Jalan Kaki 8000 Langkah per hari Bisa Kurangi Risiko Kematin Dini
Jakarta — 1miliarsantri.net : Jalan kaki 10.000 langkah sehari adalah salah satu tujuan kesehatan paling populer di dunia, sebagian besar berkat pengaruh pelacak kebugaran terbaik. Hal ini menimbulkan perbedaan pendapat di dunia kebugaran: beberapa orang berpendapat bahwa angka tersebut adalah angka sewenang-wenang yang telah menyebabkan obsesi untuk “melakukan langkah Anda.” Sementara yang lain berpendapat bahwa mendorong orang untuk lebih banyak bergerak adalah hal yang baik.
Seseorang yang telah berjalan 10.000 langkah sehari selama lebih dari setahun memberikan lebih banyak keuntungan dibandingkan kebanyakan bentuk olahraga lainnya, khususnya bagi pemula.
Jika Anda menanyakan pertanyaan ini kepada siapa pun di jalan, kemungkinan besar mereka akan menjawab 10.000. Namun angka ini berasal dari pedometer Jepang (Manpo-kei, atau meteran 10.000 langkah) yang dirilis sebagai bagian dari kampanye pemasaran pada tahun 1960an.
Sebuah studi pada tahun 2023 yang dipimpin oleh Universitas Granada mengklaim bahwa angka tersebut “tidak memiliki dasar ilmiah”, sementara ilmuwan olahraga dan pendiri WalkActive Joanna Hall mengatakan bahwa manfaat berjalan kaki sebenarnya sedikit lebih rendah.
“Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa kisaran langkah yang diambil harus antara 7.000 dan 9.000 langkah sehari. Itu untuk kesehatan dan kebugaran secara umum, dan mengurangi semua penyebab kematian,” ungkap Joanna.
Laporan Universitas Granada memperkuat pernyataan ini, menyatakan bahwa hanya diperlukan 8.000 langkah per hari untuk “mengurangi risiko kematian dini secara signifikan”.
Jika kita fokus pada risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, sebagian besar manfaatnya terlihat pada sekitar 7.000 langkah,” lanjutnya. Namun, penulis utama studi tersebut, Franciso Ortega, melanjutkan dengan mengatakan bahwa “semakin banyak langkah yang Anda ambil, semakin baik” dan “tidak ada langkah berlebihan yang terbukti berbahaya bagi kesehatan”.
Meta-analisis tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet menambahkan bahwa, dalam studi yang dianalisis, “mengambil lebih banyak langkah per hari dikaitkan dengan risiko kematian yang semakin rendah, hingga tingkat yang bervariasi berdasarkan usia”.
Mereka yang berusia 60 tahun ke atas menunjukkan penurunan risiko kematian secara progresif hingga 6.000-8.000 langkah per hari, sedangkan mereka yang berusia di bawah 60 tahun menunjukkan penurunan risiko kematian hingga 8.000-10.000 langkah per hari.
Tentu saja, meskipun risiko kematian adalah alasan yang baik untuk berjalan kaki, hal tersebut bukanlah satu-satunya manfaat yang dapat diperoleh dengan meningkatkan langkah harian Anda.
Jalan cepat yang teratur dapat memperkuat tulang dan otot, meningkatkan kebugaran kardiovaskular, membantu pengelolaan berat badan dengan membakar kalori, meningkatkan keseimbangan, dan meningkatkan suasana hati Anda, menurut Harvard Medical School. Bagi kebanyakan orang, sebagian besar dampak ini dapat dicapai dengan kurang dari 10.000 langkah sehari.
Jika Anda mencari sasaran yang akan memicu perubahan positif, aturan praktis yang baik adalah memeriksa berapa banyak langkah yang Anda lakukan per hari, lalu pilih target yang kira-kira 10-20% lebih tinggi dari ini. Angka tersebut harus dapat dicapai dan berkelanjutan, namun tetap memberikan tantangan.
Hal ini karena tubuh menganut prinsip SAID (adaptasi spesifik terhadap permintaan yang dipaksakan) – dalam istilah awam, tubuh Anda beradaptasi untuk menangani tugas-tugas yang sering Anda minta. Jadi, jika Anda terus-menerus berjalan lebih jauh dari sebelumnya, Anda mengirimkan pesan ke tubuh Anda untuk membuat perubahan positif.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


