KH Miftachul Akhyar : Bagaimana Agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Dengarkan Artikel Ini

Surabaya — 1miliarsantri.net : Diterima dan tidaknya amal yang diperbuat manusia sepenuhnya hak prerogatif Allah SWT. Menurut Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar terdapat sikap yang mesti diperhatikan agar amal tersebut bisa diterima Allah swt. Yaitu tidak pernah mengingat-ingat akan amal yang sudah dilakukan.

“Amal yang bisa diharapkan untuk bisa diterima oleh Allah manakala pelakunya tidak ingat-ingat kepada amalnya,” terangnya dalam pengajian Syarah Al-Hikam ditayangkan Multimedia KH Miftachul Akhyar.

Tidak mengingat akan amal yang telah diperbuat menunjukkan sikap ketulusan dan tidak ada tendensi apapun. Sikap ini yang seyogianya ditanamkan setiap kali seseorang berbuat kebaikan kepada sesama maupun di saat harus menunaikan kewajiban-kewajibannya kepada Allah.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca