Doa dan Zikir: Perisai Hidup Muslim yang Menguatkan Hati dan Mendatangkan Pertolongan Allah

Jakarta — 1miliarsantri.net: Doa dan zikir merupakan perisai seorang Muslim. Simak keutamaan doa dalam Al-Qur’an dan hadits, manfaat zikir, serta pentingnya memperbanyak doa sebagai pelindung kehidupan dunia dan akhirat. Dalam kehidupan seorang Muslim, doa dan zikir bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi menjadi perisai yang menjaga hati, menenangkan jiwa, dan mendatangkan pertolongan Allah. Islam mengajarkan bahwa seorang hamba harus senantiasa bergantung kepada Allah melalui doa dan memperkuat hubungan spiritual dengan zikir. Keutamaan Doa Sebagai Senjata Orang Beriman Para ulama menjelaskan bahwa doa merupakan senjata orang mukmin yang dapat mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan. Doa menjadi bentuk kedekatan antara hamba dengan Allah serta solusi atas berbagai persoalan kehidupan. Doa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Read More

Keutamaan Makkah: Mengapa Kota Suci Ini Menjadi Tempat Paling Mulia di Bumi Menurut Al-Qur’an dan Hadits

Makkah — 1miliarsantri.net:  Keutamaan Makkah (Mecca, Mekah) dalam Islam menjadikannya kota paling suci di bumi. Simak penjelasan Al-Qur’an dan hadits tentang kemuliaan Mekah sebagai pusat ibadah haji, umrah, dan tempat kelahiran Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Dalam ajaran Islam, terdapat tempat-tempat yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Di antara semua tempat di muka bumi, Makkah memiliki kedudukan paling istimewa. Kota ini bukan hanya menjadi arah kiblat umat Islam, tetapi juga menjadi pusat ibadah terbesar seperti haji dan umrah. Keutamaan Mekah disebutkan dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW, yang menegaskan kemuliaannya sebagai kota suci yang dipilih langsung oleh Allah. Allah SWT berhak memberikan kemuliaan kepada siapa pun dan apa pun yang Dia kehendaki. Sebagaimana Allah memuliakan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia terbaik, Ramadan sebagai bulan paling mulia, hari Jumat sebagai hari paling utama, serta Al-Qur’an sebagai kitab paling agung, demikian pula Allah memilih Mekah sebagai tempat paling mulia di bumi. Kota suci ini juga menjadi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekaligus lokasi berdirinya Ka’bah, rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia. Karena itulah, jutaan umat Islam dari seluruh dunia datang setiap tahun ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah dengan harapan meraih keberkahan serta ampunan dari Allah SWT. Makkah Dipilih Allah sebagai Tanah Haram Salah satu keutamaan Mekah adalah statusnya sebagai tanah haram yang dimuliakan Allah sejak dahulu kala. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT:

Read More

Ghibah Itu Membahayakan: Ancaman Hilangnya Pahala Ibadah karena Lisan

Ghibah bukan sekadar dosa lisan, tetapi dapat menghapus pahala puasa dan memindahkan amal kepada orang lain. Simak kisah teladan dan dalil Al-Qur’an serta hadits tentang bahaya ghibah. Oleh: Ibnu Hajar Mahbub Ada lima perkara yang dapat menghapus pahala puasa, dan di antara lima hal tersebut adalah ghibah. Dikisahkan dalam Kitab Majalisus Saniyyah, syarah Kitab Arbain Nawawie, dari Ikrimah bahwa seorang wanita yang bertubuh pendek masuk menemui Rasulullah ﷺ. Ketika wanita itu keluar, Siti Aisyah berkata: “Alangkah fasih bicaranya, hanya sayang dia pendek.” Maka Rasulullah ﷺ menegurnya: “Engkau telah menggunjingnya, wahai Aisyah.” Siti Aisyah berkata: “Saya mengatakan apa adanya.”

Read More

Muhammadiyah Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M, Link Lengkap Cek Di Sini

Muhammadiyah resmi menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M untuk seluruh kota di Indonesia. Yogyakarta — 1miliarsantri.net: Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Muhammadiyah melalui Suara Muhammadiyah telah menerbitkan jadwal imsakiyah lengkap yang bisa diunduh oleh umat Muslim di Indonesia. Jadwal ini dirancang sebagai panduan waktu sahur (imsak), waktu subuh, serta waktu berbuka puasa. Dasar Perhitungan Waktu Imsak dan Subuh

Read More

Prof Dr H Haedar Nashir: Menegakkan Kedaulatan Indonesia

Menegakkan kedaulatan Indonesia di tengah arus liberalisasi, dominasi asing, dan oligarki dengan menegaskan kemandirian bangsa serta pengelolaan SDA berkeadilan. Catatan kritis dari tokoh nasional Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si, di penghujung tahun 2025. Jakarta – 1miliarsantri.net: Masalah kedaulatan masih menjadi agenda krusial di negeri tercinta Indonesia. Berbagai masalah seperti tenaga kerja asing, investasi proyek-proyek nasional, impor segala komoditi, keberadaan perusahaan-perusahaan asing, pengelolaan sumberdaya alam, dan sejumlah kebijakan yang lebih pro pihak luar masih menjadi persoalan serius dari penyelenggaraan Pemerintahan Negara Republik Indonesia. Isu terakhir soal dokter dan rumah sakit asing, selain kehadiran lembaga-lembaga pendidikan luar negeri yang makin terbuka di negeri ini. Sementara itu penyelenggaraan pemerintahan yang terkait dengan perundang-undangan dan kebijakan-kebijakan yang liberal dan pragmatis berdampak pada memperlemah eksistensi rakyat, negara, dan tanah air Indonesia juga masih menjadi sorotan dan persoalan nyata dalam perikehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makin kuatnya praktik oligarki politik dan oligarki ekonomi yang menyebabkan kerentanan bagi rakyat dan hajat hidup kepentingan bangsa dan negara juga menjadi masalah serius yang menyentuh kedaulatan rakyat dan kedaulatan negara yang semestinya dijaga bersama sejalan konstitusi. Berdaulat bukan berarti serba anti dan hidup mengisolasi, tetapi Indonesia  ditegakkan dan dibangun dengan asas kemandirian, kemampuan, dan jatidiri sehingga bebas menentukan nasib sendiri. Termasuk dalam mengelola sumberdaya alam dilakukan dengan pertanggungjawaban yang tinggi, lebih banyak mendayagunakan sumberdaya anak negeri, serta dibangun tanpa merusak. Sumber Daya alam tidak untuk dibiarkan karena Tuhan memberikannya untuk dikelola oleh manusia sebagaimana fungsi kekhalifahan di muka bumi. Tujuan Nasional Indonesia harus berdaulat baik secara domestik maupun dalam posisi dengan relasi antarnegara. Indonesia ke dalam dan ke luar harus berdaulat. Salah satu tujuan dari kemerdekaan Indonesia tahun 1945 ialah Indonesia yang berdaulat, sebagai satu mata rantai dari tujuan dan cita-cita nasional yaitu “Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Negara berdaulat menurut Hukum Internasional merupakan kesatuan yang memiliki penduduk permanen, wilayah tetap, pemerintah, dan kapasitas untuk masuk ke dalam hubungan dengan negara-negara lain yang berdaulat. Negara berdaulat adalah negara yang tidak bergantung pada kekuatan negara lain dan bukan menjadi bagian atau milik dari negara lain. Indonesia pasca kemerdekaan semestinya berdiri tegak lurus sebagai negara berdaulat dan tidak boleh menjadi negara tidak berdaulat. Negara berdaulat bukan komprador atau kaki-tangan negara asing. Mohammad Hatta pernah menyatakan, “Lebih suka  Aku melihat Indonesia tenggelam ke dasar lautan, daripada melihatnya sebagai embel-embel abadi suatu negara asing”.

Read More

21 Desember: 112 Tahun Lalu Teka-Teki Silang Diciptakan oleh Arthur Wynne, Jurnalis & Editor New York World

21 Desember 1913 menandai hari sejarah bagi hiburan intelektual dunia — saat jurnalis Arthur Wynne menciptakan teka-teki silang pertama yang diterbitkan di New York World. Simak sejarah singkat dan fakta menarik di balik inovasi yang masih digemari hingga kini! Bekasi – 1miliarsantri.net: Tahukah kamu tentang sebuah literasi rekreasi yang diciptakan oleh seorang jurnalis dan editor? Pada 21 Desember 1913, tepat 112 tahun yang lalu, dunia literasi rekreasi mendapatkan hadiah istimewa: publikasi teka-teki silang pertama dalam sebuah surat kabar. Brain teaser ini dibuat oleh Arthur Wynne, seorang jurnalis dan editor pada harian New York World di Amerika Serikat, yang kemudian membuka bab baru dalam sejarah permainan kata. Dan tercatat dalam Guinness World Record: The first crossword puzzle appeared in the Sunday “Fun” section of US newspaper New York World on 21 December 1913. Created by journalist Arthur Wynne (UK), it was based on a diamond shaped grid, had no blacked-out squares and featured simple, non-cryptic clues. terjemahan bebas: Teka-teki silang pertama muncul di rubrik “Hiburan” hari Minggu surat kabar AS New York World pada tanggal 21 Desember 1913. Dibuat oleh jurnalis Arthur Wynne (Inggris), teka-teki ini didasarkan pada kisi berbentuk berlian, tidak memiliki kotak yang dihitamkan, dan menampilkan petunjuk sederhana yang tidak rumit. Asal-usul Pencipta Teka-Teki Silang

Read More

Fatwa MUI Tentang Pajak Berkeadilan, Ini Redaksi Lengkapnya

Fatwa MUI tentang konsep pajak berkeadilan di Indonesia, memuat poin inti, prinsip syariah, dan implikasi bagi pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. Jakarta 1miliarsantri.net: Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan pentingnya sistem perpajakan yang tidak hanya kuat secara regulasi, tetapi juga sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan syariah. Fatwa terbaru yang dirilis MUI menekankan bahwa pemungutan pajak diperbolehkan selama memenuhi unsur keadilan, transparansi, dan kemaslahatan publik. Dalam fatwa tersebut, MUI menjelaskan bahwa pajak dapat menjadi instrumen negara untuk menjaga keberlangsungan layanan publik, mengurangi kesenjangan, dan mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan umum. Namun, MUI mengingatkan bahwa pajak harus diberlakukan secara proporsional—baik dari sisi tarif, objek, maupun mekanisme penagihan—agar tidak menimbulkan beban berlebih bagi masyarakat dan pelaku usaha. Redaksi lengkap Fatwa MUI tentang Pajak Berkeadilan yang dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia: Ketentuan Hukum 1. Negara wajib dan bertanggung jawab mengelola dan memanfaatkan seluruh kekayaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 2. Dalam hal kekayaan negara tidak cukup untuk membiayai kebutuhan negara untuk  mewujudkan kesejahteraan rakyat maka negara boleh memungut pajak dari rakyat dengan ketentuan sebagai berikut: a. Pajak penghasilan hanya dikenakan kepadawarga negara yang memiliki kemampuan secara finansial yang secara syariat minimal setara dengan nishab zakat mal yaitu 85 gram emas.

Read More

Kekuatan Sunyi Sedekah Diam-Diam di Tengah Kehidupan Modern

Malang – 1miliarsantri.net : Di tengah hiruk pikuk media sosial dan budaya pamer yang semakin mendominasi kehidupan modern, praktik sedekah diam-diam menjadi bentuk kedermawanan yang semakin langka, namun justru kian bermakna. Di era ketika setiap bantuan sosial seringkali direkam, dipublikasikan, dan dikapitalisasi demi citra, munculnya kesadaran untuk berbagi secara tersembunyi menawarkan napas segar dalam lanskap filantropi. Sedekah yang dilakukan tanpa diketahui orang lain bukan hanya bentuk ketulusan, tetapi juga representasi nilai spiritual yang dalam. Inilah kekuatan sunyi yang perlu terus dirawat dalam kehidupan sosial masyarakat. Spirit Keikhlasan dalam Sedekah Diam-Diam Sedekah diam-diam tidak hanya menyangkut tindakan memberi, tetapi juga menyangkut bagaimana hati bekerja dalam keheningan. Dalam praktik ini, tidak ada ekspektasi pujian atau balasan dari manusia, hanya hubungan langsung antara pemberi dan Allah. Hal ini memberikan kekuatan moral yang besar karena menempatkan keikhlasan sebagai inti dari tindakan. Di saat banyak aksi sosial terjebak dalam ajang pembuktian diri, memberi dalam diam menjaga esensi luhur dari filantropi itu sendiri. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman,

Read More

Menyingkap Khazanah Keislaman Indonesia yang Tersembunyi

Malang – 1miliarsantri.net : Indonesia memiliki kekayaan luar biasa dalam bidang keislaman yang belum banyak tergali. Khazanah keislaman Indonesia, berupa manuskrip klasik, tradisi pesantren, pemikiran Islam lokal, hingga praktik sosial keagamaan, tersebar luas di berbagai wilayah. Namun, sebagian besar dari warisan intelektual dan budaya ini masih tersembunyi di balik minimnya riset, dokumentasi, serta perhatian publik dan negara. Padahal, bila dikelola dan dikembangkan dengan serius, khazanah keislaman Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan lunak bangsa di kancah global. Keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam tradisional telah lama menjadi penjaga utama khazanah keislaman Indonesia. Melalui pengajaran kitab kuning dan penanaman nilai-nilai moral serta spiritualitas Islam, pesantren membentuk karakter keislaman yang khas, inklusif, moderat, dan berakar pada nilai-nilai lokal. Di pesantren inilah tafsir, fikih, akhlak, hingga filsafat Islam berkembang dalam konteks Nusantara. Namun sayangnya, banyak catatan, manuskrip, dan tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun belum terdokumentasi dengan baik. Potensi besar ini berisiko hilang bila tidak segera digarap secara serius. Ekspresi Lokal Khazanah Keislaman Indonesia

Read More