Selat Malaka Urutan Pertama Cokepoints Global Jalur Strategis Minyak Dunia

Jakarta – 1miliarsantri.net | Distribusi minyak dunia ke berbagai negara dan kawasan sangat bergantung pada beberapa jalur laut yang cukup padat. Jalur distribusi melalui beberapa selat dan terusan yang sempit dan padat, merupakan titik rawan (chokepoints), seperti Selat Malaka. Titik-titik rawan (chokepoints) adalah saluran sempit di sepanjang jalur laut global yang banyak digunakan dan sangat penting bagi perdagangan dan keamanan energi global karena volume besar minyak bumi dan cairan lainnya serta gas alam cair yang melewatinya, diantaranya Selat Malak, Selat Hormuz dan lainnya. Berdasarkan data yang dilansir dari EIA (Administrasi Informasi Energi AS) Selat Malaka, salah satu chokepoints yang melintasi tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura merupakan titik terpadat dengan volume 23.2 juta barel. Titik-titik tersibuk (chokepoint) transit minyak dunia (Berdasarkan rata-rata aliran harian), data ini merupakan data dari tahun 2020 hingga semester pertama tahun 2025. Mengutip sumber data Administrasi Informasi Energi AS (EIA), Prospek Energi Jangka Pendek , Februari 2026, dan analisis EIA berdasarkan pelacakan kapal tanker Vortexa dan data Otoritas Terusan Panama, menggunakan faktor konversi dan perhitungan EIA, berikut urutannya : Total perdagangan minyak maritim dunia melalui 8 titik tersebut sebanyak 79.8 juta barel dan total pasokan minyak dunia sebanyak 104.4 juta barel (rata-rata harian). Namun perlu diketahu, data tersebut merupakan data Perdagangan minyak maritim dunia tidak termasuk volume intra-negara kecuali volume yang melewati titik-titik rawan global dan Tanjung Harapan. 1H25 = paruh pertama tahun 2025. Selat Denmark tidak termasuk aliran melalui Terusan Kiel.  Sementara itu data untuk Terusan Panama berdasarkan tahun fiskal (1 Oktober hingga 30 September).*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : EIA.GOV, @factpress_ir Foto : kolase foto dari EIA dan FactPress

Read More

Selat Malaka Jalur Minyak Dunia Terpadat: Fakta Cekpoint Global Terungkap, AS Lirik Sumatra?

Selat Malaka jalur minyak dunia terpadat dengan 23 juta barel per hari. Simak daftar chokepoint global dan isu AS lirik Sumatra. Jakarta – 1miliarsantri.net | Perdagangan minyak global ternyata sangat bergantung pada sejumlah jalur minyak dunia sempit yang dikenal sebagai chokepoint. Dari data berbagai lembaga energi internasional seperti International Energy Agency (IEA) dan U.S. Energy Information Administration (EIA), ada delapan titik paling sibuk yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia. Yang paling mengejutkan, posisi teratas ditempati oleh Selat Malaka dengan aliran mencapai sekitar 23 juta barel per hari, mengungguli Selat Hormuz yang mencatat 21 juta barel per hari. Selain itu, jalur penting lainnya mencakup Tanjung Harapan (9,1 juta barel), Selat Denmark (4,9 juta barel), serta Terusan Suez dan Selat Bab el-Mandeb yang masing-masing menyumbang sekitar 4–5 juta barel per hari. Kedua jalur terakhir ini saling berkaitan erat karena menjadi penghubung antara Laut Merah dan Laut Mediterania. Sementara itu, Selat Bosphorus dan Selat Dardanella menangani sekitar 3,7 juta barel, serta Terusan Panama dengan 2,3 juta barel per hari. Total aliran minyak global diperkirakan mencapai 80 juta barel per hari. Dominasi Selat Malaka sebagai Jalur Utama dan Tercepat Dominasi Selat Malaka sebagai jalur utama bukan tanpa alasan. Letaknya yang berada di antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura menjadikannya jalur tercepat pengiriman energi dari Timur Tengah menuju Asia Timur, termasuk ke China, Jepang, dan Korea Selatan. Media internasional seperti Reuters dan Bloomberg menyoroti bahwa gangguan kecil saja di jalur ini bisa memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan. Di sinilah posisi Indonesia menjadi sangat strategis. Wilayah Sumatra yang mengapit Selat Malaka praktis berada di “jantung” distribusi energi dunia. Tak heran jika Amerika Serikat memberikan perhatian besar terhadap kawasan ini, terutama dalam konteks stabilitas keamanan maritim dan persaingan geopolitik dengan China. Sejumlah analis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menyebutkan bahwa penguatan kehadiran militer di kawasan Indo-Pasifik merupakan bagian dari strategi menjaga jalur perdagangan global tetap aman. Namun, spekulasi tentang kemungkinan pembangunan pangkalan militer AS di Sumatra masih jauh dari kepastian. Pemerintah Indonesia sendiri selama ini konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan menolak kehadiran pangkalan militer asing permanen di wilayahnya. Meski demikian, kerja sama militer seperti latihan bersama dan peningkatan patroli maritim tetap terus dilakukan. Indonesia Kuasai Selat Malaka ataukah Jadi Penonton Faktanya jelas, siapa pun yang menguasai atau memiliki pengaruh di Selat Malaka, akan memegang salah satu “keran” terpenting ekonomi dunia. Pertanyaannya kini, apakah Indonesia hanya akan menjadi penonton di jalur strategis ini—atau justru menjadi pemain kunci yang menentukan arah geopolitik global? Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber: Palestina Post Foto ilustrasi

Read More

Winners: Bangkok 2026 World Archery Para Series – Pemanah Indonesia Kholidin Raih Emas

Kholidin meraih emas nomor Para Recurve Men pada Bangkok 2026 World Archery Para Series setelah menundukkan juara Paralimpiade Harvinder Singh. Simak profil, hasil lengkap, dan daftar juara. Bangkok — 1miliarsantri.net | Pemanah para Indonesia Kholidin tampil gemilang pada ajang Bangkok 2026 Hyundai World Archery Para Series dengan meraih medali emas nomor Para Recurve Men. Ia memastikan gelar juara setelah mengalahkan wakil India, Harvinder Singh, dengan skor 7-3 pada partai final. Kemenangan tersebut menjadi salah satu performa terbaik Indonesia di turnamen internasional awal musim 2026. Sepanjang turnamen, Kholidin tampil konsisten sejak babak awal hingga final. Ia melewati beberapa lawan kuat dan mengamankan tiket final sebelum akhirnya mengalahkan juara Paralimpiade tersebut untuk merebut posisi tertinggi podium. Keberhasilan ini juga ikut mendongkrak perolehan medali Indonesia di Bangkok 2026, di mana tim para panahan Merah Putih mengoleksi tiga emas, satu perak, dan dua perunggu serta finis di posisi kedua klasemen akhir. Winners: Bangkok 2026 World Archery Para Series Berdasarkan hasil kompetisi resmi, berikut susunan juara utama Bangkok 2026 World Archery Para Series: Individual Kemenangan Kholidin di kategori Para Recurve Men menjadi sorotan karena ia mengalahkan atlet elite dunia sekaligus memperlihatkan kebangkitan kekuatan para panahan Indonesia di level internasional. Perjalanan Kholidin Menuju Emas Tampil dominan sejak fase eliminasi, Kholidin membuka pertandingan dengan kemenangan meyakinkan, kemudian terus melaju hingga semifinal sebelum mengunci tiket final. Pada partai puncak, ia tampil tenang dan menang 7-3 atas Harvinder Singh untuk mengamankan medali emas. Selain emas individu, Kholidin juga berkontribusi pada nomor beregu campuran recurve bersama Riyanti Ananda yang juga meraih medali emas setelah menang atas pasangan tuan rumah Thailand di final. Profil Singkat Kholidin Berikut profil singkat Kholidin yang menjungkalkan pemanah elit dan juara dunia Harvinder Singh : Sebagai atlet para panahan Indonesia, Kholidin dikenal memiliki konsistensi tinggi pada fase eliminasi serta kemampuan menjaga fokus dalam pertandingan set system. Gelar di Bangkok 2026 menjadi pencapaian penting dalam persiapan menuju ajang besar berikutnya seperti Asian Para Games dan Paralimpiade. Emas Kholidin Momentum Besar untuk Indonesia Keberhasilan Kholidin menandai momentum positif bagi tim para panahan Indonesia. Selain emas individu, Indonesia juga meraih emas nomor recurve tim putri serta mixed team recurve, sekaligus mengukuhkan posisi sebagai salah satu kekuatan baru dalam para archery dunia. Prestasi di Bangkok 2026 diharapkan menjadi pijakan menuju target besar Indonesia pada Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : World Archery

Read More

Waspada! Kemenhaj dan KJRI Jeddah Bongkar Modus Haji Ilegal 2026, Jemaah Terancam Deportasi dan Cekal 10 Tahun

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dan KJRI Jeddah mengingatkan masyarakat mewaspadai modus haji ilegal 2026. Visa non-haji, jalur cepat, hingga atribut palsu berisiko denda, deportasi, dan cekal masuk Arab Saudi hingga 10 tahun. Jakarta — 1miliarsantri.net | Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus keberangkatan haji ilegal menjelang Musim Haji 2026. Peringatan ini muncul seiring kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dalam pertemuan antara Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Puji Raharjo dengan Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, kedua pihak sepakat memperkuat edukasi publik agar Warga Negara Indonesia tidak terjebak praktik haji non-prosedural. Puji Raharjo menegaskan, “Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai dokumen sah untuk beribadah haji.” Modus Haji Ilegal: Visa Non-Haji hingga Jalur Cepat Kemenhaj dan KJRI Jeddah mengidentifikasi sejumlah modus yang kerap digunakan dalam praktik haji ilegal, di antaranya: Konjen RI Jeddah Yusron B. Ambary juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran tidak resmi tersebut. Ia menegaskan visa ziarah maupun visa kunjungan tidak dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah haji. Risiko Berat: Denda, Deportasi, hingga Cekal 10 Tahun Media mainstream juga menyoroti risiko serius bagi jemaah yang nekat mengikuti haji ilegal. Penggunaan visa non-haji dapat berujung penangkapan aparat keamanan Saudi, deportasi, hingga larangan masuk kembali ke Arab Saudi selama 10 tahun. Selain itu, sejumlah kasus menunjukkan adanya jemaah yang ditindak karena menggunakan atribut haji palsu atau identitas tidak sah. Hal ini membuat ibadah gagal sekaligus menimbulkan konsekuensi hukum. Arab Saudi Perketat Aturan Haji 2026 Pengetatan aturan oleh otoritas Saudi menjadi alasan utama pemerintah Indonesia memperkuat imbauan ini. Edukasi publik dilakukan agar masyarakat tidak terjebak praktik haji non-prosedural yang merugikan. Pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mencegah penipuan, sekaligus memastikan jemaah Indonesia beribadah dengan aman dan sesuai prosedur resmi. Imbauan Resmi untuk Calon Jemaah Kemenhaj dan KJRI Jeddah mengingatkan calon jemaah agar: Langkah ini dinilai penting untuk melindungi jemaah dari penipuan sekaligus memastikan ibadah haji musim haji 2026 / 1447 H berjalan aman, legal, dan khusyuk di Tanah Suci. Ikuti informasi seputar umrah dan haji melalui rubrik kabar umroh haji di 1miliarsantri.net*** Penulis : Oom Komariah dan Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Sumber : berbagai sumber Foto istimewa : Kementerian Haji dan Umrah

