Jejak Utsmaniyah Sangat Terasa di Negeri Kanguru

Melbourne – 1miliarsantri.net : Syiar perkembangan Islam terus tumbuh di Australia. Secara demografis, Negeri Kanguru menyaksikan tren peningkatan. Berdasarkan data dari biro pusat statistik setempat, pada 2016 terdapat 604.200 warga yang memeluk Islam di sana. Artinya, ada peningkatan sekitar 15 persen bila dibanding hasil sensus pada 2011 silam. Untuk mengakomodasi kepentingan warganya yang Muslim, pemerintah Australia mengupayakan lanskap tata ruang yang lebih mendukung. Sebagai contoh, di Melbourne, ibu kota negara bagian Victoria, terdapat sebuah masjid raya yang menjadi pusat kegiatan keislaman. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1992 itu dikenal sebagai Masjid Sunshine. Namanya secara harfiah berarti ‘masjid cahaya mentari,’ tetapi sunshine itu pun merupakan sebutan untuk distrik setempat. Hingga kini, tempat ibadah itu merupakan masjid terbesar di seluruh Victoria. Informasi yang tersedia pada laman resmi Masjid Sunshine menyebutkan, pembangunannya bermula dari komunitas imigran Muslim asal Siprus. Mereka merantau ke Australia dari negeri pulau Mediterania itu. Bagaimanapun, silsilahnya mengakar hingga ke Turki. Karena itulah, perkumpulannya disebut sebagai The Cyprus Turkish Islamic Community of Victoria (Masyarakat Muslim Turki-Siprus di Victoria).

Read More

Kisah Joko Tingkir dan Bajulgiling Pusaka Andalan nya

Sragen – 1miliarsantri.net : Joko Tingkir merupakan tokoh yang sangat dikenal di masyarakat. Bahkan, peninggalannya di Desa Sangiran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang dikenal dengan Punden Tingkir, selalu ramai dikunjungi masyarakat. Joko Tingkir merupakan sosok yang memiliki kesaktian dan kedigdayaan hingga melegenda di tanah Jawa. Kisah-kisah tentang Joko Tingkir, yang berkembang di tengah masyarakat, tidak pernah lepas dari pusaka berupa ikat pinggang atau timang yang memiliki nama Kiai Bajulgiling. Pusaka sakti Kiai Bajulgiling tersebut, didapatkan Joko Tingkir dari gurunya, Ki Buyut Banyubiru atau Ki Kebo Kanigoro. Banyak dikisahkan, pusaka sakti timang Kiai Bajulgiling itu, dibuat oleh Ki Buyut Banyubiru dari biji baja murni yang diambil dari dalam gumpalan magma lahar Gunung Merapi dan kulit buaya. Dengan kekuatan gaibnya, bijih baja murni itu oleh Ki Banyubiru dibuat menjadi pusaka. Berdasarkan Babad Jawi dan Babad Pengging, kekuatan gaib yang dimiliki timang Kiai Bajulgiling ialah, barang siapa yang memakai ikat pinggang Kiai Bajulgiling ini, maka dia akan kebal dari segala macam senjata tajam dan ditakuti semua binatang buas. Hal ini selain kekuatan alami yang dimiliki oleh inti biji baja murni itu sendiri, juga karena adanya kekuatan rajah berkekuatan gaib yang diguratkan Ki Banyubiru di seputar timang berkulit buaya tersebut. Kekuatan dan keampuhan ikat pinggang Kiai Bajulgiling beberapa kali dialami dan dibuktikan sendiri oleh Joko Tingkir. Sebelum berguru ke Ki Banyubiru, Joko Tingkir atau Mas Karebet ini, pernah juga berguru ke Sunan Kalijaga dan Ki Ageng Sela. Setelah berguru kepada Ageng Sela, dan Sunan Kalijaga, Joko Tingkir lalu disuruh untuk mengabdi ke Keraton Demak Bintoro. Di Kesultanan Demak ini Joko Tingkir melamar sebagai pengawal pribadi. Keberhasilannya meloncati kolam masjid dengan lompatan ke belakang tanpa sengaja, karena sekonyong-konyong Joko Tingkir harus menghindari Sultan dan para pengiringnya memperlihatkan bahwa dialah orang yang tepat sebagai pengawal. Joko Tingkir juga dikenal pandai menarik simpati Raja Demak Trenggono, sehingga dia diangkat menjadi kepala prajurit Demak berpangkat Lurah Wiratamtama. Beberapa waktu kemudian, Joko Tingkir ditugaskan menyeleksi penerimaan prajurit baru. Ada seorang pelamar bernama Dadungawuk yang sombong dan suka pamer. Ketika dihadapan Joko Tingkir, Dadungawuk tidak ingin diseleksi seperti yang lain, namun malah ingin menjajal kesaktian dari Joko Tingkir. Karena merasa diremehkan, Joko Tingkir sakit hati dan tidak bisa menahan emosinya sehingga Dadungawuk ditusuk dengan Sadak Kinang (tusuk konde) yang menembus jantungnya. Akibatnya, Joko Tingkir pun dipecat dari ketentaraan dan diusir dari Demak karena konon Dadungdawuk juga merupakan kerabat Kesultanan Demak. Kepergian Joko Tingkir menimbulkan rasa sedih yang mendalam pada kawan-kawannya. Dengan rasa putus asa Joko Tingkir pulang kembali dan ingin mati saja.

Read More

KH Cholil Nafis Merasa Kecolongan Dengan Beredarnya NII

Jakarta – 1miliarsantri.net : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis tercengang benar-benar kaget karena ternyata masih banyak pengikut NII (Negara Islam Indonesia). Hal itu diketahui saat dirinya mendengar pengakuan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Garut, sekaligus selesai menyampaikan keynote speaker dengan tema “Pancasila dan Islam Memupuk Nasionalisme” di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (09/07/2023) Menurut sambutan Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut, realitanya masih ada aparatur yang menjadi pengikut NII. Ketua Umum MUI Kab. Garut juga menyampaikan kecolongan karena ada pengurus MUI dari NII yang sekarang sudah dikeluarkan.

Read More

Mantan Aktivis NII Beberkan Semua Bentuk Penyimpangan Al Zaytun

Jakarta – 1miliarsantri.net : Peneliti Ma’had Al Zaytun Indramayu Jawa Barat yang juga mantan aktivis Negara Islam Indonesia (NII), Sukanto membeberkan pemahaman dan praktik rukun Islam yang berbeda di kalangan NII. Menurut Sukanto, di NII itu ada dua sholat, yaitu sholat lima waktu dan sholat aqimuddin. Ketika jamaah NII sedangkan melaksanakan sholat aqimuddin, kata dia, maka diperbolehkan untuk meninggalkan sholat lima waktu. “Jadi sholatnya dibagi dua, ada sholat ritual yang lima waktu, ada sholat aqimuddin dalam rangka menegakkan negara. Sholat lima waktu itu bisa ditinggalkan ketika sholat aqimuddin dilakukan,” kata Sukanto. Dia menuturkan, salah satu contoh sholat aqimuddin adalah menjalankan program negara, seperti perekrutan jamaah dan pendanaan. “Jadi setiap jamaah dalam proses mencari dana atau dalam proses mencari jamaah baru, sholat lima itu itu boleh ditinggalkan. Karena seyogianya yang dia lakukan dalam konteks berprogram di NII tadi, yakni membaiat orang, itulah sholat aqimuddin. Itulah mengapa di NII jadi tidak sholat. Karena yang mereka lakukan dalam rangka bernegara, itu lah sholat sebenarnya,” terang Sukamto.

Read More

Tragedi Kelam di Makkah, Haji Pernah Berhenti Selama 10 Tahun

Jakarta – 1miliarsantri.net : Dahulu Kabah pernah ada dalam suasana yang mencekam. Penuh lumuran darah, banyak nyawa melayang, banyak mayat di sekeliling Kabah dan Ibadah haji harus terhenti selama 10 tahun. Ini adalah waktu kosongnya Kabah yang paling lama dalam sejarah. Peristiwa itu bermula dari Irak yang saat itu muncul seorang pengkhutbah sekaligus pendiri aliran Syiah Ismailiyah bernama Hamdan bin Al Ash’ath di Irak. Dia dikenal dengan Hamdan Qarmat. Dia bertubuh pendek dan kalau jalan gerakannya khas. Dia bercerita soal Ahl al-Bayt, kezaliman dan maksiat, hingga memiliki banyak pengikut. Suatu kali, dia mengutus salah satu pembantunya ke Bahrain dan Qatar untuk memulai gerakan baru. Nama pembantu tersebut adalah Abu Said Hasan bin Bahram Al Jannabi atau Abu Said Al Jannabi. Sebagian besar masyarakat Bahrain berhasil dijadikan pengikut. Kemudian ekspansi lagi ke Yaman, Maroko, dan Iran. Pengikut mereka pun bertambah banyak. Basis sentral kelompok Abu Said Al Jannabi ini ada di kota Salamiyah, Suriah. Abu Said Al Jannabi sebetulnya adalah salah satu pengikut aliran Syiah Ismailiyah yang didirikan oleh Hamdan Qarmat. Namun pada 899 Masehi, dia muncul di Maroko dengan mengganti namanya menjadi Ubaidillah Al Mahdi. Dia mengeklaim sebagai imam kesebelas umat Islam. Dia juga mengeklaim sebagai cucu dari Muhammad bin Ismail, dan menyatakan bahwa Muhammad bin Ismail bukanlah Mahdi. Dia menyerukan aliran ini bukan lagi bernama Ismailiyah tetapi Mahdiyah, sebagaimana namanya.

Read More

Buya Yahya : Jutaan Orang Ikut Mendoakan Mbah Nun

Yogyakarta – 1miliarsantri.net : Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun saat ini masih menjalani pemulihan (recovery) usai mengalami pendarahan otak dan dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Kondisi budayawan penembang lagu Jaman Wis Akhir, kelahiran Jombang, Jawa Timur ini dikabarkan sudah stabil. Hal tersebut disampaikan Prof. KH. Yahya Zainul Ma’arif Al-Bahjah yang lebih akrab disapa Buya Yahya, usai menjenguk Emha Ainun Nadjib atau Mbah Nun, Jumat (07/07/2023) di Yogyakarta. Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini melihat kondisi Cak Nun semakin membaik. Buya menandaskan, Cak Nun pejuang umat sejati. Hidupnya untuk umat, sampai tidak pernah memikirkan dirinya sendiri, hingga kelelahan dan sakit. “Alhamdulillah jutaan umat mendokan. Insya Allah kabulkan doanya umat agar Mbah Nun bisa melanjutkan, membimbing kami. Saya murid beliau sejak muda,” imbuh Buya Yahya. Buya Yahya juga merasa bahagia bisa bertemu langsung dengan Cak Nun, meski tidak terlalu lama dikarenakan Cak Nun memang harus banyak istirajat untuk pemulihan kondisi tubuh nya.

Read More

Wakil Ketua MUI Digugat Panji Gumilang

Jakarta – 1miliarsantri.net : Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas mendapat gugatan perdata dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang. Secara langsung hal tersebut dilakukan melalui kuasa hukumnya dan sudah melayangkan gugatan perdata terhadap Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (6/7/2023). Anwar Abbas dinilai melontarkan tuduhan komunis kepada Panji Gumilang, dengan hanya berdasarkan potongan video di media sosial. Menanggapi gugatan tersebut, Ketua Umum DPP Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP), Ihsan Tanjung, menjelaskan fakta yang sebenarnya terjadi. Dia pun mengaku sudah bertemu langsung dengan Anwar Abbas untuk membahas hal yang dipersoalkan Panji Gumilang. “Jadi kami sudah lihat di SIPP di pengadilan, itu memang ada gugatan dari Panji Gumilang terhadap Buya Anwar abbas. Saya sudah ketemu dengan Buya Anwar Abbas, kita sudah bicara dan saya sudah menjelaskan ke Buya Anwar Abbas maksud dari gugatan saudara Panji Gumilang,” kata Ihsan kepada media, Sabtu (08/07/2023). Secara umum, menurut dia, Buya Anwar Abbas sudah paham apa yang digugat oleh mereka. Jadi, menurut dia, pernyataan Anwar Abbas soal Panji Gumilang Komunis itu memang berawal dari kutipan yang beredar di media.

Read More

Cara Dakwah Raden Fatah Dalam Menyebarkan Islam di Tanah Jawa

Yogyakarta – 1miliarsantri.net : Raden Fatah pendiri Kerajaan Demak mempunyai andil besar dalam penyebaran Islam melalui media dakwah wayang. Bahkan, karena perintahnya dan atas saran para Wali Songo, wayang yang awalnya menampilkan gambaran utuh seperti manusia, diubah serta dimodifikasi hingga menjadi satu dimensi. Karena perintah agama itulah, wayang kulit kini hanya bermata satu. Identitas politik Kesultanan Demak secara prinsip adalah kerajaan Islam di tanah Jawa. Kerajaan Demak berdiri tanpa banyak keributan dan perebutan kekuasaan. Legitimasi Kerajaan Demak sebagai penerus kejayaan Kerajaan Majapahit didapat karena sistem politik dan hukum yang dipakai sama dengan Majapahit. Rakyat pun akhirnya memilih tunduk dan beradaptasi dengan kerajaan baru tersebut. Raden Fatah dan Wali Songo lalu memanfaatkan jalan kesenian untuk menyebarkan syiar Islam. Raden Fatah yang sangat gemar dengan kesenian wayang, meminta saran dan pertimbangan kepada para ulama agar kesenian wayang tetap lestari dan berkembang sesuai ajaran Islam.

Read More

Serangan Israel Ke Penduduk Palestina di Tepi Barat

Tepi Barat – 1miliarsantri.net : Pemukim Israel pada Kamis (6/7/2023) sore melakukan berbagai serangan terhadap warga Palestina beserta properti mereka di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat. Menurut kantor berita Palestina WAFA, sekelompok pemukim yang dikawal pasukan Israel melempari mobil warga Palestina dengan batu dekat desa Ein al-Beida di Tepi Barat timur. Insiden serupa juga dilaporkan di Kota Tulkarem barat di Tepi Barat utara, dan menyebabkan banyak mobil warga Palestina rusak.

Read More