Prof Quraish Shihab Puji Gus Baha Sebagai Orang Alim Besar yang Bersembunyi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Cendekiawan Muslim Indonesia Prof Quraish Shihab melemparkan pujian kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3iA KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha). Ia menyebut Gus Baha sebagai sosok alim yang rendah hati. “Ini (Gus Baha) orang alim besar, tapi sembunyi diri,” ungkap Prof Quraish, Rabu (06/12/2023). Momen Prof Quraish Shihab memuji Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu terekam saat sedang mengisahkan Syekh Muhammad Rasyid Ridha ketika menuliskan tafsir Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 15 dalam tafsir Al-Manar. “Saya teringat itu Syekh Muhammad Rasyid Ridha di dalam Tafsir Al-Manar, dia menulis tafsirnya untuk majalah Al Manar. Sering kali dia tidak dapat merujuk ketika menulis,” terangnya. Ketika hendak menyebutkan satu ayat yang berkaitan, Prof Quraish sempat lupa dan terhenti. “Maka ketika dia menulis tentang itu, sepanjang ingatan saya, e… ya’tina, e… subhanallah,” ucap dia. Mendapati itu, Gus Baha yang berada di sebelah Prof Quraish, spontan melanjutkan ayat yang hendak diucapkan Prof Quraish. “Walla ya’tina al-fahisyata min nisa’ikum,” kata Gus Baha, lirih. Mendengar jawaban itu, Prof Quraish spontan menimpali, “Ini orang alim besar tapi sembunyi diri,” ujar dia. “Dia (Syekh Muhammad Rasyid Ridha) katakan itu untuk sesuatu yang buruk. Ya’tina al-fahisyata sesuatu yang buruk. Rasyid Ridha kita hormat, tapi karena tidak hati-hati, dia salah,” sambungnya.

Read More

MUI Keluarkan Taujihat 8 Seruan untuk Pemilu Jujur, Adil dan Damai

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan taujihat atau seruan agar pemilu 2024 berlangsung jujur, adil dan damai. Delapan seruan tersebut disahkan dan dikeluarkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III di Jakatra. Seruan tersebut dilahirkan dalam Pleno XI yang dipimpin Prof Dr KH Noor Achmad MA dan Dr KH Ainur Rofiq, dituangkan dalam Surat Nomor Kep-92/DP-MUI/XII/2023, disahkan langsung oleh Ketua Umum MUI KH. M. Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirdyah Tambunan tertanggal 3 Desember 2023. Ketua MUI Prof Dr Hj Amany Lubis membacakan seruan berisikan beberapa poin penting, di antaranya seruan untuk berperan aktif dan berpartisipasi, menjaga persatuan, kewajiban memilih pemimpin, prinsip Pemilu, netralitas aparat pemerintahan, keteladanan pemimpin, serta hoax dan ujaran kebencian. Berikut delapan butir Taujihat tentang Pemilu Jujur, Adil dan Damai:

Read More

Hanya Waktu 3 bulan, Bocah Berusia 8 Tahun Bisa Menghafal Qur’an

Yigyakarta — 1miliarsantri.net : Allah SWT telah menjamin bahwa Al-Qur’an itu mudah dihafal. Dalam Surat Al-Qomar ayat 17 Allah SWT berfirman: وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ “Dan sungguh, telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” Jaminan langsung dari yang Maha Kuasa tak mungkin melenceng. Hal ini dibuktikan oleh Abdullah Al Fahim, bocah berusia 8 tahun. Dia secara mengesankan telah menghafal Al-Qur’an dalam waktu 105 hari, Daily Bangladesh melaporkan.Berpartisipasi dalam ‘Kompetisi Hifzul Qur’an Internasional-2024’, dia memamerkan bakatnya di Masjid Niamat Noor Jame di Chattogram, Bangladesh. Fahim, seorang siswa di Hedayetun Noor Hifzul Quran Center, bercita-cita untuk menjadi seorang ulama. Ayahnya, Salim Ullah Jahangir, adalah imam sebuah masjid di Ukhiya, distrik Chattogram, Bangladesh.

Read More

Terdapat Beberapa Kampus Universitas Kristen Muhammadiyah (Krismuha) di Indonesia

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Sejak awal berdiri, tabiat toleran-inklusif Muhammadiyah ditunjukkan dengan pelayanan sosial yang tidak memandang latar belakang suku, agama, dan ras. Dokter Soetomo, bahkan memuji etika welas asih Muhammadiyah itu dalam pidatonya pada tahun 1924. Bukti paling mudah untuk melihat toleransi Muhammadiyah dapat disaksikan pada pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan di beberapa wilayah Indonesia yang dihuni mayoritas umat non-muslim. Di bidang pendidikan, Universitas Muhammadiyah bahkan sampai dijuluki sebagai Kampus Krismuha (Kristen Muhammadiyah). Sebab, 70 sampai 80 persen mahasiswanya beragama Kristen dan Katolik. Lewat kanal Pandangan Jogja, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti menyebut jika saat ini sudah ada delapan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang masuk dalam kategori Kampus Krismuha. Beberapa PTM tersebut adalah:1) Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong,2) Universitas Muhammadiyah Sorong,3) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Manokwari,4) Universitas Muhammadiyah Papua di Jayapura,5) Universitas Muhammadiyah Kupang,6) STKIP Muhammadiyah Kalabahi di Alor,7) Universitas Muhammadiyah Maumere, dan8) Universitas Muhammadiyah Manado. Meski mayoritas mahasiswanya adalah beragama Kristen dan Katolik, mereka kata Sayuti hafal “lagu kebangsaan” Muhammadiyah, Sang Surya yang selalu dinyanyikan pada acara-acara formal tertentu. Namun, Mars Muhammadiyah tersebut cukup dimaknai sebatas sebagai sebuah lagu saja, sehingga tidak mencampuradukkan urusan keimanan. Beberapa kampus Krismuha tersebut bahkan tak jarang yang mendatangkan pendeta atau dosen khusus untuk memberikan kuliah agama Kristen bagi mereka.

Read More

Pemerintah Iran Mengapresiasi Haji Ramah Lingkungan dari Kemenag Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kebijakan Haji Ramah Lansia yang diterapkan Indonesia pada pelaksanaan haji 1444H/2023M lalu mendapat apresiasi dari pemerintah Republik Islam Iran. Apresiasi tersebut disampaikan Amirul Hajj Iran Hojjat-ol-Eslam Seyyed Abdol Fattah Navab saat berkunjung ke Kantor Kementerian Agama, di Jalan Lapangan Banteng Barat no.3-4, Jakarta. “Saya senang sekali mendengar penjelasan terkait penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Izinkan saya memberikan apresiasi terhada kebijakan Haji Ramah Lansia ini. Kebijakan ini sangat mulia dan terpuji,” terang Amirul Hajj Iran Abdol Fattah Navab di Kantor Kemenag, Rabu (30/11/2023). Hadir menyambut kedatangan Delegasi Haji Iran, Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Sekretaris Ditjen PHU Abdullah, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, beserta jajaran Direktorat Jenderal PHU. Lebih lanjut, Navab juga mengungkapkan keinginannya untuk menjalin kerja sama perhajian dengan Indonesia, salah satunya adalah penguatan literasi perhajian. “Saat ini Iran memiliki 1.000 buku tentang perhajian, serta empat jurnal ilmiah tentang perhajian. Saya berharap, ke depan kita ada kolaborasi untuk menulis jurnal bersama terkait perhajian,” tutur Navab. Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief menyambut baik ide tersebut. Menurutnya ise tentang kolaborasi penguatan literasi haji ini sangat baik sekali. Dan kami juga merasa terhormat dapat berkerja sama dengan Iran. “Beberapa cara pengelolaan haji yang dilakukan Iran juga dapat menjadi inspirasi kami untuk memperbaiki layanan haji kepada para jamaah. Misalnya terkait dengan penyediaan dapur untuk layanan konsumsi yang telah dilakukan Iran,” ungkap Hilman. Sebelumnya, Delegasi Haji Iran menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pangan halal jamaah Iran selama musim perhajian, mereka telah memiliki dapur sendiri di Madinah dan Makkah.

Read More

Amani Al-Baba, Menggambarkan Perjuangan Palestina Lewat Seni

Gaza — 1miliarsantri.net : Amani Al-Baba merupakan salah satu pelukis Palestina yang mengabdikan karya lukisnya untuk perjuangan Palestina. Dia sudah berkarya sejak 1998 hingga sekarang. Menurutnya seni bisa menggambarkan perjuangan Palestina. Seni adalah bahasa universal dan sarana untuk mengekspresikan apa yang dialami rakyat Palestina dalam bentuk pembantaian dan kengerian. Seni adalah bahasa visual berpengaruh yang merangkum banyak makna, dan tidak memerlukan terjemahan. Seni juga menyebar dengan cepat, dan mengkomunikasikan pemikiran kepada semua orang melalui situs jejaring sosial. “Kami memperhatikan bahwa gambar-gambar yang berkaitan dengan perang tidak adil di Gaza mendominasi Di sebagian besar publikasi, meskipun beberapa video disensor atau dilarang, gambar-gambar tersebut berhasil melanggar larangan tersebut,” terang Amani, dikutip Al Jazeera, Jumat (01/12/2023). Dia menjelaskan, seni mengekspresikan senimannya dan masyarakat yang diwakili. Seni merupakan cerminan dari apa yang terjadi dalam pikiran masyarakat. Oleh karena itu, seni dapat menjadi motivator, ekspresif, atau alat penghiburan, dan melodi. Seni menghubungkan pemikiran. Pemikiran yang bebas dan teguh adalah bagian yang melekat dalam jiwa seniman mana pun. Amani mengemukakan, karya seni memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan perjuangan ke setiap generasi. Maka itu, kewajiban bagi setiap seniman untuk menyampaikan pesan tersebut. “Karena kita sebenarnya sedang hidup dalam perang nilai, baik langsung maupun tidak langsung. Maka sudah menjadi tugas kita untuk memberikan perhatian pada pembentukan kesadaran, yang dimulai dengan menanamkan kesadaran di benak anak-anak dan keluarga melalui soft power, yaitu segala bentuk seni,” tuturnya.

Read More

Kaighla Berjuang Mempertahankan Hijabnya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kaighla Um Dayo merupakan seorang muallaf dan terlibat dalam proyek penulisan buku The New Muslim’s Field Guide (Panduan Lapangan Muslim Baru) yang diterbitkan pada Februari 2018. Awalnya, Kaighla adalah seorang penganut Kristen dan memiliki gaya berpakaian serba terbuka. Namun, ada satu perasaan yang tidak bisa dia gambarkan saat ‘merasa dekat dengan Tuhan’. Dia memiliki dorongan untuk menutup kepala, meski kala itu masih berstatus sebagai penganut Kristen. Suatu ketika dia mendapat tugas dari seorang profesor dari World Religions 101 untuk mencoba eksperimen sosial tentang agama. Dia memutuskan untuk mengenakan “hijab”. “Tentu saja, saya tidak tahu aturannya, jadi saya hanya melilitkan syal jenis shayla (kain persegi panjang yang dililitkan dan disematkan) seperti yang saya lihat di internet, mengenakan t-shirt dan celana jins, lalu pergi ke kelas,” terang Kaighla melalui laman About Islam, Rabu (27/11/2023). Ketika eksperimen berakhir, anehnya Kaighla merasa tidak ingin melepas hijab. Namun kala itu, teman-teman Kaighla merasa tidak nyaman sehingga terpaksa melepas hijab. Pada Agustus 2009 dan Kaighla secara resmi memeluk Islam. Semua wanita yang dia kenal memberikan saya shalwar kameez dan abaya. Tak satu pun yang cocok dengan tubuh Kaighla yang tinggi dan gemuk. Tetapi, dia mencoba yang terbaik untuk menyesuaikan diri. “Pergelangan kaki saya terlihat dan lekuk tubuh saya juga,” tambahnya. Tak lama setelah muallaf, dia menikah dengan seorang pendakwah dari Al-Azhar Mesir dan menjadi imam masjid di Brooklyn. Pada saat itu, Kaighla mengaku kaget karena harus mengenakan model hijab layaknya orang Timur Tengah. Tidak ada lagi hijab warna-warni. Tidak ada lagi pakaian yang ketat. “Sekarang yang ada hanyalah abaya dan kain besar berbentuk persegi yang dilipat menjadi segitiga dan disematkan di bawah dagu,” sambungnya. Seiring berjalannya waktu, dia merasa nyaman dan bersemangat dengan penampilan barunya itu, seperti yang sering dilakukan oleh para mualaf. Pada saat kami pindah ke Mesir untuk lebih dekat dengan keluarganya, dia sudah mengenakan niqab. “Tetapi satu hal menjadi semakin jelas: Saya tidak merasa lebih dekat dengan Tuhan semakin saya menutup tubuh saya. Saya merasa lebih suci daripada Engkau, dan saya tidak bisa bernapas-secara harfiah,” ujarnya. Apalagi, dia tidak terbiasa dengan cuaca panas di Timur Tengah. Suatu ketika dia berangkat ke Madinah untuk membeli beberapa fool dan falafel (kacang fava rebus atau goreng) untuk sarapan. Seperti biasa, orang-orang di kios melongo dan tertawa satu sama lain tentang amrikiyya (orang Amerika) di balad (desa). Salah satu dari mereka mulai mengikuti dan memanggil dalam bahasa Arab, “Anda bukan dari sini? Anda orang asing yang cantik?”

Read More

Syair Julid Hassan bin Tsabit Dapat Menyerang Balik Hinaan Musuh Rasulullah SAW

Jakarta — 1miliarsantri.net : Warganet Indonesia menggulirkan gerakan Julid FiSabilillah dengan menyerang akun media sosial seperti Instagram milik tentara-tentara Israel. Tujuan dari aksi ini untuk melemahkan propaganda Zionis dan memperkuat narasi pro Palestina. Akibatnya tak sedikit tentara Israel yang kemudian menggembok akun media sosialnya usai dibanjiri hujatan dari pengguna Instagram di Indonesia. Aksi Jihad FiSabilillah mengingatkan pada penyair kesayangan Rasulullah, Hassan bin Tsabit. Bila para sahabat lain membela Nabi SAW di medan perang, berbeda dengan Hassan bin Tsabit yang membela lewat syair-syairnya. Buku “Kisah Keteladanan dan Hikmah Terbaik Para Sahabat” menjelaskan, Hassan memeluk Islam di usia yang tak lagi muda. Ia pun membela agama Islam melalui syair-syairnya yang menghujam. Hal ini disebabkan, orang-orang yang tak ingin masuk Islam kerap melontarkan celaan kepada Rasulullah. Karena membela dengan keahliannya sebagai penyair, Hassan pun dijuluki sebagai ‘Syairun Nabi’. Meski dikenal sebagai penyair kawakan namun sejak masuk Islam, syair-syair Hassan bin Tsabit semakin berkualitas dan bermakna. Ini dikarenakan Hassan mempelajari keindahan bahasa yang digunakan lewat Al-Qur’an. Pada mulanya Hassan ragu untuk melanjutkan menulis syair. Ia mengira, setelah Allah SWT menurunkan Al-Qur’an kaum muslimin dilarang bersyair. Hingga akhirnya Hassan memberanikan diri bertanya pada Rasulullah. Ternyata Nabi SAW justu bersabda, “Balaslah mereka (orang-orang yang menjelek-jelekan Rasulullah) dengan syair. Semoga Jibril senantiasa bersamamu”.

Read More

Proses Ziarah ke Makam Rasulullah Lebih Tertata Dengan Rapi dan Tidak Berjubel

Madinah — 1miliarsantri.net : Saat ini para jamaah haji maupun umrah akan merasakan perbedaan proses ziarah ke makam Rasulullah SAW ketika berada di Madinah Almunawaroh. Dulu, biasanya saling berebut, siapa duluan, kuat kuatan, yang duluan dan kuat dapat. Bisa dikata semua serba rebutan untuk bisa masuk ke raudhoh yang menjadi tempat makam Rasulullah SAW. Saking berebutnya, saking banyaknya manusia yang bertumpuk di pusaran sekitar raudhoh, menyebabkan sholat pun kesulitan. Jika bisa sholat di sekitar raudhoh, berdiri tidak kokoh karena tubuh kita akan tersenggol dengan jamaah yang terus berlalu lalang mencari tempat terdekat raudhoh untuk bisa sholat dan berdoa. Meskipun masih tetap sholat dengan berdiri yang tidak kokoh tersebut, saat mau rukuk pun bisa nubruk punggung atau pun tubuh jamaah lainnya karena terlalu dempet dempetan saat sholat. Bukan rukuk saja yang menjadi problem, saat mau sujud pun kepala akan mencari posisi untuk benar-benar bisa sujud. Karena jarak untuk sujud super sempit akibat jumlah umat Islam yang berebut agar bisa sholat di raudhoh terlalu besar jumlahnya. Maka sangatlah wajar.ketika di raudhoh, banyak pasukan keamanan atau yang biasa disebut askar, berteriak-teriak mengamankan jamaah, dan tidak segan segan mengusir yang sholatnya lama atau berdoanya lama. Bagi jamaah yang, tetap bandel berdiri di tempat sholat, jangan heran karena bisa diangkat askar untuk didorong keluar area dan terkena pentungan askar. Namun kondisi seperti itu sudah mulai berubah sedikit mulai sekitar 2016, dimana pola masuk ke area raudhoh dibuat dengan batasan garis. Para askar membatasi dengan memegang tali dari ujung ke ujung yang dibuat perkelompok mulai 1,2,3,4 dan 5. Ketika tali 1 di dekat raudhoh dibuka, jamaah yang berada di arena tali 1 diijinkan masuk ke area raudhoh untuk sholat maupun berdoa. Sementara kelompok lain yang sudah menunggu di garis kotak 2,3,4 dan 5 tetap menunggu giliran berikutnya. Namun, pola ini tidak bertahan lama karena masih berkesan tak beraturan. Mulai 2021 setelah covid, model ziarah ke makam Rasulullah berubah lagi. Sistem ziarah dibuat dengan pola mendaftar ke tim ziarah. Pengelola ziarah hanya menerima pendaftaran perkelompok yg dibawa biro umroh/haji. Sistem per biro ini menjadi lebih baik karena jadwal waktu ziarah lebih pasti dan dijamin tidak rumit. Karena jamaah yang ingin ziarah sudah ditentukan waktunya sesuai waktu pendaftaran. Para calon peziarah ini, sesuai jadwal diminta antre dan baris secara rapi di dekat pintu raudhoh.

Read More

Sebanyak 47 Tokoh Buddha dari 17 Negara Gelar Dialog Perdamaian Dunia

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Sebanyak 47 tokoh Buddha dari 17 negara yang tergabung dalam International Network of Engaged Buddhists (INEB) melakukan kunjungan ke Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (22/11/2023). Mereka mengakui pentingnya dialog dan pertemuan dengan pemimpin Muhammadiyah sebagai langkah strategis dalam mendorong moderasi beragama dan perdamaian dunia. Yuli Mumpuni Widarso, seorang penasehat Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menyatakan kunjungan ini merupakan refleksi dari pertemuan puncak tokoh Buddha dunia di Yogyakarta pada 2015, di mana Muhammadiyah juga terlibat sebagai mitra. Baginya, pertemuan lintas agama seperti ini perlu diperkuat, mengingat salah satu tantangan terbesar kita adalah melawan diskriminasi dan kekerasan bermotif agama. Delegasi INEB dalam kunjungannya mengunjungi Museum Muhammadiyah di Kompleks Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dilanjutkan dengan dialog bersama unsur PP Muhammadiyah di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta pada hari yang sama. Kunjungan ke Museum Muhammadiyah agar tokoh Buddha dapat memahami latar historis di balik perkembangan Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam terkemuka di dunia. Sementara itu, kunjungan ke Madrasah Muallimin merupakan bagian dari upaya delegasi INEB untuk lebih memahami lembaga pendidikan yang dianggap sebagai basis pengkaderan Muhammadiyah. Di Muallimin, INEB berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah dalam menggelar Interfaith Diapraxis dengan tema “Religious Moderation for a Just and Peaceful Civilization.”

Read More