Peran SPEK Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Masa Depan Ekonomi Indonesia

Dengarkan Artikel Ini

SPEK hadir sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor koperasi dan UMKM.

Dalam konteks ketahanan pangan, SPEK memposisikan diri sebagai mitra strategis yang mengisi ruang antara kebijakan dan implementasi.

Peran ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan dan penguatan kapasitas pelaku usaha di lapangan:

  • Melalui pendampingan kelembagaan koperasi dan UMKM pangan. Program pemerintah akan lebih efektif apabila didukung oleh pelaku usaha yang memiliki tata kelola dan manajemen yang baik.
  • Fasilitasi akses pembiayaan. SPEK berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dengan lembaga keuangan, sehingga akses terhadap permodalan menjadi lebih terbuka.
  • Penguatan ekosistem produksi dan distribusi. Dengan jaringan nasional yang dimiliki, SPEK dapat mendorong efisiensi rantai pasok pangan.
  • Akselerasi digitalisasi UMKM pangan sebagai bagian dari transformasi ekonomi yang lebih modern dan adaptif.

Ketua Umum SPEK, M. Harun Ichsan Indradewa, menegaskan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan merupakan kunci dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa, 

Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong pembangunan pangan secara terintegrasi. Kolaborasi antara negara dan masyarakat menjadi kunci agar anggaran besar yang telah dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata.

Pada akhirnya, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga tentang keberdayaan pelaku ekonominya. Ketika petani, nelayan, dan pelaku UMKM semakin kuat dan terorganisir, maka fondasi ketahanan pangan nasional akan semakin kokoh.

Dalam konteks inilah, SPEK berkomitmen untuk terus berkontribusi sebagai bagian dari solusi—menggerakkan intelektual, menguatkan koperasi, dan mendukung terwujudnya ekonomi kerakyatan yang berdaya saing dalam menopang ketahanan pangan Indonesia.

“Ketahanan pangan tidak cukup dibangun dari kebijakan, tetapi harus ditopang oleh kekuatan pelaku ekonomi rakyat yang terorganisir, berdaya, dan berkelanjutan.”***

Penulis : Pantun Angin, Sekretaris Jenderal SPEK (Sarjana Penggerak Ekonomi Kerakyatan)

Editor : Thamrin Humris


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca