Kerajaan Arab Adakan Bulan Bahasa Arab di India Hingga 2026

Riyadh — 1miliarsantri.net : Akademi Global Raja Salman dari Arab Saudi mulai meningkatkan penetrasi pendidikan untuk bahasa arab ke berbagai negara. Mulai senin (1/7/2024) lalu, Akademi Global Kerajaan Arab Saudi meluncurkan bulan bahasa arab di India. Program ini akan berlangsung di New Delhi dan Kerala hingga tanggal 26 Juli 2024 dengan menampilkan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan bahasa Arab di negara tersebut, meningkatkan kinerja guru, membangun citra positif dan mempromosikan bahasa Arab. Selain itu, program tersebut untuk mendukung upaya Arab Saudi di bidang pengembangan pendidikan yang sejalan dengan tujuan Program Pengembangan Kemampuan Manusia, salah satu program realisasi Visi Saudi 2030. Sekretaris Jenderal Abdullah bin Saleh Al-Washmi mengatakan akademi tersebut melakukan berbagai inisiatif sejalan dengan strateginya dan arahan Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan, menteri kebudayaan Saudi, untuk memajukan bahasa Arab secara lokal dan global.

Read More

KH Miftachul Akhyar : Bagaimana Agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Surabaya — 1miliarsantri.net : Diterima dan tidaknya amal yang diperbuat manusia sepenuhnya hak prerogatif Allah SWT. Menurut Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar terdapat sikap yang mesti diperhatikan agar amal tersebut bisa diterima Allah swt. Yaitu tidak pernah mengingat-ingat akan amal yang sudah dilakukan. “Amal yang bisa diharapkan untuk bisa diterima oleh Allah manakala pelakunya tidak ingat-ingat kepada amalnya,” terangnya dalam pengajian Syarah Al-Hikam ditayangkan Multimedia KH Miftachul Akhyar. Tidak mengingat akan amal yang telah diperbuat menunjukkan sikap ketulusan dan tidak ada tendensi apapun. Sikap ini yang seyogianya ditanamkan setiap kali seseorang berbuat kebaikan kepada sesama maupun di saat harus menunaikan kewajiban-kewajibannya kepada Allah. “Karena Allah akan menerima secara utuh amal itu, kalau kita masih ingat terhadap amal kita berarti kita masih gandoli. Kalau sudah gandoli akhirnya nafsu yang akan masuk, akhirnya kotor. Dan Allah tidak mau kalau sudah begini,” jelasnya. Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya, Jawa Timur ini menambahkan, sebuah amal memang harus bersih, tidak tercampur dengan urusan-urusan kedunawian. Pasalnya, amal hakikatnya persembahan kepada Allah, Dzat yang sangat mulia. “Allah akan menerima amal yang lengkap sempurna, amal yang cacat-cacat tidak diterima oleh Allah. Lha, Allah kan maha mulia,” ungkapnya. Memang, lanjut ulama yang kerap dengan sapaan Kiai Miftach ini, Allah swt maha kuasa. Bisa saja menerima amal yang semula kotor, tapi lantaran karena ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki, akhirnya amal itu diterima. Tapi, harus diingat bahwa tidak ada satu pun yang mengetahui ampunan itu diberikan kepada siapa.

Read More

Rusia Bersumpah akan Hancurkan Senjata AS

Hamilton — 1miliarsantri.net : Rusia bersumpah akan menghancurkan senjata yang dikirim ke Ukraina di tengah laporan rencana Amerika Serikat (AS) untuk mentransfer sistem pertahanan udara Patriot dari Israel ke Ukraina. Ketika ditanya tentang laporan pembicaraan pemerintah AS dengan Israel dan Ukraina mengenai pengiriman Patriot yang sudah tua ke Ukraina, perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia mengatakan: “Kami melarang semua negara yang belum melakukan hal tersebut untuk menyediakan senjata untuk Ukraina.” “Nasib senjata-senjata yang pada akhirnya akan diekspor ke Ukraina dari mana saja sudah jelas. Senjata-senjata itu akan dimusnahkan seperti senjata lain yang dipasok oleh Barat dan AS ke Ukraina,” tambahnya pada konferensi pers setelah Rusia mengambil alih kepresidenan Dewan Keamanan PBB selama satu bulan ke depan. Ketika ditanya tentang pernyataan mantan presiden AS Donald Trump baru-baru ini tentang mengakhiri perang Ukraina dalam satu hari jika dia terpilih kembali, Nebenzia mengatakan mereka telah mendengar klaim tersebut sebelumnya. “Krisis Ukraina tidak bisa diselesaikan dalam satu hari,” lanjutnya. Memperhatikan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan solusi pada 14 Juni, Nebenzia menyebutkan bahwa Putin mengatakan situasi di lapangan telah berubah dan hal tersebut perlu dipertimbangkan. Putin pada 14 Juni telah meminta Ukraina untuk menarik pasukannya dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia, serta menyetujui perolehan teritorial Rusia yang diperoleh dalam “operasi militer khusus” yang diluncurkan pada Februari 2022, dan menegaskan status netralnya. Kepala negara Rusia itu juga menuntut pembatalan semua sanksi anti-Rusia yang dilakukan Barat. Mengenai perpecahan yang semakin mendalam antara Rusia, China, Korea Utara dengan negara-negara Eropa dan Barat, utusan Rusia mengatakan: “Orang-orang Eropa, Anda menyebut mereka sekutu, saya akan menyebut mereka antek.”

Read More

Jumlah Jamaah Haji 2024 1,8 Juta, 63% dari Asia

Mekah — 1miliarsantri.net : Pemerintah Arab Saudi merilis data jumlah jamaah haji tahun 1445 H/2024 M. General Authority for Statistics Arab Saudi menyebut total jamaah haji 1445 H/2024 M berjumlah lebih dari 1,8 juta orang. “Kami barusan mendapat rilis dari General Authority for Statistics atau semacam Badan Pusat Statistik Arab Saudi. Disebutkan bahwa tahun ini ada 1.833.164 jemaah haji, terdiri atas 221.854 jamaah asal Saudi atau domestik dan 1.611.310 dari luar Saudi,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Madinah dalam keterangan resmi, Rabu (3/7/2024). Menurut Hilman, Pemerintah Arab Saudi mengklasifikasikan asal jamaah haji dalam empat kawasan, yaitu: negara-negara Arab, Afrika, Asia, serta kelompok Eropa, Amerika, Amerika Latin, dan Australia. Ada 22,3% jamaah haji yang berasal dari negara-negara Arab, baik Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan lainnya. Sementara jamaah dari kawasan Afrika, jumlahnya mencapai 11,3%. Untuk negara-negara Eropa, Amerika, Amerika Latin dan Australia, prosentasenya 3,2%. “Terbesar dari kawasan Asia, mencapai 63,3%. Dari jumlah itu, Indonesia adalah negara pengirim jamaah haji terbesar, dengan kuota mencapai 241.000,” papar Hilman. Berdasarkan jenis kelamin, lanjut Hilman, mayoritas jamaah haji tahun ini adalah laki-laki. Komposisinya, 958.137 jemaah laki-laki (52%) dan 875.027 jamaah perempuan (48%).

Read More

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas Kunjungi Pesantren NU

Surabaya — 1miliarsantri.net : Salah satu Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengunjungi Pesantren Al Amien, Kediri, Jawa Timur, asuhan Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar, Jumat (28/6/2024) lalu. “Datang ke Pesantren Al Amien. Tapi tidak diterima pemilik pondok,” kata Buya Anwar. “Sedang di pondok milik KH Anwar Abbas, eh maaf, milik KH Anwar Iskandar.” Tokoh asal Minang yang kerap viral ini memang suka bercanda. Hanya selang semenit, sang pengasuh pesantren terkaget menimpali. “Lho, saya lagi ke Jakarta, kok tidak kasih kabar?” kata Kiai Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI. Di beranda kediaman Kiai Anwar Iskandar, Buya Anwar Abbas didampingi Gus Reza Lirboyo –KH Reza Ahmad Zahid, cucu KH Mahrus Aly. “Saya mewakili Kiai Anwar Iskandar menyambut Buya Anwar Abbas,” ujar Gus Reza menimpali candaan Buya Anwar, bahwa sang pengasuh mungkin enggan menerimanya. “Alhamdulillah, satu hal (keliling pesantren) yang sudah lama saya idam-idamkan akhirnya terwujud,” kata Buya Anwar dalam kiriman video. Gus Reza mendampingi Buya Anwar keliling pesantren basis NU di Kediri. Tak sempat menyambut langsung tamu istimewanya, Kiai Anwar Iskandar menginstruksikan Gus Reza menjamu Buya Anwar Abbas di Restoran Wong Solo milik Kiai Anwar. Namun Buya Anwar menolak. “Saya tidak mau makan ditemani Gus Reza. Takut ditraktir,” Buya Anwar beralasan. Setelah keliling Kediri, Buya Anwar melanjutkan lawatan ke Tulungagung. Menjelang maghrib, Buya Anwar balik lagi ke Kediri, khusus untuk makan di restoran milik Kiai Anwar Iskandar, namun tanpa dampingan utusan sang pemilik rumah makan. Tiba di restoran pukul 18.00, “Saya lirik kiri kanan, alhamdulillah tidak ada yang kenal saya.” Buya Anwar pun pesan menu dan menikmati dengan nyaman dan lahap. Sampai nambah nasi. “Nasi tambahan pun habis,” kata Buya Anwar. Puas, Buya Anwar pun minta adik yang mendampinginya dari Jakarta untuk membayar. Ternyata, kasir sudah diperintah untuk tidak menerima uang Buya Anwar. “Saya bingung, bagaimana kasir tahu, yang makan itu saya? Adik saya bilang, mungkin perintah muncul lewat pantauan CCTV. Yang jelas, saya kalah lihai dari Pak Kiai (Anwar Iskandar). He he,” tulis Buya Anwar.

Read More

Ketika Rasulullah SAW Ditanya Kapan Hari Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Orang yang beriman dan berislam pasti meyakini akan datangnya hari kiamat. Hal itu juga mengisyaratkan, semua Muslim mempercayai bahwa alam semesta hanyalah sementara dan kelak akan menemui kehancuran total. Ini tidak berarti pesimisme, melainkan pengakuan bahwa Zat Yang Maha-kekal hanyalah Allah SWT. Acap kali, olok-olok diberikan oleh mereka yang menolak percaya akan kedatangan hari kiamat. Pada masa Rasulullah SAW pun, banyak kaum musyrik yang mengajukan pertanyaan, kapankah kiamat terjadi. Rasulullah SAW diajari Allah SWT untuk memberikan jawaban yang sangat bijaksana. Hal ini dijelaskan dalam Alquran surah al-A’raf ayat ke-187. Artinya, “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, ‘Kapan terjadi?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’” Ayat tersebut turun di Makkah berkaitan dengan perangai orang-orang musyrikin Quraisy yang menanyakan waktu terjadinya hari kiamat. Inilah pula yang membedakan penduduk kafir Makkah dan Yastrib (Madinah). Di Makkah, tidak ada kaum ahli kitab–semisal kalangan Yahudi–yang memberitahukan dan mengajarkan penduduk setempat tentang nubuat kerasulan, hari kebangkitan, serta surga dan neraka. Adapun di Madinah, orang-orang Arab setempat sudah biasa bergaul dengan bangsa Yahudi. Mereka memiliki pengertian tentang kenabian dan hari kiamat. Jadi, ketika orang-orang Quraisy menanyakan tentang hari kiamat itu didorong anggapan mereka bahwa kiamat tidak mungkin terjadi. Mereka ingin menuding bahwa Rasulullah SAW hanyalah penyebar berita bohong. Allah menggambarkan pikiran mereka yang picik dengan firman-Nya. يَسۡتَعۡجِلُ بِهَا الَّذِيۡنَ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِهَا‌ ۚ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مُشۡفِقُوۡنَ مِنۡهَا ۙ وَيَعۡلَمُوۡنَ اَنَّهَا الۡحَقُّ ‌ ؕ اَلَاۤ اِنَّ الَّذِيۡنَ يُمَارُوۡنَ فِى السَّاعَةِ لَفِىۡ ضَلٰلٍۢ بَعِيۡدٍ “Orang-orang yang tidak percaya adanya hari Kiamat meminta agar hari itu segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa Kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya Kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh” (QS asy-Syura: 18). Ini tak berarti bahwa tiada orang beriman yang pernah bertanya langsung kepada Rasulullah SAW ihwal kapan kiamat terjadi. Pernah suatu ketika, Rasulullah SAW berceramah di hadapan jamaah. Beliau menjelaskan tentang tanda-tanda kiamat dan hal-hal lain agar umat waspada. Di antara para pendengar, terdapat seorang Arab badui. Karena pikirannya yang lugu, ia pun mendengarkan ceramah Nabi SAW itu dengan heran. “Mengapa Rasulullah SAW terus menerangkan perihal tanda-tanda kiamat, tetapi tidak tentang kapan terjadinya?”

Read More

Orang yang Mengaku imam Mahdi tak Terhitung Jumlahnya

Jakarta — 1mikiarsantri.net : Kemunculan Imam Mahdi merupakan nubat dari Rasulullah SAW yang telah menekankan kepastian kedatangannya kepada para sahabat dalam banyak hadits. Dalam teks keagamaan disebutkan bahwa al-Mahdi adalah pemimpin masa depan bagi orang yang beriman, dan mereka hendaklah menyambut dan bersiap menyongsong kedatangannya. Al-Mahdi datang untuk membasmi kejahatan dan menebar perdamaian di seluruh dunia. Di akhir zaman, penganut tiga agama samawi menenantikan juru selamat mereka. Kaum muslim menanti al-Mahdi dan Isa, kaum Nasrani menanti Isa, sementara kaum Yahudi menunggu juru selamat mereka. Lalu sejak kapan harapan akan munculnya harapan dan sosok yang diklaim sebagai Imam Mahdi itu muncul? Menurut John L Esposito dalam Ensiklopedi Oxford, begitu banyak pengklaim Imam Mahdi dalam sejarah peradaban Islam. Guru Besar Studi Islam pada Universitas Universitas Georgetown, Amerika Serikat (AS) itu mengungkapkan, istilah Imam Mahdi dikembangkan oleh kalangan Syiah untuk menjuluki Muhammad Ibnu Hanafiyah. Putra Khalifah Ali yang mengorganisasikan sebuah revolusi pada 685 M itu sangat dihormati oleh pengikut Syiah. Muhammad Ibnu Hanafiyah, kata Esposito,dipandang sebagai ‘’orang yang mendapat petunjuk’’, tidak dianggap mati, tetapi diyakni tersembunyi. “Dia diyakni memiliki pengetahuan esoteris yang diperlukan untuk membebaskan para pengikutnya dari penindasan dan untuk menegakkan masyarakat yang adil,’’ papar Esposito. Kaum Syiah juga menganggap Muhammad bin Hasan Al-Askari – Imam ke-12 – yang gaib pada tahun 878 M, dianggap sebagai Imam Mahdi. Dalam perkembangan sejarah Islam, sosok yang mengaku dirinya sebagai Imam Mahdi tak terhitung jumlahnya. Pada setiap abad, selalu ada saja tokoh yang memiliki pengikut yang banyak sebagai seorang Imam Mahdi. Pada abad ke-10 M, misalnya, Khalifah Dinasti Fatimiyah yang pertama, Muhammad Ubaid Allah (wafat 934 M) mengaku sebagai Imam Mahdi. “Dengan menampakkan diri di Jabal Massa yang terletak di wilayah Maghribi (Afrika Utara), dia mengaku sebagai keturunan dari anak perempuan Nabi SAW, Fatimah, dan sebagai saudara laki-laki dari Imam ke-12 yang tersembunyi,’’ ungkap Esposito. Pada abad ke-12 M, pendiri gerakan reformasi Al-Muwahhidun, Muhammad Ibnu Tumart (wafat 1130 M), juga mengaku sebagai Imam Mahdi yang berasal dari keturunan Khalifah Ali. Memasuki abad ke-15, berbagai kelompok Islam mulai menghidupkan kembali harapan mereka akan masa depan yang lebih baik. Di kota suci Makkah dan Madinah, papar Esposito, sejumlah ulama menulis pendapat mereka untuk mempertegas keyakinan umum akan kemunculan seorang mujaddid (pembaru) pada abad peralihan.

Read More

Zionis Buang Limbah ke Aliran Mata Air untuk Warga Palestina

Yerikho — 1miliarsantri.net : Pemerintah zionis Israel pada Selasa (2/7/2024) membuang limbah ke aliran mata air atau Wadi Al-Auja, di utara kota Yerikho. Pembuangan limbah tersebut membuat warga Palestina tidak bisa mendapatkan air minum yang layak. Pemerintah penjajah itu membuang limbah ke aliran Wadi Al-Auja, dengan tujuan mencemarinya sehingga membuat warga Palestina tidak dapat menggunakannya atau berjalan-jalan di sekitar aliran air tersebut, menurut pengawas umum organisasi Al-Baidar yang membela hak-hak suku Arab Badui, Hassan Mlihat. Milhat menambahkan bahwa polisi pendudukan pada Selasa juga mengeluarkan tiket bagi pengemudi traktor pertanian dari masyarakat Arab Badui di wilayah sekitar, yang datang untuk mengambil air dengan mengisi tangki mereka untuk keperluan minum serta memberi minum ternak mereka. Dia mengatakan bahwa membuang sampah dan membuangnya ke mata air merupakan ancaman terhadap kesehatan masyarakat dalam jangka pendek dan panjang, serta bahaya lingkungan yang akan terjadi. Mlihat menegaskan, tindakan tersebut melanggar hukum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan hukum humaniter internasional. (der)

Read More

Wapres Ajak Santri Belajar Kesuksesan Mesir dari Produk Kopi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak para santri pondok pesantren (ponpes) untuk belajar dari kesuksesan Mesir dalam mengekspor produk kopi rempah ke berbagai negara. Hal itu disampaikan Wapres saat meninjau produk unggulan UMKM pesantren di Pondok Pesantren Salaf Al-Quran (PPSQ) Asy-Syadzili 1 Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu lalu. Dalam kunjungannya, Wapres menyoroti stan dari Ponpes Bahrul Magfiroh yang memamerkan produk kopi rempah. Ia membandingkan dengan kopi rempah dari Mesir yang sukses menembus pasar Eropa dan Amerika. “Pasarnya sudah ke mana? Mesir itu, itu kopi yang sudah diolah dengan rempah. Kopi Mesir di Eropa dan Amerika tetapi Mesir tidak punya kopi, tidak punya rempah. Kopinya dari sini (Indonesia). Dia (Mesir) hanya mengolah saja tetapi keluarnya jadi kopinya Mesir,” ucap Wapres dikutip dari keterangan Biro Pers Sekretariat Wapres yang diterima di Jakarta, Rabu (3/7/2024). Oleh karena itu, Wapres pun menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan produk untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. “Coba kalian berinovasi, cari itu, kopi Mesir, rasanya seperti apa, buat, tandingi. Kalau bisa lebih bagus. Bisa menguasai Eropa dan Amerika,” ujar Wapres. Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mengapresiasi terhadap berbagai produk unggulan yang dipamerkan oleh pondok pesantren dan SMK mulai dari olahan makanan, produk pertanian hingga teknologi. Ia mengharapkan para santri terus mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk memajukan produk-produk lokal.

Read More

Sebanyak 66.611 Jamaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Mekah — 1miliarsantri.net : Fase pemulangan jamaah haji Indonesia hingga tanggal 30 Juni 2024 pukul 21.00 WAS. Jamaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 66.611 orang tergabung dalam 169 kelompok terbang. Jamaah haji Indonesia yang wafat berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 06.44 wib berjumlah 336 orang. Jamaah yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah berjumlah 1.525 orang tergabung dalam 4 kloter. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, untuk memastikan kebersihan lingkungan dan kualitas makanan jamaah haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui tim Sanitasi dan Food Security Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di tempat katering dan pemondokan. “Tim ini berupaya mencegah penyakit yang disebabkan oleh faktor lingkungan. Inspeksi yang dilaksanakan meliputi pengamatan dan pemeriksaan langsung terhadap berbagai aspek lingkungan, seperti standar suhu, kualitas udara, pencahayaan ruangan, kebersihan lingkungan, dan pengolahan limbah,” terang Widi. Widi menambahkan, tim Sanitasi dan Food Security memastikan ketersediaan air bersih, melakukan pengendalian vektor penyakit, dan mengelola limbah medis di lingkungan KKHI, pos kesehatan sektor, dan pos kesehatan satelit. IKL yang dilaksanakan, tutur Widi, berupa pengamatan dan pemeriksaan langsung terhadap aspek lingkungan katering dan pemondokan jamaah haji. Untuk menjamin keamanan makanan para jemaah sebelum dikonsumsi, dilakukan pemeriksaan sampel makanan secara organoleptik. “Pemeriksaan ini meliputi pengujian rasa, bau, tekstur, dan warna makanan. Uji organoleptik ini bertujuan mendeteksi adanya risiko kerusakan makanan sedini mungkin, sehingga dapat dicegah sebelum dikonsumsi oleh jamaah haji. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua sampel makanan, baik menu reguler maupun menu lansia, yang dikirimkan oleh katering ke KKHI pada setiap waktu makan (pagi, siang, malam, selamat datang, dan selamat jalan),” sambungnya. Untuk kegiatan sanitasi, ia menjelaskan, tim melaksanakan kegiatan sanitasi melalui inspeksi dan intervensi kesehatan lingkungan di KKHI, katering, dan hotel/pemondokan jamaah. Di KKHI, menurutnya, inspeksi dan intervensi kesehatan lingkungan fokus pada pengelolaan limbah medis dan pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dan pemantauan limbah medis hingga pos kesehatan sektor dan pos kesehatan satelit.

Read More