Reaksi Rasulullah SAW Ketika Menerima Wahyu Pertama
Surabaya — 1miliarsantri.net : Syekh Said Ramadhan al-Buthy dalam The Great Episodes of Muhammad mengutip kesaksian ummul mukminin, ‘Aisyah. Menurut putri Abu Bakar itu, wahyu yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah mimpi yang baik (al-ru’ya al-shalihah) ketika beliau tidur.
Sesudah bangun dari tidur itu, sosok yang berjulukan al-Amin tersebut diberikan oleh Allah rasa senang untuk melakukan perenungan atau menyendiri (tahannuts). Beliau lantas memilih Gua Hira sebagai tempatnya.
Demikianlah keadaannya, Rasulullah Muhammad SAW senang melakukan tahannuts di sana. Sampai pada akhirnya, Malaikat Jibril turun dengan membawa awal surah al-‘Alaq.
Jibril mengatakan kepada Rasulullah Muhammad SAW: “Bacalah!”
Beliau menjawab “Aku tidak bisa membaca.”
Kemudian, Jibril meraih dan memeluk Rasulullah SAW hingga dirinya merasa payah. Setelah melepaskan pelukan, Jibril kembali mengatakan, “Bacalah!”
“Aku tidak bisa membaca,” jawab al-Amin lagi.
Untuk ketiga kalinya, malaikat itu meraih dan mendekap Muhammad. Akhirnya, beliau bertanya, apa yang harus kubaca?
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


