Rahasia Besar Ibadah Kurban: Dalil Al-Qur’an dan Hadits Tentang Menyembelih Hewan Kurban dalam Islam
Ibadah kurban mengandung banyak hikmah, di antaranya:
- Menumbuhkan ketakwaan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
- Menghidupkan sunnah Nabi Ibrahim AS.
- Mempererat solidaritas sosial melalui pembagian daging kepada fakir miskin.
- Mengajarkan nilai pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.
- Menjadi syiar Islam yang memperkuat ukhuwah umat.
Allah SWT menegaskan:
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.”
(QS. Al-Hajj: 37)
Ayat ini menegaskan bahwa inti ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati kepada Allah SWT.
Kurban Simbol Ketaatan, Ketakwaan, Keikhlasan dan Kepedulian Sosial dalam Islam
Menyembelih hewan kurban merupakan ibadah mulia yang memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Kurban bukan hanya ritual penyembelihan, tetapi simbol ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam Islam.
Karena itu, umat Islam yang memiliki kemampuan hendaknya tidak meninggalkan ibadah agung ini. Dengan berkurban, seorang muslim tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan sesama di hari raya Iduladha.***
Penulis dan Editor : Thamrin Humris
Sumber : Muihammadiyah, UMM, BAZNAS
Foto ilustrasi
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

