Majalengka Hadirkan Wisata Edukasi Religi Kertajati Umroh Park

Majalengka — 1miliarsantri.net : Destinasi wisata religi Kertajati Umroh Park akan dibangun di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Tempat itu nantinya akan dijadikan wisata edukasi bagi masyarakat, khususnya calon jamaah haji dan umroh. Rencana pembangunan Kertajati Umroh Park itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dan PT Fitra Amanah Wisata. Perjanjian tersebut telah ditandatangani Bupati Majalengka Karna Sobahi di lokasi dekat area pembangunan di wilayah Desa Palasah, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (14/12/2023). Ketua Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah (KSP BMD) Kabupaten Majalengka Wawan Sarwanto menjelaskan, penandatanganan perjanjian kerja sama itu untuk menjalin kesepahaman bersama antara Pemkab Majalengka dengan PT Fitra Amanah Wisata dalam pembangunan dan pengelolaan Kertajati Umroh Park. Setelah ditandatanganinya perjanjian kerja sama tersebut, diharapkan pembangunan Kertajati Umroh Park Majalengka segera terealisasi, berikut sarana dan prasarana pendukungnya. Realisasi itu diharapkan terwujud dalam jangka waktu paling lama dua tahun setelah semua perizinan didapatkan. “Rencana investasi pembangunan Kertajati Umroh Park Majalengka tersebut senilai Rp 50 miliar, dengan masa kerja sama pemanfaatan selama 30 tahun. Adapun kontribusi terhadap pendapatan asli daerah dalam kurun waktu 30 tahun tersebut senilai Rp 22.317.600.000,” terang Wawan. Direktur PT Fitra Amanah Wisata, Tomi Tris, menjelaskan, total luas tanah untuk Kertajati Umroh Park Majalengka itu sekitar 9,3 hektare. Menurut dia, sekitar empat hektare akan dipergunakan terlebih dahulu. Adapun daya tampungnya diperkirakan sekitar seribu orang. “Kertajati Umroh Park Majalengka itu nantinya akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya calon jamaah haji dan umroh,” beber Tomi.

Read More

Mahasiswa Unusa ini Magang Internasional, Sekaligus Menjadi Ustad Berkah Seringnya Membaca Al Qur’an

Surabaya — 1miliarsantri.net : Mokhammad Ramadani Ilham Akbar, merupakan salah satu mahasiswa berprestasi dari Prodi S1 Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Saat ini dia magang internasional di Sariraya Co., Ltd. Jepang yang mempunyai islamic center (Toyota Islamic Center, Aichi, Jepang). Dia magang selama 3 bulan, bertugas menjadi ustad mengisi kegiatan keagamaan di Toyota Islamic Center, sekaligus mempelajari manajemen bisnis dan produk halal di Jepang. “Pengalaman magang ini dimulai saat saya diamanahi oleh Bapak Dekan FEBTD untuk mengikuti program magang internasional di Sariraya, Jepang. Dengan hati yang lapang, saya siap mengambil kesempatan yang sangat baik dan mulia ini, juga menambah wawasan dan ilmu saya, serta membagikan ilmu kepada teman-teman di Jepang. Terlebih saya memiliki hobi qiro’ah, dan pas dengan salah satu tugas saya di Toyota Islamic Center,” ungkapnya. Anak pasangan almarhum Mokammad Efendi Santoso dan almarhumah Dewi Rikhana ini mengungkapkan, semua berawal ketika dirinya ikut seleksi tingkat fakultas dan hingga akhirnya dia direkomendasikan Dekan FEBTD Unusa, Dr. Ubaidillah Zuhdi, ST, M.Eng., M.SM,. untuk mengikuti seleksi magang internasional. Salah satu tantangan utama dihadapi pria yang pernah juara MTQ 2021 tingkat perguruan tinggi se Jawa Timur ini, yakni keterbatasan dalam berkomunikasi karena perbedaan bahasa. Dia menyadari bahwa untuk mengatasi hambatan ini, perlu meningkatkan kemampuan berbahasanya. Oleh karena itu, dia telah mengambil inisiatif untuk aktif belajar dan memperdalam pemahamannya terhadap bahasa yang digunakan di lingkungannya. Selain itu, perbedaan budaya juga menjadi kendala yang menantang baginya. “Meskipun mungkin sulit pada awalnya, saya melihat perbedaan ini sebagai peluang untuk memperluas pandangan dan pemahaman saya terhadap dunia. Hal ini telah mendorong saya untuk lebih terbuka terhadap pemahaman budaya-budaya yang berbeda dan menumbuhkan semangat dalam belajar untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan yang beragam. Dengan tekad dan upaya yang terus-menerus, saya yakin bahwa saya dapat mengatasi kendala-kendala ini dan menjadi lebih terampil dalam menghadapi tantangan komunikasi dan perbedaan budaya,” bebernya. Tidak hanya berbicara tentang kendala, Dani juga menuturkan tentang dukungan luar biasa yang diterimanya dari keluarga dan kampus. “Awalnya kaget dan dikira hanya bercanda, namun dengan i’tikad yang baik dan niat yang baik, Alhamdulillah keluarga saya besar hati untuk merestui keberangkatan saya,” tambahnya. Dukungan dari dosen, kaprodi, dan dekan Unusa juga menjadi aspek krusial dalam keberangkatannya. “Alhamdulillah wa syukurillah, bapak ibu dosen, bapak kaprodi, bapak dekan semua antusias untuk merestui keberangkatan saya,” ucapnya.

Read More

Kemenag Adakan Madrasah English Community ke Beberapa Sekolah Madrasah

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI dalam beberapa tahun terakhir menjalin sinergi dengan Peace Corp, antara lain dengan menginisiasi Madrasah English Community. Madrasah English Community digelar terakhir di Yogyakarta, tepatnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulon Progo Yogyakarta, Senin (11/12/2023) lalu. Acara ini menghadirkan Nikki Daughery, Ella Zelenak, dan Sarah Mericle selaku relawan Peace Corp. Plt. Direktur KSKK Madrasah, Muchammad Sidik Sisdiyanto sangat mengapresiasi kegiatan ini. Diharaokan kerja sama ini bisa memotivasi seluruh siswa-siswi madrasah untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. “Belajar Bahasa Inggris sudah menjadi keniscayaan bagi seluruh pelajar di Indonesia, termasuk di madrasah. Kerja sama ini mudah-mudahan bisa memotivasi seluruh siswa-sisiwi madrasah untuk mengembangkan skill bahasa Inggris mereka,” tutur M. Sidik Sisdiyanto kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (16/12/2023). Plt. Direktur KSKK Madrasah berharap English Madrasah Community itu tidak hanya tercipta di dunia maya saat belajar online, tetapi juga di dunia nyata. Masing-masing madrasah diharapkan juga memiliki komunitas Bahasa Inggris. “Sebab berlajar Bahasa Inggris kalau tidak memiliki komunitas menjadi agak sulit. Yogyakarta sudah memberikan contoh, yakni membuat Kampung Inggris dengan peserta dari siswa-siswi MTs,” sambungnya. Madrasah English Community di MAN 2 Kulon Progo dihadiri juga oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Abu Suud serta Kepala Sub Direktorat Kerjasama Direktorat KSKK Madrasah, Papay Supriatna (secara online). Peace Corp adalah lembaga pemerintah Amerika yang memberikan bantuan berupa sukarelawan (volunteer) untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Tahun 2023, ada tiga relawan yang bertugas di tiga madrasah.

Read More

Film Siksa Neraka, Visualisasi Neraka Menggunakan Pendekatan Al-Qur’an

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sineas Anggy Umbara mengungkapkan film “Siksa Neraka” menggunakan pendekatan-pendekatan Al-Qur’an untuk menggambarkan tentang neraka. “Karena tidak ada yang pernah ke neraka, jadi kita pakai pendekatan-pendekatan di Al-Quran semaksimal mungkin untuk memberi gambaran tentang neraka,” terang Sutradara film “Siksa Neraka” Anggy Umbara, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (15/12/2023). Demi penggambaran neraka yang mengerikan, film ini menggunakan efek Computer-Generated Imagery (CGI). Penggunaan efek CGI memakan biaya produksi sekitar Rp5 miliar. Anggy menuturkan, film “Siksa Neraka” adalah film yang paling banyak menghabiskan biaya untuk proses editingnya. “Visual neraka membutuhkan sentuhan yang detail, karena kami ingin memberikan terapi kejut bagi penonton. Hampir semua siksaan mengerikan di dalam komik, divisualkan ke dalam film. Mungkin yang paling sulit dalam pembuatannya adalah ketika para penghuni neraka dimasukkan dalam lautan lava, serta di dibunuh dan disantap binatang-binatang beracun raksasa,” ujar Dheeraj Kalwani, Produser film “Siksa Neraka”. Film “Siksa Neraka” merupakan adaptasi dari komik berjudul sama karya M.B Rahimsyah, yang populer di tahun 80-an. Seperti komiknya, film ini memberikan gambaran siksaan neraka yang didapat para pendosa selama hidup di dunia. Film keluaran Rumah produksi Dee Company ini mengisahkan tentang empat orang kakak-beradik bernama Saleh (Rizky Fachrel), Fajar (Kiesha Alvaro), Tyas (Ratu Sofya), dan Azizah (Nayla Purnama). Sejak kecil, mereka telah mendengar kisah-kisah mengenai surga dan neraka. Mereka dididik dengan keras oleh ayahnya (Ariyo Wahab), seorang ustad muda terpandang di desa tempat mereka tinggal.

Read More

Aa Gym : Komika Penghina Rasulullah Hendaknya Bertaubat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Belakangan viral seorang komika diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Komika tersebut mengutip nama Nabi Muhammad SAW dalam bahan candaan yang banyak dikecam tokoh agama. Tak hanya itu, Aulia juga menyinggung banyak hal terkait agama Islam seperti masalah poligami. “Bilang aja loe pingin begituan dengan lima perempuan, pakai-pakai hadis Nabi,” kata Aulia menyinggung tentang hadis poligami dalam Islam disaat penyampaian stand up comedy nya beberapa waktu lalu. Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), meminta kepada komika tersebut untuk segera bertaubat. “Taubat lah. Taubat. Bahagia itu tidak akan bisa datang dengan perbuatan buruk. Kita bicara yang baik-baik saja,” ujar Aa Gym saat ditemui 1miliarsantri di Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023). Aa Gym mengatakan, Indonesia sekarang ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan. Maka itu, menurut dia, sudah seharusnya komika Indonesia juga berbicara dengan santun dan mengajak pada kebaikan. “Karena negeri ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan, yang mempersatukan, yang membuat orang menjadi lebih produktif,” sambung Aa Gym.

Read More

Desain Batik Jamaah Haji Indonesia Memilih Motif Sekar Arum Sari Menjadi Juara

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ditjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah menetapkan pemenang sayembara desain batik jemaah haji Indonesia. Batik Motif Sekar Arum Sari ditetapkan sebagai pemenang. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Nomor 370 Tahun 2023 Tentang Penetapan Pemenang Dan Finalis Sayembara Desain Batik Jemaah Haji Indonesia. “Setelah melalui serangkaian proses penilaian, Dewan Juri menetapkan Batik Motif Sekar Arum Sari karya Sony Adi Nugroho sebagai pemenangnya. Penetapan dewan juri ini kemudian dituangkan dalam bentuk Keputusan Dirjen PHU,” terang Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Saiful Mujab, di Jakarta, Senin (11/12/2023). Motif Sekar Arum Sari terinspirasi dari melati putih, motif kawung, motif truntum, motif songket dan tenun, serta burung garuda. Filosofi dari motif ini adalah puspa nasional Indonesia digambarkan dengan bunga melati putih yang melambangkan simbol kesucian, keagungan, kesederhanaan, ketulusan, keindahan, dan rendah hati. Selain pemenang, dewan juri juga telah menetapkan sembilan finalis, yaitu: 1) Ahmat Filasuf (Motif Ksatria Bhakti Imani), 2) Bagio Wijaya (Motif Sketsa Bunga, Gunung Wayang dan Burung Garuda), 3) Bayu Aria Widhi Kristanto (Motif Sayap Kebangsaan), 4) Deki Sandi Herdianto (Motif Attara Jagat Marjan), 5) Ernas Juliasta (Motif Batik Puspa Bangsa Puspa Pesona), 6) Saftiyaningsih Ken Atik (Motif MAHAJ), 7) Satya Wiragraha (Motif Indonesia Berkah), 8) Sania Sari (Motif Harmoni Semesta), dan 9) Tri Asayani (Motif Khidmat Nusantara). Pemenang dan para finalis ini merupakan hasil penetapan dewan juri sayembara desain batik Jemaah Haji Indonesia. Mereka wajib menyerahkan hasil karya sayembara desain batik jemaah haji Indonesia dalam bentuk busana, dilengkapi dengan mood board, story telling dan gambar fashion, kepada Kementerian Agama Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Read More

Gagasan Penting Demokrasi Yang Sudah Dipersembahkan Gus Dur Bagi Anak Bangsa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) mengatakan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki komitmen luar biasa terhadap demokrasi dengan gagasannya yang sangat dalam, khususnya dalam membentuk kekuatan masyarakat sipil. “Komitmen kuat Gus Dur terhadap demokrasi ini luar biasa, tidak bisa diragukan. Salah satu gagasan penting demokrasi Gus Dur adalah tentang pentingnya membentuk kekuatan masyarakat kekuatan sipil yang kuat. Menurut saya itulah pelajaran dari Gus Dur mengenai demokrasi,” ungkap Gus Ulil, Senin (11/12/2023). Menurutnya, Gus Dur telah berhasil melakukan upaya untuk tidak masuk ke dalam lingkaran kekuasaan Soeharto. Gus Dur mencoba mengontrol penguasa dengan menyatukan kekuatan-kekuatan sosial. Ini bentuk tindakan Gus Dur dalam menolak politik rezimentasi ala Soeharto di masa Orba. “Ketika Orde Baru berusaha menyeragamkan kekuatan-kekuatan sosial di dalam masyarakat atau disebut politik rezimentasi, Gus Dur melakukan upaya untuk mengimbangi itu dengan cara menolak ajakan penguasa untuk masuk ke dalam kekuasaan. Gus Dur sadar bahwa pemerintahan Orde Baru tendensi kecenderungannya ingin membangun penyeragaman politik. Nah, Gus Dur mencoba menolak itu,” imbuh menantu Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus itu. Gus Ulil kemudian menyoroti penerimaan NU terhadap Pancasila pada masa Orde Baru. Meski pada awalnya terlihat sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah, tafsiran para tokoh NU terhadap Pancasila sebenarnya melibatkan interpretasi mendalam. NU mencoba mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan Pancasila, menciptakan keselarasan antara ajaran agama dan dasar negara. Penerimaan Pancasila oleh NU tidak semata-mata menandakan dukungan terhadap rezim Soeharto. “Ketika NU menerima Pancasila, itu memang kelihatannya seperti NU mengamini kebijakan pemerintah, tapi kalau kita telusuri lebih dalam NU menerima Pancasila ketika era Soeharto dengan tafsiran sendiri,” terang Pengasuh Ghazalia College itu. Gus Ulil menegaskan, NU tidak sepenuhnya menyerah pada kehendak penguasa. Sebab demokrasi mengandung prinsip perimbangan kekuasaan, di mana sistem demokrasi yang sehat memerlukan adanya keseimbangan kekuatan dalam masyarakat.

Read More

Sejarah Perkembangan Kopi hingga Sempat Mengalami Pelarangan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di Timur Tengah, tempat yang diyakini sebagai tumpah darah kopi, nama tanaman yang bijinya mendunia ini sama sekali tak pernah disebut dalam teks-teks sejarah kuno. Tidak ada bukti arkeologis bahwa kopi itu digunakan dalam bentuk apapun. Orang-orang Yunani, Romawi, Mesir, Arab, dan Persia tak pernah membuat catatan tentangnya. Bahkan Ibnu Battuta yang pernah pergi ke Yaman pada tahun 1330 juga sama sekali tak menyinggungnya. Padahal, pengelana Muslim ini terkenal detail dalam menggambarkan setiap aspek tempat-tempat yang dikunjunginya. Dia hanya memuji kebun buahnya, perkebunan kelapa sawit, perkebunan pisang, keanggunan dan keindahan para wanitanya serta pengabdian dan kontribusi mereka kepada keluarga mereka. Ibnu Battuta malah menyoroti keangkuhan warga ibu kota Ta’izz dan sama sekali tak menyebutkan kopi, baik tanaman, biji kopi, maupun minumannya. Kopi pertama kali menjadi sorotan di Makkah pada tahun 1511 ketika Khair Bey, gubernur kota itu, meminta sekelompok ulama untuk memutuskan apakah minum kopi adalah halal. Kelompok tersebut memutuskan kopi bukanlah minuman yang haram sesuai kaidah agama. Hal ini menyiratkan bahwa kopi sudah banyak digunakan di sana saat itu. Namun, kian sepinya masjid dan ramainya kedai kopi membuat sidang kembali digelar. Dua dokter ternama Persia yang tinggal di kota itu dipanggil. Mereka datang dengan pertimbangannya sendiri- seorang telah menulis tentang kekhawatiran ancaman kopi bagi dunia medis, lainnya menilai kopi itu “dingin dan kering” dan sangat tidak sehat. Hanya seorang mufti yang berbicara dalam pertemuan tersebut dan membela kopi. Tapi dia jelas-jelas minoritas yang tidak populer. Dia dihargai dengan celaan dan penghinaan dari orang-orang yang fanatik. Maka sebuah presentasi dibuat, ditandatangani oleh mayoritas dari mereka yang hadir, dan dikirim dengan segera oleh gubernur ke sultan di Kairo. Pada saat bersamaan, gubernur menerbitkan sebuah dekrit yang melarang penjualan kopi di depan umum. Putusan ini menyebabkan semua rumah kopi di Makkah ditutup, dan memerintahkan semua kopi yang ditemukan di sana, atau di gudang para pedagang, untuk dibakar. Minum kopi dilakukan secara kucing-kucingan. Namun umur pelarangan ini tak lama. Sultan Mesir lantas memutuskan kopi bukan minuman ilegal dan memerintahkan gubernur Makkah untuk mencabut dekrit itu. Nasib dua dokter yang antikopi sangat mengenaskan. Setelah dekrit dicabut, ia terusir dari Makkah. Riwayat keduanya berakhir di tiang gantungan setelah ketahuan berada di posisi yang berlawanan dengan penguasa Mesir yang baru dari Bani Usmaniyah, Selim I. Selim I, setelah menaklukkan Mesir, membawa kopi ke Konstantinopel pada tahun 1517. Minuman tersebut melanjutkan perjalanannya melalui Suriah, diterima di Damaskus (sekitar tahun 1530), dan di Aleppo (sekitar 1532), tanpa hambatan. Beberapa rumah kopi di Damaskus bahkan menjadi sangat populer pada masa itu. Popularitas kopi yang meningkat dan, mungkin, kesadaran bahwa penyebaran minuman yang terus berlanjut dapat mengurangi permintaan akan jasanya, menyebabkan seorang dokter di Kairo mengajukan pertanyaan (sekitar tahun 1523) kepada rekan-rekannya: Apa pendapat Anda tentang minuman keras yang disebut kopi yang diminum bersama-sama dan tanpa takaran? Apakah sebaiknya diizinkan atau dilarang? Ia menyampaikan kesimpulannya sendiri bahwa kopi itu haram. Pendapatnya didukung seorang ulama yang secara terbuka mengutuk kopi di depan jemaah masjid agung Mesir. Jamaah yang tak setuju, seperti ditulis dalam buku The Evolution of Coffee, berhamburan memenuhi kedai-kedai kopi. Opini publik terbelah, antara setuju kopi haram dan sebaliknya. Hal ini menyebabkan pemimpin pengadilan agama (qadi) mengadakan sidang dan memutuskan: kopi boleh dikonsumsi, asal tidak melenakan. Tindakannya ini “mempersatukan kembali pihak-pihak yang bertikai, dan membawa kopi lebih berharga dari sebelumnya.”

Read More

Beberapa Aturan Islam Yang Membawa Keuntungan Bagi Kesehatan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Islam adalah agama yang mengatur segala aspek kehidupan yang mencakup ilmu, ekonomi, keamanan, hukum, hingga kesehatan. Bahkan, aturan Islam ini terbukti secara ilmiah dapat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut daftar 19 aturan dalam Islam yang dapat membawa keuntungan bagi kesehatan: Mengutip situs kesehatan WebMD, minuman alkohol dapat menyebabkan sirosis hati, mengurangi konsentrasi, kanker, penyakit kardiovaskular, anemia, alzheimer, hingga membuka peluang terjadinya kecelakaan, Virus dan bakteri ini dapat menyebabkan muntah, demam, diare, kram perut, dan dehidrasi, yang semuanya dapat berakibat fatal dalam kasus yang ekstrim. Secara ilmiah, makan terlalu banyak dapat menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas, serta semua masalah kesehatan yang diakibatkannya. Demikian pula, makan terlalu sedikit mengakibatkan tubuh tidak menerima nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan dan kelangsungan hidup.

Read More

Indonesia Memiliki 8 Masjid Terbesar Yang Wajib Disinggahi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah Muslim terbanyak di dunia. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari total 273 jutaan penduduk Indonesia, sekitar 86 persen beragama Islam. Tak heran, jika masjid atau rumah ibadah umat Muslim tersebar di Indonesia, baik kota hingga pelosok. Dengan keanekaragam budaya yang ada, gaya arsitekturnya juga sangat indah. Selain itu, ukuran masjid di Tanah Air bukan hanya standar, melainkan ada yang besar hingga bisa menampung hingga puluhan bahkan ratusan ribuan jamaah. Berikut adalah deretan masjid terbesar di Indonesia. Ide pembangunan Masjid Istiqlal dilontarkan Menteri Agama Pertama yang sekaligus ayahanda Presiden RI KH Abdurrahman Wahid yakni, KH Wahid Hasyim. Masjid Istiqlal ini merupakan simbol manifestasi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karena berhasil memperjuangkan kemerdekaan dan terbentuknya negara Republik Indonesia. Pemancangan tiang pertama dilakukan oleh Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1961, tak lama setelah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sedangkan untuk arsitek dari bangunan Masjid Istiqlal adalah seorang Nasrani, Frederich Silaban. Masjid Istiqlal memiliki luas bangunan 2,5 hektare di atas tanah 9,8 hektare dengan kapasitas jamaahnya sendiri mencapai sekitar 100.000 orang. Selain terkenal dengan kemegahannya, masjid ini memiliki ciri khas bergaya arsitektur Islam modern. Lantai, dinding hingga kubah didominasi dengan marmer dan besi anti karat. Lokasi Masjid Istiqlal sangat strategis karena berada di pusat kota. Letaknya berdampingan dengan Gereja Katedral di Kecamatan Sawah Besar untuk menunjukkan bentuk kerukunan beragama. Lokasinya berada di Jalan Masjid Al Akbar Timur Nomor 1, Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. Bangunan masjid sangat mudah dikenali karena kubahnya yang besar dan megah berwarna kebiruan. Dikutip dari situs resmi MAS, berdirinya masjid ini tercetus karena keinginan warga Surabaya untuk memiliki masjid dengan skala nasional. Sebab, Surabaya yang merupakan kota terbesar nomor dua di Indonesia, memiliki populasi Muslim sekitar 90 persen dari total penduduk 4 juta jiwa. MAS dibangun pada 4 Agustus 1995 atas gagasan mantan Walikota Surabaya Soenarto Soemoprawiro. Sedangkan peletakan batu pertama dilakukan oleh mantan Wakil Presiden Try Sutrisno. MAS diresmikan oleh mantan Presiden Abdurrahman Wahid pada 10 November 2000. Daya tarik dari masjid ini terletak pada kubahnya yang berbentuk oval. Kubah besar dan megah ini berwarna kebiruan ditambah aksen diagonal yang saling menyilang berwarna hijau muda. Selain kubah, adapun menara setinggi 99 meter yang merepresentasikan 99 Asmaul Husna. Sementara, bangunan mihrab memiliki motif batik pada bagian sisinya. Selain sebagai tempat ibadah, MAS memiliki fasilitas yang lengkap. Di antaranya seperti taman, green house, urban farming, edu park, dan grand ballroom. Masjid Islamic Centre juga masuk ke dalam salah satu daftar masjid terbesar di Indonesia. Tak hanya itu, dengan luas sekitar 43.500 meter persegi menjadikan Masjid Islamic Centre mampu masuk dalam jajaran masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara. Masjid Islamic Center di Kecamatan Samarinda Ilir ini diresmikan pada Juni 2008. Dengan luasnya bangunan, masjid tersebut dapat menampung jemaah sekitar 40.000-45.000 orang. Arsitektur Masjid Islamic Center Samarinda sangat detail. Terdapat tujuh buah menara yang terdiri atas satu menara utama dan enam anak menara lainnya. Induk menara memiliki tinggi 99 meter yang menyimbolkan Asmaul Husna. Selain itu, ketika memasuki bangunan utama masjid, jamaah akan melewati 33 anak tangga yang sama seperti jumlah biji tasbih. Bahkan dari sisi dinding saja sudah memiliki sentuhan bernuansa Haghia Sophia. Jika dilihat sekilas, bentuk kubah dari Masjid Islamic Centre hampir menyerupai Haghia Sophia yang berada di Istanbul, Turki. Berkunjung ke Aceh yang memiliki julukan negeri Serambi Mekkah rasanya kurang afdol jika tidak berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang menjadi kebanggaan orang Aceh ini, arsitekturnya bercorak eklektik dan mampu menampung sekitar 30.000 jemaah. Masjid yang didirikan oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1607-1636 itu menjadi saksi bisu pahit getirnya warga Aceh melawan Belanda, pergolakan pasca kemerdekaan, bencana gempa dan tsunami, hingga perjanjian damai GAM-RI. Masjid yang berdiri sekarang merupakan pengganti dari masjid raya yang telah Belanda bakar saat menaklukkan Aceh. Kapten de Bruijn, Komandan Zeni Angkatan Darat Tentara Kerajaan Belanda merupakan arsitek masjid ini. Ia berkonsultasi dengan Snouck Hurgronje, orientalis kepercayaan pemerintah Belanda dan penghulu masjid Bandung, Jawa Barat. Saat ini, dengan berlakunya syariat Islam, Masjid Baiturrahman dinyatakan sebagai kawasan terbatas. Hanya pengunjung yang menutup aurat, sesuai hukum syariat yang boleh masuk ke dalam masjid.

Read More