Ribuan Orang Terluka dan 9 Orang Tewas Akibat Ledakan Massal Pager di Lebanon

Gaza — 1miliarsantri.net : Perangkat komunikasi penyeranta atau biasa dikenal dengan sebutan Pager meledak hampir secara bersamaan. Sedikitnya sembilan orang meninggal, termasuk anak perempuan berusia 8 tahun dan ribuan orang mengalami luka akibat kejadian tersebut. Peristiwa ini terjadi di Lebanon dan Suriah. Pager yang digunakan oleh ratusan anggota kelompok militan Hizbullah tiba-tiba meledak secara bersamaan. Hizbullah dan pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas serangan jarak jauh yang dinilai mutakhir ini. Melansir apnews.com, Kamis (19/9/2024), seorang pejabat Amerika mengatakan, Israel memberi pengarahan kepada Amerika pada hari Selasa setelah selesainya operasi tersebut, yang mana sejumlah kecil bahan peledak yang dikeluarkan dari pager, diledakkan.Orang tersebut berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang membahas informasi tersebut secara publik. Di antara mereka yang terluka adalah duta besar Iran untuk Lebanon. Ledakan misterius itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran, yang saling baku tembak di perbatasan Israel-Lebanon sejak serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Pager yang meledak tersebut tampaknya diperoleh oleh Hizbullah setelah pemimpin kelompok tersebut memerintahkan anggotanya pada bulan Februari untuk berhenti menggunakan ponsel, dan memperingatkan bahwa mereka dapat dilacak oleh intelijen Israel. Seorang pejabat Hizbullah mengatakan kepada Associated Press bahwa pager tersebut adalah merek baru, namun menolak mengatakan sudah berapa lama alat tersebut digunakan. Perusahaan Taiwan Gold Apollo mengatakan pada Rabu bahwa mereka mengesahkan mereknya pada pager AR-924 yang digunakan oleh kelompok militan Hizbullah, tetapi perangkat tersebut diproduksi dan dijual oleh sebuah perusahaan bernama BAC.

Read More

Israel Rencanakan Serangan Besar-Besaran ke Lebanon

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Pemerintah Israel menambah sasaran perang mereka untuk memulangkan puluhan ribu warga ke utara. Hal ini menjadikan serangan militer besar-besaran terhadap Hizbullah tak terelakkan. Times of Israel melansir, kabinet keamanan telah memperbarui tujuan resminya dalam perang sejak Oktober lalu dengan memasukkan tujuan memungkinkan penduduk di utara untuk kembali dengan selamat ke rumah mereka, Kantor Perdana Menteri mengumumkan Selasa . “Kembalinya penduduk wilayah utara dengan selamat ke rumah mereka kini telah ditambahkan sebagai tujuan keempat perang tersebut. Israel akan terus bertindak untuk mencapai tujuan ini,” kata pernyataan itu setelah pertemuan kabinet keamanan larut di Tel Aviv. Sejak 8 Oktober 2023, Hizbullah telah melakukan serangan secara sporadis ke wilayah utara Israel. Serangan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan ke Gaza itu membuat sekitar 60 ribu warga mengungsi. Hingga saat ini, tujuan perang Israel yang diumumkan setelah serangan pejuang Palestina pada 7 Oktober, ada tiga. Diantaranya pemusnahan kemampuan militer dan pemerintahan kelompok pejuang Palestina, kembalinya semua sandera, dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel. Mosi kabinet ini muncul lebih dari 11 bulan setelah puluhan ribu penduduk wilayah utara Israel mengungsi dari rumah mereka ketika Hizbullah mulai menyerang menyusul serangan Israel ke Gaza. Sebagian besar pengungsi menginap di hotel-hotel di wilayah lain di negara itu, yang dibiayai oleh negara. Israel mengancam akan melancarkan operasi besar untuk mendorong Hizbullah ke utara, menjauh dari perbatasan. Perubahan tujuan perang terjadi ketika utusan khusus AS Amos Hochstein mengunjungi Israel dalam upaya mencapai solusi diplomatik dan menghindari eskalasi lebih lanjut. Hizbullah mengatakan mereka akan berhenti menembak hanya setelah serangan Israel di Gaza berakhir, meskipun banyak warga Israel khawatir wilayah utara akan tetap berada di bawah ancaman selama pasukan kelompok tersebut dapat beroperasi di sepanjang perbatasan. Banyak pengungsi di wilayah utara mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan militer, karena percaya bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk membuat rumah mereka aman kembali.

Read More

Pertahanan Udara Israel Gagal Cegat Rudal dari Yaman

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Militer Israel mengatakan pada Ahad bahwa rudal permukaan-ke-permukaan ditembakkan ke Israel tengah dari Yaman dan mendarat di daerah tak berpenghuni dekat Tel Aviv. Pihak militer menjelaskan, rudal tersebut menempuh jarak sekitar dua ribu kilometer, membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk terbang, dan menembus wilayah udara dari perbatasan timur. Beberapa saat sebelumnya, sirene berbunyi di Tel Aviv dan Israel tengah, membuat warga bergegas mencari perlindungan. Layanan ambulans Israel mengatakan bahwa sembilan warga Israel terluka saat bergegas ke tempat perlindungan setelah menghadapi rudal yang diluncurkan dari Yaman. Polisi Israel mengatakan roket tersebut jatuh di kota Kfar Daniel, dekat Bandara Ben Gurion, dan menambahkan bahwa roket tersebut menyebabkan kebakaran di kawasan hutan dan kerusakan material pada stasiun kereta api utama di dekat kota Modiin. Channel 12 Israel melaporkan bahwa pertahanan udara gagal mencegat rudal dari Yaman yang jatuh di daerah tak berpenghuni dekat bandara di Israel tengah. Tentara Israel mengatakan bahwa angkatan udara sedang menyelidiki alasan keterlambatan dalam mendeteksi dan mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman. Wakil kepala otoritas media Houthi mengatakan bahwa pertahanan udara Israel gagal dan rudal Yaman telah tiba, dan mencatat bahwa “kedalaman musuh telah sepenuhnya terekspos oleh angkatan bersenjata Yaman.”

Read More

PBB Memberikan Tempat Duduk kepada Palestina Saat Sidang

Gaza — 1miliarsantri.net : Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara resmi telah meningkatkan hak-hak perwakilan Palestina pada Sidang Ke-79 Majelis Umum PBB di New York yang dibuka Selasa (10/9/2024) lalu. Palestina diberikan kursi di antara negara anggota PBB. Sebelumnya, Palestina diberi status sebagai pengamat dan belum mendapatkan hak penuh sebagai anggota PBB. Sebagaimana dilansir NHK, Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour duduk di antara perwakilan Sudan dan Sri Lanka. Di mejanya tertulis Negara Palestina. Menanggapi hal itu, Mansour mengatakan bahwa keberadaan Palestina pada Sidang Umum PBB bukanlah sekadar masalah prosedural tetapi momen bersejarah bagi rakyat Palestina. “Negara Palestina harus berkedudukan di Majelis Umum di antara negara-negara anggota, negara-negara anggota penuh.” ujar Mansour dikutip dari The New Arab. Duduk di antara negara-negara anggota merupakan salah satu hak Palestina yang ditetapkan oleh Majelis Umum pada Mei 2024. Hal ini didasarkan pada resolusi yang mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Resolusi tersebut didukung oleh 143 suara, sembilan menentang, termasuk AS dan Israel, dan 25 abstain. Namun untuk mendapatkan keanggotaan penuh memerlukan rekomendasi dari Dewan Keamanan.

Read More

Butuh Puluhan Tahun untuk Pulihkan Perekonomian di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : PBB memperingatkan dampak ekonomi yang menghancurkan di Gaza dan Tepi Barat yang diduduk Israeli. Perang di Gaza telah menghancurkan perekonomian wilayah Palestina tersebut, menciutkannya hingga kurang dari seperenam ukuran pada tahun 2022. Sementara itu, terjadi juga “penurunan signifikan” di Tepi Barat yang diduduki, menurut laporan PBB. “Proses produksi terganggu atau hancur, sumber pendapatan hilang, kemiskinan semakin parah dan meluas, lingkungan permukiman lenyap, serta komunitas dan kota-kota hancur,” demikian temuan laporan yang diterbitkan Kamis oleh badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD). Mutasim Elagraa, koordinator program bantuan Palestina UNCTAD, mengatakan masih belum jelas berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali Gaza. “Tapi bukti yang kami miliki sekarang menunjukkan biayanya akan mencapai puluhan miliar atau bahkan lebih. Butuh puluhan tahun untuk mengembalikan Gaza ke kondisi seperti Oktober 2023,” ujarnya kepada wartawan di Jenewa. UNCTAD melaporkan bahwa pada awal 2024, hingga 96 persen aset pertanian Gaza, termasuk lahan pertanian, kebun, sistem irigasi, mesin, dan fasilitas penyimpanan telah “hancur”. Hal ini telah melumpuhkan kapasitas produksi pangan dan memperburuk jumlah orang yang tidak memiliki cukup makanan di wilayah Palestina yang terkepung tersebut. Sebanyak 82 persen bisnis di Gaza juga mengalami kerusakan atau kehancuran. Pada kuartal terakhir 2023 saja, produk domestik bruto (PDB) Gaza anjlok 81 persen, menyebabkan kontraksi 22 persen untuk keseluruhan tahun. “Pada pertengahan 2024, ekonomi Gaza telah menyusut menjadi kurang dari seperenam ukurannya pada 2022,” kata UNCTAD. Sementara itu, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat telah memicu “penurunan ekonomi yang cepat dan mengkhawatirkan” di sana juga. UNCTAD mencatat PDB di wilayah tersebut mengalami kontraksi 19 persen pada kuartal terakhir 2023.

Read More

Tolak Keras Perluasan Perang Gaza, Irak dan Iran Bersatu

Gaza — 1miliarsantri.net : Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani, dalam pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa kedua negara menentang perluasan perang antara Israel dan Hamas di Gaza. Hal tersebur mengingat semakin meningkatnya ketegangan di kawasan, sehingga telah banyak membahas pentingnya stabilitas; stabilitas yang terancam oleh agresi Zionis di Gaza. “Kami telah berulang kali menyatakan penolakan kami terhadap perluasan konflik,” tambahnya, menekankan “posisi bersama” kedua pemerintah mengenai perang tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran global akan eskalasi konflik di Timur Tengah. Kedua pemimpin menekankan pentingnya menjaga stabilitas regional dan mencegah konflik Gaza meluas ke negara-negara tetangga. Pertemuan tingkat tinggi ini menunjukkan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di kawasan. Irak dan Iran, sebagai negara berpengaruh di Timur Tengah, berperan penting dalam upaya perdamaian dan stabilitas regional. (zul)

Read More

Aktivis AS-Turki Tewas Ditembak Tentara Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Seorang warga negara ganda AS-Turki yang mengikuti protes melawan ekspansi pemukiman di Tepi Barat yang diduduki Israel meninggal dunia setelah ditembak di kepala oleh pasukan Israel, demikian dilaporkan kantor berita resmi Palestina WAFA. Kementerian Luar Negeri Turki juga menyatakan telah menerima informasi bahwa seorang warga negara Turki tewas ditembak tentara Israel di Nablus, Tepi Barat. “Kami menerima kabar dengan sangat menyesal bahwa warga negara kami, Aysenur Ezgi Eygi, telah tewas oleh pasukan pendudukan Israel,” demikian pernyataan tersebut. Militer Israel mengatakan sedang menyelidiki laporan tersebut. Belum ada komentar langsung dari kedutaan besar AS. Fouad Nafaa, kepala Rumah Sakit Rafidia di Nablus, mengatakan kepada media bahwa perempuan tersebut tiba di rumah sakit dalam kondisi sangat kritis dengan luka serius di kepala. “Kami berusaha melakukan operasi resusitasi, tapi sayangnya dia meninggal,” ujarnya.

Read More

Kolonel Israel Pemfitnah Pejuang Palestina Terluka Parah di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Jebakan pejuang Palestina berhasil melukai seorang perwira Israel, Kolonel Golan Vach, di Gaza Tengah. Perwira itu sempat mendapat perhatian internasional atas klaim palsunya tentang pemenggalan kepala bayi dan insiden pemerkosaan dalam serangan Topan al-Aqsa pada 7 Oktober silam. Kolonel tersebut terluka setelah sebuah terowongan runtuh menimpanya di Gaza tengah menurut Quds News Network. Dalam insiden itu, operasi perlawanan meledakkan terowongan jebakan setelah memancing pasukan pendudukan Israel ke dalamnya, menyebabkan mantan komandan IOF berada dalam kondisi kritis. Pada 2023, tak lama setelah Operasi Topan Al-Aqsa dilancarkan, Vach mengaku secara pribadi telah melihat Hamas memenggal kepala bayi dan memperkosa perempuan. Narasi yang ia sebarkan dan jadi berita sampul media-media barat kemudian dibantah oleh para pemukim Israel sendiri yang selamat dari Petunjuk mematikan Hannibal yang diberlakukan oleh pasukan penjajahan Israel (IDF) hari itu. Sementara, Adina Moshe (72 tahun) yang sempat ditahan oleh faksi Perlawanan Palestina di Gaza, mengungkapkan bahwa militer pendudukan Israel tidak memiliki pengetahuan nyata tentang infrastruktur terowongan gerakan perlawanan. Selama wawancara untuk stasiun televisi Israel Channel 12 pada Ahad, Moshe mengatakan bahwa dinas keamanan Israel Shin Bet memintanya untuk menggambar peta terowongan setelah dia dibebaskan dalam perjanjian pertukaran tahanan. “Shin Bet meminta saya untuk menggambar peta terowongan di Gaza karena mereka tidak tahu apa-apa tentang terowongan tersebut,” kata Moshe kepada seorang pewawancara. Badan keamanan telah mengirim seorang insinyur untuk berbicara dengan Moshe sebelumnya, di mana dia mengatakan kepadanya bahwa terowongan di Jalur Gaza adalah “labirin bawah tanah yang luas yang membentang di seluruh wilayah.”

Read More

Korban Tewas Perang Gaza Capai 40.988 Jiwa

Gaza — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 40.988 orang telah tewas dalam perang antara Israel dan militan Palestina yang kini memasuki bulan ke-12. Angka ini mencakup 16 kematian dalam 24 jam terakhir. Kementerian juga menyatakan bahwa 94.825 orang telah terluka di Jalur Gaza sejak perang dimulai ketika militan Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu. Konflik berkepanjangan ini telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang luar biasa bagi penduduk Gaza. Ribuan warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia, menjadi korban dalam pertempuran yang tak kunjung usai. Infrastruktur vital seperti rumah sakit, sekolah, dan pemukiman warga hancur akibat serangan udara dan pertempuran darat. Masyarakat internasional terus menyerukan gencatan senjata dan upaya perdamaian untuk mengakhiri penderitaan warga Gaza. Namun, kedua belah pihak masih belum mencapai kesepakatan yang dapat menghentikan pertumpahan darah ini. Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Akses terhadap makanan, air bersih, dan layanan kesehatan menjadi sangat terbatas. Banyak pengungsi terpaksa hidup dalam kondisi yang memprihatinkan di kamp-kamp darurat yang sesak.

Read More

Roket Hezbollah Hantam Israel, 3 Petugas Lebanon Tewas dalam Serangan Balasan

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok Hezbollah di Lebanon dan pasukan Israel saling melancarkan serangan lintas perbatasan pada Minggu dini hari, sehari setelah Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan tiga petugas penyelamat tewas dalam serangan Israel. Gerakan yang didukung Iran ini telah bertukar tembak hampir setiap hari dengan pasukan Israel untuk mendukung sekutunya, Hamas, sejak serangan kelompok militan Palestina tersebut ke Israel pada 7 Oktober yang memicu perang di Jalur Gaza. Ketegangan terus meningkat selama 11 bulan konflik lintas perbatasan ini. Hezbollah mengklaim telah membombardir kota Kiryat Shmona di Israel utara dengan “rentetan roket Falaq” pada Minggu dini hari sebagai “balasan atas serangan musuh, terutama serangan” yang menewaskan para petugas darurat di desa Froun, Lebanon. Pada Sabtu, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan tiga petugas darurat tewas dan dua lainnya terluka, satu dalam kondisi kritis, akibat serangan Israel di Froun. Kementerian mengatakan serangan tersebut menargetkan “tim pertahanan sipil Lebanon yang sedang memadamkan kebakaran akibat serangan Israel baru-baru ini.” Sementara itu, militer Israel mengklaim telah “melumpuhkan teroris” dari gerakan sekutu Hezbollah, Amal, di Froun. Badan pertahanan sipil Lebanon menyatakan tiga karyawannya tewas dalam “serangan Israel yang menargetkan kendaraan pemadam kebakaran setelah mereka menyelesaikan misi pemadaman api.” Perdana Menteri Najib Mikati mengecam serangan tersebut, menyebutnya dalam sebuah pernyataan sebagai “agresi baru terhadap Lebanon yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.” Pada Minggu, Hezbollah juga mengklaim pasukannya telah menembakkan roket ke komunitas Israel Shamir, dekat Kiryat Shmona. Hezbollah biasanya menyatakan menargetkan posisi militer di Israel utara, sementara Israel mengatakan menargetkan infrastruktur dan pejuang Hezbollah di Lebanon selatan dan timur. Militer Israel pada Minggu pagi mengumumkan telah melakukan serangkaian serangan udara terhadap “struktur militer Hezbollah” dan mencegat proyektil yang diluncurkan dari Lebanon selama malam. Di Froun pada hari Sabtu, pernyataan militer Israel menyebutkan pasukan mereka “menyerang dan melumpuhkan” anggota Amal yang “beroperasi dalam struktur militer Hezbollah.” Gerakan Amal, sekutu Hezbollah, mengatakan dua anggotanya termasuk di antara korban tewas dalam serangan Sabtu. Mereka menyatakan anggotanya tewas “saat menjalankan tugas kemanusiaan dan nasional membela Lebanon dan wilayah selatan.”

Read More