Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa

Jakarta – 1miliarsantri.net: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Idul Fitri 1447 H dan mengajak masyarakat mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, baik di Indonesia maupun di dunia. Ucapan tersebut disampaikan melalui tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 20 Maret 2026. Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan selamat atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Republik Indonesia, sekaligus memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. “Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga, dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Presiden Prabowo. Lebih lanjut, Presiden mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat hubungan antarsesama. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, serta menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan. “Mari kita manfaatkan momen Idul Fitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi. Marilah kita terus perkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar, bangsa Indonesia,” imbuh Kepala Negara. Selain itu, Presiden juga mendorong seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja keras dan saling mendukung demi kemajuan Indonesia. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan negara yang lebih baik.

Read More

Selamat Idul Fitri 1447 H: Menyambut Hari Kemenangan dengan Penuh Syukur

Redaksi 1MiliarSantri.net dengan penuh kehangatan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Indonesia dan dunia. Hari kemenangan ini menjadi momen yang istimewa setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada kesucian hati, mempererat tali silaturahmi, serta saling memaafkan dengan tulus. Kami berharap semoga amal ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT, serta membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama Ramadan dan sunah-sunah Nabi Muhammad senantiasa dijalankan dan semoga terus terjaga.

Read More

Idul Fitri 1447 H: Ini Daftar Lengkap Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Bekasi

Bekasi — 1miliarsantri.net: Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman resmi Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriah. Berikut lokasi-lokasi di seputaran Kota Bekasi sebagai tempat pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, sebagaimana yang dirilis oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi (PDM Kota Bekasi) yang dikutip dari laman resmi Muhammadiyah Jawa Barat: 1. PDM Kota Bekasi 2. UNISMA/UM Indonesia & PCM Bekasi Timur II 3. DKM Al-Mu’minun PCM Bekasi Timur II 4. PCM Rawa Lumbu 5. PCM Rawa Lumbu 6. PCM Harapan Jaya 7. PCM Kaliabang Tengah 8. PCM Bekasi Selatan 9. PCM Perumnas I 10. PCM Medan Satria 11. PCM Jatiasih 12. PCM Bekasi Barat/PRM Bintara 13. PCM Bekasi Barat/PRM Kranji

Read More

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H pada 20 Maret 2026, Ini Daftar Lengkap Lokasi Sholat Idul Fitri di Kabupaten Bekasi

Bekasi — 1miliarsantri.net: Organisasi Islam Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman resmi Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriah. Keputusan tersebut disampaikan melalui berbagai kanal resmi media Muhammadiyah dan menjadi rujukan bagi warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H. Di Kabupaten Bekasi, pimpinan daerah Muhammadiyah telah menyiapkan sejumlah titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang tersebar di berbagai kecamatan agar memudahkan jamaah melaksanakan ibadah pada hari kemenangan tersebut. Daftar Lokasi Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi Berikut daftar lengkap lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi. 1. PDM Kabupaten Bekasi 2. PCM Grand Wisata 3. PCM Cikarang Utara 4. PCM Tambun Utara 5. PCM Tambun Selatan 6. PCM Setu 7. PCM Cibitung

Read More

Safari Ramadhan MUI Kota Kupang Pekan IV: Perkuat Ukhuwah dan Galang Infaq untuk Masjid dan Anak Yatim

Kupang — 1miliarsantri.net: Kegiatan Safari dan Silaturahmi Ramadhan Pekan ke-IV yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang bersama berbagai ormas, lembaga, dan paguyuban Islam se-Kota Kupang berlangsung khidmat pada Ahad sore (15/3/2026) di Masjid Al Haramain, MTs Negeri Kota Kupang, Namosain. Acara yang menjadi agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan ini dihadiri oleh para tokoh ulama, pengurus organisasi Islam, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kota Kupang. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial umat. Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ini, panitia juga menggalang dana infaq yang diperuntukkan bagi pembangunan masjid, musholla, lembaga pendidikan Islam, serta panti asuhan yatim piatu di Kota Kupang dan sekitarnya. Program Safari Ramadhan yang digagas oleh MUI Kota Kupang bersama ormas Islam ini telah berlangsung selama sekitar 10 tahun, menjadi tradisi dakwah sekaligus gerakan sosial umat Islam di wilayah tersebut.

Read More

Pesantren Ramadhan RTO/RTQ Opung Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Bekasi — 1miliarsantri.net: Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan oleh Rumah Tahfidz Opung dengan tema “Full Charge: Beriman kepada Allah SWT” dengan kegiatan dengan : Berlangsung sejak tanggal 23 Februari 2026 / 5 Ramadhan 1447H hingga 10 Maret 2026 / 20 Ramadhan 1447H. Jum’at 27 Februari Pengurus Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani dan Para Ustadz/Ustadzah Rumah Tahfidz Opung beserta relawan RTO/RTQ Opung yang dimotori oleh Ustadz Fauzi Rahman Harun terus menyelenggarakan kegiatan yang sudah terjadwal didukung oleh Pendiri dan Pembina RTO/RTQ: Hajah Ida Zuraedah, Hajah Zuraeni dan Zurdin Gani serta para donatur. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Wali Santri yang secara sukarela dan berkelompok menyediakan takjil untuk berbuka puasa sesuai dengan rombongan belajarnya masing-masing.

Read More

Masjid Pantai Bali, Ikon Smart Masjid di Pesisir Jembrana: Wisata Religi, Manasik Haji, dan Motor Ekonomi Umat

Masjid Pantai Bali di Desa Cupel, Jembrana, hadir sebagai Smart Masjid dengan fasilitas manasik haji terlengkap di Bali. Ikon wisata religi dan pusat transformasi sosial ekonomi pesisir. Jembrana, Bali — 1miliarsantri.net: Masjid Pantai Bali merupakan simbol peradaban dan transformasi pesisir yang mengusung visi sebagai “Smart Masjid” hadir bukan sekadar sebagai tempat ibadah. Masjid ini tumbuh menjadi ikon peradaban, pusat edukasi keislaman, destinasi wisata religi, sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir Bali. Berlokasi di kawasan pantai Desa Cupel, Kabupaten Jembrana, masjid ini menjadi simbol harmoni antara spiritualitas, budaya, arsitektur, dan pembangunan berkelanjutan. Keberadaannya memperlihatkan integrasi nilai-nilai keagamaan dengan penguatan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Dukungan Tokoh Nasional dan Internasional Masjid Pantai Bali mendapatkan dukungan luas dari berbagai tokoh nasional dan internasional. Di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, almarhum Kyai Muhammad Jazir, Imam Besar Islamic Cultural Center New York Shamsi Ali, dai kondang Mamah Dedeh, mantan Menpora Adhyaksa Dault, pakar ekonomi syariah Adiwarman Karim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, da’i nasional Bachtiar Natsir, novelis Habiburrahman El Shirazy, Omar Mitha, serta musisi sekaligus pendakwah Derry Sulaiman. Dukungan ini menunjukkan bahwa Masjid Pantai Bali tidak hanya bernilai lokal, tetapi memiliki makna strategis secara nasional bahkan global. Pelopor Manasik Haji Pertama di Bali Masjid Pantai Bali menjadi pelopor fasilitas manasik haji terlengkap di Pulau Bali. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan replika Ka’bah, Hijr Ismail, Maqam Ibrahim, replika bangunan Masjidil Haram, Jamarat, serta area Sa’i antara Shafa dan Marwah. Keberadaan sarana ini menjadikan Masjid Pantai Bali sebagai pusat edukasi ibadah haji dan umrah terpadu yang representatif, edukatif, dan bernilai spiritual tinggi bagi umat Islam di Bali dan sekitarnya. Kolaborasi Penthahelix: Model Pembangunan Lintas Sektor Masjid Pantai Bali merupakan hasil kolaborasi model Penthahelix yang melibatkan berbagai unsur strategis. AkademisiAlumni ITB, UI, UGM, IPB, ITERA, Trisakti, STIAMI, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. PemerintahKementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Jembrana, serta Balai Pantai PUPR Provinsi Bali. Dunia UsahaBank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Tabungan Negara, Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta Paragon Technology and Innovation (Wardah). Lembaga dan KomunitasDewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, DMI dan MUI Provinsi Bali, Yayasan Masjid Pantai Nusantara (YMPN), Wakaf Salman ITB, DT Peduli, Kitabisa, Badan Wakaf Indonesia (BWI) serta DKM Masjid Pantai. Media MassaRadio Rasil, Minanews, Republika, Diskominfo Jembrana, Mudanews, 1miliarsantri.net, dan berbagai media lainnya. Kolaborasi ini menjadikan Masjid Pantai Bali sebagai model pembangunan berbasis kerja sama lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Read More

Pesantren Ramadhan Rumah Tahfidz Opung, Full Charge: Beriman Kepada Allah Subhanahu Wata’ala

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum mengisi ulang iman — full charge menuju ridha Allah Subhanahu Wata’ala. Bekasi — 1miliarsantri.net: Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa untuk memperkuat iman, memperbanyak ibadah, dan memperdalam interaksi dengan Al-Qur’an. Semangat itulah yang kini terasa kuat di lingkungan Rumah Tahfidz Opung (RTO), sebuah lembaga pendidikan non-formal yang fokus pada pembinaan hafiz dan hafizah Al-Qur’an di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Memasuki Ramadhan 1447 Hijriyah, Rumah Tahfidz Opung menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pesantren Ramadhan Santriwan-Santriwati RTO”, yang berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat, mulai 23 Februari hingga 10 Maret 2026, pukul 16.00 WIB. Program ini dirancang sebagai upaya “full charge” spiritual, yaitu mengisi kembali energi keimanan para santri agar semakin kokoh dalam beriman kepada Allah Subhanahu Wata’ala. “Full Charge: Beriman kepada Allah SWT” dengan : Full Charge Iman: Mengisi Ulang Energi Ruhani Tema “Full Charge: Beriman Kepada Allah Subhanahu Wata’ala” mengandung makna mendalam. Seperti halnya perangkat yang membutuhkan pengisian daya, hati manusia juga membutuhkan pengisian iman secara berkala. Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk itu.Melalui interaksi intensif dengan Al-Qur’an, ibadah puasa, dan kebersamaan dalam lingkungan yang saleh, iman para santri diharapkan semakin kuat. Sebab, iman bukan sesuatu yang statis, melainkan harus terus dipupuk melalui ilmu, ibadah, dan amal saleh. Rumah Tahfidz Opung berkomitmen menjadikan Pesantren Ramadhan sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga kokoh dalam akidah dan mulia dalam akhlak.

Read More

Irsyad Muchtar Wafat: Tokoh Koperasi Nasional dan Jurnalis Senior Tutup Usia, Wariskan Dedikasi untuk Ekonomi Kerakyatan

Irsyad Muchtar Wafat: Tokoh Koperasi Nasional dan Jurnalis Senior Tutup Usia, Wariskan Dedikasi untuk Ekonomi Kerakyatan Jakarta — 1miliarsantri.net: Hari ini dunia koperasi dan jurnalistik tanah air kehilangan seorang Tokoh Pegiat Koperasi Indonesia dan pejuang di bidang jurnalistik sekaligus Pemimpin Umum Majalah Peluang berpulang ke Rahmatullah. Irsyad Muchtar yang lahir di Padang, Sumatera Barat pada 1 September 1958 wafat hari ini. Beliau mengembuskan napas terakhir setelah dirawat di RSK Darmais Jakarta pada Sabtu, 21 Februari 2026 atau bertepatan dengan 3 Ramadhan 1447 H. Kepergian Irsyad Muchtar meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi gerakan koperasi nasional dan komunitas pers Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi serta menghadirkan jurnalisme yang berpihak pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah. Kiprah di Dunia Koperasi Sepanjang hidupnya, Irsyad Muchtar dikenal sebagai salah satu motor penggerak koperasi di Indonesia. Ia aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. Dalam berbagai forum nasional, ia kerap menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan gerakan ekonomi berbasis kebersamaan dan keadilan sosial. Komitmennya terhadap penguatan koperasi diwujudkan melalui berbagai kegiatan advokasi, pelatihan, serta literasi publik mengenai tata kelola koperasi yang profesional dan modern. Ia mendorong transformasi koperasi agar mampu bersaing di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar gotong royong. Dedikasi di Dunia Jurnalistik Di bidang jurnalistik, Irsyad Muchtar dikenal luas sebagai Pemimpin Umum dan figur sentral di balik Majalah Peluang, media yang secara konsisten mengangkat isu-isu koperasi, UMKM, dan ekonomi kerakyatan. Melalui platform tersebut, ia menghadirkan ruang informasi, edukasi, sekaligus inspirasi bagi pelaku koperasi di seluruh Indonesia. Sebagai jurnalis senior, Irsyad menempatkan media bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai alat perjuangan. Ia memadukan idealisme pers dengan misi pemberdayaan ekonomi rakyat. Di bawah kepemimpinannya, media yang ia kelola berkembang menjadi rujukan penting dalam pemberitaan seputar koperasi dan kewirausahaan nasional.

Read More

Muhammadiyah Mulai Melaksanakan Puasa Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026: Penetapan, Metode dan Imbauan Sikap Bijak

Muhammadiyah resmi menentukan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Artikel ini membahas dasar penetapan, perbedaan dengan pemerintah, serta ajakan sikap bijak umat. Jakarta — 1miliarsantri.net: Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan awal ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 Masehi. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H. Penetapan tersebut juga telah diikuti pelaksanaan Salat Tarawih di sejumlah masjid di berbagai daerah pada Selasa malam (17/2/2026) sebagai malam pertama Ramadhan bagi warga Muhammadiyah. Dasar Penetapan: Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai dasar perhitungannya, menggantikan metode wujudul hilal yang sebelumnya digunakan. Metode ini memadukan tiga unsur utama yaitu prinsip, syarat, dan parameter (PSP) untuk menentukan awal bulan Hijriah secara global. Menurut KHGT, parameter tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat setelah ijtimak (konjungsi) harus terpenuhi di mana saja di permukaan bumi. Untuk awal Ramadhan 1447 H, ketentuan ini telah terpenuhi di wilayah Alaska, Amerika Serikat, sehingga Muhammadiyah memutuskan 18 Februari 2026 sebagai 1 Ramadhan. Pakar falak Muhammadiyah juga mencatat bahwa konjungsi jelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC. Perbedaan dengan Pemerintah dan Saran Sikap Umat Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah melalui sidang isbat yang melibatkan hisab dan rukyatul hilal menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini didasarkan pada ketentuan rukyat di wilayah Indonesia yang belum terpenuhinya posisi hilal secara visual. Perbedaan penetapan ini mendapat perhatian publik. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam bersikap bijaksana menanggapi perbedaan tersebut. Ia menekankan pentingnya saling menghormati pilihan ijtihad dan tidak saling menyalahkan, sebab tujuan puasa adalah untuk meningkatkan takwa. Makna Puasa dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah Islam mewajibkan puasa Ramadhan sebagaimana ditegaskan Allah SWT: Al-Qur’an menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sebuah ibadah yang melatih ketakwaan kepada Allah SWT.

Read More