Tanggapan Andrew Garfield soal Palestina

New York — 1miliarsantri.net : Aktor Andrew Garfield menarik perhatian publik dalam sebuah wawancara ketika mempromosikan film terbarunya We Live in Time. Kala itu, dia vokal membahas soal Gaza, Palestina. Selama tampil di podcast “Happy Sad Confused” yang direkam secara langsung pada Kamis lalu di 92nd Street Y di New York, Garfield ditanya oleh pembawa acara Josh Horowitz “Apa yang bisa 500 orang yang bertepuk tangan ini lakukan untuk kamu?”. Aktor tersebut lantas menjawab dengan memfokuskan perhatian kepada warga Palestina di Gaza. “Saya tidak membutuhkan, saya tidak tahu, saya sangat bahagia. Kita harus mencurahkan energi kita untuk sesuatu yang benar-benar penting,” kata dia dikutip dari laman Huffington Post. Sang pembawa acara kembali bertanya, “Apa yang mungkin lebih penting saat ini?”. Garfield pun menjawab, “Mungkin nyawa warga Palestina di Gaza saat ini. Mungkin di situlah kita mencurahkan hati dan energi kita, dan siapa pun yang menderita, siapa pun yang tertindas, siapa pun yang menderita di bawah beban kengerian dunia kita saat ini, siapa pun yang tidak punya pilihan dalam menjalani kehidupan yang bermartabat. Di situlah energi kita seharusnya tersalurkan saat ini,” kata Garfield menegaskan. Tanggapan Garfield disambut tepuk tangan dari penonton saat rekaman langsung. Pada tahun lalu, aktor tersebut merupakan salah satu dari banyak pesohor yang menandatangani surat Artists4Ceasefire yang mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk memfasilitasi gencatan senjata di Gaza. Sejak Oktober 2023, lebih dari 41 ribu warga Palestina telah tewas dalam perang di Gaza. Selama wawancara di podcast itu, Garfield juga berbicara tentang kariernya, termasuk bekerja dengan mendiang aktor Heath Ledger pada 2009 dalam film The Imaginarium of Doctor Parnassus. Garfield mengatakan, dia memiliki banyak kenang-kenangan dari Ledger, terutama sepasang kacamata hitam yang dia berikan kepada Garfield setelah bintang Spider-Man itu memujinya. “Dia orang yang sangat murah hati, cantik, dan kreatif,” kata Garfield tentang Ledger. (ris) Baca juga :

Read More

LBH Ansor Siap Dampingi Pekerja Migran dan Kasus Kekerasan di Pesantren

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengukuhkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PP GP Ansor periode 2024-2029. Pengurus LBH Ansor berkomitmen membantu masyarakat dalam menghadapi masalah hukum baik di dalam maupun luar negeri. Ketua LBH PP GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa menyoroti sejumlah masalah hukum yang akan menjadi fokus kerja-kerja LBH Ansor. Pihaknya akan siap mendampingi para pekerja migran Indonesia di luar negeri serta memberikan perhatian khusus terhadap kasus kekerasan yang kerap terjadi di pesantren. Dendy mengatakan, LBH Ansor akan mendirikan kepengurusan cabang di delapan negara yakni Mesir, Taiwan, Malaysia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Timur Leste dan Arab Saudi. “LBH Ansor akan mengembangkan LBH di 8 (delapan) negara seiring meningkatnya kasus yang menimpa Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Jumat (18/10/2024). Pengembangan LBH Ansor itu didasari terkait hak atas perlindungan hukum yang merupakan amanah Pasal 28 D ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum”. Selain itu, imbuh Dendy, LBH Ansor memberi perhatian khusus terhadap kasus kekerasan di pondok pesantren dan panti asuhan serta kasus femisida yang terjadi belakangan ini. “Kami mencanangkan untuk pencegahan tindakan kekerasan, baik di pondok pesantren maupun di panti sosial. Kita akan bergerak, bekerja sama terutama induk kita, PBNU, untuk menangani perkara tindakan kekerasan di pesantren,” ujarnya. “Kebetulan saya jadi ketua satgas bidang penanganan yang dibentuk oleh PBNU, di bawah naungan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla dan Alissa Wahid,” tambahnya. Ia menjelaskan, bantuan hukum yang dilakukan LBH Ansor merupakan upaya untuk memenuhi dan sekaligus sebagai implementasi dari negara hukum yang mengakui dan melindungi serta menjamin hak asasi warga negara akan kebutuhan akses terhadap keadilan (access to justice). “LBH Ansor akan fokus pada penguatan jaringan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama terkait bidang penegakan hukum dan penyadaran hukum. Harapannya dengan Gerakan bantuan hukum yang dilakukan, dapat mewujudkan masyarakat menjadi lebih memahami tentang hukum,” kata Dendy. LBH Ansor juga akan melakukan konsolidasi gagasan untuk melihat persoalan hukum yang terjadi di tengah-tengah masyarakat secara objektif guna menjawab tantangan zaman. Ke depan LBH Ansor juga mewacanakan untuk membuka cabang di daerah-daerah yang belum terbentuk LBH Ansor. “Harapannya dengan sebaran keberadaan LBH Ansor, bisa membantu dan mendampingi masyarakat yang lemah dan terzalimi,” pungkas Dendy. (rid) Baca juga :

Read More

Kisah Al-Fatih, Sang Penakluk dari Turki Utsmani

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dimasa modern ini, siapa yang tak kenal sosok Al-Fatih? Sosok raja belia penguasa Turki Utsmani yang juga penakluk tanah suci bangsa Romawi, yakni Konstantinopel. Nama besarnya adalah Muhammad al-Fatih yang berarti Muhammad Sang Penakluk. Nama panggilannya adalah Mehmed II, ia merupakan anak dari Murad II yang juga merupakan penguasa Turki Utsmani, selain menjadi sosok ayah Murad II juga adalah guru bagi Mehmed II. Murad II selalu menanamkan kepada Mehmed II sikap-sikap sebagai pemimpin yang layak bagi kaum muslimin dan menjadi sosok yang kelak akan menaklukkan Konstantinopel. Konstantinopel adalah tanah suci bangsa Romawi yang juga merupakan puncak mimpi tertinggi para pemimpin muslim. Bagaimana tidak? Sejak zaman Rasulullah Muhammad SAW, kota ini adalah kota yang digadang-gadang hanya bisa ditaklukkan oleh sebaik-baik pemimpin dan sebak-baik pasukannya pula. Hal inilah yang membuat banyak para pemimpin muslim dari zaman dahulu berlomba-lomba melakukan ekspedisi besar-besaran dalam rangka merealisasikan nubuwat tersebut.Secara geografis, Konstantinopel adalah kota yang berada diantara Eropa dan Asia. Tanahnya yang subur dan berada di tempat yang strategis, membuat kota ini menjadi layak diperebutkan oleh banyak bangsa lainnya. Konstantinopel juga merupakan kota sebagai pusat pedagangan dunia yang melalui jalur laut. Selat Borphorus merupakan ‘pintu gerbang’ jalur perdagangan laut sebagi tempat keluar-masuknya kapal-kapal para pedagang dari atau ke Asia-Eropa. Tingkat ekonomi yang luar biasa maju sekalilagi membuatnya menjadi kota yang layak ditaklukkan. Ketika al-Fatih menduduki takhta kerajaan Utsmani menggantikan ayahnya Murrad II, beliau langsung mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk melakukan penaklukan. Mulai dari perbekalan logistik untuk para pasukan selama masa penaklukkan, persenjataan lengkap bagi para pasukannya, baik berupa senjata ringan seperti pedang, busur dan anak panahnya, bahkan hingga meriam raksasa yang kelak menjadi kunci kemenangan pasukannya. Salah satu momen paling memorable adalah ketika al-Fatih membuat keputusan diluar nalar untuk melayarkan kapalnya melintasi gunung di pinggiran Selat Bhorporus. Keputusan ini ia ambil dikarenakan saat itu kapal-kapal pembawa logistik pasukan tidak dapat melewati selat karena dihadang oleh rantai raksasa yang membentang melintangi selat. Al-Fatih memerintahkan para pasukannya untuk menarik kapal-kapal logistik melintasi gunug di malam hari agar ketika siang hari datang, para pasukan Konstantin terkejut dan diharapkan dapat melemahkan semangat juang mereka. Siapa sangka ternyata hal ini berhasil, bahkan efeknya tak hanya menimpa para pasukan lawan, seluruh penduduk kota merasa terkejut bahkan hingga putus asa ketika mendengar hal diluar nalar ini. Pada 29 Mei 1453, Muhammad al-Fatih dan para pasukannya berhasil menaklukkan Konstantinopel. Ia dan 80.000-200.000 pasukannya, artilerinya, dan 320 kapal perangnya berhasil menaklukkan Konstantinopel setelah berjuang selama 53 hari menyerang dan membombardir benteng kokoh kota tersebut. Mehmed II dan para pasukannya akhirnya berhasil membuktikan dan merealisasikan nubuwat tersebut sekaligus menjadi sebaik-baik pemimpin dan para pasukannya juga menjadi sebaik-baiknya pasukan. Pemimpin yang selalu mengamalkan setiap sunnah nabinya, pasukan yang selalu mendambakan surga penciptanya adalah perpaduan yang layak dan sempurna untuk menyandang gelar pemimpin dan pasukan terbaik. (jeha) Baca juga :

Read More

Lima Tips Agar Tidak Lupa Mengingat Allah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Mengajarkan anak untuk selalu mengingat Allah adalah langkah penting dalam membentuk kepribadian mereka yang saleh dan taat. Jadi melalui artikel ini, kita akan membahas beberapa tips bermanfaat yang akan membuat kita tidak lupakan Allah. Dan hal ini bisa diajarkan kepada anak-anak Anda. Kiat-kiat ini juga ditujukan kepada siapapun yang telah terjerumus dalam kehidupan duniawi agar mereka senantiasa terhubung dengan Allah SWT dan senantiasa memfokuskan pikirannya kepada Allah SWT. Berikut lima tips agar Anda dan anak Anda tidak lupa mengingat Allah: Menjaga pelaksanaan shalat wajib tepat waktu merupakan salah satu cara agar kita selalu ingat terhadap Allah SWT. Dalam Alquran, Allah berfirman: Baca Juga : Sayyidina Ali bin Abi Thalib: Balasan Orang yang Bersedekahحَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ Artinya: “Peliharalah semua sholat (fardu) dan salat Wustha. Berdirilah karena Allah (dalam sholat) dengan khusyuk. (QS Al-Baqarah [2]:238) Teruslah membaca doa-doa dzikir di pagi hari dan di petang hari sebagaimana yang biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Anda juga bisa mengajarkan kepada anak Anda untuk melakukannya juga. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: Rasulullah SAW biasa mengucapkan doa di pagi hari: اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ Artinya: “Ya Allah, dengan pertolongan-Mu kami menjalani waktu pagi dan sore, dan dengan pertolongan-Mu kami hidup dan mati, dan kepada- Mu tempat kami kembali.” Di sore hari beliau akan berdoa: اللَّهُمَّ بِكَ أمْسَيْنا، وَبِكَ نَحْيا، وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ Artinya: “Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu petang dan karena Engkau kami hidup dan mati, dan kepada-Mu juga kami akan kembali”. Teruslah membaca Alquran minimal 10 ayat setiap malam. Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Al-‘Ash, Nabi SAW bersabda: مَن قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ فِي لَيلَةٍ لَم يُكتَبْ مِنَ الغَافِلِينَ Artinya: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka dia tidak termasuk orang-orang yang lalai.” Selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya yang tidak terhitung. Allah SWT berfirman: فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ Artinya: “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS Al-Baqarah [2]:152) Selalu ingat akhiratmu dan bahwa suatu hari nanti kamu akan meninggal. Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata: “Rasulullah saw bersabda: ﺃَﻛْﺜِﺮُﻭﺍ ﺫِﻛْﺮَ ﻫَﺎﺫِﻡِ ﺍﻟﻠَّﺬَّﺍﺕِ ‏ ﻳَﻌْﻨِﻰ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian” (HR Tirmidzi). (yat) Baca juga :

Read More

Sayyidina Ali bin Abi Thalib: Balasan Orang yang Bersedekah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kisah ini diriwayatkan oleh Ja’far bin Muhammad, dengan sanad dari ayah dan kakeknya. Suatu hari, kakek Ja’far, Sayyidina Ali bin Abi Thalib pulang ke rumahnya setelah bersilaturahmi dengan Rasulullah. Di rumah, ia mendapati istrinya, Sayyidah Fathimah, sedang memintal benang, sementara Salman al-Farisi duduk di depannya, membantu menggelar wol. “Wahai istri tercinta, adakah makanan yang bisa kau berikan pada suamimu?” tanya Ali. “Demi Allah, aku tidak punya apapun, kecuali enam dirham dari Salman karena aku memintal wol untuknya,” jawab Fathimah. “Uang ini sebenarnya ingin aku belikan makanan untuk Hasan dan Husain.” Ali meminta uang tersebut dan bergegas keluar untuk membeli makanan. Namun, di jalan ia bertemu seorang laki-laki yang meminta bantuan. “Siapa yang mau memberikan pinjaman karena Allah yang Maha Menguasai dan Mencukupi?” ujar seorang laki-laki. Tanpa ragu, Ali menyerahkan enam dirhamnya. Ketika kembali tanpa membawa makanan, Fathimah menangis, tetapi ia menerima tindakan Ali dengan ikhlas. Ali pun keluar lagi, kali ini untuk menemui Rasulullah. Di jalan, ia bertemu dengan seorang Badui yang menawarkan unta. “Beli unta ini dariku,” kata Badui. “Aku tak punya uang,” jawab Ali. “Tidak apa-apa, kau bisa bayar nanti. Harganya seratus dirham,” kata si Badui. Ali setuju untuk membeli unta itu. Tak lama kemudian, ia bertemu seorang Badui yang menanyakan apakah unta tersebut dijual. Ali menjawab “iya“ kemudian Badui itu membelinya seharga tiga ratus dirham secara tunai. Ali segera pulang dengan membawa uang, membuat Fathimah tersenyum senang mendengar kisah yang baru saja terjadi. Kemudian, Ali pergi ke masjid dan disambut oleh Rasulullah. Nabi tersenyum dan bertanya, “Hai Ali, kau yang ingin memberitahu kabar padaku, atau aku yang memberimu kabar?” Ali menjawab, “Engkau saja yang memberiku kabar, wahai Rasulullah.” Nabi berkata, “Tahukah kau siapa seorang laki laki yang menjual unta kepadamu dan seorang Badui yang membelinya darimu? Itu adalah malaikat Jibril dan Israfil (dalam riwayat lain, Mikail). Allah telah mengganti enam dirham yang kau berikan dengan 300 dirham, 50 kali lipat.” Kisah dari kitab al-Aqthaf ad-Daniyah ini menunjukkan betapa tulusnya Ali dalam membantu orang lain, meski dengan mengorbankan kebutuhannya sendiri. Kisah ini mengajarkan kita bahwa keikhlasan dalam memberi, meski dalam keterbatasan, akan selalu diganjar dengan balasan yang berlipat ganda oleh Allah. Seperti Sayyidina Ali yang tak ragu mengutamakan kepentingan orang lain, jadikan sedekah sebagai bagian dari hidup kita. Dengan bersedekah, kita tak hanya membantu sesama, tetapi juga membuka pintu rezeki yang lebih luas dan keberkahan yang tak terduga. (yan) Baca juga :

Read More

Wapres RI Serukan Pengakuan Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia telah menyerukan kepada negara-negara Asia Timur untuk secara resmi mengakui negara Palestina dan mendesak komunitas internasional untuk menjunjung tinggi hukum internasional serta prinsip-prinsip kemanusiaan, demikian dilaporkan media pemerintah pada hari Jumat. Dalam pidatonya di KTT Asia Timur di Laos, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi hukum internasional bisa memicu munculnya konflik-konflik baru. “Sebagai pemimpin, kita harus mengambil sikap dan berpihak pada hukum internasional dan kemanusiaan. Jangan pilih-pilih dalam menerapkan hukum internasional. Jika ini terus berlanjut, saya khawatir banyak konflik baru akan muncul,” tukas Wapres Ma’ruf Amin. Amin juga mendesak negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera melakukannya, menekankan pentingnya penghormatan universal terhadap hukum internasional tanpa pengecualian. Saat ini, 146 negara mengakui negara Palestina, dengan penambahan terbaru termasuk Spanyol, Norwegia, Irlandia, dan beberapa negara Karibia. Pernyataannya ini disampaikan di tengah aksi militer Israel yang masih berlangsung di Gaza, menyusul serangan lintas batas oleh Hamas tahun lalu. Meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera, konflik ini telah menewaskan lebih dari 42.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan setempat. (wink) Baca juga :

Read More

Kemenag Resmikan UIN Siber Syekh Nurjati

Jakarta. — 1miliarsantri.net : Sebuah inovasi menarik dilakukan Kementerian Agama. Untuk memberikan kemudahan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, para santri, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, kini Kementerian Agama mendirikan UIN Siber Syekh Nurjati di Cirebon. “Ini menjadi solusi bagi santri dengan akses terbatas untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, karena kuliahnya bisa dilakukan jarak jauh melalui online,” ungkap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (17/10/2024). Menag menambahkan, Kementerian Agama terus berinovasi, salah satunya dengan mendirikan UIN Siber Syekh Nurjati di Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di indonesia. “Ini tentu pula menjadi afirmasi yang luar biasa untuk para santri yang tidak memiliki akses dan biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya. Cyber Islamic University dirancang untuk menyediakan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses. Dengan konsep pendidikan jarak jauh, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja, termasuk wilayah pelosok yang sulit dijangkau. Program ini menjadi jawaban atas tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia. “Mereka bisa belajar dan meningkatkan keilmuannya melalui UIN Siber Syekh Nurjati tanpa harus datang ke kampus, bisa belajar di rumah dengan biaya yang ringan, bahkan mendapatkan beasiswa,” lanjut Menag. Menag memaparkan, sejak dimulainya pada tahun 2021, UIN Siber Syekh Nurjati telah melayani lebih dari 4.200 mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.000 mahasiswa mendapatkan pembiayaan dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Inisiatif ini tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi guru madrasah yang belum memiliki gelar sarjana, terutama yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). (rid) Baca juga :

Read More

Cicak Masuk Rumah? Ini Pesan Spiritual dari Ustaz Adi Hidayat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Banyak orang merasa terganggu dengan kehadiran cicak di rumah mereka. Namun, seorang ulama terkemuka, Ustadz Adi Hidayat, melihat fenomena ini dari sudut pandang yang berbeda. Dalam ceramahnya yang viral di media sosial, beliau mengajak umat Islam untuk memaknai keberadaan cicak sebagai bentuk ujian dan hikmah dari Allah SWT. “Setiap makhluk ciptaan Allah memiliki tujuan,” tukas Ustadz Adi Hidayat. Beliau menjelaskan bahwa kehadiran cicak di rumah bisa dilihat dari tiga perspektif utama. Pertama, cicak bisa menjadi ujian kesabaran bagi penghuni rumah. Allah ingin melihat bagaimana kita mengatasi gangguan kecil ini dengan bijaksana. Cicak bisa menjadi indikator kebersihan rumah. Kehadiran cicak mungkin menandakan ada area yang perlu lebih diperhatikan kebersihannya. Yang ketiga dan mungkin paling menarik, Ustadz Adi menghubungkan keberadaan cicak dengan sejarah para nabi. Beliau menceritakan kisah Nabi Ibrahim yang dibakar oleh Raja Namrud, di mana cicak disebut-sebut ikut meniup api agar semakin besar. “Inilah mengapa Rasulullah Muhammad SAW menyebut cicak sebagai ‘penjahat kecil’,” lanjut Ustadz Adi. Meski demikian, Ustadz Adi tidak menganjurkan pembunuhan cicak secara sembarangan. Jika cicak mengganggu, lebih baik perbanyak istighfar,” sarannya. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan rumah sebagai langkah preventif. “Membunuh cicak bukan hanya mendapat pahala, tapi juga bisa mengusir energi negatif. Jin sering bersemayam di tempat-tempat kotor, yang juga disukai cicak.” tambah Ustaz Adi. Ceramah Ustaz Adi ini mengajak kita untuk melihat masalah sehari-hari dari perspektif spiritual. “Setiap kejadian, sekecil apapun, bisa menjadi sarana kita mendekatkan diri pada Allah,” tutupnya. (yan) Baca juga :

Read More

Presiden Kuba Pimpin Aksi Bela Palestina

Havana — 1miliarsantri.net : Sebanyak 10 ribu orang berunjuk rasa di Havana untuk mendukung warga Palestina untuk menuntut pengakhiran agresi Israel. Mereka menyuarakan dalam sebuah aksi yang dipelopori oleh Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, menurut seorang koresponden Sputnik. “Lawan genosida di Gaza dan Lebanon, lawan upaya Israel untuk memusnahkan rakyat Palestina yang mulia, lawan impunitas kekaisaran bagi para pelaku genosida. Kuba menyampaikan tuntutan bersejarah kami, ‘Tolak filosofi penjajahan, dan filosofi perang akan berhenti,” tulis Diaz-Canel dalam unggahan di platform X. Selain presiden, aksi yang dihadiri 10 ribu orang tersebut juga dihadiri oleh Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero dan Ketua Parlemen Esteban Lazo, serta para menteri dan pejabat tinggi pemerintah lainnya. Para peserta aksi berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Havana, sambil mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan “Bebaskan Palestina,” lapor koresponden Sputnik. “Kuba dan seluruh dunia menuntut pengakhiran genosida, yang tidak mungkin terjadi tanpa dukungan Pemerintah AS, dan hal ini harus diakui dan dikutuk. Tanpa dukungan AS, tidak akan pernah ada impunitas terhadap pembantaian masyarakat, anak-anak, perempuan dan para lansia serta penghancuran rumah sakit,” kata ketua Institut Persahabatan Kuba dengan Rakyat, Fernando Gonzalez, kepada Sputnik. Gonzalez meyakini bahwa AS mendorong Israel untuk “menginternasionalisasi genosida di Jalur Gaza yang sudah meluas ke Lebanon dan wilayah lain.” Kuba telah mengakui Palestina sejak 1988. Pada awal tahun ini, Kuba mendukung resolusi PBB yang menganjurkan pengakuan Palestina sebagai negara anggota PBB. (rim) Baca juga :

Read More

Lima Orang Pekerja Migran Asal Jabar di Lebanon Telah Dievakuasi

Bandung — 1miliarsantri.net : Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat mengungkapkan sebanyak lima orang pekerja migran Indonesia yang berada di Lebanon telah dievakuasi. Mereka telah kembali ke Indonesia sejak tanggal 7 Oktober lalu. “Kita mendapat informasi juga sudah kita fasilitasi tahap pertama ada lima di Jabar (kembali),” terang Kombes Pol Mulia Nugraha Kepala BP3MI Jabar, Rabu (16/10/2024). Selanjutnya, ia menuturkan telah mendapatkan informasi dari pemerintah pusat bahwa terdapat 100 orang Indonesia di Lebanon akan dievakuasi kembali. Namun, pihaknya belum memastikan jumlah pekerja migran asal Jabar. “Yang lima sudah pulang sejak 7 Oktober, kondisinya sehat,” kata dia. Sebelumnya, pasukan Israel menembaki markas besar UNIFIL di Lebanon selatan, melukai dua pasukan penjaga perdamaian Indonesia. UNIFIL, Pasukan Sementara PBB di Lebanon, mengatakan pada Kamis (10/10/2024) bahwa dua anggota pasukan penjaga perdamaian terluka ketika sebuah tank Israel menembaki sebuah menara pengawas di markas besar pasukan tersebut di kota perbatasan Naqoura, yang menyebabkan keduanya jatuh. Setiap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan “pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional,” kata UNIFIL dalam sebuah pernyataan. Organisasi penjaga perdamaian, yang terdiri dari sekitar 10 ribu pasukan dari 50 negara dan didirikan pada 1978 itu, mengatakan bahwa pasukan Israel telah “dengan sengaja” menembaki posisinya di sepanjang perbatasan. (yan) Baca juga :

Read More