Read More

Jadwal Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026

Jakarta — 1miliarsantri.net: Timnas Indonesia yang dipimpin pelatih anyar asal Inggris John Herdman akan menjalani laga perdana dalam FIFA Series 2026. Sesuai jadwal, Timnas akan bertanding pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini merupakan ajang pembuktian sang suksesor Patrik Kluivert dalam mengawali era baru Skuad Garuda. Coach John Herdman mantan Pelatih Kanada membawa 24 pemain dari berbagai klub. Dua puluh empat pemain ini berasal dari beberapa liga di Asia maupun Eropa, mereka bergabung untuk menghadapi laga internasional FIFA Series sesuai jadwal resmi yang telah dirilis, pada 27 dan 30 Maret 2026 di SUGBK Jakarta. Turnamen mini ini menjadi momentum penting untuk menguji komposisi tim, strategi, serta mental bertanding pemain Indonesia di level internasional. Ajang FIFA Series 2026 di Jakarta mempertemukan empat negara, yakni Indonesia, Kepulauan Solomon, Bulgaria, serta St Kitts & Nevis. Format turnamen menggunakan sistem semifinal, kemudian dilanjutkan laga perebutan tempat ketiga dan final pada 30 Maret 2026. Jadwal Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Jakarta Jika Indonesia menang pada laga pertama, skuad Garuda akan tampil di partai final. Namun jika kalah, Indonesia akan bermain pada perebutan tempat ketiga. Kedua laga ini tetap penting untuk mengukur kesiapan tim menghadapi agenda internasional berikutnya. Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 Pertandingan ini menjadi debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia. Laga malam di GBK diprediksi akan dipadati suporter Garuda yang ingin melihat wajah baru permainan Indonesia. Atmosfer pertandingan juga diperkirakan berlangsung panas karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan pertama. FIFA Series 2026 Ajang Pembuktian Skuad Garuda era John Herdman FIFA Series 2026 menjadi panggung awal bagi John Herdman untuk menunjukkan filosofi permainan yang akan diterapkan pada Timnas Indonesia. Dengan kombinasi pemain dari liga domestik dan luar negeri, Herdman diharapkan mampu membangun tim yang lebih solid, agresif, dan kompetitif. Selain itu, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk mencuri perhatian sekaligus membuka peluang mengamankan posisi utama di skuad Garuda. Dukungan publik GBK diyakini akan menjadi energi tambahan bagi Indonesia untuk meraih hasil maksimal. Turnamen ini bukan sekadar turnamen uji coba, tetapi juga langkah awal perjalanan baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman. Publik sepak bola nasional kini menantikan apakah Garuda mampu terbang tinggi di rumah sendiri.*** Penulis dan Editor: Thamrin Humris Foto: kolase foto Jadwal FIFA Series 2026 Channel Whats App Timnas Indonesia dan FIFA

Read More

FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Siap Tempur, Berikut Jadwal Lengkapnya

Jakarta — 1miliarsantri.net: Turnamen persahabatan internasional FIFA Series 2026 yang akan dilakoni oleh Tim Nasional Indonesia (senior) dihelat paska Idul Fitri, direncanakan pada 27 hingga 30 Maret 2026. Pelatih timnas Garuda, John Herdman telah menetapkan sejumlah pemain untuk turnamen tersebut, sekaligus sebagai pembuktian kualitas pelatih asal Kanada membawa Jay Idzes dan kawan-kawan berprestasi di tingkat internasional. Jadwal FIFA Series 2026 di Indonesia Susunan Pemain Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Berikut Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 : Ikuti terus perkembangan Timnas Indonesia melalui rubrik olah raga 1miliarsantri.net.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Foto : pssi.org

Read More

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa

Jakarta – 1miliarsantri.net: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Idul Fitri 1447 H dan mengajak masyarakat mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, baik di Indonesia maupun di dunia. Ucapan tersebut disampaikan melalui tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 20 Maret 2026. Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan selamat atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Republik Indonesia, sekaligus memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. “Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga, dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Presiden Prabowo. Lebih lanjut, Presiden mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat hubungan antarsesama. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, serta menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan. “Mari kita manfaatkan momen Idul Fitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi. Marilah kita terus perkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar, bangsa Indonesia,” imbuh Kepala Negara. Selain itu, Presiden juga mendorong seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja keras dan saling mendukung demi kemajuan Indonesia. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan negara yang lebih baik. “Mari kita bekerja lebih keras, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih kuat,” ucap Presiden. Menutup pesannya, Presiden Prabowo memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah umat Islam diterima oleh Allah SWT. Ia juga berharap bangsa Indonesia senantiasa mendapatkan rahmat, keberkahan, serta kekuatan dalam menghadapi masa depan. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita sekalian dan senantiasa melimpahkan rahmat serta berkah-Nya kepada bangsa Indonesia,” pungkas Kepala Negara.*** Penulis dan Editor : Thamrin Humris Sumber : YouTube Sekretariat Presiden Foto : Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Read More

Muhammadiyah Mulai Melaksanakan Puasa Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026: Penetapan, Metode dan Imbauan Sikap Bijak

Muhammadiyah resmi menentukan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Artikel ini membahas dasar penetapan, perbedaan dengan pemerintah, serta ajakan sikap bijak umat. Jakarta — 1miliarsantri.net: Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan awal ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 Masehi. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H. Penetapan tersebut juga telah diikuti pelaksanaan Salat Tarawih di sejumlah masjid di berbagai daerah pada Selasa malam (17/2/2026) sebagai malam pertama Ramadhan bagi warga Muhammadiyah. Dasar Penetapan: Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai dasar perhitungannya, menggantikan metode wujudul hilal yang sebelumnya digunakan. Metode ini memadukan tiga unsur utama yaitu prinsip, syarat, dan parameter (PSP) untuk menentukan awal bulan Hijriah secara global. Menurut KHGT, parameter tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat setelah ijtimak (konjungsi) harus terpenuhi di mana saja di permukaan bumi. Untuk awal Ramadhan 1447 H, ketentuan ini telah terpenuhi di wilayah Alaska, Amerika Serikat, sehingga Muhammadiyah memutuskan 18 Februari 2026 sebagai 1 Ramadhan. Pakar falak Muhammadiyah juga mencatat bahwa konjungsi jelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC. Perbedaan dengan Pemerintah dan Saran Sikap Umat Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah melalui sidang isbat yang melibatkan hisab dan rukyatul hilal menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini didasarkan pada ketentuan rukyat di wilayah Indonesia yang belum terpenuhinya posisi hilal secara visual. Perbedaan penetapan ini mendapat perhatian publik. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam bersikap bijaksana menanggapi perbedaan tersebut. Ia menekankan pentingnya saling menghormati pilihan ijtihad dan tidak saling menyalahkan, sebab tujuan puasa adalah untuk meningkatkan takwa. Makna Puasa dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah Islam mewajibkan puasa Ramadhan sebagaimana ditegaskan Allah SWT: Al-Qur’an menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sebuah ibadah yang melatih ketakwaan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan dimensi spiritual puasa sebagai sarana pembinaan akhlak dan pengampunan dari Allah SWT. Respons Masyarakat dan Kegiatan Ramadhan Di berbagai daerah, warga Muhammadiyah telah menjalankan tarawih malam sebelumnya sebagai bagian dari menyambut puasa Ramadhan 1447 H. Di Jawa Barat, misalnya, lebih dari 400 masjid menggelar tarawih dengan 11 rakaat pada Selasa malam (17/2/2026). Sementara di Jawa Timur, diperkirakan jutaan warga Muhammadiyah akan melaksanakan tarawih dan puasa sejak 18 Februari 2026 sesuai ketetapan PP Muhammadiyah. Saling Menghormati Ijtihad Penetapan awal Ramadhan 1447 H oleh Muhammadiyah pada 18 Februari 2026 diwarnai perbedaan dengan pemerintah yang menetapkan 19 Februari 2026. Perbedaan ini terjadi akibat metode perhitungan yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah. Meskipun demikian, pimpinan Muhammadiyah mengimbau umat Islam untuk saling menghormati ijtihad tiap pihak. Dengan pemahaman yang matang dan sikap arif, umat Islam diharapkan menyambut puasa Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan dan kebersamaan.*** Editor : Thamrin Humris dan Toto Budiman Foto : Istimewa Sumber : Berbagai sumber

Read More

Soal Tambang, Ormas dan Kekeliruan Cara Berpikir

Bandung — 1miliarsantri.net : Ali Akbar Al-Buthoni menyoroti persoalan tambang yang melibatkan Ormas oleh karena kebijakan pemerintah, Kebijakan tambang untuk Ormas di Indonesia telah menimbulkan perdebatan yang cukup tajam. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 Tahun 2024 yang memungkinkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan untuk memperoleh izin usaha pertambangan. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ormas keagamaan tidak memiliki kapabilitas dalam mengelola tambang dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kebijakan ini juga dapat memicu konflik internal di dalam ormas dan memperburuk situasi. SOAL TAMBANG, ORMAS & KEKELIRUAN CARA BERPIKIR Ali Akbar Al-Buthoni | Hijrah Peradaban Channel Ramai belakangan ini pernyataan Pandji Pragiwaksono yang mengkritik ormas Islam karena mengelola tambang. Sebagian setuju, sebagian tersinggung. Tapi dari sudut pandang aqliyah Islamiyah, problem utamanya bukan pada setuju atau tidak setuju, melainkan cara berpikir yang dipakai. 1️⃣ MASALAHNYA BUKAN “ORMAS”, TAPI SISTEM Dalam Islam, tambang adalah kepemilikan umum (milkiyyah ‘ammah). Artinya:• tidak boleh dimonopoli individu,• tidak boleh diserahkan ke korporasi,• apalagi jadi alat tambal-bolong sistem ekonomi rusak. Ketika tambang diserahkan ke ormas, BUMN, atau swasta di bawah sistem kapitalisme, itu tetap salah secara prinsip, meski pelakunya berlabel “Islam”. Jadi keliru jika masalahnya dipersempit menjadi: “Ormas boleh atau tidak?” Padahal akar masalahnya: negara tidak menjalankan syariat pengelolaan harta umat. 2️⃣ KRITIK TANPA MEMBONGKAR SISTEM = KRITIK SETENGAH MATANG Mengkritik ormas tanpa menyentuh sistem kapitalisme sama seperti:• marah pada korban,• tapi membiarkan pelaku utama tetap berkuasa. Islam tidak mengajarkan berpikir parsial. Islam mengajarkan berpikir menyeluruh (syumuli):• siapa pemilik harta?• siapa pengelola sah?• untuk siapa hasilnya? Jika negara menyerahkan tambang kepada siapa pun selain negara sebagai pengelola amanah umat, itu pelanggaran konsep Islam, bukan sekadar pelanggaran etika. 3️⃣ AQLIYAH ISLAMIYAH TIDAK SIBUK PADA AKTOR, TAPI PADA HUKUM Orang dengan aqliyah Islamiyah tidak terjebak:• siapa yang lebih bermoral,• siapa yang lebih nasionalis,• siapa yang lebih islami secara simbol. Yang ditanya:Apakah ini sesuai hukum Allah atau tidak? Jika tidak sesuai:• meski dilakukan ormas,• meski dibungkus niat baik,• meski dibela publik figur,TETAP SALAH SECARA SYAR’I. 4️⃣ NARASI “ORMAS MENGELOLA TAMBANG” JUSTRU MENORMALISASI KEDZALIMAN Ini yang jarang disadari. Ketika ormas diberi konsesi tambang:• ormas diposisikan sebagai penyangga sistem rusak,• umat diarahkan bertengkar horizontal,• negara lepas tanggung jawab. Padahal dalam Islam: Negara wajib mengelola harta umum dan hasilnya dikembalikan ke rakyat. Bukan dilempar ke ormas agar terlihat “adil”. ❝Isu tambang bukan isu moral individu, tapi isu sistem pengelolaan kekayaan umat.❞ Selama kapitalisme dijadikan fondasi,• siapa pun pengelolanya akan bermasalah,• kritik apa pun akan berputar di permukaan. Islam tidak butuh aktor baik di sistem rusak. Islam butuh sistem benar yang menata aktor.** Editor : Thamrin Humris Sumber : Saluran Ali Akbar Buton | Hijrah Peradaban Channel di WhatsApp: | Temαn Hijrαhmu — www.aliakbaralbuthoni.com Foto : Ali Akbar Buton | Hijrah Peradaban Channel

Read More

Prof Dr H Haedar Nashir: Menegakkan Kedaulatan Indonesia

Menegakkan kedaulatan Indonesia di tengah arus liberalisasi, dominasi asing, dan oligarki dengan menegaskan kemandirian bangsa serta pengelolaan SDA berkeadilan. Catatan kritis dari tokoh nasional Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si, di penghujung tahun 2025. Jakarta – 1miliarsantri.net: Masalah kedaulatan masih menjadi agenda krusial di negeri tercinta Indonesia. Berbagai masalah seperti tenaga kerja asing, investasi proyek-proyek nasional, impor segala komoditi, keberadaan perusahaan-perusahaan asing, pengelolaan sumberdaya alam, dan sejumlah kebijakan yang lebih pro pihak luar masih menjadi persoalan serius dari penyelenggaraan Pemerintahan Negara Republik Indonesia. Isu terakhir soal dokter dan rumah sakit asing, selain kehadiran lembaga-lembaga pendidikan luar negeri yang makin terbuka di negeri ini. Sementara itu penyelenggaraan pemerintahan yang terkait dengan perundang-undangan dan kebijakan-kebijakan yang liberal dan pragmatis berdampak pada memperlemah eksistensi rakyat, negara, dan tanah air Indonesia juga masih menjadi sorotan dan persoalan nyata dalam perikehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makin kuatnya praktik oligarki politik dan oligarki ekonomi yang menyebabkan kerentanan bagi rakyat dan hajat hidup kepentingan bangsa dan negara juga menjadi masalah serius yang menyentuh kedaulatan rakyat dan kedaulatan negara yang semestinya dijaga bersama sejalan konstitusi. Berdaulat bukan berarti serba anti dan hidup mengisolasi, tetapi Indonesia  ditegakkan dan dibangun dengan asas kemandirian, kemampuan, dan jatidiri sehingga bebas menentukan nasib sendiri. Termasuk dalam mengelola sumberdaya alam dilakukan dengan pertanggungjawaban yang tinggi, lebih banyak mendayagunakan sumberdaya anak negeri, serta dibangun tanpa merusak. Sumber Daya alam tidak untuk dibiarkan karena Tuhan memberikannya untuk dikelola oleh manusia sebagaimana fungsi kekhalifahan di muka bumi. Tujuan Nasional Indonesia harus berdaulat baik secara domestik maupun dalam posisi dengan relasi antarnegara. Indonesia ke dalam dan ke luar harus berdaulat. Salah satu tujuan dari kemerdekaan Indonesia tahun 1945 ialah Indonesia yang berdaulat, sebagai satu mata rantai dari tujuan dan cita-cita nasional yaitu “Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Negara berdaulat menurut Hukum Internasional merupakan kesatuan yang memiliki penduduk permanen, wilayah tetap, pemerintah, dan kapasitas untuk masuk ke dalam hubungan dengan negara-negara lain yang berdaulat. Negara berdaulat adalah negara yang tidak bergantung pada kekuatan negara lain dan bukan menjadi bagian atau milik dari negara lain. Indonesia pasca kemerdekaan semestinya berdiri tegak lurus sebagai negara berdaulat dan tidak boleh menjadi negara tidak berdaulat. Negara berdaulat bukan komprador atau kaki-tangan negara asing. Mohammad Hatta pernah menyatakan, “Lebih suka  Aku melihat Indonesia tenggelam ke dasar lautan, daripada melihatnya sebagai embel-embel abadi suatu negara asing”. Para penyelenggara negara serta seluruh elite bangsa penting memiliki kesadaran dan komitmen tinggi akan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai wujud dari kemerdekaan yang sejati di dunia nyata. Jangan sampai kedaulatan Indonesia tergerus sistematik oleh kepentingan ekonomi, politik, dan legasi apapun yang serampangan dan berakibat buruk  mengorbankan kepentingan Indonesia. Soekarno melalui Tri Sakti mendeklarasikan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi,  dan berkepribadian dalam kebudayaan. Soekarno, Mohammad Hatta, dan para pendiri bangsa sangat berkomitmen pada tegaknya kedaulatan Indonesia secara substansial dan nyata. Para pejuang dan pendiri Indonesia di masa lalu menyadari betul pentingnya kemerdekaan dan kedaulatan karena merasakan dengan getir hidup dijajah yang segalanya tergantung pada pihak asing yang mengeruk seluruh kekayaan tanah air dan menindas rakyat Indonesia dengan kejam. Kita mencatat bagaimana Jenderal Soedirman dan Ir Djuanda berkhidmat menegakkan kedaulatan Indonesia melalui perjuangan nyata. Jenderal Soedirman bersama seluruh kekuatan rakyat harus bergerilya mempertahankan kedaulatan Indonesia. Dalam keadaan yang penuh penderitaan, tokoh perang gerilya dan bapak TNI ini memberi pelajaran sejarah yang sangat berharga, bahwa tidak boleh sejengkal tanahpun di Republik ini dikuasai asing atau siapapun. Pertaruhannya nyawa dirinya dan jiwa seluruh rakyat Indonesia yang rela berkorban demi Indonesia. Para patriot sejati Indonesia itu sepenuhnya nirpamrih memberi untuk kedalutaan Indonesia. Bangsa ini juga mengenang jasa Ir Djuanda dengan Deklarasi 1957. Bahwa  laut merupakan satu kesatuan yang utuh dari wilayah Indonesia. Deklarasi Juanda itulah sebagai titik pangkal kesatuan negara kepulauan yang diakui konvensi hukum laut internasional, United Nations Convention on Law of the Sea (UNCLOS). Karenanya tanah air Indonesia kembali utuh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah dipisah-pisah oleh Belanda yang waktu itu ingin kembali menduduki negeri tercinta. Dari Soekarno, Mohammad Hatta, Sudirman, dan Djuanda yang keempatnya lekat dengan Muhammadiyah bangsa Indonesia saat ini harus belajar berkomitmen sekaligus memiliki tanggung jawab bagaimana mempertahankan kedaulatan Indonesia. Para elite negarawan itu mengutamakan kepentingan Indonesia di atas segalanya,  jauh dari sifat tercela yakni “mengambil,  menggadaikan, dan apalagi menjual Indonesia” demi ambisi dan kepentingan diri, kroni, dan kelompok sendiri. Apabila ada sejengkal tanah-air,  pulau, dan kekayaan berharga di bumi Indonesia ini dilepas, digadaikan, diserahkan, dan dijual kepada pihak lain di dalam maupun ke luar negeri atas nama apapun maka semua itu merupakan bentuk lepasnya kedaulatan Indonesia. Jika ada kekuatan asing maupun domestik dengan leluasa menguasai segala hal yang menjadi milik negara dan tanah air Indonesia serta membawa kerugian bagi hajat hidup rakyat, maka hal itu  bukti hilangnya kedaulatan Indonesia. Kedaulatan Indonesia juga  dipertaruhkan bila ada segelintir orang atau kelompok dengan kekuatan modal dan politik raksasa dibiarkan menguasai bumi Indonesia dan seluruh kekayaan yang terkandung di dalamnya. Sebab perintah konstitusi sangatlah jelas, antara lain “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”. Indonesia dengan seluruh kekayaannya tidak boleh dibiarkan untuk kemakmuran segolongan kecil orang. Soekarno menyatakan, “Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara „semua buat semua”, “satu buat semua, semua buat satu”. Menjaga Kedaulatan Kita berharap kedaulatan Indonesia saat ini dapat diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis dan praktis yang konsisten dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia di dunia nyata. Bahwa negara dengan seluruh kekayaan alam Indonesia niscaya dikelola dengan amanah dan pertanggungjawaban moral tinggi demi keadilan, kemakmuran, dan kemajuan seluruh rakyat Indonesia. Menurut Bung Hatta, sebagai bukti dari Indonesia merdeka, maka kedaulatan politik harus sejalan dengan kedaulatan ekonomi. Menteri Pertahanan Republik Indonesia yang kini terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia hasil Pemilu  2024, sudah lama menaruh perhatian pada kedaulatan Indonesia. Dalam bukunya “Paradoks Indonesia dan Solusinya” (2022), Jenderal Kehormatan TNI itu menyatakan dengan tegas, “Penyakit yang paling mendesak dari tubuh ekonomi Indonesia saat ini adalah mengalir keluarnya kekayaan nasional dari wilayah…

Read More