ITERA Gandeng Kedubes Turki, Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Masjid At Tanwir

ITERA menjajaki kerja sama dengan Kedutaan Besar Turki di Indonesia untuk membuka peluang kolaborasi pendidikan, riset internasional, pertukaran akademik, serta pembangunan Masjid At Tanwir di lingkungan kampus. Jakarta – 1miliarsantri.net | ITERA atau Institut Teknologi Sumatera membuka peluang kolaborasi internasional dengan Kedutaan Besar Turki di Indonesia melalui penjajagan kerja sama di bidang pendidikan dan pembangunan Masjid At Tanwir di lingkungan kampus. Langkah strategis ITERA ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik global sekaligus menghadirkan pusat pengembangan spiritual dan intelektual mahasiswa berbasis sains, teknologi, dan nilai keislaman. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Turki, Atase Pendidikan Assoc. Prof. Dr. Selman Özdan, di Kantor Kedubes Turki, Jakarta, Senin, 25/05/2026, Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, didampingi dosen Pendidikan Agama Islam Itera M. Luqmanul Hakim Habibie, M.Pd.I., serta Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya At Tanwir, Frijan Masai, S.H.I., M.H. Kemitraan Strategis Antara ITERA dan TURKI ITERA melihat Turki sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi, teknologi, serta pembangunan fasilitas keagamaan yang terintegrasi dengan aktivitas akademik. Mengutip itera.ac.id, dalam pertemuan tersebut, Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menyampaikan komitmen Itera untuk terus memperluas jejaring global sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Sumatera. Pada kesempatan tersebut, Itera juga memperkenalkan pengembangan kawasan Masjid Raya At Tanwir sebagai pusat pembinaan karakter, pendidikan, dan peradaban di lingkungan kampus. Masjid tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pengembangan masyarakat. Kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam mendorong Itera menuju kampus berkelas dunia, sekaligus memperkuat peran kampus dalam membangun peradaban yang maju, religius, dan humanis Pihak Kedutaan Besar Turki menyampaikan apresiasi terhadap visi pengembangan Itera, khususnya dalam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan penguatan nilai budaya dan spiritual. Turki dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan perguruan tinggi modern berbasis peradaban Islam yang dapat menjadi inspirasi kerja sama pada masa mendatang. Pembahasan juga mengarah pada peluang dukungan dan kolaborasi internasional untuk percepatan pembangunan Masjid Raya At Tanwir Itera agar dapat menjadi ikon pendidikan dan peradaban Islam modern di Sumatera.

Read More

ITERA dan YMPN Perkuat Kolaborasi Pengembangan Masjid Pantai Bali Berbasis Sains, Teknologi, dan Pariwisata Masyarakat

ITERA dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara menjalin kerja sama strategis mengembangkan Masjid Pantai Bali di Jembrana berbasis sains, teknologi, lingkungan, budaya, dan wisata religi untuk pemberdayaan masyarakat pesisir. Jembrana, Bali – 1miliarsantri.net | Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Yayasan Masjid Pantai Nusantara (YMPN) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dalam pengembangan kawasan Masjid Pantai Bali di Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pengembangan kawasan berbasis sains, teknologi, pendidikan, budaya, lingkungan, serta pariwisata berbasis masyarakat multikultur yang tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal. Kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kawasan pesisir yang tidak hanya religius, tetapi juga produktif, edukatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Pengembangan Masjid Pantai Bali diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir melalui pendekatan kolaboratif antara dunia akademik, masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan media. Rektor Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha hadir langsung meninjau kawasan Masjid Pantai Bali bersama Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Ir. Muhammad Syahril Badri Kusuma, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik dan pengabdian masyarakat berbasis kawasan pesisir. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nyoman menyampaikan bahwa ITERA sebelumnya juga telah mengirimkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Desa Cupel melalui kolaborasi bersama Direktorat Pengabdian Masyarakat Kepakaran Institut Teknologi Bandung (DPMK-ITB) guna membantu penanganan abrasi di kawasan Masjid Pantai Bali. “Kawasan pesisir seperti Desa Cupel membutuhkan pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah. Karena itu, ITERA telah mengirimkan mahasiswa KKN untuk ikut membantu penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir serta bersama DPMK-ITB mendukung penanganan abrasi di Cupel, Jembrana,” ujar Prof. Nyoman. Menurutnya, kerja sama antara ITERA dan YMPN diharapkan dapat menjadi model pengembangan kawasan berbasis sains dan kemanusiaan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Ketua Yayasan Masjid Pantai Nusantara (YMPN), Firmansyah Dimmy, menyampaikan bahwa Masjid Pantai Bali diharapkan menjadi pusat peradaban pluralitas baru yang menghadirkan harmoni antara spiritualitas, sains, lingkungan, dan budaya lokal. “Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, inovasi teknologi, dan pengembangan wisata berbasis nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Read More