Melihat 24 tahun Perjalanan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama
Saat ini terdapat ratusan guru besar yang masuk di kepengurusan ISNU dari tingkat pusat hingga daerah, dan mendekati 3.000 jumlah doktornya, serta yang S1 dan S2 tak terbilang jumlahnya.
Selain itu, NU juga memiliki sekitar 1400-an profesor. Menurut Cak Ali, kondisi ini membuat NU bukan lagi organisasi tradisional dengan stigma terbelakang, namun organisasi intelektual.
Dengan sumber daya manusia yang ada, ISNU memiliki tanggung jawab besar untuk mengembangkan NU. ISNU sebagai organisasi yang didirikan berbasis intelektualitas, profesionalitas, dan keahlian tertentu diharapkan dapat membangun kehidupan NU, bangsa, dan negara Indonesia. (rid)
Baca juga :
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


