Mengenali Mahamenteri Kartini, 3 Pembantu Raja dalam Mengatur Kerajaan Majapahit

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Minggu, 23 Juli 2023 – 06:41 WIB oleh Avirista Midaada dengan judul “Kisah Mahamenteri Kartini, 3 Pembantu Raja dalam Mengatur Kerajaan Majapahit | Halaman 3”. Untuk selengkapnya kunjungi:https://daerah.sindonews.com/read/1158175/29/kisah-mahamenteri-kartini-3-pembantu-raja-dalam-mengatur-kerajaan-majapahit-1690067227/20 Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.– Android: https://sin.do/u/android– iOS: https://sin.do/u/ios Mojokerto — 1miliarsantri.net : Kerajaan Majapahit pernah menjadi kemaharajaan besar di Nusantara sejak akhir abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi. Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Timur ini memiliki struktur pemerintahan dan pembagian area dengan masing-masing pemimpinnya. Dalam menjalankan pemerintahan, ada tiga mahamenteri yang membantu sang raja. Berbagai piagam Majapahit mencatat bahwa perintah raja ditampung tiga mahamenteri, yang disebut mahamenteri kartini terdiri dari Mahamenteri Hino, Mahamenteri Halu, dan Mahamenteri Sirikan. Kemudian perintah itu disalurkan kepada para tandapakirakiran makabehan, termasuk sang panca Wilwatikta. Demikianlah kedudukan Mahâmenteri Kartini itu dalam pemerintahan negara terlalu tinggi dan mahamantri katrini sudah dikenal sejak pemerintahan raja Kertarajasa. Tetapi, ketiga mahamenteri itu tidak mempunyai wewenang dalam urusan pemerintahan negara secara langsung. Urusan pemerintahan negara ada di tangan sang panca Wilwatikta yang dikepalai oleh patih seluruh negara, seperti dinyatakan dalam Nagarakretagama pupuh 10. Sang panca Wilwatikta terdiri dari patih, demung, kanuruhan, rangga, dan tumenggung. Artinya secara kesimpulan jabatan Mahamenteri Kartini ini konon telah ada sejak awal pembentukan negara Majapahit, sebagaimana tercantum dalam Piagam Kudadu dan Piagam Pemanggungan. Jika susunan Mahamenteri Kartini dalam O.J.O. LXXXIV dibanding dengan susunan Mahamenteri Kartini pada Piagam Bendasari, terdapat dua nama yang sama, yakni Dyah Iswara dan Dyah Ipoh, tetapi berbeda kedudukannya.

Read More

Produksi Kurma di Arab Saudi Mencapai 1,6 Juta Ton Per Tahun

Riyadh — 1miliarsantri.net : Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian (MEWA) Kerajaan Saudi Arabia, mengumumkan telah memproduksi lebih dari 300 varietas kurma, secara global dalam mengekspor buah. Dikatakan bahwa produksi kurma di Kerajaan melebihi 1,6 juta ton per tahun. MEWA mengatakan Kerajaan telah menyaksikan peningkatan 5,4 persen dalam ekspor tanggal dan turunannya pada 2022, dibandingkan dengan 2021. Jumlah total ekspor melebihi 321 ribu ton, dengan nilai 1,28 miliar riyal. Terjadi peningkatan 121 persen dibandingkan 2016, ketika ekspor 134 ribu ton dengan nilai sebesar 578 juta riyal. Adapun tanggal ekspor selama Q1 tahun berjalan, ada pertumbuhan 2,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022, dengan nilai melebihi 566 juta riyal. Kurma Saudi diekspor ke 111 negara di seluruh dunia. Arab Saudi melihat pertumbuhan besar dalam produksi kurma dan turunannya dengan penerapan teknologi terbaru dan standar kualitas tertinggi dalam prosesnya, yang menyebabkan peningkatan ekspor, menempatkan negara itu di urutan teratas daftar eksportir tanggal secara global pada 2021. MEWA juga mengatakan jumlah pohon kurma di Arab Saudi melebihi 34 juta pohon yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi. Wilayah Al-Qassim memiliki jumlah pohon palem tertinggi dengan total 11,2 juta pohon, Madinah sebanyak 8,3 juta pohon dan Riyadh dengan 7,7 juta, sedangkan wilayah Timur (Al-Sharqiyah) memiliki 4,1 juta pohon. Kementerian menegaskan sektor kelapa sawit dan kurma adalah salah satu anak sungai produksi pertanian di Kerajaan, yang diandalkan untuk mencapai ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan. MEWA bekerja dengan otoritas terkait untuk mendukung dan meningkatkan inisiatif yang berkontribusi mengembangkan sektor ini sejalan dengan tujuan Visi Kerajaan 2030. Dalam kerangka pencapaian tujuan ini, MEWA telah mengadopsi sejumlah inisiatif dan rencana strategis yang berkontribusi meningkatkan ekspor nasional kurma dan produknya. Ini juga akan berkontribusi meningkatkan tingkat konsumsi lokal dan meningkatkan praktik pertanian dan industri, selain menawarkan dukungan dan bantuan kepada petani, serta menyediakan layanan pemasaran dan informasi yang diperlukan tentang sektor kurma.

Read More

Sebanyak 39 Narapidana Anak Menerima Remisi

Batam — 1miliarsantri.net : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Ka. Kanwil KemenhumHAM) Kepulauan Riau, Saffar Muhammad Godam mengatakan, sebanyak 39 narapidana anak di Provinsi Kepulauan Riau menerima remisi khusus peringatan Hari Anak Nasional 2023, dan tiga orang di antaranya langsung bebas. “Ada 39 narapidana anak yang mendapatkan remisi pada peringatan Hari Anak Nasional 2023. Ada 36 orang anak mendapatkan remisi dan masih menjalani sisa pidana, sedangkan tiga napi anak langsung bebas,” terang Saffar Muhammad Godam kepada media di Batam, Ahad (23/07/2023). Dia menjelaskan, 39 narapidana anak yang mendapatkan remisi itu tersebar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Batam dan Rutan kelas I Tanjungpinang. Tiga orang narapidana anak yang langsung bebas terdapat di LPKA Batam. “Jadi, rinciannya, ada 34 orang di LPKA Batam, kemudian yang mendapatkan remisi 1 bulan ada 29 anakdan remisi 2 bulan ada lima anak. Untuk di Rutan Tanjungpinang ada dua anakyang mendapatkan remisi 1 bulan. Untuk tiga anak yang langsung bebas setelah mendapatkan remisi ini, ada di LPKA Kelas II Batam,” imbuhnya.

Read More

Gerakan Mahasiswa Pencari Surga Mencari Beberapa Masjid dan Musholla

Bekasi — 1miliarsantri.net : Gerakan yang dilakukan sekelompok pemuda Universitas Islam 45 Bekasi, yaitu Gerakan Gemmas (Gerakan Membersihkan Masjid), memiliki tujuan yang sangat mulia. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian anak muda atau remaja terhadap tempat ibadah, baik masjid maupun musholla di sekitar mereka. Selain itu, gerakan ini juga ingin menanamkan rasa kecintaan terhadap agama, moral, dan etika kepada anak muda atau remaja saat ini. Gerakan ini dilaksanakan di daerah Bekasi, khususnya di Mushola Al-Munawaroh di Jalan Banteng RT 04/15 Kranji Bekasi Barat. Penting bagi gerakan ini untuk meminta izin terlebih dahulu kepada Pengurus dan ketua DKM Mushola Al-Munawaroh, Bapak Tarya ada S.Pd. M.Pd. Beberapa peralatan yang dibeli untuk kegiatan ini antara lain sapu, pengharum ruangan, keset kaki, soklin lantai, dan sabun cuci tangan. Walaupun dana yang dikeluarkan tidak banyak, gerakan ini ingin memberikan dorongan motivasi kepada anak muda.

Read More

Keris Kiai Naga Siluman Milik Pangeran Diponegoro Yang Telah Hilang Ratusan Tahun Lalu, Akhirnya Kembali

Jakarta — 1miliarsantri.net : Keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro yang sempat hilang ratusan tahun telah ditemukan di Belanda dan resmi diserahkan ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada 5 Maret 2020 lalu. Penyerahan keris Kiai Naga Siluman itu dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Belanda saat itu, I Gusti Agung Wesaka Puja dan diterima langsung oleh Kepala Museum Nasional Indonesia Siswanto. “Ini momentum bersejarah dengan kembalinya keris Pangeran Diponegoro sejak keluar dari tanah air kita 150 tahun lalu,” kata I Gusti Agung Wesaka Puja dikutip dari laman BBC Indonesia. Sejarawan Belanda, Caroline Drieenhuizen mengatakan Belanda selalu ragu terkait pemulangan artefak-artefak Indonesia. “Kalaupun dikembalikan, mereka melakukannya seperti keinginan baik mereka, bukan karena Indonesia punya hak untuk mendapatkan barang itu kembali. Mereka tidak merasa itu,” kata Caroline. Keris Pangeran Diponegoro tersebut dikabarkan sempat hilang dan Caroline menyatakan museum-museum itu tidak mencari dengan benar.

Read More

Mahkamah Agung Terbitkan Surat Edaran Terkait Pernikahan Beda Agama

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ramai nya pemberitaan perkawinan beda agama, membuat Mahkamah Agung (MA) akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE MA) Nomor 2 Tahun 2023. SE MA ini meminta pengadilan untuk tidak mengabulkan pencatatan perkawinan antarumat yang berbeda agama. Keberadaan SE MA ini sekadar hukum semu (beleidsregel) yang tidak menciptakan norma baru. Meskipun demikian, SE MA ini menegaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. “SE MA hanya menegaskan tentang keberadaan UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. SE MA bertujuan supremasi atas norma di UU Perkawinan. “SE posisinya bukan dalam rangka menegasikan norma dalam UU, tapi sebaliknya, menguatkan atas norma yang terdapat dalam UU. Hakikatnya, tidak ada norma baru di SE MA,” terang Prof Ahmad Tholabi Kharlie, pakar hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Minggu (23/7/2023). Prof Tholabi menambahkan, walaupun SE MA ini memperkuat UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tetapi fakta lain menunjukkan adanya ihwal perkawinan beda agama yang diatur dalam Pasal 35 huruf (a) UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan khususnya di penjelasan norma tersebut. Hal demikian, menurutnya, membuat keputusan pengadilan bisa saja berbeda dengan SE MA itu. “Secara praksis bisa saja menyimpang dari SE,” kata Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu. Sebab, lanjut Tholabi, hal tersebut masuk dalam wilayah penafsiran hukum. Demikian ini, menurutnya, berarti terkait independensi hakim.

Read More

Khofifah Ajak 1.600 Kepala Sekolah se Jatim Untuk Tanda Tangani Pakta Integritas Terkait Sumbangan Sekolah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak kepala sekolah maupun komite sekolah melaksanakan tugas sesuai Permendikbud No 75 Tahun 2016. Terutama untuk menghindarkan penarikan pungutan yang tidak diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan. Khofifah menghadirkan dan mengajak 1.600 kepala sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri se Jawa timur menandatangani pakta integritas. Para Kepala sekolah tersebut diajak untuk memiliki komitmen yang sama. “Permendikbud 75/2016 memberikan ruang bagi peran serta masyarakat termasuk komite sekolah untuk memberikan support pada kebutuhan penyelenggaraan pendidikan. Misalnya ekstrakulikuler, olimpiade, atau kegiatan lain yang menyangkut peningkatan penyelenggaraan pendidikan di sekolah,” terang Khofifah. Khofifah menambahkan, biasanya untuk memberi support itu, ada penarikan sumbangan atau bantuan yang dilakukan oleh komite. Maka pihaknya tekankan jika ada pungutan sumbangan maupun bantuan harus betul-betul atas dasar keputusan rapat dan dilakukan secara sukarela. Dngan adanya pakta integritas ini, semua harus sepaham bahwa pungutan yang dilakukan komite atau sekolah tidak boleh memaksa atau mewajibkan. Termasuk tidak boleh ditargetkan dengan nominal tertentu. “Tidak ada yang boleh mewajibkan apalagi diwajibkan harus dengan angka tertentu. Semua perencanaan anggaran yang dilakukan Komite harus transparan Akuntabel dan Kredibel,” tandas Khofifah. Tidak hanya itu, Khofifah juga menegaskan bahwa setiap proses perencanaan program yang dilakukan oleh komite tujuannya harus jelas tujuan dan peruntukannya. Serta harus ada sistem pengawasan berupa berita acara yang dicatatkan pada saat rapat komite. “Berita acara ini menjadi penting. Berita acara juga ditandatangani para anggota rapat dan kemudian dilaporkan pada kepala sekolah dan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Read More

Kerajaan Saudi Memberikan Peluang Haji dan Umrah Dengan Menggunakan Visa Kunjungan Pribadi

Dubai — 1miliarsantri.net : Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan, warga negara Saudi sekarang dapat mengundang teman-teman mereka untuk melakukan umroh melalui visa kunjungan pribadi. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi kunjungan teman-teman asing untuk umrah. Kementerian menyatakan, visa kunjungan pribadi menawarkan empat manfaat utama. Pertama dikeluarkan untuk satu atau beberapa perjalanan, dan kedua yaitu kesempatan untuk melakukan ritual umroh dan mengunjungi masjid Nabawi. Ketiga yakni eksplorasi berbagai tempat wisata di seluruh wilayah dan kota di Arab Saudi. Keempat ialah kesempatan untuk mengunjungi situs bersejarah dan memperkaya tujuan di berbagai kota kerajaan. Kementerian Haji dan Umrah ini lebih lanjut mengklarifikasi bahwa ada dua jenis visa yang tersedia. Visa pribadi satu perjalanan memiliki masa berlaku 90 hari dengan masa tinggal 90 hari. Sedangkan visa pribadi multi-perjalanan tetap berlaku selama 365 hari, memungkinkan masa tinggal 90 hari. Wakil Menteri Haji dan Umroh, Abdulfattah Mashat Dr. Abdul Fattah Mashat, menyampaikan, Kerajaan Arab Saudi tengah bersiap menghadapi peningkatan jumlah perusahaan yang memenuhi syarat menyediakan layanan bagi jamaah umroh di musim baru ini yang ada kemungkinan peningkatan jumlah peziarah internasional.

