Revisi Undang-Undang Pengelolaan Zakat, Apa Urgensinya?

Bekasi – 1miliarsantri.net: Perkembangan hukum di Indonesia terus mengalami dinamika, termasuk dalam pengelolaan zakat. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat (Undang-Undang Pengelolaan Zakat) telah menjadi landasan hukum yang penting, namun seiring berjalannya waktu, muncul kebutuhan untuk melakukan revisi demi mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. Revisi ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan dan permasalahan yang ada, seperti optimalisasi pengumpulan, distribusi, dan pendayagunaan zakat, serta penguatan tata kelola kelembagaan. Lalu, apa urgensi dari Revisi UU Pengelolaan Zakat? Simak pembahasannya berikut ini. Urgensi Revisi UU Pengelolaan Zakat

Read More

Indonesia Jadi Negara Dermawan, Bagaimana Optimalisasi Ziswaf?

Malang – 1miliarsantri.net : Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat kepedulian sosial yang tinggi. Salah satu bukti nyatanya adalah posisi Indonesia sebagai negara dermawan dengan potensi besar dalam pengelolaan Ziswaf (zakat, infak, sedekah, dan wakaf). Namun, potensi besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Artikel ini membahas bagaimana Indonesia dapat mengoptimalkan Ziswaf sebagai instrumen pemberdayaan umat sekaligus untuk pendorong pembangunan berkelanjutan. Dengan pengelolaan Ziswaf yang efektif dan transparan, Indonesia bisa memperkuat solidaritas sosial dan mengatasi berbagai tantangan ekonomi dan sosial. Potensi Besar Ziswaf di Indonesia Indonesia memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia yang secara teoretis merupakan potensi besar bagi Ziswaf. Menurut data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), potensi zakat Indonesia mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya. Selain zakat, wakaf juga merupakan instrumen keuangan sosial yang belum banyak dimaksimalkan. Ziswaf berperan penting dalam distribusi kekayaan dan pemerataan ekonomi umat.

Read More

Semangat Relawan Muslim yang Tidak Hanya Berbagi Tenaga, tetapi Juga Harapan

Bogor – 1miliarsantri.net : Di balik setiap aksi kemanusiaan, selalu ada wajah-wajah tulus yang bekerja tanpa pamrih. Mereka adalah relawan Muslim, individu yang tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga menghadirkan harapan di tengah masyarakat yang membutuhkan. Melalui semangat Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), para relawan ini menjadi wujud nyata nilai-nilai Islam yang hidup dan berdaya. Menjadi relawan Muslim bukan sekadar soal turun ke lapangan dan membantu secara fisik. Lebih dari itu, mereka membawa energi spiritual yang menguatkan: bahwa menolong sesama adalah bentuk rasa syukur kepada Allah sekaligus cerminan keimanan. Dalam dunia yang sering sibuk dengan urusan pribadi, para relawan Muslim justru memilih jalan pengabdian jalan yang tidak selalu mudah, namun penuh makna. Relawan Muslim dan Nilai-Nilai Ziswaf yang Menghidupkan Konsep Ziswaf bukan semata tentang memberi harta, tetapi tentang menyalurkan keberkahan dan menghidupkan nilai kepedulian sosial. Di sinilah peran relawan Muslim menjadi begitu penting. Mereka menjadi jembatan antara para donatur dan penerima manfaat, memastikan bahwa setiap zakat, infak, sedekah, atau wakaf tersampaikan dengan amanah dan penuh kasih.

Read More

PT BIMA dan BMM Dorong Ekonomi Ramah Lingkungan Lewat Program “Polah Jelantah”

Surabaya – 1miliarsantri.net : Dalam upaya menghadirkan ekonomi ramah lingkungan, program “Polah Jelantah” muncul sebagai inovasi yang mampu menyentuh dua sisi sekaligus. Pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Inisiasi PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan bersih, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Polah Jelantah”, PT BIMA berkolaborasi dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) Jawa Timur dan Yayasan Bina Bakti Lingkungan (YBBL) dalam mengelola limbah minyak jelantah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi seperti sabun dan lilin. Program ini mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab, sekaligus membuka peluang nilai tambah dari limbah rumah tangga yang selama ini terabaikan. Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Ramah Perempuan dan Anak (RPA) RW 09, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya, pada Rabu (12/11/2025) ini menjadi contoh nyata kolaborasi multipihak antara perusahaan, lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular di tingkat akar rumput. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, program polah jelantah menjadi langkah kongkret menuju gaya hidup ramah lingkungan yang menguntungkan bagi semua. Acara dihadiri oleh Kepala Biro Tata Kelola Perusahaan PT BIMA Donny Arif Kurniawan, Ketua Tim Penyuluhan Lingkungan Hidup dan Pemberdayaan Masyarakat DLH Kota Surabaya Satiah, S.Sos, Lurah Tanah Kali Kedinding Anggoro Himawan, ST., MT., serta perwakilan masyarakat dari RW 01 dan RW 09. Dari unsur mitra sosial turut hadir Kepala Perwakilan BMM Jawa Timur Alib Bagus Suyoto dan perwakilan YBBL. Baca juga : BMM Peduli Teman Tuli

Read More

Filantropi Islam di Era Digital, Mari Jadikan Donasi sebagai Gaya Hidup

Bogor – 1miliarsantri.net : Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara manusia berkomunikasi, tetapi juga cara mereka berbuat baik. Dalam konteks Islam, muncul kembali istilah yang semakin relevan dengan zaman yaitu filantropi Islam yang menjadikan donasi sebagai gaya hidup. Filantropi Islam adalah bentuk kepedulian sosial yang diatur dalam ajaran agama, dengan tujuan menyeimbangkan distribusi kekayaan dan menumbuhkan kesejahteraan umat. Namun di era digital ini, makna filantropi tidak berhenti pada kegiatan amal tradisional. Ia berkembang menjadi sistem sosial yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan menjembatani kebaikan antara mereka yang mampu dan mereka yang membutuhkan melalui teknologi. Dalam Islam, filantropi merupakan instrumen penting dalam menjaga keadilan sosial. Zakat menjadi kewajiban bagi yang mampu, infak dan sedekah menjadi bentuk kepedulian sukarela, sementara wakaf berfungsi menjaga manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Melalui instrumen-instrumen ini, Islam mengajarkan bahwa kekayaan bukan untuk ditimbun, tetapi untuk disalurkan agar menciptakan keseimbangan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial.

Read More

Mendesak! Pembentukan Kementerian Ziswaf untuk Penguatan Ekonomi Syariah Nasional

Malang – 1miliarsantri.net : Pemerintah Indonesia dinilai perlu menyegerakan pembentukan kementerian ziswaf sebagai upaya strategis untuk memperkuat sistem ekonomi syariah di tanah air. Selama ini, pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf masih tersebar di berbagai lembaga tanpa satu koordinasi terpadu. Padahal, dengan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia memiliki potensi ziswaf yang sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kehadiran kementerian ziswaf diharapkan menjadi solusi konkret untuk memperbaiki pengelolaan dana sosial keagamaan dan menjadikannya instrumen nyata dalam mengatasi kemiskinan serta kesenjangan sosial. Urgensi Pembentukan Kementerian Ziswaf

Read More

Ziswaf untuk Perubahan Iklim: Potensi Solusi dari Filantropi Islam

Malang – 1miliarsantri.net : Isu perubahan iklim kini memasuki fase darurat yang membutuhkan solusi konkret dan kolaboratif. Negara-negara berkembang seperti Indonesia, yang rentan terdampak krisis iklim, masih menghadapi tantangan besar dalam memperoleh pembiayaan adaptasi dan mitigasi. Padahal ziswaf untuk perubahan iklim sangat berpotensi besar. Di tengah belum optimalnya dukungan negara maju, potensi ini menjadi alternatif dari dalam negeri namun belum dimaksimalkan dengan baik. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai bagian dari filantropi Islam menawarkan solusi pendanaan yang tidak hanya etis dan inklusif, tetapi juga berkelanjutan secara sosial. Potensi Ziswaf untuk Perubahan Iklim di Indonesia

Read More

Tren Donasi Online Saat Bencana: Antara Cepat, Transparan, dan Tantangan Hoaks

Bogor- 1miliarsantri.net : Beberapa menit setelah berita gempa atau banjir besar terjadi, lini masa media sosial langsung dipenuhi tautan donasi. Ada yang datang dari lembaga resmi, komunitas relawan, hingga individu yang bergerak spontan. Fenomena donasi online bencana kini sudah menjadi kebiasaan baru masyarakat Indonesia, oleh karena langkah-langkahnya yang cepat, mudah, dan bisa dilakukan hanya dengan beberapa kali klik di layar ponsel. Salah satu daya tarik utama donasi online adalah kecepatannya. Ketika gempa melanda Cianjur pada 2022, misalnya, sejumlah platform crowdfunding melaporkan dana miliaran rupiah terkumpul hanya dalam hitungan hari. Ribuan orang dari berbagai daerah bisa ikut berdonasi tanpa harus hadir langsung di lokasi bencana. Kekuatan donasi online juga terlihat dari peran komunitas. Relawan muda bisa menggalang dana melalui Instagram atau TikTok, lalu menyalurkannya ke korban yang membutuhkan. Kecepatan ini membuat bantuan darurat, seperti makanan, selimut, dan obat-obatan, bisa segera sampai di lokasi. Bagi korban, setiap jam sangat berarti dan donasi online menjawab kebutuhan itu. Baca juga: Mengapa Zakat Perlu Dikeluarkan, Bagaimana Konsepnya dalam Ekonomi Islam?

Read More

Sasar Disabilitas Tuna Rungu, BMM dan LPPOM Gelar ToT (Training of Trainer) Al-Qur’an Isyarat

Surabaya – 1miliarsantri.net : Sebagai langkah nyata dalam memperluas akses dakwah dan pembelajaran Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas tuna rungu, Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama LPPOM Jawa Timur menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Al-Qur’an Isyarat yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada 29 – 30 Oktober 2025, di Ruang Rapat Lantai 2 Islamic Center, Surabaya. Program Training of Trainer ini bertujuan untuk membekali sahabat tuna rungu, serta para guru, relawan dan pendamping agar mampu mengajarkan Al-Qur’an dengan metode isyarat yang mudah dipahami, komunikatif dan tetap sesuai dengan kaidah tajwid. Melalui pelatihan ini, harapannya semakin banyak masyarakat tuli yang dapat membaca, memahami serta mencintai Al-Qur’an serta mengenal nilai-nilai Islam. Dalam sambutannya, Muhammad Riandy selaku Kepala Divisi Wakaf Baitulmaal Muamalat menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan program tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah besar dalam mewujudkan pendidikan inklusif, khususnya dalam bidang pengajaran Al-Qur’an. “Mudah-mudahan tiga juta teman tuli di Indonesia dapat menikmati dan mempelajari Al-Qur’an isyarat. Dengan begitu, pendidikan inklusif di bidang pengajaran Al-Qur’an benar-benar bisa dirasakan oleh teman-teman tuna rungu,” ujarnya. Sementara itu, Drs. H. Joesoef Syah, M.S., Apt., selaku perwakilan dari LPPOM Jawa Timur, menambahkan harapannya agar program ini mampu memberdayakan masyarakat tuna rungu dalam menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Read More
Konsep Zakat dalam ekonomi Islam

Mengapa Zakat Perlu Dikeluarkan, Bagaimana Konsepnya dalam Ekonomi Islam?

Bondowoso – 1miliarsantri.net : Dalam kehidupan masyarakat Muslim, konsep zakat dalam ekonomi Islam bukan sekadar kewajiban agama, melainkan juga sistem sosial yang memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan bersama. Zakat menjadi salah satu instrumen penting yang menghubungkan spiritualitas dengan ekonomi, karena di dalamnya terkandung nilai keadilan, kepedulian, dan pemerataan harta. Dengan kata lain, zakat bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga solusi dalam menjaga keseimbangan ekonomi umat. Zakat memiliki posisi strategis dalam struktur ekonomi Islam. Melalui zakat, harta yang berputar di masyarakat tidak hanya berpusat pada golongan kaya, melainkan juga tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Hal ini menjadi pembeda utama antara sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi konvensional yang sering kali berorientasi pada akumulasi kekayaan. Dengan memahami konsep zakat dalam ekonomi Islam, kita dapat melihat bagaimana Islam mengajarkan keseimbangan antara hak individu dan kepentingan sosial. Makna dan Kewajiban Zakat dalam Islam Sebelum memahami lebih jauh peran ekonominya, penting bagi kita untuk mengenali makna zakat itu sendiri. Zakat berasal dari kata “zaka” yang berarti suci, tumbuh, dan berkah. Artinya, zakat bukanlah sekadar pengeluaran harta, melainkan juga penyucian jiwa dan kekayaan. Dalam ajaran Islam, zakat wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah mencapai nisab (batas minimum harta) dan haul (masa satu tahun).

Read More