MUI Bali Turun Tangan Terkait Mobil Berlogo Israel Seliweran di Bali

Denpasar — 1miliarsantri.net : Rekaman video mobil jenis double cabin berstiker bendera Israel diposting oleh akun Instagram Gaza Update Indonesia. Mobil tersebut berwarna dasar putih dengan stiker bendera bintang daud yang menjadi bendera resmi Israel. Di pintu depan mobil tertulis logo Bali Efata. Mobil tersebut tampak sedang terparkir di salah satu jalan raya. Masih dalam rekaman video, seorang anak tampak menurunkan sepeda dari mobil tersebut yang dibantu oleh seorang lelaki dewasa. Berdasarkan narasi dari video tersebut, mobil 4 Wheel Drive tersebut berkeliaran di salah satu jalan di Bali. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali Zainal Abidin mengonfirmasi kebenaran video tersebut. Menurut Zainal, pihaknya pun sudah mencoba untuk mengklarifikasi ke kantor dimana mobil tersebut beroperasi yang berlokasi di Jalan Garuda, Puri Gading, Jimbaran – Bali. Namun karena hari libur, maka pihaknya tidak bisa menemui siapapun. Meski belum mengetahui dimana keberadaan mobil tersebut, Zainal mengungkapkan, pihaknya menyaksikan jika bangunan di kantor mobil itu berornamen bintang daud. “Makanya kita mau konfirmasi lebih. Kemarin mobilnya gak ada. Tapi di bangunannya memang ada lambang bintang daud nya,” terang Zainal kepada 1miliarsantri.net, Ahad (11/8/2024). Meski dikenal sebagai provinsi yang terbuka dengan budaya internasional dengan masyarakat yang sebagian besar merupakan non Muslim, Bali sempat menolak tim nasional Israel berlaga di Piala Dunia U-20 yang sebelumnya hendak digelar pada 2023 lalu. Gubernur Bali I Wayan Koster menolak timnas Israel berlaga di Pulau Dewata dengan berbagai alasan, dari takut trauma bom hingga merujuk pada sikap presiden pertama, Ir Soekarno. Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memutuskan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang seharusnya berlangsung pada 20 Mei-11 Juni 2023.

Read More

Ustadz Hanan Attaki Ungkap Kekuatan Doa yang Mengguncang Langit

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, kita sering dihadapkan pada berbagai masalah yang seolah tak berujung. Namun, siapa sangka bahwa solusi dari permasalahan kita mungkin terletak pada sebuah zikir sederhana yang telah dipraktikkan sejak zaman Nabi? Ustadz Hanan Attaki, seorang ulama muda yang terkenal dengan gaya dakwahnya yang segar, baru-baru ini membagikan sebuah rahasia yang mungkin bisa menjadi game-changer dalam hidup kita. Dalam sebuah ceramahnya, Ustadz Hanan Attaki mengungkapkan kekuatan luar biasa dari zikir Nabi Yunus Alaihis Salam (AS). Beliau menyarankan untuk mengamalkan zikir ini secara konsisten, terutama ketika kita sedang menghadapi masalah. “Coba kalau kita punya masalah, dawamkan zikirnya Nabiyullah Yunus AS, setiap malam minimal 100 kali,” ujar Ustadz Hanan, dikutip Ahad (11/8/2024). Zikir yang dimaksud adalah: “La ilaha illa anta subhanak inni kuntu minadzdzalimiin.” Yang artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” Ustadz Hanan juga menekankan pentingnya pengucapan yang benar. Beliau menjelaskan bahwa waqof (tempat berhenti) yang tepat adalah setelah kata “subhanak”, bukan setelah “subhanaka”. Detil kecil ini, menurut beliau, sangat penting untuk diperhatikan. Namun, bukan hanya pengucapan yang penting. Konsistensi dan intensitas juga menjadi kunci. Ustadz Hanan menyarankan untuk membaca zikir ini minimal 100 kali setiap malam, dengan catatan tidak ada batasan maksimal. Yang lebih menarik lagi, beliau menganjurkan untuk melakukan praktik ini setidaknya selama 10 malam berturut-turut tanpa jeda.

Read More

Al-Khazini: Fisikawan Terbesar Sepanjang Sejarah, Sang Pencetus Teori Gravitasi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ilmuwan Muslim yang berjaya di abad ke-12 M – tepatnya 1115-1130 M – itu Bernama Al-Khazini. Saintis serbabisa itu telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, terutama dalam fisika dan astronomi. Al-Khazini merupakan saintis Muslim yang menguasai astronomi, fisika, biologi, kimia, matematika serta filsafat. Charles C Jilispe, editor Dictionary of Scientyfic Bibliography menjulukinya sebagai, “Fisikawan terbesar sepanjang sejarah.” Bahkan, para sejarawan sains menempatkan saintis kelahiran Bizantium alias Yunani itu dalam posisi yang sangat terhormat. Sederet buah pikir yang dicetuskannya tetap abadi sepanjang zaman. Al-Khazini merupakan ilmuwan yang mencetuskan beragam teori penting dalam sains seperti: metode ilmiah eksperimental dalam mekanik; energi potensial gravitasi; perbedaan daya, masa dan berat; serta jarak gravitasi. “Teori keseimbangan hidrostatis yang dicetuskannya telah mendorong penciptaan peralatan ilmiah. Al-Khazini adalah salah seorang saintis terbesar sepanjang masa,” ungkap Robert E Hall (1973) dalam tulisannya berjudul ”al-Khazini” yang dimuat dalam A Dictionary of Scientific Biography Volume VII. Ilmuwan serbabisa ini bernama lengkap Abdurrahman al-Khazini. Menurut Irving M Klotz, dalam tulisannya bertajuk “Multicultural Perspectives in Science Education: One Prescription for Failure”, sang ilmuwan hidup di abad ke-12 M. ”Dia berasal dari Bizantium atau Yunani,” tutur Klotz. Al-Khazini sempat menjadi budak Dinasti Seljuk Turki, setelah kerajaan Islam itu menaklukkan wilayah kekuasaan Kaisar Konstantinopel, Romanus IV Diogenes. Al-Khazini kemudian dibawa ke Merv, sebuah metropolitan terkemuka pada Abad ke-12 M. Merv berada di Persia dan kini Turkmenistan. Sebagai seorang budak, nasib Al-Khazini sungguh beruntung. Oleh tuannya yang bernama Al-Khazin, ia diberi pendidikan sang sangat baik. Ia diajarkan matematika dan filsafat. Tak cuma itu, al-Khazini juga dikirimkan untuk belajar pada seorang ilmuwan dan penyair agung dari Persia bernama Omar Khayyam. Dari sang guru, dia mempelajari sastra, metematika, astronomi dan filsafat. Menurut Boris Rosenfeld (1994) dalam bukunya “Abu’l-Fath Abd al-Rahman al-Khazini’’, saat itu Omar Khayyam juga menetap di kota Merv. Berbekal otak yang encer, al-Khazini pun kemudian menjelma menjadi seorang ilmuwan berpengaruh. Ia menjadi seorang matematikus terpandang yang langsung berada di bawah perlindungan, Sultan Ahmed Sanjar, penguasa Dinasti Seljuk.

Read More

Seratus Lebih Tentara IDF Ditembak Teman Sendiri

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Markas pasukan penjajahan Israel (IDF) melansir rincian kerugian mereka dalam agresi ke Gaza sejak 7 Oktober lalu. Dari rincian itu, terungkap bahwa lebih dari seratus tentara IDF terkena tembakan teman sendiri, termasuk 28 yang tewas. Sejak tanggal 7 Oktober, 689 tentara IDF telah tewas, dan 4.303 lainnya terluka, IDF melaporkan pada hari Sabtu dalam ringkasan terbaru data korban perang tersebut. Sejak tentara memasuki Gaza pada 27 Oktober, 329 tentara tewas dan 2.199 lainnya luka-luka. Menurut Jerusalem Post, dari mereka yang tewas 51 orang disebabkan oleh kecelakaan operasional, menurut data bulan Juni. Selain itu, 18 kematian disebabkan oleh jenis kecelakaan lain, lima akibat kesalahan tembakan, dan 28 akibat tembakan teman sendiri pada Agustus. Sejak awal perang, IDF melansir 2.586 orang luka ringan, 1.077 luka sedang, dan 640 luka berat. Jumlah tersebut belum termasuk mereka yang tidak dirawat di rumah sakit. Dari korban luka tersebut, 528 orang akibat kecelakaan yang melibatkan senjata, senjata api, bahan berbahaya, atau kebakaran; 70 orang akibat ditembak rekan sepasukan, 40 orang karena kesalahan tembakan, 60 orang karena kecelakaan di pinggir jalan, dan 167 orang karena jatuh atau kecelakaan kerja lainnya. Ynet melaporkan pekan lalu bahwa 10.000 tentara tewas atau terluka sejak pasukan IDF memasuki Gaza dan setiap bulan, sekitar 10.000 tentara berada dalam tekanan fisik atau psikologis, mengutip data Kementerian Pertahanan. Jerusalem Post menyatakan tidak dapat melihat data Kementerian Pertahanan Israel. IDF belum melaporkan mereka yang dirawat di rumah sakit karena tekanan psikologis. Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, menyiarkan adegan pada Jumat dari penyergapan kompleks yang dilakukan oleh para pejuangnya di lingkungan Tal al-Hawa, barat daya Kota Gaza. Al-Qassam menjelaskan, penyergapan yang disebut ‘Al-Baraa’ itu terjadi di sekitar Masjid Al-Baraa bin Azeb. Meski pelaksanaan penyergapan dilakukan pada 26 Juli, menurut kelompok tersebut, persiapannya dilakukan pada Desember lalu. Video tersebut menunjukkan pemantauan yang cermat terhadap pergerakan militer Israel dan penanaman alat peledak buatan (IED). Menurut Al-Qassam, sebuah pusat komando dan kendali menjadi sasaran rudal anti-personil TBG untuk memikat pasukan dan kendaraan pendudukan ke daerah penyergapan. Setelah kedatangan pasukan Israel, mereka dihadapkan dengan berbagai senjata dan perangkat, selain menargetkan tank dengan Al-Yassin 105′, menurut Al-Qassam. Akhirnya, ketika unit Israel maju ke selatan masjid, para pejuang dari Al-Qassam meledakkan sebuah bom besar. “Pejuang Al-Qassam berhasil menargetkan sebuah bangunan di mana pasukan Zionis yang terdiri dari 9 tentara dibentengi dengan dua peluru TBG, membunuh dan melukai anggota pasukan di lingkungan Tal Al-Sultan di sebelah barat kota Rafah di Jalur Gaza selatan. Helikopter terpantau mendarat untuk melakukan evakuasi,” demikian bunyi pernyataan Brigade al-Qassam. Brigade al-Qassam juga merilis rekaman melalui Almayadeen yang menunjukkan pejuang mereka melakukan penyergapan yang direncanakan dengan cermat yang menargetkan beberapa kendaraan militer Israel di George Street, sebelah timur Rafah di Jalur Gaza selatan. Rekaman tersebut, yang disiarkan pada Selasa, menggambarkan para pejuang al-Qassam berkerumun di atas peta Rafah, dengan salah satu pejuang menjelaskan bagaimana penyergapan bernama “Komandan Syahid Ismail Haniyeh” dilakukan. Penyergapan tersebut dilakukan untuk memberikan penghormatan kepada komandan Hamas yang syahid, Ismail Haniyeh, yang terbunuh oleh serangan rudal di wisma tamunya di Teheran, Iran, tempat ia menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Read More

Yahya Sinwar : Total War Habisi Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin Hamas menggantikan almarhum Ismael Haniyeh, merupakan pernyataan sikap dari faksi terbesar pejuang di Jalur Gaza itu terhadap situasi di Palestina saat ini. Pengamat Timur Tengah Dina Sulaeman menilai, penunjukkan Sinwar dapat diartikan sikap semakin mengerasnya perlawanan Hamas terhadap Zionis Israel. Sekaligus, jawaban kepada internasional yang tak pernah konsisten mentaati beragam resolusi dan perjanjian untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka. “Yahya Sinwar ini, dia memastikan bahwa proses negosiasi yang dilakukan selama puluhan tahun terkait Palestina selama ini, tidak pernah berhasil, dan tidak membawa hasil,” ungkap Dina, Ahad (11/8/2024). Dina memambahkan, dunia internasional, atau komunitas inernasional, yang dimaksud itu seperti PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan juga negara-negara barat, dan juga negara-negara di kawasan, tidak pernah berhasil, dan tidak pernah konsisten dalam memaksa Zionis Israel untuk mematuhi berbagai perjanjian, berbagai resolusi terkait Palestina. Sebab itu, menurut Dina, penunjukkan Sinwar, yang merupakan tokoh nonkonformis di internal Hamas, merupakan penyampaian terbuka dari faksi bersenjata di Jalur Gaza tersebut, untuk hanya menjadikan medan peperangan, sebagai wadah satu-satunya yang tersisa dalam penyikapi brutalisme Zionis Israel di Tanah Palestina. Sehingga bagi Sinwar bahwa perjuangan bersenjata, adalah satu-satunya cara untuk penghapusan penjajahan, dan untuk kemerdekaan Palestina dari Zionis Israel. “Jadi terpilihnya Sinwar ini, memang artinya, akan terus berlanjut perjuangan bersenjata untuk kemerdekaan Palestina. Yang artinya, jalan untuk bernegosiasi (dengan Zionis Israel), sudah nyaris tertutup. Bagi Hamas saat ini, keputusan ada di lapangan, ada di medan peperangan,” kata Pengajar Hubungan Internasional dan Geopolitik Timur Tengah di Universitas Padjajaran (Unpad) itu. Karena menurut Dina, Sinwar, selama ini, salah-satu komandan Hamas yang tak pernah terdeteksi berada di luar zona perlawanan. “Karena Sinwar ini berada di Jalur Gaza. Dia (Sinwar) tidak ada di Qatar, atau di negara lain. Sementara negosiasi-negosiasi selama ini terjadinya di Qatar,” lanjut Dina. Penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru bagi Hamas, menurut Dina, juga bakal memengaruhi Deklrasi Beijing. Deklrasi Beijing adalah perjanjian rekonsiliasi terbuka untuk penyatuan damai 14 faksi-faksi perjuangan di seluruh Tanah Palestina.

Read More

Daftar 11 PTKN Segera Jadi Universitas dan Institut

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebanyak 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) segera bertransformasi menjadi universitas atau institut setelah dinyatakan memenuhi kriteria dan persyaratan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kementerian Agama (Kemenag) dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong PTKN untuk melakukan proses alih status. Bahkan, transformasi PTKN menjadi salah satu program prioritas tahun ini sebagaimana dibahas dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama di Semarang pada Februari 2024. Bersamaan itu, ada 11 PTKN yang melakukan proses transformasi, yakni sembilan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), satu Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), dan satu Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAHN). Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta para pimpinan PTKN fokus dan serius dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menag mengingatkan bahwa proses transformasi kelembagaan yang tengah berlangsung harus benar-benar diorientasikan pada upaya menjadikan PTKN semakin baik. “Saya minta PTKN fokus pada perluasan akses dan peningkatan mutu. Transformasi harus memberi dampak pada semakin terbukanya akses bagi generasi muda bangsa mendapat pendidikan tinggi yang baik dan bermutu,” ungkap Menag di Jakarta, Sabtu (10/8/2024). Menag bersyukur, proses transformasi 11 PTKN yang diuapayakan sejak 2023, telah menemukan titik terang. Menag Yaqut meminta, usaha memajukan PTKN, termasuk melalui proses transformasi ini, harus dijawab dengan kinerja bagi perluasan akses dan peningkatan kualitas. “Kita bersyukur, hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan KemenPANRB sudah terbit dan 11 PTKN telah dinyatakan memenuhi kriteria dan persyaratan. Kini, MenPANRB telah menyampaikan Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden 11 PTKN ini,” terang Menag. Menag berharap Peraturan Presiden ini segera terbit dan sekaligus menandai disahkannya proses transformasi 11 PTKN dari institut menjadi universitas dan dari sekolah tinggi menjadi institut. Menurut Menag, transformasi menjadi salah satu upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan bagi umat. Sejalan dengan itu, ada empat aspek penting yang harus selalu menjadi perhatian PTKN. Pertama, peningkatan sumber daya manusia (SDM), baik dosen, tenaga administrasi, maupun civitas academica lainnya.

Read More

RS Ridhoka Salma Bekasi Memberikan Pelayanan Kesehatan Berbasis Sedekah

Bekasi — 1miliarsantri.net : Masyarakat di wilayah Bekasi wajib tahu bahwa di Jl Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat, Bekasi, ada rumah sakit bagus yang sangat unik dan istimewa. Rumah Sakit yang bernama Ridhoka Salma ini, hadir sebagai pionir dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kekuatan sedekah. Rumah Sakit yang didirikan pada akhir tahun 2011 ini telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membantu pasien dari berbagai latar belakang yang kurang mampu. Direktur Rumah Sakit Ridhoka Salma, Roziana Ghani, mengungkapkan filosofi yang menjadi landasan operasional rumah sakit adalah ketulusan membantu orang-orang yang tidak mampu. “Kami meyakini betul dengan membantu orang-orang yang tidak mampu, maka tanpa sadar kesulitan diri kita pun akan terpecahkan. Allah akan bantu solusinya,” terang Roziana Ghani. Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang membedakan Ridhoka Salma dengan rumah sakit lain, karena rumah sakit ini tidak meminta jaminan di awal kepada pasien yang masuk ke unit gawat darurat. “Prioritas utama adalah keselamatan pasien, bukan status finansial mereka. Kebijakan ini menurut dia, telah membantu banyak pasien dalam situasi darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan atau kemampuan finansial.,” tambahnya. Dijelaskan juga, Rumah sakit Ridhoka Salma telah menjalin kemitraan dengan “Komunitas Sedekah Rombongan” sejak tahun 2014. Kemitraan ini memungkinkan rumah sakit bisa membantu lebih banyak pasien kurang mampu dengan memberikan pelayanan kesehatan tanpa mempersulit proses administrasi. Sedekah Rombongan, menurut dia, adalah sebuah komunitas yang ada di setiap wilayah dan setiap area yang juga memiliki pimpinan masing-masing. Fungsi dari pimpinan Komunitas Sedekah Rombongan adalah membantu merujuk pasian kurang mampu ke rumah sakit Ridhoka Salma. Roziana Ghani menekankan pentingnya niat tulus dalam memberikan pelayanan: “Kami yakin sedekah tidak akan membuat kita miskin. Sedekah itu justru yang akan membuat kita ini dapat solusi. Ini yang disebut the power of sedekah.” Pendekatan ini, ia akui sendiri telah membawa dampak positif bagi rumah sakitnya. Dari awalnya hanya memiliki 30 tempat tidur pada tahun 2012, rumah sakit ini berhasil meningkatkan kapasitasnya menjadi 60 tempat tidur pada tahun 2014. Pada tahun 2016, rumah sakit ini juga berhasil menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kini, rumah sakit Ridhoka Salma makin berkembang pesat dengan fasilitas yang lengkap, dan yang membuat nyaman karena rumah sakit ini memberi kesan sangat religious, bersih dan sistem pelayanan yang sangat ramah. Ridhoka Salma juga dikenal dengan program sedekah hariannya dengan menyediakan makanan gratis setiap hari. Program ini didasarkan pada keyakinan bahwa sedekah makanan adalah salah satu bentuk sedekah terbaik yang dapat memberikan keberkahan bagi rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang dapat bantuan makanan, kemudian dimakan, maka, makanan tersebut menjadi sebuah energi besar yang menyebabkan seseorang menjadi sangat bersemangat. “Energi besar pada seseorang yang besar itulah yang kemudian memberi pengaruh positif terhadap rumah sakit Ridhoka Salma,” ungkapnya. Soal pengaruh positif, Roziana Ghani mengutip pengakuan jujur dari seorang dokter yang sudah bekerja selama 8 tahun di Ridhoka Salma. Menurutnya, dokter tersebut merasakan sesuatu yang berbeda karena meskipun fasilitas yang dimiliki Ridhoka Salma tidak selengkap rumah sakit lain yang sudah mapan, tetapi tidak ada satu pun pasien yang meninggal di meja operasi. Sementara, kata dokter tersebut, di rumah sakit lain, banyak didukung dengan fasilitas yang super lengkap ternyata masih banyak pasien yang meninggal di meja operasi.

Read More

Mencari Jejak Dinding Besi yang Dibangun untuk Menahan Yajuj Majuj

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam Alquran surah al-Kahfi ayat 96 disebutkan, Raja Dzulkarnain telah membangunkan sebuah dinding yang tinggi untuk membendung kaum perusak Yakjuj dan Makjuj. Banyak pakar sejarawan Muslim mengkaji di manakah sebenarnya bangunan itu? Patut kiranya umat Islam untuk mengetahui keberadaan bangsa Yakjuj dan Makjuj. Mengingat jika tembok ini runtuh, kedua bangsa perusak tersebut akan mengancurkan umat manusia di seluruh dunia. Beberapa ekspedisi telah diluncurkan untuk menelusuri keberadaan tembok Zulkarnain ini. Di antara temuan yang dirasa paling kuat, lokasi tembok Dzulkarnain diklaim berada di kawasan utara Georgia dan sebelah selatan Rusia. Tepatnya, berada di Pegunungan Kaukasus yang ada di bagian tengah Greater Caucasus Mountains. Para ilmuwan mendefinisikan, persisnya posisi tembok Zulkarnain ini berada di kaki Gunung Kazbek. Kawasan itu dikenali sebagai Lorong Dariel atau Daryal (Dariel Pass) yang ketinggiannya mencapai 3,950 kaki atau 1.204 meter dari permukaan laut. Kedudukannya ini dekat dengan Sungai Terek. Untuk menuju ke lorong tersebut, ada satu jalan yang mengarah ke sana. Lorong ini dibuat oleh tentara Georgia dan dipugar kembali oleh Rusia tahun 1850-an. Sejak dahulu, Lorong Dariel dikenal untuk tujuan menjelajah. Lorong ini juga dikenal dengan sebutan Gerbang Alan atau Gerbang Caucasia. Ada juga yang menyebutnya dengan Gerbang Iberia. Menurut sejarawan Muslim Abul Kalam Azad, ada satu timbunan besar berupa tembok yang dibuat dari besi bercampur tembaga di Bukit Qawqaz atau Pegunungan Kaukasus. Bendungan berupa dinding ini ada di kawasan yang cukup sempit antara dua bukit Darial (Dariel). Keadaan bukit itu curam dan membentang memanjang dari Laut Hitam hingga Laut Qazwain. Dinding yang menghubungkan dua bukit tersebut juga menghubungkan antara dua laut. Panjangnya 1.200 kilometer. Bukit Darial secara umum masih tidak terusik oleh tangan manusia. Abul Kalam menyebutkan, kondisinya masih teguh serta mempunyai bentuk berlapis-lapis. Menurut Abul Kalam, model pembangunan dinding ini mirip seperti dengan apa yang dikisahkan Alquran. Dalam surah al-Kahfi ayat 96 diceritakan, “Berilah aku potongan-potongan besi. Hingga ketika (potongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, si Dzulkarnain berkata, ‘Tiuplah (api itu)! Ketika (besi) itu sudah menjadi seperti api’. Dia berkata, ‘Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu)’.” Abul Kalam mengatakan, pada tembok Darial itu didapati ada suatu timbunan tinggi yang terbuat dari perpaduan besi dan campuran tembaga. Penduduk setempat percaya, timbunan besi bercampur tembaga tersebut untuk menyumbat satu lubang yang ada di sana. Mereka takut untuk mengusiknya karena dari hikayat turun-temurun, mereka mendapati kisah tentang keberadaan Yajuj dan Majuj.

Read More

Doa Untuk Pejabat yang Mempersulit Rakyat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, Rasulullah SAW pernah mengucapkan doa yang diperuntukkan bagi pejabat. Namun, doa yang satu ini diperuntukkan bagi pejabat yang berbuat buruk dengan jabatannya, dan juga pejabat yang berbuat baik lewat jabatan yang diembannya. Aisyah RA meriwayatkan bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah SAW mengucapkan doa di rumahnya. Beliau SAW berdoa sebagaimana berikut ini: اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِن أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ، فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِن أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ Allahumma man waliya min amri ummati syai’an fa syaqqo ‘alaihim fasyquq ‘alaihi, wa man waliya min amri ummati syai’an farofaqo bihim farfuq bihi “Ya Allah, siapa yang menjabat suatu jabatan untuk mengurusi umatku lalu dia mempersulit mereka, maka persulit jugalah dia. Dan siapa yang menjabat suatu jabatan untuk mengurusi umatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia.” (HR. Muslim) Hadits itu menekankan bahwa jabatan di pemerintahan yang diemban oleh seseorang merupakan amanah berdasarkan nilai dan kompetensi yang disertai ilmu dan pemahaman. Jika seseorang yang telah diberi tanggung jawab atau jabatan yang membuatnya memiliki tanggung jawab, lalu mencelakakan atau mempersulit rakyatnya, maka celakalah pula ia dalam berbagai urusannya sebagai ganjaran.

Read More

Kebangkitan Pejuang Muda Palestina di Tepi Barat

Tepi Barat — 1miliarsantri.net : Pembantaian terus menerus dilakukan Israel di Gaza dan pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran membangkitkan perlawanan pejuang-pejuang muda Palestina di Tepi Barat. Perlawanan yang dilakukan pejuang lokal di berbagai wilayah Tepi Barat terus meningkat meski ditekan habis-habisan oleh Israel. Bagaimana riwayat gerakan perlawanan tersebut? Yang terkini, bentrokan meletus antara pejuang perlawanan Palestina dan pasukan pendudukan selama serangan mereka di sekitar kamp Balata di sebelah timur kota Nablus di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu malam. Aljazirah Arabia melansir klip video yang menangkap suara tembakan otomatis yang dahsyat di kamp pengungsi Palestina yang terletak di sebelah timur Nablus. Kantor berita WAFA melaporkan bahwa pasukan Israel menyerbu kamp tersebut pada Rabu malam dan mendapat serangan dari pejuang perlawanan Palestina setempat. Brigade Al-Quds-Batalyon Nablus mengumumkan bahwa mereka menargetkan “pasukan pendudukan yang menyerbu Nablus dengan hujan peluru, dan kami terus menghadapi penjajah.” Bagaimana awalnya kebangkitan pejuang di Tepi Barat belakangan? Sedianya, kebangkitan itu sudah jauh sebelum Operasi Topan al-Aqsa pada Oktober 2023. Kamp pengungsi Jenin menjadi rumah bagi para pejuang yang membentuk kelompok perlawanan itu pada 202. Dilaporkan Aljazirah, ratusan pejuang bergabung di bawah panji Brigade Jenin yang terdiri atas para pejuang dari beberapa faksi bersenjata. Pejuang dari kelompok Jihad Islam Palestina, Fatah, dan Hamas juga diduga aktif di Jenin. Peningkatan jumlah pemuda Palestina yang mengangkat senjata ini seiring meningkatnya operasi militer Israel dan upaya untuk memperluas permukiman ilegal di Tepi Barat. Bersamaan dengan Gaza, Jenin kini menjadi simbol utama perlawanan Palestina. Brigade Jenin hanyalah salah satu kelompok yang baru muncul. Mereka menunjukkan kekecewaan yang meningkat terhadap Otoritas Palestina dan frustrasi terhadap pendudukan Israel yang sedang berlangsung. Para pejuang muda ini sangat terlokalisasi. Mereka beroperasi di parit kamp pengungsi dan kota tua. Sebagian besar pemuda berasal dari seantero Tepi Barat, dari gurun Jericho yang sepi hingga Nablus yang luas di utara dan pengungsi Jenin. Mereka sering terlihat membawa senapan M16 dan mengenakan balaclava agar tidak teridentifikasi. “Brigade Jenin adalah organisasi bersenjata Palestina yang muncul pada 2021 di Kota Jenin dan berbasis di kamp Jenin dan dianggap sebagai salah satu kelompok modern yang muncul di Tepi Barat. Sedangkan, Lion’s Den berbasis di Kota Nablus. Hari ini, beberapa dari mereka tiba di Jenin untuk membantu menghadapi penjajah di Jenin dan membantu perlawanan di sana,” terang Konsultan Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban Dr Ahed Abu Al Atta beberapa waktu lalu. Ia menyatakan, kelompok-kelompok baru ini tak terafiliasi dengan kekuatan tradisional, tapi mereka mendapatkan dukungan yang meluas. “Tentu saja faksi-faksi Palestina mendukung mereka. Tapi, mereka bekerja dengan semua orang Palestina. Dan orang-orang memfasilitasi mereka dengan segala kebutuhan, sangat mencintai mereka dan memberi mereka perlindungan,” sambung Dr Ahed. Ia juga mengindikasikan ada semacam ketakpuasan atas perkembangan negosiasi Pemerintah Palestina saat ini yang mendorong perlawanan tersebut. “Intifada membutuhkan unsur-unsur besar dan saat ini kendala terbesar bagi terbentuknya intifada adalah koordinasi keamanan dengan pendudukan oleh penguasa. Namun, peristiwa ini dapat menjadi indikasi berkembangnya aksi perlawanan,” lanjutnya. Menurutnya, perlawanan terkini akan punya dampak panjang. Setiap tekanan yang dihadapi warga Palestina, menurut Dr Ahed, akan membuat perlawanan Palestina semakin kuat, semakin kompak, dan semakin bertenaga. Sedangkan Dr Achmed Mohammed Omar al Madani, seorang warga Palestina yang juga pakar terkait konflik di wilayah tersebut mengingatkan bahwa Israel pernah melakukan tindakan pemberantasan serupa pada 2002. Saat itu, mereka berpikir telah mengenyahkan akar perlawanan di Jenin setelah membunuh ratusan orang di pengungsian tersebut. “Sekarang setelah 20 tahun, muncul generasi-generasi pejuang baru ini,” ungkapnya. Al Madani menjelaskan, kelompok bersenjata itu muncul dari ketidakpuasan dan keputusasaan akan kondisi terkini. Kekuatan-kekuatan politik di Palestina tak kunjung bisa menegosiasikan kemerdekaan. Sementara ada ancaman nyata dari Israel yang dipimpin kelompok sayap kanan yang tak ragu melancarkan perang dan pembunuhan. Selain itu, para pemukim ilegal Yahudi kian merangsek ke wilayah Tepi Barat dan melakukan serangan terhadap warga Palestina. “Jadi apa yang harus kami lakukan? Komunitas internasional tak bisa membantu kami, Otoritas Palestina tak bisa membantu kami. Kami tak punya pilihan selain mengangkat senjata!” ujar Al Madani berapi-api. Ia meyakini, perlawanan yang bangkit belakangan tak akan dengan mudah diberantas Israel. Pada 2002, Israel berpikir dengan memberantas perlawanan pejuang senior, anak-anak muda Palestina akan lebih moderat. Yang terjadi justru sebaliknya. “Mereka pernah mencoba pada 2002 tapi tak berhasil. Apalagi sekarang dengan teknologi seperti ini!? Apapun yang terjadi, ide perlawanan Palestina tak akan musnah sampai kami merdeka”. Aboud, seorang pemuda di Ramallah, mengiyakan harapan generasinya kepada para pejuang muda tersebut. Ia sudah tak peduli lagi dengan pertentangan antarfaksi di Palestina. “Singa-singa ini yang akan menyelamatkan kami semua. Sekarang giliran generasi kami berjuang untuk tanah air kami,” kata dia, dilansir the Christian Science Monitor. Dalia Hatuqa, kolumnis Foreign Policy yang berbasis di Tepi Barat, menganalisis, secara tradisional, kelompok militan Palestina berfungsi sebagai sayap bersenjata partai politik, seperti Hamas dan Fatah dari Otoritas Palestina. Operasi milisi mendukung tujuan politik partainya. Namun, selama intifada kedua, serangan serigala tunggal alias lone wolf lebih meluas.

Read More