Pinjaman Syariah Akan Diberikan oleh Pemerintah Inggris

London — 1miliarsantri.net : Pemerintah Inggris akan menerapkan pembiayaan mahasiswa halal setelah 2025. Hal ini menjadikan program tersebut sebagai salah satu skema pinjaman mahasiswa pertama di dunia yang didukung oleh negara dan sesuai dengan Syariah. Alternative Student Finance (ASF) akan diperkenalkan setelah peluncuran hak pinjaman seumur hidup (LLE), yang akan menggantikan sistem pinjaman mahasiswa saat ini pada 2025. Ini berarti mahasiswa Muslim yang tidak ingin mengambil pinjaman berbunga akhirnya dapat mengakses pembiayaan mahasiswa. “Pengenalan Hak Pinjaman Seumur Hidup (LLE) berarti bahwa ASF akan tersedia setelah tahun 2025 untuk memastikan bahwa ASF sesuai dengan keuangan mahasiswa pada umumnya, yang mulai tahun 2025 akan menjadi LLE,” kata DFE dalam sebuah posting blog, dikutip Islam Channel, Selasa (05/09/2023) Para pelajar muslim beberapa tahun terakhir terus berjuang mengakses keuangan siswa secara halal. Kelompok-kelompok seperti Sensus Muslim, Yayasan Zakat Nasional, Guru Keuangan Islam, dan advokat mahasiswa Asha Hassan, telah memainkan peran penting dalam meningkatkan tekanan pada pemerintah untuk akhirnya memenuhi janji mereka.

Read More

Memuliakan Tamu, “Adab Bagi Tuan Rumah”

Bekasi — 1miliarsantri.net : Bertamu merupakan bagian dari memelihara silaturahmi. Secara etimologis, silaturahmi dan silaturahim adalah dua kata yang semakna. Kedunya berasal dari bahasa Arab yang berarti jalinan kasih sayang, hubungan kasih sayang, dan yang semakna dengan keduanya. Silaturahim adalah bahasa agama (secara ontologis) untuk menunjukkan jalinan kasih sayang diantara sanak saudara yang masih ada hubungan darah. Seperti anak kepada orangtua, adik kepada kakak, keponakan kepada paman, cucu kepada kakek-nenek. Sedangkan silaturahmi adalah bahasa pergaulan yang sudah menjadi bahasa Indonesia dan diserap dari bahasa Arab. Kata ini menujukkan makna persaudaraan dan persahabatan yang dibangun melintasi batas hubungan darah. Seorang muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir akan mengimani wajibnya memelihara silaturahmi dan memuliakan tamu, sehingga ia akan menempatkannya sesuai dengan kedudukannya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ “Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari). Islam memberikan panduan dalam bentuk adab memuliakan tamu dan adab bertamu sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Salallahu Alaihiwassallam.

Read More

Film “Suara Yang Dibuang” karya Buruh, Tayang Perdana di 5 Kota Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Perhimpunan Jurnalis Rakyat (PIJAR) yang merupakan sayap organisasi Partai Buruh menggelar pemutaran film dokumenter berjudul “Suara yang Dibuang” serentak di 5 (lima) kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar, Selasa (05/09/2023) “Khusus di Jakarta, pemutaran perdana akan diselenggaraakan di 15th Park Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,” ujar Kahar S. Cahyono selaku Ketua Bidang Infokom dan Propaganda Partai Buruh yang juga sebagai sutradara dalam pembuatan film dalam siaran Pers kepada 1miliarsantri.net, Selasa (05/09/2023). Kahar menambahkan, mengutip pendapat John Grierson, film dokumenter merupakan “penggambaran kreatif tentang kenyataan”. Menurut pandangannya, film dokumenter bukan sekadar merekam fakta, tetapi juga memadukan elemen seni dengan tujuan mendokumentasikan aspek-aspek kehidupan manusia secara obyektif. “Dalam kaitan dengan itu, film ini merekam ikhtiar dari kelas pekerja yang selama ini suaranya diabaikan dan bahkan dibuang di keranjang sampah dalam membangun alat politiknya sendiri. Dan yang menarik, keseluruhan proses pembuatan film ini dikerjakan sendiri oleh para buruh yang sebagian merupakan pekerja muda atau millenial,” sambungnya. Latar belakang pembuatan film ini didasarkan pada kenyataan, bahwa di Indonesia, demokrasi elektoral selama ini jauh dari rakyat kecil. Tak jarang rakyat kecil, termasuk kelas pekerja hanya dijadikan komoditi politik oleh elit politik dan kaum oligarki.

Read More

Tahun 2025 Indonesia Menjadi Konsumen Produk Halal Tertinggi Dunia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menilai tahun 2025 nanti Indonesia akan menjadi konsumen produk halal tertinggi di dunia. Menurut Airlangga, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk muslim di dunia, industri halal telah berkembang dengan tingkat yang menggembirakan. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar telah menjadi konsumen produk halal tertinggi di dunia dengan konsumsi halal sekitar 281,6 miliar ditahun 2025. Ia mengatakan pengeluaran umat Islam dunia di sektor halal diperkirakan akan tumbuh 7,8% atau sekitar 3 trilliun di tahun 2025. Pada tahun yang sama Indonesia diprediksi akan menjadi konsumen produk halal tertinggi di dunia dengan konsumsi halal sekitar Rp 281,6 miliar. “Potensi ini tentu perlu kita manfaatkan dengan baik dengan pengembangan industri halal di Indonesia. Jika peluang ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM tentu akan berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, dengan 87% mayoritas penduduk muslim di Indonesia,” kata Airlangga dalam sambutannya secara offline pada acara LPPOM MUI Halal Award 2023 yang berlangsung di IPB International Convention Center, Bogor pada Senin (04/09/2023).

Read More

Kisah Kesaktian Mbah Gendon yang Tak Bisa Ditembus Peluru

Pekalongan — 1miliarsantri.net : Sosok ulama asal Kabupaten Pekalongan yang dikenal sakti pada zaman dahulu yakni Mohammad Arshal atau Wali Gendhon. Ulama yang lebih dikenal sebagai Mbah Gendhon tersebut dikenal sakti karena tirakatnya yang luar biasa. Ahli waris Makam Mbah Gendhon, M Arifin, menceritakan, kehidupan Mbah Gendhon sekitar tahun 1868-1960 Masehi. Mbah Gendhon merupakan anak pasangan Tarab dan Takumi. “Beliau (Mbah Gendhon) lahir di Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Pekalongan. Mbah Gendhon merupakan anak satu-satunya,” katanya. Menurutnya, sejak kecil Mohammad Arshal dikenal sebagai sosok yang pendiam, mengalah dan pemaaf. Kedua orang tuanya juga mendidik Mbah Gendhon dengan cara sederhana dan mandiri. “Sehari-hari menggembala ternak milik orang lain. Sampai remaja dan dewasapun sifatnya tidak berubah. Bahkan malah semakin menjauhi duniawi,” terangnya. Sampai pada akhirnya, lanjut dia, kedua orang tua Mohmmad Arshal mengenalkannya kepada seorang perempuan sebagai pendamping hidupnya. Namun tidak seperti pernikahan pada umumnya, setelah menikah Mohammad Arshal bersama rombongan pengantar malah kembali ke rumah orang tuanya. “Ternyata beliau (Mbah Gendhon) belum memiliki keinginan untuk berumah tangga. Namun masih ingin memperdalam ilmu agama atau mondok,” ungkapnya. Sehingga, Mbah Gendhon kemudian berpamitan kepada kedua orang tua serta sanak saudara untuk berangkat mondok ke Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat. Akhirnya kedua orang tuanya merestui kepergiannya dengan memberikan bekal dan sedikit uang. “Mbah Gendhon mondok di Kyai Munir. Selama di pondok, sifatnya juga tidak berubah. Hal itu juga membuat sejumlah teman tidak menyukainya,” terangnya. Sekitar lima tahun menimba ilmu di rantau tersebut, lingkungan sekitar terserang wabah gatal-gatal. Sehingga pengasuh ponpes setempat menyarankan untuk mandi di sebuah sendang yang berair hangat.

Read More

Perbedaan Halal Haram Produk Wine atau Minuman Berfermentasi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Klaim halal produk wine Nabidz lewat jalur Self Declare memunculkan polemik di masyarakat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Halal Corner pun melakukan uji lab untuk membuktikan ada atau tidaknya kadar alkohol dalam jus buah tersebut. Hasil uji laboratorium membuktikan produk jus buah bermerek Nabidz termasuk dalam golongan khmar. Produk ini mengandung kadar alkohol-etanol 8,84 persen yang menempatkannya sebagai minuman beralkohol golongan B. Terkait kasus tersebut, publik pun tertarik untuk memperhatikan proses pembuatan suatu produk yang berkaitan dengan status kehalalannya. Mengutip laman Halal Corner, Senin (04/09/2023), minuman merek Nabidz terdaftar sebagai produk jus atau sari buah anggur. Namun dalam pembuatannya ternyata melalui proses fermentasi. Di mana penetapan status kehalalannya tidak diperkenankan melalui mekanisme Self Declare.

Read More

Ali bin Abi Thalib, Sosok yang Berperan Penting dalam Penyebaran Islam di Yaman

Yaman — 1miliarsantri.net : Sebanyak 98 persen Mayoritas penduduk Yaman adalah pemeluk agama Islam. Ajaran Islam merupakan pedoman serta tuntunan pada seluruh aspek kehidupan di masyarakat. Islam telah tersebar luas di Yaman bahkan semenjak masa Nabi Muhammad SAW. Sejarah mencatat, Ali bin Abi Thalib adalah orang yang mengenalkan agama ini kepada penduduk Yaman pada 630 M. Tidak butuh waktu lama bagi agama Islam berkembang pesat di sana. Masjid pertama pun dibangun di wilayah al Janad, yang diikuti dengan kehadiran masjid di Sana’a. Pada perjalanan selanjutnya, warga Yaman terbagi ke dalam dua kelompok besar. Yakni penganut Sunni, jumlahnya mencapai 50-55 persen penduduk Muslim serta Syiah yang sekitar 42-47 persen. Selain itu, secara mazhab Sunni pun terbagi lagi dengan mayoritas atau 50-55 persen adalah pengikut mazhab Syafii, 40-45 persen terkait aliran Zaidi, dan 2-5 persen dari mazhab Ismaili.

Read More

KH Miftachul Akhyar : Beberapa Jenis Rejeki yang Harus Kita Ketahui

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menjelaskan, ada beberapa hal yang dimaksud dengan rejeki. Jadi rezeki bukan hanya uang, ilmu juga termasuk rezeki, karena rezeki memiliki arti setiap yang bisa dimanfaatkan. Menurut Kiai Miftach, apapun yang dimiliki, baik rezeki dhahir maupun rezeki ilmu harus ada nilai infaq di dalamnya. “Jadi, apapun yang kita punya harus ada nilai infaqnya, baik berupa infaq rezeki dhahir, maupun rezeki ilmu, dan lain sebagainya. Setiap yang bisa dimanfaatkan itu namanya rezeki. Ilmu dimanfaatkan, makanan dimanfaatkan, baju dimanfaatkan,” ujarnya dilansir dari YouTube Multimedia KH Miftachul Akhyar, Senin (04/09/2023). Ia menjelaskan, rezeki dibagi menjadi dua, yaitu rezeki halal dan rezeki haram. Rezeki haram pun termasuk ke dalam rezeki di mana yang haram adalah cara mendapatkannya. Sementara rezeki baik yang halal atau haram itu tidak lepas dari apa yang ditulis oleh malaikat saat 40 hari yang ketiga di rahim ibu.

Read More

Keutamaan Luar Biasa Puasa Ayyamul Bidh

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rukun Islam merupakan lima perkara dasar yang menjadi syarat untuk menjadi sosok Muslim yang sempurna. Di antara lima perkara tersebut adalah ibadah puasa. Selain bulan yang wajib yakni puasa di bulan Ramadhan, terdapat beberapa puasa sunnah. Diantara sekian puasa sunnah yang ada, puasa Ayyamul Bidh dihukumi sebagai sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Ibadah ini dilakukan di hari-hari putih (white days), saat bulan bersinar terang atau purnama sempurna di malam hari. Karena itu, puasa Ayyamul Bidh dilakukan sesuai dengan penanggalan kalender Hijriah, yaitu setiap tanggal 13, 14 dan 15 di setiap bulannya. Dari Jarir bin ‘Abdullah, dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Puasa tiga hari setiap bulan adalah puasa Dahr dan puasa hari-hari Bidh (putih cerah karena sinar rembulan), adalah waktu pagi tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas.” [Sunan an-Nasa’i] Selain itu, dalam hadits lain diketahui bahwa Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘As meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Menjalankan Saum (puasa) pada tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sebulan penuh.” [Al-Bukhari dan Muslim] Puasa merupakan suatu amalan yang sangat diganjar oleh Allah SWT. Dari Abu Huraira meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Allah Yang Maha Agung dan Ta’ala bersabda: Setiap amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Hal ini dilakukan demi Aku, dan Aku akan memberikan pahala untuk itu. Demi Allah yang di tangan-Nya nyawa Muhammad, nafas orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada wangi musk.” [Shahih Muslim]

Read More

Menag Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Peningkatan Honorarium Bagi Non-ASN di Kemenag

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajukan Usulan Tambahan Anggaran Tahun 2024 untuk Peningkatan Kualitas Layanan Agama dan Pendidikan. Yaqut mengemukakan usulan penting ini dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR mengenai tambahan anggaran tahun 2024. Usulan tersebut mencakup tambahan anggaran sebesar Rp17.483.954.274.000,- guna memperkuat pelaksanaan rencana Kementerian Agama. Salah satu poin utama adalah peningkatan honorarium bagi penyuluh agama Non-PNS dari Rp500.000,- menjadi Rp1.500.000,- per bulan. “Perlu kami sampaikan bahwa usulan tambahan anggaran tahun 2024 ini termasuk untuk pemenuhan rencana Kementerian Agama dalam meningkatkan besaran honorarium penyuluh agama Non PNS dari sebesar Rp500.000,- menjadi Rp1.500.000,- per bulan,” urai Menag. Saat ini, pagu anggaran Kementerian Agama untuk tahun 2024 mencapai Rp72.166.256.418.000,-.

Read More