Imbas Boikot Produk Pro Israel Membawa Berkah Bagi Produsen Halal

Dengarkan Artikel Ini

Dan akhir-akhir ini, kenaikan permintaan terhadap investasi halal mendapatkan dorongan tambahan, yaitu dari gerakan boikot konsumen terhadap merek-merek yang dianggap mendukung Israel dan perang Israel di Gaza.

Perang yang menyebabkan 32 ribu orang lebih warga sipil Palestina meninggal dunia akibat serangan Israel di Gaza tersebut, ujar Farid, mengubah pola pikir investor. Membuat banyak orang kemudian menanamkan uangnya di investasi halal.

‘’Investasi halal meningkat dan mengalami akselerasi lebih jauh dalam enam bulan terakhir, kebanyakan di antara generasi milenial dan mereka yang berusia di bawah 40 tahun,’’ kata Farid. Di masa lalu, tamba dia, orang-orang hanya mencari sesuatu yang halal.

Artinya, sepanjang itu tidak haram maka diambil. Ini bagus. Namun sekarang, ungkap dia, ada kesadaran lebih di antara mereka yaitu tak hanya memilih yang halal tetapi pilihan halal ini dikaitkan dengan nilai dan keyakinan.

‘’Gerakan boikot membuat lebih banyak orang lebih sadar bahwa ada suatu produk yang mungkin halal tetapi mungkin sebenarnya tak dibutuhkan tetapi kemudian disangkutpautkan dengannya atau berinvestasi pada produk tersebut,’’ papar Farid.

Boikot produk pro-Israel menjadi perlawanan masyarakat dunia terhadap Israel dan mereka yang mendukung operasi militer Israel di Gaza. Sejumlah negara Muslim melakukan boikot dan menggantinya dengan produk asal negara Muslim lain atau non-Barat.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca