Inggris Kembali Akan Danai Badan Pengungsi Palestina PBB UNRWA

London — 1miliarsantri.net : Pemerintahan Labour baru Inggris pada Jumat mengumumkan akan melanjutkan pendanaan untuk badan pengungsi Palestina PBB, UNRWA. Inggris merupakan salah satu negara yang menghentikan pendanaan mereka ke UNRWA setelah Israel menuduh beberapa staf badan tersebut terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober yang memicu perang Gaza. Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, menyatakan kepada parlemen bahwa ia yakin badan tersebut telah mengambil langkah-langkah untuk “memastikan mereka memenuhi standar tertinggi netralitas.” “Saya dapat mengonfirmasi kepada parlemen bahwa kami mencabut penghentian pendanaan UNRWA, Inggris akan menyediakan dana sebesar 21 juta poundsterling” untuk badan tersebut,” pungkasnya.

Read More

Menlu AS Yakin Gencatan Senjata Gaza Hampir Tercapai

Washington — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan pada hari Jumat (19/7/2024) lalu bahwa gencatan senjata yang lama dinantikan antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas sudah di ambang pintu, mengatakan bahwa para negosiator sedang “menuju tahap akhir.” Amerika Serikat telah bekerja sama dengan Qatar dan Mesir untuk mencoba mengatur gencatan senjata dalam konflik Gaza guna membebaskan sandera yang ditahan sejak 7 Oktober dan mendapatkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke dalam wilayah tersebut. Blinken mengatakan kepada Forum Keamanan Aspen di Colorado bahwa Hamas dan Israel telah menyetujui kerangka gencatan senjata yang diuraikan oleh Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu setelah banyak dorongan dan diplomasi, tetapi mengatakan bahwa beberapa masalah perlu diselesaikan. “Saya yakin kita sudah sangat dekat dan sedang menuju tahap akhir dalam mencapai kesepakatan yang akan menghasilkan gencatan senjata, memulangkan para sandera, dan menempatkan kita di jalur yang lebih baik untuk membangun perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan. Masih ada beberapa masalah yang perlu diselesaikan, yang perlu dinegosiasikan. Kami sedang dalam proses melakukan hal itu,” ungkap Blinken. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan berkunjung ke Washington minggu depan dan berpidato di depan sidang gabungan Kongres AS pada 24 Juli. Biden berharap untuk bertemu dengannya, tergantung pada pemulihan presiden dari COVID-19, kata Gedung Putih pada hari Kamis.

Read More

Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Kembali Terobos Al-Aqsa

Yerussalem — 1miliarsantri.net : Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir kembali melakukan provokasi dengan memasuki halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Sejumlah negara mengecam tindakan itu serta tindakan parlemen Israel menolak pendirian negara Palestina. Kantor berita WAFA melansir, didampingi sejumlah besar petugas polisi Israel, Ben-Gvir berkeliling halaman timur Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam. Menteri juga memasuki masjid pada 21 Mei tahun lalu dan menyatakan bahwa Israel “berkuasa” atas lokasi tersebut. “Saya senang bisa mendaki Temple Mount, tempat terpenting bagi umat Israel,” kata Ben-Gvir selama kunjungannya pada 2023 ke Al-Aqsa, yang juga dikenal sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi. Berdasarkan pengaturan status quo, non-Muslim boleh mengunjungi situs di Kota Tua Yerusalem, namun tidak diperbolehkan untuk beribadah. Namun, pengunjung Yahudi semakin menentang larangan tersebut, sesuatu yang dianggap sebagai provokasi oleh warga Palestina, karena khawatir Israel bermaksud mengambil alih situs tersebut. Qatar telah mengecam “dalam istilah yang paling keras” atas “penyerbuan Masjid Al Aqsa dan persetujuan Knesset terhadap rancangan undang-undang yang menolak pembentukan negara Palestina” yang dilakukan oleh Menteri Keamanan Nasional Israel. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar memperingatkan konsekuensi dari “kebijakan eskalasi” Israel di wilayah pendudukan Palestina, yang mencakup perluasan “siklus kekerasan regional dan melemahnya upaya untuk mencapai solusi dua negara” terhadap konflik. Mereka juga mengatakan bahwa upaya berulang kali untuk mengubah “status quo agama dan sejarah Masjid al Aqsa bukan hanya serangan terhadap warga Palestina, tetapi juga terhadap dua miliar Muslim di seluruh dunia”. Kementerian Luar Negeri Prancis juga mengecam resolusi parlemen Israel yang menolak pembentukan negara Palestina dengan alasan bahwa hal itu akan menimbulkan “bahaya eksistensial” bagi negara tersebut. “Kami menyatakan kekecewaan kami atas diadopsinya sebuah resolusi oleh Knesset kemarin yang menolak prospek pembentukan negara Palestina, bertentangan dengan resolusi yang diadopsi oleh Dewan Keamanan PBB,” ucap kementerian itu dalam sebuah pernyataan, menggunakan istilah Ibrani untuk parlemen Israel. Mereka juga mengutuk kunjungan provokatif Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir ke kompleks Masjid Al-Aqsa. “Tindakan tidak bertanggung jawab ini mengancam akan semakin mengganggu stabilitas kawasan,” lanjutnya. Kementerian tersebut menegaskan kembali “kebutuhan mendesak” untuk berupaya mencapai solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina “yang hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan”. Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya mengutuk “provokasi” yang dilakukan Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir di kompleks Masjid Al-Aqsa. “Israel harus menghentikan tindakan seperti itu, yang akan semakin meningkatkan ketegangan di kawasan,” katanya.

Read More

Sekjen PBB Sebut Kebijakan Israel di Tepi Barat Mengancam Solusi Dua Negara

Gaza — 1miliarsantri.net : Kebijakan Israel terhadap Tepi Barat mengancam prospek solusi dua negara dengan Palestina. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Rabu. Menurutnya, kekerasan dan penangkapan meningkat tajam di wilayah pendudukan Israel sejak pecahnya perang Gaza akibat serangan Hamas pada 7 Oktober. Melalui langkah-langkah administratif dan hukum, Israel sedang mengubah geografi Tepi Barat, kata Guterres dalam pernyataan yang dibacakan oleh kepala stafnya, Courtenay Rattray, selama pertemuan Dewan Keamanan. Ekspansi pemukiman diperkirakan akan semakin cepat karena penyitaan lahan besar-besaran di daerah-daerah strategis dan perubahan dalam perencanaan, pengelolaan lahan, dan tata kelola, tambah Guterres. “Perkembangan terbaru ini seperti menancapkan pasak ke jantung prospek solusi dua negara,” terang kepala PBB tersebut. Dia mengatakan Israel sedang mengambil langkah-langkah untuk memperluas kedaulatannya atas Tepi Barat. Guterres mengatakan Israel telah mengambil langkah-langkah hukuman terhadap Otoritas Palestina dan melegalkan lima pos terdepan Israel di Tepi Barat. Israel telah membangun pos-pos semacam itu sebagai bagian dari pendudukannya di Tepi Barat sejak 1967. “Kita harus mengubah arah. Semua aktivitas pemukiman harus segera dihentikan,” tegas Guterres. Dia mengatakan pemukiman Israel merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hambatan bagi perdamaian dengan Palestina.

Read More

Sejak Ramai dihujat pada 2021 Israel Gencarkan Mesin Propagandanya

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Bukan rahasia lagi, propaganda sudah jadi senjata Israel sejak awal gerakan Zionis. Kerap kali ia jadi upaya membungkam kritik dunia di saat-saat negara itu melakukan kejahatan di Palestina seperti sembilan bulan belakangan. Namanya mesin perang, biayanya tentu tak sedikit. Laman berita Israel-Palestina, +972 Magazine melansir, kritik meluas atas serangan Israel ke Gaza pada 2021, jadi salah satu alasan gelontoran dana terkini. Merujuk investigasi the Seventh Eye pada Januari 2022, Kabinet Israel menyetujui sebuah proyek yang dapat menyuntikkan dana hingga 100 juta shekel untuk mendanai propaganda pemerintah secara diam-diam di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Angka itu setara 30 juta dolar AS atau setara Rp 485 miliar dengan kurs terkini. Dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Yair Lapid, inisiatif ini untuk menghidupkan kembali rencana Kementerian Urusan Strategis Israel, yang sempat ditutup pada tahun 2021. Rencananya adalah untuk mentransfer uang secara tidak langsung ke organisasi asing yang akan menyebarkan propaganda Israel di negara tempat mereka beroperasi, sambil menyembunyikan fakta bahwa mereka didukung oleh pemerintah Israel. Proyek yang awalnya didirikan dengan nama “Solomon’s Sling” dan sekarang dikenal dengan nama “Concert” ini menjadi ujung tombak Kementerian Urusan Strategis dan mengubah wacana global tentang Israel, khususnya secara online. Misi Solomon’s Sling secara samar-samar digambarkan sebagai perjuangan melawan “delegitimasi” negara melalui “aktivitas kesadaran massa.” Dalam rencana awal, yang terungkap dalam serangkaian investigasi the Seventh Eye, Solomon’s Sling mendapat anggaran yang sangat besar sebesar 256 juta shekel atau 80 juta dolar AS. Setengah dari jumlah tersebut seharusnya berasal dari anggaran negara, dan setengahnya lagi dari individu kaya dan organisasi asing, terutama di Amerika Serikat. Prinsip yang mendasari penggunaan Solomon’s Sling, dan secara umum ketergantungan industri hasbara pada badan-badan sipil untuk menyebarkan pesan-pesan pemerintah, adalah bahwa hasbara yang kuno tidak lagi berfungsi. Ketika seorang diplomat atau juru bicara resmi ditempatkan di depan kamera dan diminta untuk menyampaikan daftar pokok pembicaraan pemerintah kepada pemirsa, pemirsa akan mengenali orang tersebut sebagai perwakilan dari pihak yang berkuasa, sehingga menyebabkan mereka tidak tertarik lagi. Dinamika yang sama terjadi ketika perwakilan negara menggunakan media sosial. Pada tahun 2015, pemerintah memutuskan untuk membangun kembali Kementerian Urusan Strategis, yang tadinya hampir kosong, menjadi badan serbaguna dan inovatif yang akan mengoordinasikan kegiatan hasbara tidak resmi Israel. Di bawah kepemimpinan Gilad Erdan, yang kini menjadi duta besar Israel untuk PBB, kementerian tersebut membangun jaringan organisasi, media, dan aktivis yang menyebarkan pesan-pesan politik atas nama pemerintahan Netanyahu dan lembaga keamanan. Ada yang melakukan hal tersebut dengan mengorbankan anggaran pemerintah, ada pula yang hanya karena alasan ideologis.

Read More

Netanyahu Bersumpah Tingkatkan Tekanan pada Hamas

Gaza — 1miliarsantri.net : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah pada hari Selasa untuk meningkatkan tekanan terhadap Hamas di Gaza yang dilanda perang, setelah Amerika Serikat mengkritik tingginya korban sipil dalam serangan-serangan terakhir. Netanyahu, dalam sambutannya pada acara peringatan resmi negara, membela pendekatan Israel selama perang yang telah berlangsung lebih dari sembilan bulan ini, dengan mengatakan “Hamas sedang dalam tekanan.” “Mereka berada di bawah tekanan yang semakin besar karena kita menyakiti mereka, melenyapkan komandan-komandan tinggi mereka dan ribuan teroris.” “Mereka berada di bawah tekanan karena kita tetap teguh dengan tuntutan kita, meskipun ada banyak tekanan,” tambahnya, yang tampaknya merujuk pada banyaknya keprihatinan internasional atas korban dalam perang sejak serangan Hamas 7 Oktober. “Ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan tekanan lebih lagi, untuk membawa pulang semua sandera – yang hidup dan yang mati – dan untuk mencapai semua tujuan perang,” kata Netanyahu. Komentarnya muncul saat Israel telah meningkatkan serangan ke wilayah Palestina yang terkepung, dengan tim penyelamat Gaza mengatakan tiga serangan udara dalam satu jam telah menewaskan lebih dari 40 orang pada hari Selasa. Pada akhir pekan, lebih dari 90 orang tewas dalam serangan bom Israel yang besar di zona aman, sebuah operasi yang menurut Netanyahu menargetkan kepala militer Hamas Mohammed Deif dan salah satu wakilnya. Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan dalam upacara tersebut bahwa tekanan militer Israel “memaksa para pemimpin organisasi teroris yang masih hidup untuk hanya mengurus kelangsungan hidup mereka sendiri.”

Read More

MPR RI Apresiasi Petugas Haji Mahasiswa Indonesia dari Mesir

Jakarta — 1miliarsantri.net : Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, Rahmat Iqbal menyampaikan hasil Temu silaturahim Alumni Azhar Mesir dengan Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, di Jakarta, Selasa (16/07/2024). Dalam kesempatan tersebut, Presiden PPMI menerangkan bahwa pihaknya membahas berbagai isu krusial yang berkaitan dengan regulasi mahasiswa baru dan petugas haji TEMUS (Tenaga Musiman mahasiswa) di Komisi 8 serta di Fraksi PKS di DPR. Dalam pertemuan di MPR tersebut Pertemuan membahas upaya perbaikan regulasi seleksi mahasiswa baru ke Mesir melalui Kementerian Agama. Hidayat Nur Wahid, yang juga mewakili Daerah Pemilihan Jakarta 2 dan WNI di Luar Negeri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa Indonesia di Mesir yang telah memilihnya kembali sebagai anggota DPR. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas seleksi mahasiswa baru dan memperbaiki sistem TEMUS Haji, serta berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi tersebut dalam rapat DPR. “Kami akan suarakan peningkatan jumlah petugas haji asal mahasiswa Indonesia di Mesir karena keberadaan mahasiswa dirasakan manfaatnya dan melayani jamaah haji sepenuh hati,” tegas Hidayat Nur Wahid.

Read More

Tentara Israel Serang Warga Saat Sholat Dluhur

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan penjajahan Israel melakukan kejahatan terbaru dengan menyasar puluhan jamaah shalat dzuhur di sebuah mushalla di Jalur Gaza. Belasan syahid dan puluhan lainnya terluka dalam serangan pada Ahad siang tersebut. Kantor berita WAFA melansir, pada tengah hari pesawat-pesawat tempur penjajah menargetkan mushalla di dekat Masjid Putih di kamp pengungsi al-Shati di sebelah barat Kota Gaza. Serangan itu mengakibatkan terbunuhnya sedikitnya 17 warga sipil dan melukai banyak orang lainnya, termasuk anak-anak dan wanita. Serangan Israel tersebut menyasar orang-orang yang sedang berkumpul untuk shalat dzuhur di mushalla tersebut. Rekaman video kamp pengungsi Shati setelah serangan Israel menunjukkan mayat di dalam gedung dan bekas darah. “Warga di lingkungan tersebut memutuskan untuk melaksanakan shalat berjamaah di mushalla, kami menghindari shalat berjamaah pada Magrib dan Isya di masjid agar tidak menjadi sasaran. Kami terkejut hari ini bahwa sebuah rudal Israel menargetkan tempat itu. Semuanya keluar berkeping-keping, tidak kurang dari 20 korban.” Bagaimanapun, kegigihan warga Gaza di tengah pemboman brutal Israel sukar dipungkiri. Setelah serangan brutal terbaru, seorang wanita Palestina dari Jalur utara yang kehilangan empat anaknya selama perang, sementara suaminya hilang, mengatakan dia tetap tidak akan meninggalkan Gaza atau pergi ke selatan Jalur Gaza. “Demi Allah, Netanyahu, saya tidak akan pergi ke Jalur Gaza bagian selatan. Ini adalah tanah saya, saya tidak akan pergi, dan kami akan mengambil hak kami dari Netanyahu dan Israel,” kata seorang perempuan dari kamp pengungsi Shati, merujuk Perdana Menteri Israel dilansir Aljazirah, Senin (15/7/2024). “Saya adalah ibu dari empat orang syuhada, dan saya tidak memiliki anak laki-laki lagi, dan saya bangga dengan mereka, terima kasih ya Allah. Dan kami memberi tahu Netanyahu bahwa kami siap mengorbankan diri kami sendiri,” kata wanita itu. “Allah menjanjikan kemenangan kepada kami, dan kemenangan kami sudah dekat ya Allah,” tutupnya. Di lokasi lain, sedikitnya 71 warga Palestina syahid dalam pembantaian oleh pasukan penjajahan Israel (IDF) di wilayah Al-Mawasi di selatan Jalur Gaza. Lebih dari 289 orang terluka, banyak di antaranya berada dalam kondisi kritis, menurut sumber medis setempat.

Read More

Kairo Mengutuk Keras Peristiwa di Al-Mawasi

Gaza — 1miliarsantri.net : Hingga hari Sabtu (13/7/2024), pasukan zionis Israel melakukan serangan tepat di daerah Al Mawasi dekat kota Khan Yunis di Gaza, menewaskan lebih dari 90 orang dan melukai hampir 300 lainnya, berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Palestina. Serangan yang terus berlanjut terhadap tempat sipil di jalur Gaza mempersulit upaya para mediator menuju kesepakatan gencatan senjata. “Mesir menekankan bahwa pelanggaran yang terus berlanjut terhadap warga Palestina ini sangat mempersulit upaya yang dilakukan untuk mencapai deeskalasi dan gencatan senjata,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Kairo “mengutuk keras” serangan Israel di Al Mawasi dan mendesak Israel untuk “berhenti mengabaikan kehidupan warga sipil.” Pada 7 Oktober 2023, gerakan Palestina Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dan melanggar perbatasan, menyerang lingkungan sipil dan pangkalan militer.Hampir 1.200 orang di Israel tewas dan sekitar 240 lainnya diculik dalam serangan tersebut. Israel melancarkan serangan balasan, memerintahkan blokade total terhadap Gaza, dan memulai serangan darat ke daerah kantong Palestina itu dengan tujuan untuk melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan para sandera.

Read More

Prediksi Israel Bubar 2026, Perang Armageddon

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ada banyak prediksi tentang nasib Israel dan apa yang akan terjadi di Palestina kelak. Salah satunya, seperti yang disampaikan Mantan wakil perdana menteri Israel Avigdor Lieberman misalnya. Dia meramalkan bubarnya Israel pada 2026. Hal itu akan terjadi jika koalisi sayap kanan yang berkuasa saat ini meneruskan pemerintahan mereka hingga saat itu. Pemimpin partai Yisrael Beiteinu itu dengan keras mengkritik manajemen pemerintah saat ini dalam perang di Jalur Gaza dan kegagalannya mencegah serangan 7 Oktober. Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh surat kabar Maariv pada Jumat, Lieberman mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memimpin Israel menuju kehancuran dan tidak tahu bagaimana mengelola kondisi terkini. Dia menambahkan bahwa Netanyahu kini hanya berusaha memastikan bahwa ia tetap berkuasa selama mungkin. Dia mengatakan bahwa Israel sedang menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman eksistensial, dan sedang mengalami krisis multidimensi, politik, ekonomi dan keamanan, yang merupakan krisis terbesar sejak berdirinya negara tersebut. Mantan menteri pertahanan dan menteri keuangan itu juga mengatakan bahwa seluruh tingkat politik di Israel sedang sakit, dan menekankan bahwa lobi-lobi kepentingan lebih unggul saat ini. Dia menganggap Netanyahu sebagian besar bertanggung jawab atas serangan pejuang Palestina pada 7 Oktober 2023 lalu. Ia menuding Netanyahu telah memberikan kekuatan kepada Hamas selama bertahun-tahun dalam kehidupan politiknya. Lieberman percaya bahwa serangan 7 Oktober tidak akan terjadi jika para pejabat di pemerintahan saat ini berpikir “di luar kebiasaan”. Lieberman sebelumnya telah meminta pemerintahan Netanyahu untuk mundur, dengan mengatakan bahwa menyingkirkan pemimpinnya akan menjadi hadiah bagi Israel. Netanyahu kembali menjabat sebagai perdana menteri didukung koalisi paling kanan dalam sejarah Israel sejak akhir 2022. Sejak itu, sejumlah kebijakan provokatif ia terapkan. Diantaranya perluasan besar-besaran pemukiman ilegal di Tepi Barat, serta penyerangan reguler di wilayah yang diduduki tersebut. Menteri-menteri sayap kanannya juga kerap melakukan provokasi dengan menerabas kompleks Masjid al-Aqsa. Berbagai kebijakan itu akhirnya ditanggapi para pejuang Palestina yang diujungtombaki Hamas dengan serangan ke selatan Israel. Serangan pejuang Palestina tersebut menerobos pagar canggih Israel dan berhasil mengelabui sistem pertahanan lainnya. Serangan itu juga merusak persepsi bahwa negara Israel dengan kedigdayaan militernya tak bisa dikalahkan. Pemerintah Israel mengeklaim 1.200 orang termasuk ratusan anggota militer ditewaskan pejuang Palestina dalam serangan mendadak itu. Namun, media israel Haaretz mengungkapkan bahwa Israel menerapkan Protokol Hannibal untuk melakukan segala hal mencegah tawanan dibawa ke Gaza. Sebagian yang tewas itu hari diyakini akibat kebijakan ini. Sekitar 250 orang juga berhasil ditawan pejuang Palestina. Militer membalas dengan brutal serangan itu dengan melakukan genosida di Jalur Gaza. Sejauh ini sekitar 38.300 warga Palestina syahid akibat pembalasan itu, sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan. Kebrutalan itu memicu sentimen pro-Palestina di seantero dunia. Lebih dari sepuluh negara telah mengakui kedaulatan Palestina sejak perang berkecamuk, enam diantaranya negara Eropa yang sejak lama cenderung pro-Israel. Akibat tindakan brutal Israel di Jalur Gaza, negara itu juga mendapat serangan dari berbagai front. Diantaranya dari Hizbullah di Lebanon yang menyebabkan puluhan ribu warga Israel mengungsi dari utara. Selain itu ada juga serangan sporadis dari Suriah, Irak, dan Iran. Sementara dari Yaman, kelompok Houthi menyerang kapal-kapal yang menuju Israel, menimbulkan kerugian parah pada perekonomian negara Zionis tersebut. Perlawanan pejuang Palestina di Gaza juga belum bisa dilumpuhkan setelah dibombardir selama sembilan bulan, Di Tepi Barat, perlawanan pejuang Palestina juga kian gencar. Prediksi-prediksi tersebut sebenarnya tak mengherankan. Dalam Islam sendiri, banyak nubuat yang disampaikan Rasulullah SAW terkait dengan nasib Yahudi dan Palestina kelak. Di akhir zaman menjelang kiamat, orang-orang Israel akan berkumpul dengan sekutunya. Mereka semua bergabung dengan dipimpin Dajjal. Sementara itu, umar Muslim pun akan bersatu dengan dipimpin Imam Mahdi dan Nabi Isa. Sehingga pertempuran besar akhir zaman pun akan meletus dan berujung pada dibunuhnya Dajjal Nabi Isa. Inilah keadaan tentang perang besar yang akan terjadi pada akhir zaman yang banyak diriwayatkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Kelak Palestina akan menjadi negeri tempat bertarungnya Nabi Isa dengan Dajjal hingga berhembusnya angin yang akan mewafatkan semua orang yang beriman. Kelak Nabi Isa diturunkan Allah di timur Damaskus. Lalu nabi Isa menemukan Dajjal dan membunuhnya di pintu Ludd (Palestina). Sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan dari an Nawwas bin Sam’an فَبَيْنَمَا هُوَ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ فَيَنْزِلُ عِنْدَ الْمَنَارَةِ الْبَيْضَاءِ شَرْقِىَّ دِمَشْقَ بَيْنَ مَهْرُودَتَيْنِ وَاضِعًا كَفَّيْهِ عَلَى أَجْنِحَةِ مَلَكَيْنِ إِذَا طَأْطَأَ رَأَسَهُ قَطَرَ وَإِذَا رَفَعَهُ تَحَدَّرَ مِنْهُ جُمَانٌ كَاللُّؤْلُؤِ فَلاَ يَحِلُّ لِكَافِرٍ يَجِدُ رِيحَ نَفَسِهِ إِلاَّ مَاتَ وَنَفَسُهُ يَنْتَهِى حَيْثُ يَنْتَهِى طَرْفُهُ فَيَطْلُبُهُ حَتَّى يُدْرِكَهُ بِبَابِ لُدٍّ فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يَأْتِى عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ قَوْمٌ قَدْ عَصَمَهُمُ اللَّهُ مِنْهُ فَيَمْسَحُ عَنْ وُجُوهِهِمْ وَيُحَدِّثُهُمْ بِدَرَجَاتِهِمْ فِى الْجَنَّةِ “Saat Dajjal seperti itu, tiba-tiba ‘Isa putra Maryam turun di sebelah timur Damaskus di menara putih dengan mengenakan dua baju (yang dicelup wars dan za’faran) seraya meletakkan kedua tangannya di atas sayap dua malaikat, bila ia menundukkan kepala, air pun menetes. Ketika ia mengangkat kepala, air pun bercucuran seperti mutiara. Tidaklah orang kafir mencium bau dirinya melainkan ia akan mati. Sungguh bau napasnya sejauh mata memandang. Isa mencari Dajjal hingga menemuinya di pintu Ludd lalu membunuhnya. Setelah itu Isa ibn Maryam mendatangi suatu kaum yang dijaga oleh Allah dari Dajjal. Ia mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan tingkatan-tingkatan mereka di surga.” (HR Muslim no 2937).

Read More