Benarkah Husni Thamrin Meninggal Setelah Disuntik Dokter yang Dikirim Polisi Belanda

Dengarkan Artikel Ini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tentu masih ingat pada salah satu pahlawan Kemerdekaan kita Mohammad Husni Thamrin atau yang biasa dikenal MH Thamrin yang meninggal pada 11 Januari 1941. Menjelang Subuh, 11 Januari 1941 tersebut, Thamrin meninggal dunia. Sejak polisi menggeledah rumah Thamrin dan kemudian menetapkan Thamrin sebagai tahanan rumah, kondisi kesehatan Thamrin semakin memburuk.

Tengah malam menjelang pergantian hari, dokter Kajadoe yang ditunjuk polisi Belanda memeriksa Moh Husni Thamrin lagi. Thamrin yang kondisinya semakin parah disuntik oleh dokter Kajadoe.

Menurut Deetje, anak angkat Thamrin yang pada 1941 berusia 14 tahun, pihak keluarga meminta agar Thamrin diperiksa oleh dokter keluarga, dr Asikin, tetapi tak mendapat izin. Polisi mengirim dr Kajadoe untuk memeriksa Thamrin.

Keluarga menyebut Asikin adalah dokter keluarga Thamrin, tetapi Bob Hering, penulis biografi Thamrin, dokter keluarga Thamrin adalah dr Kajadoe. Siapa dr Asikin, siapa dr Kajadoe?

Pada 1932, Kajadoe tercatat bersama MH Thamrin, menjadi dewan pengawas kursus untuk ‘menabur dan mengembangkan patriotisme’ yang diadakan oleh Vereeniging Pergoeroean Kebangsaan Indonesia. Di dewan pengawas ini ada juga Koesoemo Oetojo, Mr Sartono, Dachlan Abdullah, dan Soepardi.

Dokter Asikin tercatat duduk di dewan direksi bersama Mr Boentaran, dan O Baskara. Sebagai pengajar tercatat ada Amir Sjarifoeddin. Kursus diadakan di Gang Kenari.

Kajadoe tercatat sebagai dokter swasta yang buka praktik di Gang Kwini 4A, Weltevreden (kini Jakarta Pusat). Ia cukup lama menjadi ketua Ikatan Dokter Hindia.

Koran-koran tahun 1919 sudah memberitakan Kajadoe sebagai ketua Ikatan Dokter Hindia. Saat itu organisasinya masih bernama Perhimpunan Dokter Hindia di Batavia, Vereeniging van Indische Geneeskunde te Batavia.

Koran-koran tahun 1926 juga memberitakan Kajadoe masih sebagai ketua Ikatan Dokter Hindia. Dalam nama Belanda sudah mulai dikenal juga sebagai Bond van Indische Artsen atau Indische Arstenbond.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca