Meningkatkan Ekonomi Zakat dan Menguatkan Larangan Perjudian

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pada tahun 1984, Sri-Edi Swasono, seorang ekonom ternama dan menantu Bung Hatta, mengemukakan pandangan visioner tentang zakat yang masih sangat relevan hingga saat ini. Sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia dan mantan Asisten Menteri/Kepala Bappenas, Sri-Edi mengusulkan bahwa zakat seharusnya diperhitungkan dan dimanfaatkan secara lebih strategis dalam upaya memperbaiki perekonomian nasional yang masih menghadapi kesenjangan sumber daya. Dengan memperkuat peran zakat, tidak hanya efektivitasnya akan meningkat, tetapi juga peran Islam dalam perekonomian nasional akan lebih signifikan. Umat Islam dapat berkontribusi lebih aktif dalam menentukan arah ekonomi Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa zakat bisa menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Afzalur Rahman, Deputi Sekretaris Jenderal The Muslim School Trust London UK, dalam bukunya Doktrin Ekonomi Islam (Jilid 3 dan 4), menjelaskan bahwa zakat adalah kewajiban agama yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat tertentu (nisab) dalam kondisi apapun. Dana yang terkumpul digunakan untuk membantu anggota masyarakat yang kurang beruntung, sehingga zakat berfungsi sebagai lembaga penjamin (asuransi) dan penyedia dana cadangan bagi komunitas Islam. Salah satu tujuan utama zakat adalah mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat. Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 219 dan surat Al-Maidah ayat 3 serta ayat 90, memperingatkan bahaya riba dan perjudian sebagai kejahatan sosial. Kata “maisir” (judi) dalam bahasa Arab berarti memperoleh sesuatu dengan mudah tanpa kerja keras. Islam secara tegas melarang segala bentuk perjudian dan penjualan undian bagi umat Muslim, sebagaimana ditegaskan oleh Rahman. Sebagai rukun Islam ketiga, zakat memiliki pesan teologis untuk mendorong pemerataan ekonomi tanpa riba, perjudian, dan korupsi. Dari sudut pandang ekonomi, zakat mendorong setiap Muslim untuk mencari rezeki yang halal. Zakat, yang berarti bersih dan tumbuh, bukanlah untuk membersihkan harta yang tidak halal, melainkan untuk membersihkan harta halal dari hak-hak orang lain, seperti hak fakir miskin dan ibnu sabil. Penerima zakat, dengan usaha dan kegigihan, bisa mencapai kemandirian dan menjadi pembayar zakat. Penyaluran zakat melalui organisasi pengelola dilakukan dengan pola konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik dan pola produktif untuk meningkatkan kualitas hidup serta kemampuan ekonomi. Dalam konteks ekonomi, zakat menggerakkan perputaran uang dan modal dari yang berkecukupan kepada yang membutuhkan. Semangat zakat mengingatkan bahwa kepemilikan memiliki fungsi sosial dan kekayaan tidak boleh hanya beredar di tangan sekelompok orang. Upaya penanggulangan kemiskinan dalam Islam, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dalam bukunya Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan, meliputi kerja, bantuan dari sanak famili yang berkecukupan, zakat, jaminan keuangan negara (Baitul Mal), kewajiban di luar zakat seperti hak tetangga, kurban, fidyah, dan lainnya, serta sedekah sukarela dan kemurahan hati individu seperti wakaf. Kewajiban zakat mengajarkan etika ekonomi yang bebas dari riba, perjudian, dan korupsi. Perjudian, baik tradisional maupun online, menyedot perputaran uang dalam jumlah besar tanpa membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Read More

Rasulullah SAW Menangisi Kondisi Umatnya Akhir Zaman

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW ketika masih hidup pernah menangis dan memanggil umatnya “ummati, ummati/ umatku, umatku.” Panggilan ini sebagaimana terdapat dalam riwayat Abdullah bin Amar bin al-Ash RA yang diriwayatkan Imam Muslim. عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم تَلاَ قَوْلَ الله عَزَّ وَجَلَّ فِي إِبْرَاهِيمَ: ﴿ رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيراً مِنَ النَّاسِ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي ﴾ [إبراهيم: 36] وَقَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ: ﴿ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴾ [المائدة: 118] فَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ: “اللَّهُمَّ أُمَّتِي أُمَّتِي” وَبَكَى. فَقَالَ الله عَزَّ وَجَلَّ: يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ، وَرَبُّكَ أَعْلَمُ، فَسَلْهُ مَا يُبْكِيكَ؟ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ فَسَأَلَهُ. فَأَخْبَرَهُ رَسُولُ اللّهِ بِمَا قَالَ. وَهُوَ أَعْلَمُ. فَقَالَ الله: يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ فَقُلْ: إِنَّا سَنُرْضِيكَ فِي أُمَّتِكَ وَلاَ نَسُوءُكَ” Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash radliyallahu anhuma, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam membaca firman Allah di dalam surah Ibrahim: رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضۡلَلۡنَ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِۖ فَمَن تَبِعَنِي فَإِنَّهُۥ مِنِّيۖ وَمَنۡ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ “Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (QS Ibrahim: 36). Beliau juga membaca ucapan Isa alaihishalatu wassalam: إِن تُعَذِّبۡهُمۡ فَإِنَّهُمۡ عِبَادُكَۖ وَإِن تَغۡفِرۡ لَهُمۡ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ “Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS al-Maidah: 118) Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya (berdoa): “Umatku, umatku, umat ya Allah!” Beliau menangis. Maka Allah Subhanahu wa Taala berfirman, ‘Wahai Jibril, temui Muhammad,” dan Tuhanmu lebih mengetahui, ‘Tanyakan kepadanya, apa yang membuatnya menangis?’ Maka Jibril mendatanginya dan menanyakannya. Rasulullah SAW memberitahukan apa yang dia ucapkan. Maka Allah berfirman, ‘Wahai Jibril, temuilah Muhamad dan katakan, ‘Kami akan membuatmu ridha dalam masalah umatmu dan kami tidak akan menyakitimu.’’ (HR Muslim) Merenungkan hadits ini mengingatkan kita terhadap realita umat terkini yang Rasulullah SAW nubuatkan, dalam lima hadits berikut ini: Pertama, tak peduli halal haram Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: ((يأتي على الناس زمان لا يبالي المرء ما أخذ منه، أمن الحلال أم الحرام))؛ رواه البخاري “Akan datang kepada manusia suatu zaman (ketika) seseorang tidak lagi memperdulikan halal atau haram harta yang dia ambil. (HR. Bukhari) Kedua, tak malu berbuat zina Dalam riwayat yang juga dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: Demi yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidak akan lenyap umat ini sampai seorang lelaki mendekati seorang perempuan kemudian menggaulinya di jalanan. Adapun orang yang paling baik saat itu akan berkata, “Kalau saja engkau menutupnya di balik dinding ini.” (HR. Abu Ya’la dalam Al Silsilah Al Shahihah) Ketiga, banyak orang yang berperilaku seperti keledai

Read More

Palestina Berharap Liga Arab dapat Memberikan Solusi Terkait Kondisi Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Palestina menyerukan diselenggarakannya pertemuan luar biasa Liga Arab untuk membahas perang Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza dan perluasan permukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat yang diduduki. “Pertemuan akan diadakan pada tingkat wakil tetap (duta besar) minggu ini untuk membahas penanggulangan kejahatan genosida dan perluasan penjajahan Israel di Tepi Barat,” urai Dubes Palestina untuk Liga Arab Mohannad al-Aklouk kepada kantor berita Wafa. Namun, belum ada konfirmasi dari Liga Arab mengenai pertemuan tersebut. Kabinet Israel pada Kamis (27/6/2024) menyetujui langkah-langkah yang diusulkan oleh kepala otoritas keuangan Israel Bezalel Smotrich untuk melegalkan pos-pos permukiman di Tepi Barat dan menjatuhkan sanksi kepada Otoritas Palestina. Pos-pos permukiman adalah komunitas kecil yang didirikan oleh pemukim ilegal Israel di tanah pribadi milik warga Palestina, tanpa persetujuan dari otoritas Israel. Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah Palestina yang diduduki, dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di kedua wilayah tersebut melanggar hukum atau ilegal.

Read More

Ketua PBNU : Usulan Pansus DPR Dinilai Sangat Kental Nuansa Politik

Jakarta — 1miliarsantri.net : Usulan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) DPR tentang penyelenggaraan ibadah haji 2024 mendapatkan banyak tanggapan negatif dari berbagai pihak, termasuk salah satu nya dari Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Akh Fahrur Rozi. Menurutnya usulan pansus DPR tentang haji sangat kental nuansa politiknya. “Pansus haji saya kira tidak perlu karena hanya mengada-ada. Kalau memang ada yang perlu ditanyakan kan bisa dilakukan secara langsung kepada dirjen haji agar tidak ada kesan ini dipolitisir,” terang Gus Fahrur di Jakarta, Sabtu (6/7/2024). Pengasuh Pesantren An Nur Bululawang, Malang ini menilai, Pansus haji juga tidak akan efektif karena masa tugas anggota DPR juga sangat singkat dan segera berakhir. Apalagi, saat ini juga menjelang pergantian Presiden. “Mari kita bersama menjaga suasa biar tetap sejuk. Toh jamaah haji juga sudah pulang, tidak ada kendala. Jangan malah elite gaduh agar transisi pemerintahan ini berjalan lancar,” tambah Gus Fahrur. Gus Fahrur juga baru pulang dari ibadah haji itu menilai, pelaksanaan haji 2024 juga sudah sangat baik. “Justru saya ingin memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama yang telah berhasil menyelesaikan tugas pelayanan ibadah haji tahun ini dengan sangat baik dan petugas melayani sepenuh hati,” ujarnya. Ulama yang sudah lima kali berhaji itu menuturkan, sepanjang pengalamannya, pelaksanaan haji 2024 sudah sangat baik. Contohnya tidak ada lagi kejadian Muzdalifah seperti tahun lalu.

Read More

Selama di Madinah, PPIH mengimbau jamaah mematuhi peraturan di Masjid Nabawi

Madinah — 1miliarsantri.net : Selain memfasilitasi jamaah haji yang sejak awal kedatangan di Makkah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Kota Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memfasilitasi jamaah yang belum pernah ke Masjid Nabawi untuk beribadah dan berziarah ke Raudah. Membawa jamaah ziarah ke Raudah merupakan ikhtihar petugas haji melayani para tamu Allah untuk mendapatkan kesempatan beribadah dan berdoa di tempat mustajab. “Dan semoga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi jamaah yang sejak tiba di Tanah Suci belum berziarah atau beribadah di Masjid Nabawi,” terang Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda, Sabtu (6/7/2024). Widi menjelaskan, PPIH akan mengidentifikasi jamaah yang dirawat di KKHI dan menentukan apakah jamaah tersebut bisa atau tidak bisa dimobilisasi untuk ziarah ke Raudhah. PPIH juga kembali mengingatkan jamaah haji untuk tetap menjaga kesehatan tubuh selama di Kota Madinah dengan makan tepat waktu, minum obat teratur sesuai anjuran dokter, menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup. Mengimbau jamaah untuk mengindahkan ketentuan-ketentuan dan larangan yang berlaku dan ditentukan otoritas Saudi khususnya di area Masjid Nabawi,” ujarnya. Ia menyampaikan, jamaah haji Indonesia yang wafat berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 09.32 WIB berjumlah 348 orang.

Read More

Hijrah yang Dilakukan Beberapa Nabi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Setiap tanggal 1 Muharram senantiasa diperingati sebagai tahun baru Islam. Awal tahun baru Islam disebut juga dengan tahun baru hijriyah, yakni bulan atau waktu berhijrahnya Rasulullah SAW. Secara harfiah, hijrah adalah berpindahnya sesuatu dari satu tempat ke tempat lain. Adapun secara istilah, hijrah adalah pindahnya Rasulullah SAW dari Kota Makkah ke Madinah, dalam rangka menyelamatkan akidah umat Islam dari gangguan dan ancaman kaum kafir Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-13 kenabian atau tahun 622 M. Dan secara lebih spesifik, hijrah adalah meninggalkan segala bentuk kemaksiatan dan melaksanakan segala perintah Allah dalam menuju kemashlahatan umat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Seorang yang berhijrah adalah orang yang menjauhi segala apa yang dilarang oleh Allah kepadanya.” (Shahih Bukhari 1: 53, dalam redaksi serupa juga terdapat dalam Sunan Ibnu Majah, 2: 1298). Dalam Al-Quran disebutkan, hijrah ini tidak hanya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Tetapi, jauh sebelumnya, hijrah juga telah dilakukan oleh nabi-nabi dan rasul-rasul lainnya. Seperti yang dilakukan Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Isa, dan Nabi Musa. Hijrah Nabi Adam AS Setelah diturunkan dari surga di bumi India, Nabi Adam AS yang sudah bertahun-tahun lamanya di daerah tersebut, merasa rindu dengan istrinya, Siti Hawa. Sebagaimana dikutip Sami bin Abdullah al-Maghluts dalam Atlas Sejarah Nabi dan Rasul, Allah SWT memerintahkan Adam AS untuk mengerjakan haji ke Baitullah (sekaligus berhijrah) di Makkah. Ia kemudian bertemu dengan Hawa di Jabal Rahmah di Arafah. Hijrah Nabi Nuh AS Dalam usahanya menyebarkan dakwah, Nabi Nuh AS selalu mendapat tantangan dan ejekan dari kaumnya. Selama ratusan tahun berdakwah, siang dan malam, tak banyak kaumnya yang beriman kepadanya. Allah lalu memerintahkan Nabi Nuh AS untuk membuat kapal, karena Allah akan mengazab kaumnya itu dengan banjir besar. Hijrahnya Nuh dan sebagian kaumnya (dalam sebuah riwayat, jumlah kaumnya yang beriman hanya mencapai 70 orang) ini agar mereka terhindar dari azab Allah, dalam menyelamatkan akidah tauhid. (QS Nuh :1-42) Hijrah Nabi Ibrahim AS Sejak usia muda, Ibrahim AS sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada berhala-berhala yang menjadi sesembahan kaumnya, termasuk Raja Namrudz yang memerintah di Babilonia. Karena itu, dengan tegasnya ia menghancurkan berhala-berhala itu, demi menyelamatkan kaumnya dari kesesatan dan kemusyrikan. Namun, ia akhirnya ditangkap lalu diadili dan dibakar dalam api yang panas. Allah menyelamatkannya dan ia pun berhijrah.

Read More

Diantara Tanda-tanda Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di antara pilar dasar Islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Al-qur’an dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk. Kiamat adalah sebuah fenomena logis dari keberadaan semua yang ada di jagat raya. Kiamat adalah rahasia Allah Yang Mahakuasa, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Al-qur’an dan sunah pun hanya menginformasikan tanda-tandanya. Salah satu tanda kiamat semakin dekat waktunya adalah munculnya banyak Dajal yang mengaku nabi, baik pada saat Rasul masih hidup maupun setelah wafat. Dalam satu hadis disebutkan bahwa jumlahnya sekitar 30 orang. Namun Nabi tidak memerincinya satu per satu. Hari kiamat tidak akan datang sampai muncul banyak dajal sang pembohong, (jumlahnya) sekitar 30 orang dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah). Dalam sejarah tercatat beberapa nama orang yang mengaku dirinya sebagai nabi seperti Musailamah al-Kazzab, hidup pada masa Nabi. Ia masuk Islam tahun 9 H, tapi kemudian murtad. Ia dan bala tentaranya sekitar 40 ribu orang bisa ditaklukkan oleh Abu Bakar. Kemudian Al-Aswad al-‘Ansi, berasal dari Yaman. Ia hidup pada masa Nabi, masuk Islam tapi kemudian murtad. Ia mempimpin gerakan melawan kaum muslimin, tapi akhirnya mati terbunuh. Sajah binti al-Haris at-Taglibiyyah, seorang wanita penganut Nasrani. Ia pernah menjadi istri Musailamah al-Kazzab. Setelah Musailamah kalah, dia akhirnya masuk Islam dan kembali ke kampungnya di Taglib. Ţulaihah binti Khuwailid al-Asadi, pernah masuk Islam pada tahun 9 H, bersama kabilah Bani Asad. Ia kemudian murtad dan mengaku nabi. Pada masa Abu Bakar ia dikalahkan oleh Khalid bin Walid dan masuk Islam kembali. Mukhtar bin Abi ‘Ubaid asSaqafi, seorang Syi’ah. Ia hidup pada masa tabi‘in. Ia mengaku mendapat wahyu. Saat perang melawan Mus’ab bin Zubair, ia mati terbunuh. Haris bin Sa’id al-Kazzab, hidup pada masa Abdul Malik bin Marwan. Ia mengaku menjadi nabi dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Pada masa dinasti Bani Umayyah dan Abbasiyah tercatat tidak kurang dari tujuh orang pengaku nabi, yaitu al-Mukhtar bin ‘Ubaid as-saqafi, al-Haris bin Sa’id, Bayan bin Sam’an, alMugirah bin Sa’id, Abu Mansur al-Ujali, Abu al-Khattab al-Asadi dan ;Ali bin al-Fadl. Tidak berhenti di sini, fenomena nabi palsu terus bermunculan sampai saat ini. Ada yang berpengaruh luas seperti pada kelompok Bahaiyah, Babiah dan Ahmadiyah. Ada yang sangat terbatas pengaruhnya seperti pada sosok Ahmad Mushaddiq di Indonesia. Masih banyak nabi-nabi palsu lainnya yang pernah muncul dalam sejarah Islam. Krisis akidah pada masyarakat menjadikan mereka mudah tertipu dan tergiur mengikuti ajakan nabi-nabi palsu. Dari semua itu, yang paling berpengaruh dan mencekam adalah Dajal yang akan muncul pada akhir zaman. Kemunculannya membawa misi memengaruhi banyak orang dan menggoda mereka untuk berpaling dari jalan Allah. Asal Kata al Masih Dajjal Abu Abdillah Al Qurtubi menyebutkan 23 23 variasi bentuk kata dari lafaz al masih. al masih dapat berarti siddiq (yang benar) dan dapat berarti ad-dalil al kazzab (yang sesat lagi pembohong).

Read More

Virus West Nile Melanda Sejumlah Warga Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Virus West Nile menyebabkan kematian sejumlah warga Israel belakangan ini. Sejak memulai serangan brutal ke Gaza pada Oktober 2023 lalu, tentara pasukan penjajahan Israel (IDF) juga beberapa kali diserang pasukan “alamiah”. Berikut diantaranya. Pada Desember 2023, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pasukan pendudukan di Jalur Gaza menghadapi peningkatan kasus penyakit usus dan keracunan makanan di kalangan tentara. Mereka menghadapi “peningkatan luar biasa” dalam kasus penyakit ini di kalangan tentara selama beberapa minggu terakhir. Menurut Yedioth Ahronoth, 18 tentara pendudukan dievakuasi dari Gaza ke pangkalan pelatihan brigade untuk menerima perawatan medis setelah mereka tertular wabah disentri (bakteri Shigella) dan gejala diare dan muntah. Pada Desember itu juga, sejumlah tentara dari IDF terkena serangan jamur mematikan di Gaza. Serangan jamur itu menewaskan satu orang tentara Israel. Lembaga penyiaran publik Israel Kan melaporkan pada Selasa (26/12/2023), tentara IDF itu tewas setelah dia terluka parah dan terinfeksi jenis jamur berbahaya saat berperang di Jalur Gaza. Tentara tersebut dibawa ke Assuta Ashdod Medical Center awal bulan ini dengan luka parah di anggota tubuhnya, kata laporan itu. Menurut Kan, dokter kemudian menemukan bahwa dia telah terinfeksi jamur di medan perang. Meskipun dilakukan perawatan intensif sepanjang waktu dan pengobatan eksperimental dari luar negeri, jamur tersebut terbukti kebal terhadap pengobatan dan tentara tersebut meninggal. Dua belas tentara IDF dilaporkan terluka setelah disengat oleh segerombolan tawon di Jalur Gaza selatan pada Jumat (10/5/2024). Dokter di Israel menyatakan baru pertama kali melihat fenomena tak biasa yang mana ratusan tawon yang menyerang sekelompok manusia secara sekaligus seperti itu. Dilaporkan the Times of Israel, kejadian itu setelah sebuah tank menabrak sarang tawon tersebut. Sheba Medical Center di Tel Aviv mengatakan mereka menerima 10 tentara untuk dirawat, dan salah satu tentara dipindahkan ke unit perawatan intensif. Pada Februari 2024, media Israel melaporkan bahwa lebih dari seribu anjing liar menyusup dari Jalur Gaza ke Israel, belakangan. Anjing-anjing itu disebut berusaha menyerang tentara dan perwira tentara pendudukan Israel (IDF) di perbatasan Jalur Gaza. Menurut apa yang dilaporkan oleh media Otoritas Penyiaran Israel (KAN), “Ratusan anjing mendekati para pejuang yang hadir di area berkumpul di wilayah utara Gaza… sambil menggeram, memperlihatkan gigi mereka dan mencoba menggigit para tentara. Sejauh ini, tentara mampu mengusir mereka dan tidak terluka.” Aljazirah melansir pada Rabu (14/2/2024), Otoritas Cagar Alam dan Pertamanan Israel memperkirakan lebih dari seribu anjing liar telah menyusup dari Jalur Gaza ke Israel. Mereka memangsa hewan liar, terutama hewan ternak. Otoritas ini menunjukkan bahwa “banyak anjing memangsa anak sapi di kandang kibbutzim di sekitar Gaza, dan mereka sekarang menyerang tentara.”

Read More

Timwas Soroti Keterlambatan Garuda Hingga 11 jam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI John Kenedy Azis mengungkapkan beberapa masalah serius yang dialami oleh jamaah haji Indonesia terkait dengan layanan transportasi udara. John Kenedy menyampaikan kekhawatirannya terhadap ketidaknyamanan yang dialami oleh para jamaah selama proses pemberangkatan dan kepulangan haji. “Transportasi haji ke Tanah Suci melibatkan dua penerbangan utama, yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Namun, dalam beberapa kejadian, ada ketidaknyamanan yang dialami oleh jemaah haji kita,” terang John Kenedy di Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Jumat (5/7/2024). Ia menyoroti beberapa insiden yang terjadi, termasuk gangguan teknis pada pesawat dan keterlambatan signifikan dalam jadwal penerbangan. “Pada awal pemberangkatan, ada pesawat yang mengalami gangguan teknis yang cukup serius, termasuk insiden percikan api di mesin. Selain itu, keterlambatan pemberangkatan dari tanah air menuju Tanah Suci juga sering terjadi. Kami mencatat ada penundaan hingga 8 jam,” ungkapnya. Tidak hanya itu, John Kenedy Azis juga menyoroti masalah serupa yang terjadi pada kepulangan jamaah haji. “Kami juga mendapatkan informasi, dan kami sendiri mengalami, bahwa ada keterlambatan pemberangkatan dalam kepulangan haji. Beberapa kasus bahkan mengalami penundaan hingga 11 jam,” tambahnya. Masalah-masalah ini, menurutnya, menimbulkan ketidaknyamanan yang besar bagi para jamaah haji, yang sebagian besar adalah lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik.

Read More

61 Persen Alasan Dispensasi Nikah untuk Menghindari Zina

Surabaya — 1miliarsantri.net : Angka dispensasi nikah (diska) di Jawa Timur (Jatim) masih menjadi pekerjaan rumah bagi BKKBN setempat. Berdasarkan data kependudukan 2023, tingginya angka pernikahan anak relevan dengan tingginya angka perceraian. Melihat hal itu, Kelompok Kerja Insan Jurnalistik Keluarga Berencana (Pijar) Jatim tergugah untuk meningkatkan kesadaran remaja melalui kegiatan Dialog Akademisi. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra.Maria Ernawati, MM mengatakan dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 2024 ini, teman-teman wartawan yang tergabung dalam Pijar Jatim menggelar kegiatan Pijar Jatim Goes to Campus dengan tema dialog akademisi tentang pergaulan remaja ini sangatlah bagus. “Kegiatan ini sangat luar biasa. Teman-teman media bersama akademisi memiliki kepedulian yang tinggi akan tercapainya Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stungting (PSS) dan pernikahan anak di Jatim. Harapan saya dengan selesainya kegiatan ini, setiap mahasiswa akan memiliki pemahaman terkait stunting dan pernikahan anak dan bisa memberikan sharing kepada media sosial nya masing-masing,” ungkap Erna. Pernikahan anak di Jatim, ungkap Erna masih tinggi. Berdasarkan data Kependudukan 2023, ada 61 persen dispensasi nikah karena untuk menghindari zina, sedang 21 persen permohonan dispensasi nikah karena hamil. Sedang karena alasan budaya, yaitu budaya menikahkan anak hampir 10 persen, pergaulan bebas 7 persen. “Sedang permohonan diska karena faktor ekonomi hanya satu (1) persen saja. Dari diska yang ada hampir 80 persen bercerai. Lucunya lagi penyebab perceraian yang pertama adalah perselisihan yang terus menerus atau toksik relationship. Iya jelas karena belum matang secara mental dan faktor yang kedua adalah ekonomi. Tadi waktu mau menikah bukan alasan ekonomi tapi saat bercerai 46 persen adalah faktor ekonomi,” terangnya.

Read More