehingga risiko penyakit seperti infeksi saluran pernapasan, diare, dan penyakit kulit terus meningkat. Krisis Gaza Darurat Kemanusiaan & Lingkungan Organisasi kemanusiaan internasional telah berulang kali memperingatkan bahwa krisis di Gaza bukan hanya darurat konflik, tetapi juga darurat kemanusiaan dan lingkungan. Tanpa akses tenda yang layak, sanitasi, dan perlindungan cuaca, jutaan warga sipil berada di ambang bencana yang lebih besar. Di tengah keterbatasan tersebut, warga Gaza hanya bisa bertahan dengan apa yang ada. Tenda bukan lagi simbol sementara, melainkan harapan terakhir untuk tetap hidup. Sumber : Channel WA Free Palestine & Kantor Media Pemerintah Gaza Foto : Aljazeera Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Gaza Memasuki Musim Dingin Parah: Kamp-Kamp Pengungsi Terendam Banjir

Badai musim dingin mengancam penduduk Gaza dan menyebabkan kondisi infrastruktur sipil terutama kamp-kamp pengungsi mengalami krisis parah. Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Hujan deras serta angin kencang di wilayah Gaza mendorong infrastruktur sipil Gaza ke dalam krisis parah memasuki musim dingin dipenghujung tahun 2025. Badai musim dingin yang dahsyat telah menjerumuskan Gaza ke dalam krisis yang lebih dalam minggu ini, dengan otoritas setempat memperingatkan bahwa wilayah tersebut menghadapi kondisi yang mereka gambarkan sebagai bencana.  Hujan Deras & Angin Kencang Menyapu Kamp-Kamp Pengungsi SAFA Press Agency melaporkan, Hujan deras dan angin kencang telah menyapu daerah-daerah yang sudah hancur akibat perang genosida selama dua tahun, membanjiri tempat-tempat penampungan darurat tempat keluarga-keluarga pengungsi telah tinggal selama lebih dari setahun. Pejabat pemerintah Kota Gaza melaporkan, badai tersebut menghantam penduduknya yang hampir secara keseluruhan tidak mendapatkan perlindungan akibat hancurnya infrastruktu penting. Otoritas kota juga melaporkan, lebih dari delapan puluh persen mesin dan peralatan layanannya telah hancur, sehingga para petugas tidak dapat mengatasi banjir, membersihkan jalan, atau membantu lingkungan yang terendam air. Gaza membutuhkan pasokan material untuk memperbaiki situasi infrastruktur yang hancur akibat genosida zionis israel, namun terkendala blokade yang dilakukan zionis yahudi. Kamp-Kamp Pengungsi Terendam Banjir Penderitaan rakyat Gaza yang kehilangan tempat tinggal akibat pemboman yang masif oleh militer israel sejak Oktober 2023 diperparah oleh banjir yang menggenangi tanda-tenda pengungsi. Tenda-tenda yang ditempati roboh oleh hempasan angin dan hujan mengirim debit air yang menggenangi satu-satunya tempat berteduh dari panas dan hujan. Keadaan mereka diperparah dengan kondisi jaringan drainase yang rusak dan pilihan tempat berlindung yang aman telah habis, sebagian besar wilayah menjadi tidak layak huni. Ribuan rakyat Palestina di Gaza saat ini membutuhkan tenda-tenda yang memadai, layak huni serta aman, atau unit perumahan sementara untuk bertahan hidup selama musim dingin.*** Foto : SAFA Press Agency Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru SDN 01 Kalibaru, 21 Korban Luka-Luka

Jakarta – 1miliarsantri.net: Insiden kecelakaan serius terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi ketika sebuah mobil operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba melaju tak terkendali dan menabrak kerumunan siswa serta guru yang tengah beraktivitas di halaman sekolah. Sebanyak 21 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Kronologi Insiden Peristiwa berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil operasional MBG yang dikemudikan AI (34) — sopir pengganti karena sopir utama sedang sakit — melaju menuju gerbang sekolah untuk mengantar makanan program MBG. Saat memasuki area menanjak di depan gerbang, AI mengaku salah menginjak pedal gas dan rem, menyebabkan kendaraan melonjak cepat, menerobos pagar sekolah yang tertutup, dan langsung menghantam kerumunan siswa dan guru yang sedang bersiap mengikuti kegiatan pagi. Rekaman CCTV memperlihatkan mobil melaju tanpa kendali sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sejumlah orang di lapangan sekolah. Insiden itu memicu kepanikan karena beberapa siswa berada sangat dekat dengan lintasan mobil. Korban Luka-Luka Total terdapat 21 korban, terdiri dari siswa dan guru. Lima orang dirawat di RSUD Koja, termasuk satu korban yang sempat berada di ruang ICU. Sebanyak 16 korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Cilincing. Pihak rumah sakit memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Pemeriksaan Sopir dan Investigasi Kepolisian telah mengamankan AI dan seorang pendamping untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyatakan sedang menyelidiki dua kemungkinan penyebab utama, yakni human error dari pihak pengemudi atau gangguan teknis pada kendaraan operasional MBG. Namun pada saat kejadian, mobil dikemudikan sopir pengganti dan masuk halaman sekolah dalam keadaan tidak bisa dikendalikan. Pernyataan Resmi Gubernur DKI Dalam keterangannya, Pramono menjelaskan bahwa kendaraan MBG sehari-hari memiliki rute rutin mengantar makanan ke sekolah. “Telah terjadi kejadian mobil MBG yang memang setiap hari mengantar makanan di tempat itu… karena sopirnya ganti, pintu gerbang sekolah tertutup, masuk dengan kecepatan tidak terkontrol dan menabrak murid dan guru yang ada di sana,” ujar Pramono. Ia menegaskan seluruh korban mendapat prioritas penanganan, dan pemerintah provinsi bertanggung jawab atas kebutuhan medis korban. Gubernur juga menyampaikan bahwa ia akan mengawasi langsung proses perawatan korban serta mendukung penuh penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Program MBG Tetap Berjalan Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan, namun evaluasi prosedur pengiriman dan operasional kendaraan akan dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan. Penanganan Lanjutan Polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa kendaraan untuk menentukan faktor pemicu kecelakaan. Sementara itu, pihak sekolah, pemerintah kota, dan BGN berkoordinasi dalam pendampingan psikologis bagi siswa yang terdampak secara emosional akibat kejadian tersebut.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Sumber : Berbagai Sumber Foto : Tangkapan layar WAG

Read More

Update Bencana Sumatera 2025: Komdigi Pastikan 413 Titik Internet Publik Berhasil dipulihkan di 3 Provinsi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan 413 dari 602 titik internet publik di Sumatra yang terdampak bencana berhasil dipulihkan per 6 Desember 2025, mempercepat koordinasi dan akses informasi darurat. Jakarta – 1miliarsantri.net: Pemulihan akses komunikasi jadi prioritas saat darurat, menjadi perhatian serius Kementerian Komunikasi dan Digital. Komdigi mengumumkan bahwa sebanyak 413 titik internet publik telah berhasil dipulihkan dari total 602 titik layanan yang terdampak bencana beberapa waktu terakhir. Akses internet publik tersebut meliputi area pengungsian, fasilitas kesehatan, posko logistik, kantor pemerintahan daerah, serta ruang publik yang menjadi pusat koordinasi tim penyelamat. Langkah cepat pemulihan konektivitas ini dinilai penting untuk memperkuat proses evakuasi, pendataan, serta distribusi bantuan. Mendukung Koordinasi Lapangan dan Akses Informasi Kritis Dalam situasi darurat, komunikasi digital menjadi tulang punggung untuk menghubungkan warga yang terdampak dengan layanan bantuan dan keluarga mereka di luar daerah. Dengan pemulihan ratusan titik internet publik ini, akses komunikasi menjadi jauh lebih stabil, baik untuk pemerintah daerah maupun tim respons bencana. Komdigi menyatakan bahwa proses pemulihan terus dilakukan siang dan malam, bekerja sama dengan operator telekomunikasi nasional dan relawan teknis. Upaya percepatan memperhatikan dua prioritas utama: Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah mengaktifkan 17 titik internet darurat berbasis satelit untuk layanan cadangan di lokasi yang infrastruktur telekomunikasinya belum pulih. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera membaik, dan bantuan dapat menjangkau saudara-saudari kita yang masih terisolasi. Kita terus berdoa agar proses pemulihan berjalan lancar dan seluruh warga dapat kembali beraktivitas dengan aman.*** Sumber : instagram komdigi Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Update Bencana Sumatera: Tim Rumah Zakat Alami Kendala Menuju Titik Ke-2 Tanah Liek

Agam, Sumatera Barat – 1miliarsantri.net: Tim Rumah Zakat kembali melaksanakan giat penyaluran bantuan untuk terdampak bencana banjir dan longsor Sumatera. Saat ini Tim menuju Titik Penyaluran Ke-2 Tanah Liyek, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sebelumnya Tim Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan ke wilayah Koto Alam, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam. Tim RZ mengalami hambatan di Silungkang karena kondisi jalan penuh lumpur akibat longsor dan banjir. Kendaraan yang membawa relawan dan paket bantuan terjebak di jalan yang rusak parah dan penuh lumpur akibat banjir dan longsor beberapa waktu lalu. Tim Rumah Zakat Menuju Tanah Liek Tim RZ yang terlibat dalam giat penyaluran bantuan menuju titik ke-2 berasal dari RZ Bekasi, Bandung, Jambi, Lampung dan Padang. Dengan rincian: Update Bencana Sumatera akan terus disajikan oleh redaksi 1miliarsantri.net dari berbagai sumber dan liputan lapangan kontributor @Thorr_17 (relawan Rumah Zakat Bekasi). Semoga kerja kemanusiaan yang melibatkan semua unsur untuk menangani dampak Bencana Banjir dan Longsor Sumatera di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara berjalan lancar, dan semua relawan senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan serta keselamatan dari Allah Subhanahuwata’ala.*** Sumber : Liputan Lapangan Muhammad Thoriq Fitrahtullah Humris Foto istimewa dokumentasi @Thorr_17 Editor : Thamrin Humris

Read More

Presiden Prabowo Kunjungi Tenda Pengungsi dan Perintahkan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen, Aceh, dan memerintahkan percepatan perbaikan infrastruktur serta penyaluran pangan — langkah konkret Pemerintah memastikan pemulihan pasca-bencana berjalan cepat. Aceh – 1miliarsantri.net: Ditemani Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Presiden Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Di Kabupaten Bireuen, ia mendatangi tenda pengungsian, menemui korban, sekaligus meninjau langsung pengerjaan perbaikan infrastruktur vital. Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pemulihan akses dan kebutuhan dasar masyarakat. Kunjungan ke Tenda Pengungsian: Empati dan Pastikan Logistik Tersalur Sesampainya di lokasi, Prabowo disambut ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Tenda utama menampung sekitar 532 pengungsi dari Dusun Kayee Jato, lengkap dengan posko kesehatan, akses air bersih, dan dapur umum. Dalam suasana penuh haru, Presiden berjalan menyapa satu per satu warga, mendengarkan keluhan dan cerita warga yang kehilangan rumah akibat bencana. Beberapa warga bahkan menangis saat bertemu Kepala Negara. Menanggapi itu, Prabowo memberikan semangat, menepuk bahu para pengungsi sambil berujar “sabar ya, sabar.” Tak hanya bertemu warga — ia juga meninjau dapur umum dan logistik bantuan. Presiden bahkan mencicipi menu makan siang berupa nasi dan ikan tongkol, guna memastikan ketersediaan dan kecukupan pangan bagi pengungsi. Fokus Percepatan Pemulihan Infrastruktur: Jembatan & Akses Vital Setelah dari tenda pengungsian, Presiden Prabowo meninjau pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas penting penghubung Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen. Jembatan sementara sepanjang 30 meter ini menjadi “urat nadi” untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus pasca-bencana. Di lokasi konstruksi, Presiden menyaksikan langsung operasi alat berat — ekskavator, loader — yang memperkuat pondasi dan membuat timbunan batu sebagai oprit jembatan. Pengerjaan berjalan intensif tanpa henti. Prabowo menyatakan optimisme bahwa jembatan sementara ini bisa dibuka dalam waktu satu minggu. Setelah itu, pemerintah akan langsung melanjutkan perbaikan terhadap tiga jembatan lainnya yang menuju ke Bener Meriah dan Takengon. Selain jembatan, laporan kerusakan terhadap bendungan dan area persawahan warga juga disampaikan — Pemerintah melalui instansi terkait akan segera memulihkan semuanya. Komitmen Pangan & Pemulihan: Upaya Terkoordinasi dari Negara Usai meninjau jembatan, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak. Suplai bahan pangan telah diantisipasi dan akan dikirim dari daerah lain, dengan cadangan cukup memadai. Bagi petani terdampak, pemerintah bahkan menyampaikan bahwa utang-utang KUR akan dihapus — menyikapi kondisi sebagai “force majeure”, bukan kelalaian. Dalam percepatan pemulihan infrastruktur, Kepala Staf Angkatan Darat — Maruli Simanjuntak — ditunjuk sebagai komandan percepatan perbaikan untuk mendukung tim teknis dari instansi sipil. Hal ini menunjukkan kesigapan pemerintah memobilisasi seluruh sumber daya untuk menangani krisis. Kehadiran Presiden Buktikan Kehadiran Negara di Tengah Krisis Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke tenda pengungsian sekaligus ke lokasi pemulihan infrastruktur di Aceh menjadi simbol bahwa negara hadir dan bergerak cepat saat bencana melanda. Dengan mendengarkan langsung pengungsi, memastikan logistik pangan, serta meninjau dan memerintahkan percepatan perbaikan akses vital — pemerintah menunjukkan komitmen nyata untuk membawa stabilitas dan harapan kembali pada masyarakat terdampak. Langkah ini penting tidak semata sebagai respons darurat, tetapi sebagai fondasi pemulihan jangka panjang, agar warga Aceh bisa kembali hidup normal secepat mungkin.*** Sumber : presiden.go.id Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

BREAKING NEWS: Dua Tahun Agresi Israel Meluas dari Gaza hingga Teluk Persia

Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Dalam dua tahun terakhir sejak 7 Oktober 2023, eskalasi konflik di Timur Tengah terus meningkat tajam akibat agresi zionis Israel. Serangkaian serangan militer Israel kini telah melewati batas geografis Gaza dan menyebar ke berbagai negara di kawasan, termasuk Lebanon, Suriah, Iran, Yaman, dan Qatar. Kondisi ini memperbesar risiko konfrontasi regional yang dapat berubah menjadi perang terbuka berskala luas. GazaSerangan besar dimulai pada 7 Oktober 2023 dan berlanjut hingga hari ini. Lebih dari 67.000 warga Palestina dilaporkan tewas, sementara sekitar 92% infrastruktur dan hunian hancur total. LebanonSerangan lintas perbatasan Israel dan pertempuran dengan Hizbullah terus berlangsung, mengakibatkan lebih dari 4.000 korban jiwa serta pendudukan titik-titik strategis di Lebanon selatan. SuriahIsrael memperluas zona buffer di Golan Heights dan terus melancarkan serangan udara ke dalam wilayah Suriah. IranPada 13–24 Juni 2025, Israel melancarkan operasi ofensif besar menargetkan pusat penelitian militer dan fasilitas nuklir Iran. Lebih dari 600 orang tewas. YamanIsrael melakukan serangan udara terhadap posisi Houthi di Yaman. QatarSerangan udara Israel dilaporkan menargetkan delegasi negosiasi Hamas di Doha pada 9 September. Infografis terbaru menunjukkan jalur serangan yang meluas dari Mediterania hingga Teluk Persia, membentuk busur konflik yang menekan stabilitas kawasan. Para analis memperingatkan bahwa eskalasi ini berpotensi memicu konfrontasi regional yang melibatkan kekuatan-kekuatan besar di Timur Tengah. Peta ini menunjukkan konflik yang semakin meningkat, yang telah mengubah wajah keamanan Timur Tengah dan mendorong kawasan ini ke ambang konfrontasi menyeluruh. Pantau terus berita terkini – perkembangan konflik dapat berubah setiap saat, melalui breaking news dan artikel berita luar negeri 1miliarsantri.net.*** Sumber : PalestinaPost Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Instruksi Presiden Penambahan Kuota Petugas Haji dari Unsur TNI dan Polri, Begini Respon Kementerian Haji dan Umrah

Pemerintah Perkuat Layanan Haji 2026 Sesuai Instruksi Presiden Prabowo Untuk Menambah Kuota Petugas Haji dari Unsur TNI dan Polri, Pada Musim Haji 2026. Jakarta – 1miliarsantri.net: Pemerintah, melalui Kementerian Haji dan Umrah, menyatakan akan menambah kuota petugas haji yang berasal dari unsur TNI dan Polri pada pelaksanaan haji 2026 (1447 H). Keputusan itu disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, berdasarkan arahan dan isntruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Meskipun langkah ini mendapat dukungan pemerintah, beberapa pihak juga menyuarakan catatan penting yang layak mendapat perhatian: Ada usulan bahwa proporsi petugas haji dari TNI-Polri sebaiknya besar — bahkan ada wacana “minimal 50%” personel petugas haji berasal dari aparat negara, untuk meminimalisir politisasi dan intervensi administratif oleh pemerintah daerah. Menurut Dahnil, keberadaan petugas dari TNI–Polri selama ini telah menjadi bagian dari pengamanan jamaah (linjam). Namun dengan kebutuhan yang semakin kompleks — seperti jumlah jamaah yang besar, fokus keamanan, dan layanan logistik di Tanah Suci — pihaknya memutuskan kuota petugas tersebut perlu ditambah. Meski demikian, jumlah pasti penambahan personel belum ditetapkan. Dahnil menyatakan bahwa persentase dan distribusi penambahan akan dibahas lebih lanjut secara internal. Mengapa TNI-Polri? Argumen Utama di Balik Kebijakan Redaksi 1miliarsantri mencoba merangkum dari berbagai sumber, beberapa alasan utama yang dikemukakan pemerintah dalam mendukung penambahan petugas haji dari TNI-Polri antara lain: Adaptasi Tantangan Baru Penyelenggaraan Haji Penambahan petugas dari TNI-Polri bukan sekadar perkara jumlah, melainkan bentuk adaptasi kebijakan terhadap tantangan terbaru dalam penyelenggaraan haji massal. Beberapa konteks yang mendasari antara lain: Sorotan & Potensi Tantangan Kebijakan Meskipun langkah ini mendapat dukungan pemerintah, beberapa pihak juga menyuarakan catatan penting yang layak mendapat perhatian: Apa Artinya bagi Jamaah & Penyelenggara: Harapan & Persiapan Bagi calon jamaah dan penyelenggara haji (travel, lembaga keagamaan, keluarga jamaah), kebijakan ini membawa beberapa implikasi konkret: Penegasan Komitmen Pemerintah terhadap Kualitas dan Keamanan Haji 2026 Langkah ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin keamanan dan kualitas pelayanan ibadah haji Indonesia 2026. Langkah menambah kuota petugas haji dari unsur TNI dan Polri menunjukkan komitmen serius pemerintah melalui Kemenhaj untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji — baik dari aspek keamanan, layanan, maupun manajemen operasional. Di tengah tantangan penyelenggaraan haji modern — melibatkan ribuan jamaah, mobilitas tinggi, kompleksitas logistik, dan kebutuhan pelayanan — kebijakan ini bisa menjadi fondasi penting untuk memastikan jamaah beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Meski masih ada tantangan — seperti penentuan kuota pasti, pelatihan personel agar peka terhadap kebutuhan jamaah sipil, serta transparansi rekrutmen — niat pemerintah untuk memperkuat perlindungan dan layanan haji patut diapresiasi. Jika dijalankan dengan serius dan bertanggung jawab, kebijakan ini bisa membawa transformasi positif dalam pengalaman ibadah haji warga Indonesia.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Sumber : Berbagai Sumber Gambar ilustrasi copilot

Read More

Edukasi & Penguatan Keluarga Disabilitas Mental: Poltekesos Bandung Hadirkan Ruang Belajar dan Dukungan di Desa Karangmuncang

Kegiatan edukasi dan penguatan keluarga penyandang disabilitas mental digelar Poltekesos Bandung di Desa Karangmuncang untuk memperkuat kapasitas dan dukungan keluarga. Kuningan – 1miliarsantri.net: Mahasiswa Program Studi Rehabilitasi Sosial Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Penguatan Keluarga Disabilitas Mental bertema “Menguatkan Keluarga, Menenangkan Jiwa” pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di GOR Balai Desa Karangmuncang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh enam keluarga/wali penyandang disabilitas mental serta seorang penyintas disabilitas mental yang kini telah bekerja di sebuah pabrik roti. Acara tersebut menjadi wadah bagi keluarga untuk belajar bersama, saling berbagi pengalaman, dan memperoleh penguatan dari para narasumber. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Jihan Luthfiyah Ariani menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang edukasi sekaligus dukungan bagi keluarga penyandang disabilitas mental. “Kami merancang kegiatan ini sebagai ruang belajar bersama untuk memperkuat kapasitas keluarga dalam memberikan pendampingan, dukungan emosional, serta penanganan dasar bagi anggota keluarga dengan disabilitas mental,” ujarnya. Ia menambahkan, “Semoga kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menghadirkan ketenangan, kekuatan, dan rasa saling mendukung antar sesama keluarga.” Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Karangmuncang, Dede Masdeni, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Keluarga penyandang disabilitas mental perlu mendapatkan perhatian khusus, dan kegiatan seperti ini membantu mereka merasa lebih diperhatikan dan tidak sendirian,” ungkapnya. Ia menegaskan, “Pemerintah Desa Karangmuncang akan selalu mendukung upaya yang membawa manfaat bagi masyarakat, termasuk kegiatan pemberdayaan keluarga seperti ini.” Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Karangmuncang, Mahpud, turut menekankan pentingnya kegiatan tersebut bagi masyarakat desa. “Kegiatan ini bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga membuka ruang bagi keluarga untuk saling menguatkan dan memahami kondisi yang mereka hadapi,” ujarnya. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut, mengingat dampak positifnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Lukman Mulyadi, Ketua LKS Rumah Antara Graha Berdaya, menekankan pentingnya peran keluarga dalam proses pemulihan. “Keluarga adalah garda terdepan. Ketika keluarga kuat, proses pemulihan akan jauh lebih stabil,” tuturnya. Narasumber kedua, Ence Hadiat Rohanda, A.Ks., M.Si., selaku Kepala Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, memberikan penjelasan mengenai berbagai layanan sosial yang dapat diakses oleh keluarga. “Ada banyak dukungan dan program pemerintah yang bisa dimanfaatkan. Yang penting keluarga mengetahui jalurnya dan tidak segan untuk mengaksesnya,” jelasnya. Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session dan diskusi terbuka. Para keluarga tampak antusias berbagi pengalaman tentang dinamika merawat anggota keluarga dengan disabilitas mental. Salah satu wali peserta menyampaikan rasa lega dan syukurnya. “Biasanya kami bingung sendiri. Di sini kami jadi tahu cara menghadapi, dan ternyata banyak keluarga lain yang mengalami hal yang sama,” ujarnya. Sebagai bentuk dukungan tambahan, panitia turut menyerahkan bantuan sosial kepada para keluarga peserta. Acara ini juga dihadiri perangkat desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial yang menangani isu disabilitas, serta mahasiswa KKN Poltekesos Bandung Kelompok 4. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menghadirkan kekuatan baru bagi keluarga serta menumbuhkan rasa kebersamaan antar peserta—selaras dengan tema kegiatan, “Menguatkan Keluarga, Menenangkan Jiwa.” Penulis : Erhan Herdiyanto dan Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Foto istimewa

Read More

Pengungsi Palestina Syahid: Israel Langgar Gencatan Senjata Serang Tenda Pengungsi di Gaza

Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Militer Israel kembali berulah dan melanggar kesepakatan gencatan senjata, menggunakan drone mereka menyerang tanda-tanda pengungsi Palestina di Jalur Gaza, Kamis 4/11/2025. Middle East melaporkan, pemboman Israel yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di Khan Younis, Jalur Gaza selatan dan sejumlah pengungsi Palestina dikabarkan syahid dalam insiden tersebut. Serangan militer zionis ini merupakan pelanggaran yang berulang kali dilakukan setelah kesepakatan gencatan senjata yang dipelopori Amerika Serikat, Mesir, Turki dan sejumlah negara di Timur Tengah beberapa waktu lalu. Sumber : Palestina Press Agency (SAFA) dan Middle East Foto : SAFA Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris

Read More