ITERA dan YMPN Perkuat Kolaborasi Pengembangan Masjid Pantai Bali Berbasis Sains, Teknologi, dan Pariwisata Masyarakat

Dengarkan Artikel Ini

Kehadiran Prof. Nyoman Pugeg Aryantha dan Prof. Syahril Badri Kusuma menjadi simbol dukungan kuat dunia akademik terhadap pengembangan Masjid Pantai Bali sebagai kawasan kolaborasi Pentahelix, yang melibatkan unsur akademisi, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan media dalam satu ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

Saat ini, kawasan Masjid Pantai Bali mulai berkembang sebagai kawasan wisata religi dan pusat manasik haji. Ke depan, kawasan ini diharapkan dapat tumbuh menjadi pusat edukasi lingkungan pesisir, pengembangan UMKM masyarakat, laboratorium sosial berbasis komunitas, sekaligus destinasi pembelajaran kolaboratif yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Partisipasi berbagai pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan pengembangan kawasan ini. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, filantropi, hingga masyarakat luas sangat diharapkan agar Masjid Pantai Bali dapat berkembang sebagai ruang bersama yang menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, lingkungan, dan spiritual secara berkelanjutan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi nasional dalam membangun kawasan religius yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada keharmonisan, spiritualitas, dan kearifan lokal Nusantara.***

Editor: Thamrin Humris


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca