KH Miftachul Akhyar : Bagaimana Agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT
“Karena Allah akan menerima secara utuh amal itu, kalau kita masih ingat terhadap amal kita berarti kita masih gandoli. Kalau sudah gandoli akhirnya nafsu yang akan masuk, akhirnya kotor. Dan Allah tidak mau kalau sudah begini,” jelasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya, Jawa Timur ini menambahkan, sebuah amal memang harus bersih, tidak tercampur dengan urusan-urusan kedunawian. Pasalnya, amal hakikatnya persembahan kepada Allah, Dzat yang sangat mulia.
“Allah akan menerima amal yang lengkap sempurna, amal yang cacat-cacat tidak diterima oleh Allah. Lha, Allah kan maha mulia,” ungkapnya.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

