Ketua ISNU Jatim Optimistis Jawa Timur Bisa Menjadi Pusat Halal Nasional

Dengarkan Artikel Ini

Surabaya — 1miliarsantri.net : Potensi produk halal di Jawa Timur (Jatim) dinilai sangat besar. Melihat itu, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim menargetkan provinsi ini bisa menjadi “Central Halal Nasional” pada 2027.

Menurut Ketua ISNU Jatim Prof Mas’ud Said mengungkapkan Jatim memiliki 6.864 pesantren dengan jumlah santri jutaan.

“Selain itu Indonesia memiliki 9,7 juta UMKM. Bahkan Indonesia sudah memiliki UU Industri Halal,” terangnya kepada 1miliarsantri.net saat ditemui dikantor PWNU Jatim, Sabtu (30/3/2024).

Prof Mas’ud menandaskan Khofifah Indar Parawansa selama menjadi Gubernur Jatim 2019-2024 telah mengembangkan potensi produk di kalangan pesantren.

“Beliau membuat program ‘One Product One Pesantren’ atau OPOP yang diikuti 1.200-an dari 6.864 pesantren di Jatim, dengan menghasilkan 2.500 jenis produk. Santri itu butuh produk halal, jadi potensi industri halal itu besar,” sambungnya.

Menurut Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Malang (Unisma) ini, kehalalan merupakan keharusan berdasarkan siklus halal di Indonesia yang potensinya dinilai begitu besar, mulai dari produsen, konsumen, dan mediator atau pedagang.

“Bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk Muslim terbesar, kehalalan adalah keharusan. Mau keluar negeri pun selalu mencari makanan halal, perbankan pun syariah, jadi halal itu ceruk yang besar,” urainya.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca