Israel Rencanakan Serangan Besar-Besaran ke Lebanon

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Pemerintah Israel menambah sasaran perang mereka untuk memulangkan puluhan ribu warga ke utara. Hal ini menjadikan serangan militer besar-besaran terhadap Hizbullah tak terelakkan. Times of Israel melansir, kabinet keamanan telah memperbarui tujuan resminya dalam perang sejak Oktober lalu dengan memasukkan tujuan memungkinkan penduduk di utara untuk kembali dengan selamat ke rumah mereka, Kantor Perdana Menteri mengumumkan Selasa . “Kembalinya penduduk wilayah utara dengan selamat ke rumah mereka kini telah ditambahkan sebagai tujuan keempat perang tersebut. Israel akan terus bertindak untuk mencapai tujuan ini,” kata pernyataan itu setelah pertemuan kabinet keamanan larut di Tel Aviv. Sejak 8 Oktober 2023, Hizbullah telah melakukan serangan secara sporadis ke wilayah utara Israel. Serangan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan ke Gaza itu membuat sekitar 60 ribu warga mengungsi. Hingga saat ini, tujuan perang Israel yang diumumkan setelah serangan pejuang Palestina pada 7 Oktober, ada tiga. Diantaranya pemusnahan kemampuan militer dan pemerintahan kelompok pejuang Palestina, kembalinya semua sandera, dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel. Mosi kabinet ini muncul lebih dari 11 bulan setelah puluhan ribu penduduk wilayah utara Israel mengungsi dari rumah mereka ketika Hizbullah mulai menyerang menyusul serangan Israel ke Gaza. Sebagian besar pengungsi menginap di hotel-hotel di wilayah lain di negara itu, yang dibiayai oleh negara. Israel mengancam akan melancarkan operasi besar untuk mendorong Hizbullah ke utara, menjauh dari perbatasan. Perubahan tujuan perang terjadi ketika utusan khusus AS Amos Hochstein mengunjungi Israel dalam upaya mencapai solusi diplomatik dan menghindari eskalasi lebih lanjut. Hizbullah mengatakan mereka akan berhenti menembak hanya setelah serangan Israel di Gaza berakhir, meskipun banyak warga Israel khawatir wilayah utara akan tetap berada di bawah ancaman selama pasukan kelompok tersebut dapat beroperasi di sepanjang perbatasan. Banyak pengungsi di wilayah utara mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan militer, karena percaya bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk membuat rumah mereka aman kembali.

Read More

Nabi Idris Memiliki Sejumlah Keutamaan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Setelah Nabi Adam sebagai manusia pertama, ada lelaki yang diangkat menjadi nabi Allah, yakni Idris ‘alaihi salam (AS). Menurut Ibnu Katsir dalam Qishash al-Anbiya’, beliau diperkirakan berusia 345 tahun. Ada pula yang menyebutkan usianya 308 tahun. Terdapat sejumlah keistimewaan mengenai Nabi Idris AS. Pertama, ia adalah manusia pertama yang pandai baca tulis dengan pena. Kepada Idris-lah, Allah memberikan 30 lembaran-lembaran ajaran, yang berisi petunjuk untuk disampaikan kepada umatnya. Kedua, Nabi Idris diberi bermacam-macam pengetahuan, antara lain, merancak (merawat) kuda, ilmu perbintangan (falak), sampai ilmu berhitung alias matematika. Ketiga, nama Nabi Idris sendiri berasal dari kata darasa yang artinya belajar. Idris memang sangat rajin mengkaji ajaran Allah, yang diturunkan kepada Adam dan Nabi Syits. Bahkan, ajaran yang langsung kepada dirinya. Nabi Idris juga sangat tekun mengkaji fenomena alam semesta, yang semua merupakan ayat dan pertanda dari Tuhannya. Terakhir, Nabi Idris ialah orang yang pertama pandai memotong dan menjahit pakaiannya. Orang-orang sebelumnya konon hanya mengenakan kulit binatang secara sederhana dan apa adanya untuk dijadikan penutup aurat. Idris yang haus akan ilmu pengetahuan sehari-hari memang disibukkan oleh berbagai kepentingan. Namun, ia tetap selalu ingat kepada Tuhan. Dengan berbekal pengetahuan yang mencapai kelengkapan, kekuatan dan kehebatan yang mumpuni, Idris menjadi gagah berani tak takut mati, tak gentar kepada siapa saja, terutama dalam menyadarkan keturunan Qabil-Iqlima, yang saat itu penuh dengan kesesatan.

Read More

Film Tak Kenal Maka Ta’aruf Siap Diputar Awal 2025

Jakarta — 1miliarsantri.net : Film yang diadaptasi dari novel best seller “Tak Kenal Maka Ta’aruf” akan tayang di bioskop Indonesia pada Januari 2025 mendatang. Sang sutradara Toma Margenz mengatakan ingin memperkenalkan cara berkenalan dan bergaul yang baik, khususnya dengan lawan jenis. “Kami ingin memperkenalkan kembali cara berkenalan dan bergaul yang baik melalui medium film, dengan fokus pada konsep ta’aruf sebagai bentuk interaksi yang sehat di kalangan remaja,” terang Toma Margenz dalam keterangan resmi, Selasa (17/9/2024). Toma menjelaskan film tersebut menggabungkan tema budaya, agama, dan romansa dalam cerita yang hangat dan menginspirasi. Film yang diproduksi oleh Yahya Titi Mangsa bersama penerbit IPB Press ini dibintangi oleh Fadi Alaydrus, Sadkia Chadwik, dan Dinda Mahira. Seperti judulnya, film ini ingin memberikan gambaran ideal pergaulan remaja yang sehat, khususnya bagaimana cara berkenalan dan bergaul dengan baik, terutama terhadap lawan jenis.

Read More

Reaksi Rasulullah SAW Ketika Menerima Wahyu Pertama

Surabaya — 1miliarsantri.net : Syekh Said Ramadhan al-Buthy dalam The Great Episodes of Muhammad mengutip kesaksian ummul mukminin, ‘Aisyah. Menurut putri Abu Bakar itu, wahyu yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah mimpi yang baik (al-ru’ya al-shalihah) ketika beliau tidur. Sesudah bangun dari tidur itu, sosok yang berjulukan al-Amin tersebut diberikan oleh Allah rasa senang untuk melakukan perenungan atau menyendiri (tahannuts). Beliau lantas memilih Gua Hira sebagai tempatnya. Demikianlah keadaannya, Rasulullah Muhammad SAW senang melakukan tahannuts di sana. Sampai pada akhirnya, Malaikat Jibril turun dengan membawa awal surah al-‘Alaq. Jibril mengatakan kepada Rasulullah Muhammad SAW: “Bacalah!” Beliau menjawab “Aku tidak bisa membaca.” Kemudian, Jibril meraih dan memeluk Rasulullah SAW hingga dirinya merasa payah. Setelah melepaskan pelukan, Jibril kembali mengatakan, “Bacalah!” “Aku tidak bisa membaca,” jawab al-Amin lagi. Untuk ketiga kalinya, malaikat itu meraih dan mendekap Muhammad. Akhirnya, beliau bertanya, apa yang harus kubaca? اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَ‌ۚ خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ عَلَقٍ‌ۚ‏ اِقۡرَاۡ وَرَبُّكَ الۡاَكۡرَمُۙ الَّذِىۡ عَلَّمَ بِالۡقَلَمِۙ عَلَّمَ الۡاِنۡسَانَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡؕ “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” Setelah itu, Rasulullah SAW pulang dengan hati yang kacau. Beliau langsung menemui istrinya, Khadijah binti Khuwailid. “Selimuti aku. Selimuti aku,” katanya. Maka Khadijah menyelimuti Rasulullah SAW hingga kegelisahannya mereda.

Read More

Pertahanan Udara Israel Gagal Cegat Rudal dari Yaman

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Militer Israel mengatakan pada Ahad bahwa rudal permukaan-ke-permukaan ditembakkan ke Israel tengah dari Yaman dan mendarat di daerah tak berpenghuni dekat Tel Aviv. Pihak militer menjelaskan, rudal tersebut menempuh jarak sekitar dua ribu kilometer, membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk terbang, dan menembus wilayah udara dari perbatasan timur. Beberapa saat sebelumnya, sirene berbunyi di Tel Aviv dan Israel tengah, membuat warga bergegas mencari perlindungan. Layanan ambulans Israel mengatakan bahwa sembilan warga Israel terluka saat bergegas ke tempat perlindungan setelah menghadapi rudal yang diluncurkan dari Yaman. Polisi Israel mengatakan roket tersebut jatuh di kota Kfar Daniel, dekat Bandara Ben Gurion, dan menambahkan bahwa roket tersebut menyebabkan kebakaran di kawasan hutan dan kerusakan material pada stasiun kereta api utama di dekat kota Modiin. Channel 12 Israel melaporkan bahwa pertahanan udara gagal mencegat rudal dari Yaman yang jatuh di daerah tak berpenghuni dekat bandara di Israel tengah. Tentara Israel mengatakan bahwa angkatan udara sedang menyelidiki alasan keterlambatan dalam mendeteksi dan mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman. Wakil kepala otoritas media Houthi mengatakan bahwa pertahanan udara Israel gagal dan rudal Yaman telah tiba, dan mencatat bahwa “kedalaman musuh telah sepenuhnya terekspos oleh angkatan bersenjata Yaman.”

Read More

Bantuan Pangan 1.000 Ton Ubi Jalar, Bukti Indonesia Tak Pernah Lelah Bantu Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Bangsa Indonesia tak akan pernah lelah membela dan mendukung kemerdekaan Palestina untuk menjadi bangsa yang berdaulat. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat akan meminta pemerintah, baik melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mengawal bantuan pangan 1.000 Ton Ubi Jalar ke Palestina menggunakan Kapal Kemanusiaan Indonesia-Palestina. Penegasan ini disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Pusat, Prof Dr KH Sudarnoto Abdul Hakim, MA. Hal itu juga disampaikan Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr H Amirsyah Tambunan, MAg, pada Senin 9 September 2024. Hal ini disampaikan keduanya, saat menghadiri “Upacara Bendera Dukung Kemerdekaan Penuh Palestina” yang digelar di Pondok Pesantren Nuu Waar-Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN), di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Dalam upacara yang dipimpin inspektur upacara Presiden AFKN, KH MZ Fadzlan Rabbany Garamatan itu, dilakukan Pengibaran Bendera Palestina dengan iringan Lagu Kebangsaan Palestina oleh Pasukan Pengibar Bendera dan Paduan Suara Ponpes Nuu Waar itu. Upacara berlangsung khidmat dan haru, hingga diiringi isak tangis dari inspektur upacara saat mengumumkan program bantuan pangan 1.000 Ton Ubi Jalar dengan menggunakan Kapal Kemanusiaan Indonesia-Palestina. Tampak hadir mengikuti upacara “langka” yang baru pertama kali dilakukan di lingkungan lembaga pendidikan pesantren itu, antara lain Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) KH Bachtiar Nasir, Lc, MM, Ketua Majelis Dzikir KH Muhammad Syukur, Ketua Pengurus Pusat BKM Dewan Masjid Indonesia Dr Nurdiati Akmal, Dirut Global Muslim Charity (GMC) Dr H Ahyudin, serta perwakilan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia Syeikh Ibrahim Ali Hasan. Menurut KH Sudarnoto, upacara pengibaran bendera Palestina ini, merupakan momen yang membuatnya kagum dan terharu. “Ini acara yang luar biasa sekali. Karena sangat konkrit sekali apa yang akan dilakukan terhadap Palestina,” terangnya. Diantaranya, jelas KH Sudarnoto, telah dideklarasikan Pengibaran sekaligus Penyerahan Bendera Kebangsaan Palestina dari Indonesia. Deklarasi Petani Relawan Pangan Indonesia-Palestina. Deklarasi Bantuan Pangan Ubi sebanyak 1.000 Ton, Deklarasi Relawan Thibbun Nabawi Indonesia Palestina. serta Peluncuran Kapal Kemanusiaan Indonesia-Palestina. “Ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tak akan pernah lelah untuk membantu, mendukung, bahkan membela bangsa Palestina,” tegasnya. Melalui acara di pesantren Nuu Waar ini, tambah KH Sudarnoto, mudah-mudahan akan diikuti pesantren-pesantren lain serta lembaga-lembaga keagamaan dan kemanusiaan lainnya. “Yang punya komitmen yang sama untuk membela Palestina. Allahuakbar…!” ucapnya.

Read More

Kualitas Madrasah harus Terus Ditingkatkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengendalian Internal Komite Madrasah, jangan hanya terfokus kepada pendanaan, tetapi lebih dari itu pada peningkatan kualitas Madrasah, agar siswa nyaman belajar dan menumbuhkan harapan. Pernyataan itu disampaikan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Adung Abdul Rochman, saat memberikan sambutan pada kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) “Strategi Peningkatan Pengendalian Internal Komite Madrasah (SpeedKOM)”, pada Selasa (10/09/2024) lalu. Strategi Peningkatan Pengendalian Internal Komite Madrasah merupakan Proyek Perubahan Inspektur Wilayah II, Itjen Kemenag sebagai salah satu mata latih Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk. II Angkatan XXVII yang diselenggarakan Kemenag-Lembaga Administrasi Negara. Adung sangat mendukung dan mengapresiasi proyek perubahan yang di gagas oleh Pak Ruchman Basori. “Semoga menjadi nilai tambah pada tata kelola Komite Madrasah dan meningkatkan mutu dan daya saing Madrasah”, katanya. “Madrasah itu tempat belajar anak-anak kita, agar anak-anak memiliki harapan di masa depan, maka harus dipastikan Madrasah sebagai lembaga Pendidikan yang baik, menjadi tempat belajar yang nyaman dan kondusif,” ungkap Alumni UIN Jakarta ini. Adung memandang topik pengendalian internal Komite Madrasah sangat penting dan strategis, untuk membantu Madrasah mengoptimalkan kualitas kurikulum, guru dan tendik, sarana prasarana pendidikan, sekaligus ikhtiar pendanannya. Inspektur Wilayah II Itjen Kemenag, Ruchman Basori mengatakan proyek perubahan yang diberi nama SpeedKOM ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola Komite Madrasah, agar sesuai harapan Masyarakat. Ruchman telah menetapkan tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang disertai dengan tahapan (melstone) pencapaiannya.

Read More

Kesederhanaan Rasulullah SAW Patut Dicontoh

Surabaya — 1miliarsantri.net : Kesederhanaan hidup Rasulullah Muhammad SAW merupakan salah satu ciri yang paling mencolok dari kepribadian beliau. Misinya di dunia ini sama sekali tidak didorong oleh kepentingan pribadi atau ambisi duniawi. Ini sangat kontras dengan banyak pemimpin agama palsu dan figur berpengaruh dalam sejarah, yang sering kali memanfaatkan posisi mereka untuk menikmati kemewahan. Pada akhir hayatnya, Rasulullah Muhammad SAW telah berhasil menyatukan seluruh Jazirah Arab di bawah kepemimpinannya. Namun, meskipun memegang kekuasaan yang begitu besar, beliau tetap hidup dalam kesederhanaan yang luar biasa. Di Madinah, beliau memiliki ribuan pengikut yang sangat setia dan juga sangat mencintainya. Pengikut-pengikut ini bersedia melakukan apa pun demi beliau. Namun, hal itu tidak membuat Nabi Saw tergoda untuk menjalani hidup dalam kemewahan. Berbeda dengan raja-raja atau penguasa pada umumnya yang menikmati kemegahan istana dan kekayaan berlimpah, Nabi Saw memilih hidup dalam sebuah rumah yang sederhana, bahkan sangat sempit. Ketika Rasulullah SAW ingin melaksanakan salat di dalam rumah, beliau harus mengetuk kaki istrinya, ‘Aisyah, untuk membuat ruang yang cukup bagi beliau agar bisa bersujud. Kehidupan Rasulullah SAW diisi dengan aktivitas sehari-hari yang sederhana. Untuk minum dan mandi, beliau menggunakan kantung air kulit kecil yang tergantung di rumahnya. Selama berbulan-bulan, tidak ada api yang dinyalakan di rumah beliau untuk memasak, dan keluarganya bertahan dengan makan kurma dan minum air, kecuali jika ada yang memberi mereka hadiah berupa susu. Kesederhanaan Rasulullah SAW ini berpengaruh bagi para sahabatnya. Suatu ketika, Umar bin Khattab berkunjung ke rumah Rasulullah SAW dan mendapati beliau berbaring di atas tikar kasar yang meninggalkan bekas di tubuhnya. Umar melihat sekeliling dan memperhatikan bahwa persediaan makanan Rasulullah SAW hanya sedikit gandum dan beberapa daun. Pemandangan ini membuat Umar menangis. Ketika Rasulullah SAW bertanya mengapa dia menangis, Umar menjawab bahwa ia tidak dapat menahan tangisannya setelah melihat betapa sedikitnya barang yang dimiliki Rasulullah SAW, sementara penguasa seperti Caesar dan Khosrau hidup dalam kemewahan yang berlimpah. Dalam jawabannya yang tenang, Nabi Saw berkata kepada Umar, “Apakah tidak membuatmu bahagia bahwa mereka diberi kemewahan di dunia ini, sementara kita akan diberi nikmat yang lebih besar di akhirat?” Jawaban Rasulullah SAW ini tidak hanya menjadi penghibur bagi Umar, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang nilai kesederhanaan dan kehidupan akhirat. Rasulullah SAW tidak pernah tergoda oleh gemerlap dunia, meskipun kekuasaan berada di tangannya. Kesederhanaan ini datang secara alami bagi beliau, bukan sesuatu yang dipaksakan atau dilakukan demi mendapatkan pujian dari orang lain. Sikap hidup sederhana Rasulullah Muhammad SAW juga telah diakui oleh banyak sejarawan non-Muslim. Edward Gibbon, seorang sejarawan Inggris terkenal, menulis bahwa Rasulullah Muhammad SAW tidak pernah terpengaruh oleh kemewahan atau keinginan untuk hidup dalam kekuasaan yang gemerlap. Beliau Saw menjalankan tugas-tugas rumah tangga sendiri seperti menyalakan api, menyapu lantai, memerah susu kambing, bahkan memperbaiki sepatu dan pakaiannya sendiri (Edward Gibbon, 2001: 252). Washington Irving, seorang biografer Amerika, mencatat bahwa Rasulullah Muhammad SAW tetap mempertahankan sikap sederhana ini bahkan setelah beliau mencapai kekuasaan terbesar.

Read More

PBB Memberikan Tempat Duduk kepada Palestina Saat Sidang

Gaza — 1miliarsantri.net : Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara resmi telah meningkatkan hak-hak perwakilan Palestina pada Sidang Ke-79 Majelis Umum PBB di New York yang dibuka Selasa (10/9/2024) lalu. Palestina diberikan kursi di antara negara anggota PBB. Sebelumnya, Palestina diberi status sebagai pengamat dan belum mendapatkan hak penuh sebagai anggota PBB. Sebagaimana dilansir NHK, Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour duduk di antara perwakilan Sudan dan Sri Lanka. Di mejanya tertulis Negara Palestina. Menanggapi hal itu, Mansour mengatakan bahwa keberadaan Palestina pada Sidang Umum PBB bukanlah sekadar masalah prosedural tetapi momen bersejarah bagi rakyat Palestina. “Negara Palestina harus berkedudukan di Majelis Umum di antara negara-negara anggota, negara-negara anggota penuh.” ujar Mansour dikutip dari The New Arab. Duduk di antara negara-negara anggota merupakan salah satu hak Palestina yang ditetapkan oleh Majelis Umum pada Mei 2024. Hal ini didasarkan pada resolusi yang mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Resolusi tersebut didukung oleh 143 suara, sembilan menentang, termasuk AS dan Israel, dan 25 abstain. Namun untuk mendapatkan keanggotaan penuh memerlukan rekomendasi dari Dewan Keamanan.

Read More

Hadapi Tekanan Pansus Haji, Menag Berkunjung ke Arab, Italia, Perancis dan Balik ke Uni Emirat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Meski sedang menghadapi tekanan keras dari Pansus Haji DPR, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas tetap tak mau terganggu. Menag tetap kerja seperti biasa. Malah hari ini, Menag berangkat kunjungi beberapa negara untuk urusan haji, wakaf dan sertifikasi halal. “Ya saya bertolak menuju Arab Saudi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kunjungan ini dalam rangka persiapan awal penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Ini sebagai bentuk tanggungjawab dan dalam rangka melakukan quality control yang dilakukan oleh pimpinan pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” terang Menag. Turut mendampingi kunjungan Gus Menteri, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, Juru Bicara Kemenag, Sunanto, dan Penerjemah Habib Ali Bahar. Hadir mengantar keberangkatan Gus Menteri di Gedung VVIP Soekarno-Hatta, Sekjen Kemenag Ali Ramdhani, Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim, Stafsus Menag Ishfah Abidal Aziz, serta Kepala Biro Humas Data dan Informasi, Akhmad Fauzin. Kunjungan di Saudi akan diawali dengan rapat koordinasi bersama Kantor Urusan Haji (KUH). Selanjutnya, Menag akan menggelar pertemuan dengan Deputi Kerjasama Luar Negeri Kementerian Haji Arab Saudi, sekaligus pertemuan dengan Syarikah Asia Tenggara dan Naqabah. Selepas dari Saudi, Menag akan lanjut terbang ke Italia untuk menghadiri Indonesian Global Halal Fashion Week di Milan. Menag juga akan melakukan pertemuan dengan Halal Quality Control Italia. Selepas dari Italia, Menag juga akan melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Menag melaksanakan amanat dari Presiden Joko Widodo untuk menghadiri pertemuan Internasional untuk Perdamaian ke-38 yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Acara ini dijadwalkan terselenggara pada 23 September 2024.

Read More