Kisah Pejuang Perang Tabuk Olok-Olok Penghafal Alquran

Jakarta — 1miliarsantri.net : Inilah kisah seorang lelaki Madinah tak bernama. Ia hanya disebut sebagai lelaki yang mengikuti Perang Tabuk. Betapa mulianya seseorang yang mengikuti perang bersama Rasulullah. Tapi sungguh sayang, kemuliaan itu tak diikuti dengan kemuliaan akhlaknya. Dengan ringan ia berkata, “Kami tak pernah melihat orang yang sama dengan para penghafal Alquran ini. Mereka paling kuat dalam urusan makan, paling sering dusta, dan pengecut di hadapan musuh.” Perkataan orang itu hendak diadukan Auf ke Rasulullah. Namun, ayat lebih dulu sampai dibanding kabar tersebut. Maka turunlah ayat, “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja’. Katakanlah, ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul -Nya kamu selalu berolok-olok?” (QS at-Taubah [9]: 65). Kemudian, lelaki itu mendatangi Rasulullah sembari mengajukan pembelaannya. “Wahai Rasulullah kami hanya bercanda dan bermain, kami berbicara dengan pembicaraan dalam perjalanan guna menghilangkan rasa letih dalam perjalanan.” Umar menggambarkan saat itu posisi Rasulullah sedang di atas unta hendak bepergian. Rasulullah sama sekali tidak menoleh ke lelaki itu. Kaki lelaki tersebut digambarkan tersandung-sandung batu karena merasa bersalah dan memohon seperti tergantung-gantung di pelana unta Nabi SAW. Kisah ini mengisyaratkan umat manusia, jangan pernah coba-coba mempermainkan Tuhan. Dalam Alquran ditegaskan, “(Yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai olok-olokan dan senda gurau. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini.” (QS al-A’raf [8]: 51). Perangai orang-orang kafir Quraisy selalu memperolok-olokkan orang beriman. Ayat-ayat Alquran mereka jadikan bahan ejekan. Pada kenyataannya tak ada di antara mereka yang selamat atas kelakuan mereka. Akhirnya, pasti akan menemukan nasib yang sangat tragis. Islam benar-benar memperhatikan tata krama dalam bertutur kata. Jangan sampai perkataan yang terlontar mengandung unsur memperolok-olokkan. Dalam Alquran juga diterangkan bagaimana cara bertutur kata, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (Muhammad), ’Raa’ina’, tetapi katakanlah, ’Unzhurna’, dan ‘dengarlah’. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih.” (QS al- Baqarah [2]: 104]. Ayat ini menerangkan secara spesifik cara bertutur kata. Raa’ina, artinya sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. Kala para sahabat menggunakan kata-kata tersebut kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang Yahudi pun memakainya pula, akan tetapi mereka pelesetkan.

Read More

Sandiaga Ingin Wujudkan Internasional Muslim Festival

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyambut baik terselenggaranya Muslim Fashion Festival (Muffest) 2024. Ia meminta agar potensi terhadap fashion muslim terus digali agar lebih maju lagi di kancah internasional. “Islamic fashion sekarang jadi kebutuhan yang banyak permintaan. Indonesia bukan hanya sebagai pengguna tapi juga sebagai basis produksi,” ungkap Sandiaga Uno di acara Muffest 2024, Istora Senayan, Jakarta, Selasa (13/8/2024). Lebih lanjut Sandiaga meminta pihak-pihak terkait untuk terus menggali potensi agar bisa bekerja sama dengan Muffest. “Semoga internasional muslim festival bisa kita wujudkan ke depan di Indonesia,” tambahnya. Dalam kunjungannya tersebut Sandiaga menyempatkan diri melihat lebih dekat hasil karya para desainer Indonesia, dengan mendatangi aneka both di sana. Salah satu yang ia kunjungi dan mengaku terkesan yaitu both Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH). Ia mengaku kagum dengan hasil karya desainer AMANAH yang memperkenalkan budaya asli Aceh kepada masyarakat luas. “Saya kagum peningkatan kualitas produknya. Saya juga rutin melihat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh. Program AMANAH ini bisa mengangkat spek dan kualitas dari produknya yang sangat mengikuti standar dan trend fashion terkini,” pujinya.

Read More

Polemik Nasab Ba Alawi di Indonesia Dinilai Kebablasan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Mengikuti polemik tersambung atau tidaknya nasab Ba Alawi yang menjadi muara garis keturunan para habib di Indonesia dengan Rasulullah SAW, memunculkan kesimpulan tentang hal-hal yang sudah kelewatan, dari kedua belah pihak. Padahal, sudah sepatutnya, dalam tradisi keilmuan Islam, mesti disertai dengan adab, akhlak, dan amanah ilmiyah. Sebagian tokoh mencatat setidaknya ada lima hal yang sudah kelewatan dari pro kontra nasab habaib, yaitu sebagai berikut: Pertama, hilangnya sikap adil dalam berpikir dan bersikap, sebagai ciri utama pengkaji ilmu. Kedua belah saling merasa dirinya benar. Satu hal yang sangat tidak dianjurkan dalam tradisi keilmuan Islam. Imam asy-Syafii pernah menuturkan demikian: رأيى صواب يحتمل الخطأ، ورأى غيرى خطأ يحتمل الصواب “Pendapatku benar namun mungkin saja salah, tetapi pendapat orang lain salah, dan bisa jadi benar.” Kedua, terlalu berlebihan membanggakan nasab Tak ada yang istimewa dari nasab. Nasab tidak akan menyelamatkan seseorang dari api neraka atau mengantarkannya dengan mudah menuju surga. Tak sedikit dari oknum habib yang merendahkan nasab orang lain sembari meninggikan dan mensucikan nasabnya. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ يَفْتَخِرُونَ بِآبَائِهِمْ الَّذِينَ مَاتُوا إِنَّمَا هُمْ فَحْمُ جَهَنَّمَ أَوْ لَيَكُونُنَّ أَهْوَنَ عَلَى اللَّهِ مِنْ الْجُعَلِ الَّذِي يُدَهْدِهُ الْخِرَاءَ بِأَنْفِهِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَذْهَبَ عَنْكُمْ عُبِّيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ وَفَخْرَهَا بِالْآبَاءِ إِنَّمَا هُوَ مُؤْمِنٌ تَقِيٌّ وَفَاجِرٌ شَقِيٌّ النَّاسُ كُلُّهُمْ بَنُو آدَمَ وَآدَمُ خُلِقَ مِنْ تُرَابٍ Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Hendaklah mereka segera berhenti dari membangga-banggakan nenek moyang mereka yang telah mati, -hanyasanya nenek moyang mereka adalah arang neraka Jahannam- atau mereka lebih hina di sisi Allah dari hewan yang mendorong kotoran dengan hidungnya, sesungguhnya Allah telah menghapus dari kalian seruan Jahiliyyah dan berbangga-bangga dengan nenek moyang, (yang ada) hanyalah mukmin yang bertakwa atau pendosa yang celaka, semua manusia adalah anak Adam, sedangkan Adam tercipta dari tanah.” (HR Tirmidzi). Dalam Sunan al-kubra, Imam al-Bukhari menukilkan riwayat tengan nasihat Rasulullah SAW kepada putrinya Fatimah agar tidak membanggakan nasab. مَعْشَرَ قُرَيْشٍ اشْتَرُوا أَنْفُسَكُمْ لَا أُغْنِي عَنْكُمْ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا أُغْنِي عَنْكُمْ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا يَا عَبَّاسُ بْنَ عَبْدِ الْمُطَلِّبِ لَا أُغْنِي عَنْكَ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا يَا صَفِيَّةُ عَمَّةَ رَسُولِ اللَّهِ لَا أُغْنِي عَنْكِ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا يَا فَاطِمَةُ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَلِينِي مَا شِئْتِ لَا أُغْنِي عَنْكِ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا Artinya: “Wahai golongan orang Quraisy! Peliharalah diri kalian karena aku tidak dapat sedikit pun di hadapan Allah. Wahai Bani Abdi Manaf! Aku tidak dapat sedikit pun di hadapan Allah. Wahai Abbas bin Abdul Muthalib! Aku tidak dapat sedikit pun di hadapan Allah. Wahai Shafiyah bibi Rasulullah! Aku tidak dapat sedikit pun di hadapan Allah. Wahai Fatimah putri Muhammad! Mintalah kepadaku apa saja yang kamu mau (dari hartaku), sungguh aku tidak dapat sedikit pun di hadapan Allah.” (HR Bukhari dalam Sunan al-Kubra). Ketiga, hilangnya adab dan munculnya saling membenci. Kedua belah pihak saling membenci satu sama lain. Kebencian ini bahkan melibatkan para muhibbin (pecinta) masing-masing. Fenomena ini sangat bahaya jika diteruskan, bisa merusak persaudaraan umat Muslim. عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: (لاَ تَحَاسَدُوْا، وَلاَتَنَاجَشُوْا، وَلاَ تَبَاغَضُوْا، وَلاَ تَدَابَرُوْا، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخوَانَاً، الْمُسْلِمُ أَخُوْ الْمُسْلِمِ، لاَ يَظلِمُهُ، وَلاَ يَخْذُلُهُ، وَلاَ يَكْذِبُهُ، وَلايَحْقِرُهُ، التَّقْوَى هَاهُنَا – وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ). رَوَاهُ مُسْلِمٌ Dari Abu Hurairah RA dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ”Janganlah kalian saling dengki, melakukan najasy, saling membenci, saling membelakangi dan sebagian dari kalian menjual apa yang dijual saudaranya. Jadilah kalian semua hamba–hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, sehingga dia tidak boleh menzhaliminya, menghinanya, mendustakannya dan merendahkannya. Takwa itu letaknya di sini –sambil menunjuk ke dadanya sebanyak tiga kali– cukuplah seseorang itu dalam kejelekan selama dia merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim terhadap muslim lainnya haram dan terjaga darah, harta dan kehormatannya.” (HR Muslim) Keempat, generalisasi yang berbahaya Di antara yang kelewatan dari polemik nasab habib di Indonesia adalah generalisasi yang berbahaya. Generalisasi berpikir dan generalisasi dalam bersikap. Generalisasi bersikap itu misalnya menegasikan seluruhnya nasab habaib di Indonesia terputus sama sekali, dengan menafikan kemungkinan adanya pendapat lain yang menyatakan ketersambungannya. Di saat yang sama, menafikan nasab walisongo tersambung dengan Rasulullah SAW secara keseluruhan. Demikian juga dalam bersikap memandang dan memperlakukan orang lain. Di setiap kelompok pasti ada oknum. Misalnya, terdapat oknum habib yang melenceng, tetapi bukan berarti kita memvonis semua Habib atau semua kiai telah menyimpang dari agama. Dalam kitabnya at-Tafkir al-Mudhui fi al-Islam, Fuad al-Banna menulis demikian: إن التعميم لا يجوز في المنطق الإسلامي، حتى في الدعاء، فلم يثبت أن الرسول صلى الله عليه وسلم دعا على أي من الكفار لكفرهم، لكنه دعا على المعتدين منهم، وهنا لن تجد أي مجتمع يتصف بصفات الاعتداء برمته، فهناك دوما من يكرهون ذلك. ولتقرير حقيقة المسؤولية الفردية وحرمة التعميم جاء في الحديث الشريف أن أبا هريرة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ( قرصت نملة نبيا من الأنبياء فأمر بقرية النمل فأحرقت، فأوحى الله إليه أن قرصتك نملة أحرقت أمة من الأمم تسبح ) [1] . [ ص: 185 ] وفي سياق تحريم التعميـم أورد القرآن أنه حـتى في إطـار الجمادات لا يصح هذا التعميم، فمخلوق مثل الحجارة الصماء، ليست بذلك السوء الذي يظنه المشاهد لها، لاشتمالها على صور من الخير، كما قال تعالى: ( وإن من الحجارة لما يتفجر منه الأنهار وإن منها لما يشقق فيخرج منه الماء وإن منها لما يهبط من خشية الله ) (البقرة:74) ، وقال: ( لو أنزلنا هذا القرآن على جبل لرأيته خاشعا متصدعا من خشية الله ) وبين لنا القرآن أن هناك استثناءات صالحة في دوائر الفساد نفسها، حيث لا وجود للشر المطلق والخير المحض، قال تعالى: ( والشعراء يتبعهم الغاوون * ألم تر أنهم في كل واد يهيمون * وأنهم يقولون ما لا يفعلون * إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وذكروا الله كثيرا وانتصروا من بعد ما ظلموا وسيعلم الذين ظلموا أي منقلب ينقلبون ) (الشعراء:224-227). “Generalisasi tak boleh dalam logika Islam. Sekalipun dalam doa misalnya, tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa Nabi SAW mendoakan celaka…

Read More

Jalan Kaki 8000 Langkah per hari Bisa Kurangi Risiko Kematin Dini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Jalan kaki 10.000 langkah sehari adalah salah satu tujuan kesehatan paling populer di dunia, sebagian besar berkat pengaruh pelacak kebugaran terbaik. Hal ini menimbulkan perbedaan pendapat di dunia kebugaran: beberapa orang berpendapat bahwa angka tersebut adalah angka sewenang-wenang yang telah menyebabkan obsesi untuk “melakukan langkah Anda.” Sementara yang lain berpendapat bahwa mendorong orang untuk lebih banyak bergerak adalah hal yang baik. Seseorang yang telah berjalan 10.000 langkah sehari selama lebih dari setahun memberikan lebih banyak keuntungan dibandingkan kebanyakan bentuk olahraga lainnya, khususnya bagi pemula. Jika Anda menanyakan pertanyaan ini kepada siapa pun di jalan, kemungkinan besar mereka akan menjawab 10.000. Namun angka ini berasal dari pedometer Jepang (Manpo-kei, atau meteran 10.000 langkah) yang dirilis sebagai bagian dari kampanye pemasaran pada tahun 1960an. Sebuah studi pada tahun 2023 yang dipimpin oleh Universitas Granada mengklaim bahwa angka tersebut “tidak memiliki dasar ilmiah”, sementara ilmuwan olahraga dan pendiri WalkActive Joanna Hall mengatakan bahwa manfaat berjalan kaki sebenarnya sedikit lebih rendah. “Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa kisaran langkah yang diambil harus antara 7.000 dan 9.000 langkah sehari. Itu untuk kesehatan dan kebugaran secara umum, dan mengurangi semua penyebab kematian,” ungkap Joanna. Laporan Universitas Granada memperkuat pernyataan ini, menyatakan bahwa hanya diperlukan 8.000 langkah per hari untuk “mengurangi risiko kematian dini secara signifikan”. Jika kita fokus pada risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, sebagian besar manfaatnya terlihat pada sekitar 7.000 langkah,” lanjutnya. Namun, penulis utama studi tersebut, Franciso Ortega, melanjutkan dengan mengatakan bahwa “semakin banyak langkah yang Anda ambil, semakin baik” dan “tidak ada langkah berlebihan yang terbukti berbahaya bagi kesehatan”. Meta-analisis tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet menambahkan bahwa, dalam studi yang dianalisis, “mengambil lebih banyak langkah per hari dikaitkan dengan risiko kematian yang semakin rendah, hingga tingkat yang bervariasi berdasarkan usia”. Mereka yang berusia 60 tahun ke atas menunjukkan penurunan risiko kematian secara progresif hingga 6.000-8.000 langkah per hari, sedangkan mereka yang berusia di bawah 60 tahun menunjukkan penurunan risiko kematian hingga 8.000-10.000 langkah per hari. Tentu saja, meskipun risiko kematian adalah alasan yang baik untuk berjalan kaki, hal tersebut bukanlah satu-satunya manfaat yang dapat diperoleh dengan meningkatkan langkah harian Anda. Jalan cepat yang teratur dapat memperkuat tulang dan otot, meningkatkan kebugaran kardiovaskular, membantu pengelolaan berat badan dengan membakar kalori, meningkatkan keseimbangan, dan meningkatkan suasana hati Anda, menurut Harvard Medical School. Bagi kebanyakan orang, sebagian besar dampak ini dapat dicapai dengan kurang dari 10.000 langkah sehari. Jika Anda mencari sasaran yang akan memicu perubahan positif, aturan praktis yang baik adalah memeriksa berapa banyak langkah yang Anda lakukan per hari, lalu pilih target yang kira-kira 10-20% lebih tinggi dari ini. Angka tersebut harus dapat dicapai dan berkelanjutan, namun tetap memberikan tantangan. Hal ini karena tubuh menganut prinsip SAID (adaptasi spesifik terhadap permintaan yang dipaksakan) – dalam istilah awam, tubuh Anda beradaptasi untuk menangani tugas-tugas yang sering Anda minta. Jadi, jika Anda terus-menerus berjalan lebih jauh dari sebelumnya, Anda mengirimkan pesan ke tubuh Anda untuk membuat perubahan positif.

Read More

Seluruh Negara Mengutuk Keras Serangan Subuh Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Penasihat politik senior untuk pemimpin Iran, Laksamana Muda Ali Shamkhani, mengunggah pesan di X pada Sabtu (10/8/2024) lalu, mengecam pengeboman sekolah Al Tabi’in di Gaza yang mengakibatkan seratusan warga Palestina meninggal dunia. Ia pun menegaskan, rencana Iran menyerang Israel masih tetap sesuai dengan rencana sebelumnya. “Tujuan utama rezim Israel membunuh para jamaah di sekolah Al-Tabin di Gaza dan pembunuhan syuhada Ismail Haniyeh di Iran adalah penghasutan perang dan membuat pembicaraan gencatan senjata menuju kegagalan,” ujar Shamkahani dikutip Iran Front Page. Shamkani mengatakan, bahwa Iran telah melalui proses hukum, diplomatik, dan media untuk menempuh operasi militer pembalasan dan “persiapan untuk menghukum keras rezim (Israel), yang hanya mengerti bahasa kekerasan, telah dibuat.” Pada 31 Juli 2024, Israel membunuh Haniyeh di kediamannya di Teheran seusai mengikuti prosesi pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran pun kemudian bersumpah untuk mengambil tindakan balasan, mengingatkan Israel bahwa serangan balasan kali ini akan lebih keras dari sebelumnya pada 14 April yang saat itu digelar lewat serangan drone dan misil yang hanya menargetkan lokasi strategis militer. Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Palestina, Francesca Albanese menyebut Israel melakukan genosida di Jalur Gaza. Pernyataannya pada Sabtu itu setelah Israel mengebom sekolah hingga menewaskan sedikitnya 100 korban. “Israel secara terpisah melancarkan genosida terhadap warga Palestina di daerah permukiman, rumah sakit, sekolah, kamp pengungsi, hingga zona aman,” tulis Albanese di media sosial X pada Sabtu. Ia bahkan menggambarkan Gaza sebagai “kamp konsentrasi” terbesar dan paling parah yang terjadi pada abad 21. Albanese mengkritik penggunaan senjata Amerika dan Eropa dalam serangan Israel itu. Ia mengaku kecewa atas “ketidakpedulian negara-negara beradab” terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. “Semoga warga Palestina memaafkan kami atas ketidakmampuan kami semua untuk melindungi mereka maupun menghormati makna paling mendasar dari hukum (internasional),” kata Albanese. Menurut laporan Al Jazeera, serangan udara Israel tersebut terjadi di sebuah sekolah di kawasan Daraj, timur Kota Gaza, kira-kira pada waktu shalat Subuh. Serangan Israel tersebut juga melukai ratusan warga Palestina lainnya. Israel mengakui melakukan serangan tersebut dengan alasan bahwa sekolah itu merupakan “markas militer” kelompok perlawanan Palestina, Hamas. Kepresidenan Palestina mengatakan, bahwa Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan Israel pada sebuah sekolah di Gaza yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Read More

Duplikat Sang Saka Merah Putih Tiba di IKN

Balikpapan — 1miliarsantri.net : Menjelang upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara, IKN, duplikat Sang Saka Merah Putih dan teks Proklamasi tiba di Balikpapan. Duplikat Sang Saka Merah Putih dan teks Proklamasi itu dibawa Nayla Aulita Alqubra Sinapoy dan Lili Wenda, yang tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Sabtu (10/8/2024). Kedatangan mereka disambut sejumlah pejabat Kaltim. Antara lain, Pj Gubernur Kaltim, Sekda Prov, Kapolda Kaltim dan Pangdam VI/Mlw.Nayla Aulita Alqubra Sinapoy dan Lili Wenda memasuki mobil, yang selanjutnya membawa duplikat Sang Saka Merah Putih dan teks Proklamasi menuju IKN dengan iring-iringan mobil. Di tengah perjalanan kirab, mereka disambut ratusan warga Balikpapan, khususnya di kawasan Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur. Para wara memadati ruas Jalan Mawarman untuk bisa melihat secara langsung Kirab Duplikat Sang Saka Merah Putih melintas di jalan tersebut. Ratusan pelajar dan warga Balikpapan tampak bersemangat mengibarkan bendera plastik kecil di tangan mereka saat Kirab melintas di sepanjang Jalan Mulawarman. Iring-iringan pembawa Sang Saka Merah Putih kemudian masuk tol di Manggar, lalu keluar Kilometer 13 dan melanjutkan perjalanan melalui Jembatan Pulau Balang untuk menuju IKN.

Read More

Arab Saudi Dukung Upaya Baru Negosiasi Israel-Hamas

Gaza — 1miliarsantri.net : Arab Saudi menyambut baik undangan Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar kepada Israel dan Hamas untuk melanjutkan negosiasi gencatan senjata Gaza pada 15 Agustus, demikian pernyataan kementerian luar negeri Arab Saudi pada Jumat. Kerajaan Arab Saudi menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya para mediator untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan segera mengatasi kondisi kemanusiaan yang memburuk di Gaza, kata kementerian tersebut. Para pemimpin AS, Mesir, dan Qatar pada Kamis mengajak Israel dan Hamas untuk bertemu dalam negosiasi pada 15 Agustus guna menyelesaikan gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera. Ketiga negara yang telah berupaya menjadi mediator kesepakatan tersebut menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa pembicaraan bisa dilakukan di Doha atau Kairo. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan para negosiator Israel akan hadir. Pernyataan ini merupakan bagian dari upaya ketiga pemimpin untuk memulai kembali pembicaraan, di tengah kekhawatiran yang meningkat akan kemungkinan konflik yang lebih luas di kawasan yang melibatkan Iran setelah terbunuhnya anggota senior kelompok militan Hamas dan Hizbullah.

Read More

Meditasi Islam yang Mampu Relaksasi Pikiran dan Mengurangi Stres

Jakarta — 1miliarsantri.net : Meditasi merupakan cara untuk merelaksasi pikiran dari semua bentuk perasaan. Praktik ini dinilai ampuh untuk menekan tingkat stres dan rasa cemas. Berbicara tentang meditasi, kita sering membayangkannya dengan yoga atau meditasi zen. Namun ada juga meditasi yang dapat dilakukan umat Muslim. Meditasi disebut sebagai inti dari spiritualitas Islam, yaitu dengan berserah diri pada kehendak Allah Ta’ala. Ada berbagai manfaat dari meditasi yang bisa dirasakan di antaranya mengurangi stres, meningkatkan daya ingat, menambah fokus dan konsentrasi, menurunkan reaktivitas emosional, hingga meningkatkan hubungan pribadi. Semua jenis meditasi Islam melibatkan kegiatan yang bentuknya mengingat Allah dan tujuannya untuk menyucikan hati dari pikiran negatif. Berikut lima cara meditasi Islam yang bisa dilakukan sehari-hari: Taffakur artinya berpikir dengan sengaja, konstruktif, terarah, dan positif. Berapa banyak waktu yang kita habiskan dalam sehari untuk merenungkan kebesaran Allah? Di masa kekinian, taffakur dianggap sangat penting. Sebab, bila tidak ada waktu untuk merenung dan berpikir maka akan timbul rasa ketakutan. Akibatnya, hal ini dapat menimbulkan stres, kecemasan, dan kurangnya kedamaian dalam diri. Yang perlu kita lakukan adalah melepaskan diri dari belenggu yang mengikat dengan urusan duniawi. Cara yang bisa dilakukan adalah duduk diam selama lima menit setelah shalat fardhu. Pejamkan mata dan pikirkan bagaimana Allah selalu mengawasi kita. Renungkan bagaimana, pada saat ini, Allah Ta’ala mengetahui segala sesuatunya baik itu kekhawatiran, ketakutan, harapan hingga impian. Rasa syukur kita perlu ditanamkan setiap hari dan dilakukan secara sadar. Ibnul Qayyim menjabarkan syukur sebagai menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, seperti pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Madarijus Salikin, 2/244). Dikutip dari Universitas Islam Indonesia (UII), disebutkan bahwa syukur adalah sifat para nabi. Nabi Muhammad tidak luput dari syukur walaupun telah dijamin baginya surga. Diceritakan oleh Ibunda ‘Aisyah i,“Rasulullah ` biasanya jika beliau shalat, beliau berdiri sangat lama hingga kakinya mengeras kulitnya. ‘Aisyah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau sampai demikian? Bukankan dosa-dosamu telah diampuni, baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Rasulullah besabda: ‘Wahai Aisyah, bukankah semestinya aku menjadi hamba yang bersyukur?’” (H.R. Bukhari no. 1130, Muslim no. 2820). I’tikaf adalah berdiam diri atau mengisolasi diri dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi dalam beribadah. Tujuannya untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dan mendekatkan diri kepada-Nya. I’tikaf merupakan ibadah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dengan menghabiskan waktu berhari-hari di Gua Hira sebelum kenabiannya. Setelah kenabian, beliau menetapkan itikaf di bulan Ramadhan sebagai ibadah yang pahalanya sangat besar. Berdiam diri datang dengan keheningan.

Read More

Sumpah Pocong Marak Dilakukan Akibat Lemahnya Hukum di Indonesia

Cirebon — 1miliarsantri.net : Pemberitaan sumpah pocong antara mantan terpidana Saka Tatal dan Kapolsek Kapetakan Iptu Rudiana trekait kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon, marak di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sumpah pocong ini digelar akibat lemahnya sistem hukum di Tanah Air. Masing-masing pihak berperkara merasa tidak puas dengan proses hukum yang telah berjalan. Namun, bagaimana sumpah pocong itu menurut pandangan Islam? Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Huda mengatakan, dalam syariat Islam dikenal dengan sumpah atau al Yamin. Adapun ungkapan sumpah dimulai dengan menyebut asma Allah yang diawali dengan huruf qasam (sumpah). “Huruf qasam sendiri di dalam kaidah bahasa Arab ada tiga yaitu huruf wawu (wallahi), huruf ba’ (billahi), dan huruf ta’ (tallahi, ketiga ungkapan tersebut mempunyai arti sama yaitu demi Allah,” terang Kiai Miftahul Huda kepada media di Jakarta, Senin (12/8/2024). Kiai Miftahul Huda menerangkan, secara bahasa ketiga ungkapan tersebut digunakan untuk menguatkan suatu pernyataan. Di dalam hukum fikih jinayat atau pidana Islam, sumpah digunakan sebagai salah satu bukti dalam pengadilan. Sedangkan bagi seorang tersangka suatu perkara, itu dilakukan jika dia ingin menyangkal tuduhan. “Islam juga mewanti-wanti agar orang tidak mudah bersumpah, sebab sumpah palsu termasuk dosa besar dan sangat berat hukumannya,” tegas Kiai Miftahul Huda. Ditanya terkait sumpah pocong yang akhir-akhir ini marak di pemberitaan media sosial, Kiai Miftahul Huda secara pribadi berpandangan, bahwa sumpah pocong adalah budaya Indonesia. Di mana tujuannya adalah sama dengan sumpah yang ada dalam syariat agama. “Hanya caranya yang ditambahkan dengan menggunakan kain kafan seperti mayat, menurut saya sih sah-sah saja,” lanjut Kiai Miftahul Huda. Sebelumnya, Saka Tatal, mantan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky, menjalani satu per satu prosesi sumpah pocong pada Jumat (9/8/2024). Kegiatan itu dilakukan di Padepokan Agung Amparan Jati, di Desa Lurah, Blok Karangtengah Kidul, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Prosesi sumpah pocong itu diawali dengan dimandikannya Saka Tatal. Dia keluar dari tempat pemandian dengan kondisi bertelanjang dada dan mengenakan celana panjang.

Read More

Sedikitnya 250 Orang di Bom Israel Saat Sholat Subuh di Masjid Al-Tabi’in

Gaza — 1miliarsantri.net : Detail kebiadaban pengeboman Israel terhadap masjid di kompleks sekolah Al-Tabi’in di Kota Gaza terungkap. Sedikitnya 250 orang sedang berada di ruang shalat untuk menunaikan shalat subuh saat tiga bom Israel menghujani bangunan tersebut. Dalam serangan pagi hari yang brutal itu, lebih dari 100 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka menyusul serangan udara Israel di Sekolah Al-Tabi’in di lingkungan Daraj di Kota Gaza. Sekolah yang menampung keluarga pengungsi itu dihantam bom dari pesawat tempur Israel. Sumber lokal melaporkan bahwa serangan udara terjadi pada dini hari, menargetkan sekolah ketika penghuninya sedang berkumpul untuk shalat subuh. Ada sekitar 250 orang di dalam ruang shalat yang dibombardir Israel tersebut. Juru bicara pertahanan sipil Gaza memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dampak berdarah setelah serangan Israel terhadap sekolah al-Tabi’in. “Area sekolah dipenuhi jenazah dan bagian-bagian tubuh. Sangat sulit bagi paramedis untuk mengidentifikasi seluruh jenazah. Ada lengan di sini, ada kaki di sana. Tubuh terkoyak-koyak, tim medis tidak berdaya menghadapi kejadian mengerikan ini,” ungkap juru bicara Mahmoud Basal kepada Aljazirah. Ismail al-Thawabta, kepala Kantor Media Pemerintah Gaza, mengatakan bahwa tentara Israel menggunakan tiga bom berbobot masing-masing 907 kilogram dalam serangannya terhadap sekolah al-Tabi’in tersebut. Sementara jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena Rumah Sakit al-Ahli masih berjuang untuk mengatasi cedera parah akibat serangan tersebut. Al-Thawabta menambahkan, Israel mengetahui kehadiran pengungsi di dalam sekolah. Aljazirah melansir, laporan para saksi mata menunjukkan bahwa banyak syuhada dan terluka adalah warga sipil, termasuk perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia. “Kami juga meminta IDF bersama dengan pemerintah AS bertanggung jawab penuh atas pembantaian ini. Pemerintahan AS tidak hanya terus menyoroti genosida Israel dan perang pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina, namun juga memberikan persenjataan kepada Israel,” ujar Al-Thawabta. “Lebih dari 100.000 bom dan rudal diberikan AS kepada Israel sejak awal perang ini. Kami menyerukan kepada masyarakat dunia, yaitu Dewan Keamanan PBB untuk menekan Israel agar mengakhiri pertumpahan darah yang terus menerus terjadi di antara rakyat kami, yaitu perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah. Bahkan masjid, rumah sakit, jurnalis pun tidak luput. IDF terus melakukan pembantaian setiap hari sementara seluruh dunia menyaksikannya dengan diam.” Selain orang-orang yang syahid di dalam masjid sekolah selama serangan itu, yang lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak, juga terbunuh di dalam ruang kelas terdekat, terkena pecahan peluru yang beterbangan dari bom. Aljazirah melansir, banyak korban yang dibawa ke rumah sakit mengalami pendarahan parah akibat pecahan peluru atau luka bakar parah akibat kebakaran yang terjadi akibat pemboman tersebut. Staf di rumah sakit hanya mempunyai sedikit sumber daya sehingga mereka terpaksa menggunakan bahan daur ulang untuk merawat korban luka – bahan yang dalam konteks lain akan dibuang begitu saja. Banyak jenazah yang dibawa masuk sulit dikenali, sehingga kerabat di rumah sakit yang mencari orang yang mereka cintai kesulitan menemukan cara untuk mengidentifikasi mereka, tambahnya.

Read More