Read More

Perjalanan Jenderal Sudirman, Mulai Guru SD Hingga Menjadi Jenderal

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : “Dan hari ini saya dengan rasa khidmat akan melantik saudara Soedirman menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat kita dengan pangkat Jenderal. Kewajiban seorang panglima besar bagi kita adalah berat sekali,” Demikian ucapan Presiden Sukarno saat melantik Soedirman menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 18 Desember 1945 di Markas Besar Tentara di Gondokusuman, Yogyakarta. Pengangkatan Kolonel Soedirman yang masih berumur 29 tahun menjadi orang nomor satu di TKR di luar dugaan Belanda saat itu, karena dalam pemilihan Panglima Besar TKR, Soedirman harus bersaing dengan Hamengkubuwono IX, Widjoyo Soeryokusumo, GPH Purbonegoro, Oerip Soemohardjo, Suryadarma, M Pardi, dan Nazir. Peluang Soedirman menjadi panglima besar sangat tipis. Setelah pemilihan, sebuah surat kabar Belanda mengejek dan meremehkan pengangkatan Soedirman menjadi panglima. “Republik Indonesia mengangkat seorang guru SD menjadi panglima besar. Tahu apa guru sekolah itu!” tulis media Belanda seperti dikutip dari buku Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman yang ditulis oleh Letjen (Purn) Tjokropranolo terbitan CV Haji Masagung 1993. TKR terpaksa menggelar rapat pemilihan panglima besar karena di kalangan pucuk pimpinan TKR daerah merasakan adanya satu kekurangan, yaitu Soepriyadi sebagai pimpinan tertinggi TKR yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno tidak pernah muncul. Atas dasar itu, ada keinginan kuat di kalangan pimpinan markas tinggi TKR untuk memilih dan mengangkat seorang perwira tinggi guna menggantikan Soepriyadi. Kemudian, pada 12 November 1945 di Markas Tinggi Tentara Keamanan Rakyat (MTTKR) di Gondokusuman, Yogyakarta, menggelar Konferensi Besar TKR. Selain dihadiri oleh hampir semua Komandan Divisi dan Resimen TKR, Konferensi juga dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuono IX, Sunan Pakubuwono XII, dan Mangkunegoro X. Utusan dari Sumatra yang hadir hanya seorang, yaitu Kolonel Moh Noeh mewakili enam Divisi di Sumatera, sedangkan wakil dari Jawa Timur tidak hadir lengkap karena sedang menghadapi keadaan genting sebagai akibat peristiwa 10 November. Hadir pula beberapa mantan KNIL seperti Didi Kartasasmita, Jatikusumo (KNIL dan PETA), Gatot Soebroto (KNIL dan PETA), dan Suryadarma. Awalnya, konferensi yang dipimpin Kepala Staf Umum Letjen Oerip Soemohardjo berjalan lancar. Namun, suasana tiba-tiba menjadi tegang ketika diumumkan akan dilanjutkan rapat lain yang tidak dapat ditunda, yakni memilih calon-calon yang akan dipilih menjadi pimpinan tertinggi TKR. Karena dadakan, peserta yang hadir belum siap dengan calon-calonnya. Suasana tegang menjadi tenang dan hangat setelah Soedirman meminta rapat diskors untuk memilih calon-calon. Pada saat itu sudah kelihatan kebijaksanaan dan kearifan Soedirman yang ketika itu berpangkat Kolonel dengan senjata dan pasukannya yang paling banyak. Ketika rapat dimulai lagi, rapat dipimpin oleh Holland Iskandar. Pemilihan berjalan secara terbuka, demokratis. Ada delapan nama calon yang tercantum di papan tulis, di antaranya Hamengkubuwono, Widjoyo Soeryokusumo, GPH Purbonegoro, Soemohardjo, Soedirman, Suryadarma, M. Pardi, dan Nazir. Tata cara pemilihan dilakukan dengan hanya mengangkat tangan satu persatu, setelah nama-nama calon disebutkan oleh panitia. Pemilihan dilakukan tiga kali. Yang pertama dua orang calon gugur. Pemilihan selanjutnya dua orang calon juga gugur lagi. Barulah pada pemilihan yang ketiga, giliran nama Kolonel Soedirman disebut.

Read More

Wamenag : Agama dan Budaya Tidak Dapat Dipisahkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengatakan seni dan budaya bukanlah sekadar dekorasi yang menghiasi jalinan masyarakat Indonesia. Keduanya adalah inti dari identitas Indonesia sebagai bangsa yang menghubungkan masyarakatnya dengan para leluhur dan menjadi inspirasi untuk merangkul kemanusiaan. Makna seni dan budaya ini disampaikan Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki saat mewakili Menteri Agama membuka Temu Konsultasi Seniman dan Budayawan Nusantara 2023 di Jakarta. Helat yang diinisiasi Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama ini mengusung tema Saleh Beragama dan Saleh Berbudaya. “Gelaran Temu Konsultasi Seniman Budayawan Nusantara ini menjadi momentum bagi kita untuk membangun kesalehan beragama kita agar tidak terjerabut dari identitas kebangsaan Indonesia yang multikultural,” ungkap Wamenag, kepada media, Jumat (21/7/2023) malam. Dirinya berharap, para seniman dan budayawan dapat membawakan pesan-pesan agama melalui produk-produk budaya yang bisa menggerakkan masyarakat agar tetap guyub, rukun, saling tolong menolong, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Dalam konteks agama dan budaya, Wamenag berkisah tentang Clifford Geertz, seorang ahli antropologi asal Amerika Serikat yang menganggap kyai/ulama’ pesantren sebagai makelar budaya atau cultural broker. Clifford Geertz, menyimpulkan demikian, karena melihat para kyai melakukan fungsi screening bagi budaya luar. Nilai-nilai baru yang dianggap merugikan, disaring oleh mereka agar tidak menanggalkan budaya lama. “Jika diilustrasikan, kyai bagaikan dam atau waduk yang menyimpan air untuk menghidupi daerah sekitar. Agama dan budaya adalah dua entitas yang saling mengisi dan saling mempengaruhi. Islam memiliki nilai universal, sedangkan budaya juga mencerminkan nilai-nilai moral, etika, dan identitas suatu masyarakat, ” tandas Wamenag.

Read More