Imbas Boikot Produk Pro Israel Membawa Berkah Bagi Produsen Halal

Dengarkan Artikel Ini

Dubai — 1miliarsantri.net : Ekonomi halal kini mengalami perkembangan pesat. Permintaannya terus semakin naik yang melahirkan kesempatan berinvestasi sesuai aturan syariat. Gerakan boikot produk pro-Israel terkait perang Israel di Gaza juga berimbas pada kian moncernya investasi halal.

Apa sebenarnya investasi halal itu? ‘’Investasi halal pada dasarnya mengelola uang dan keuangan Anda sesuai dengan keyakinan Anda,’’ terang Omar Shaikh, Direktur Islamic Finance Council UK seperti dilansir laman berita Aljazirah, Sabtu (30/3/2024).

Ekonomi halal global diperkirakan mencapai nilai pasar 7,7 triliun dolar AS pada 2025. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat yang dicapai pada 2015 yakni 3,2 triliun dolar AS, juga lebih tinggi dibandingkan tiga capaian 2021 yang mencapai 5,7 triliun dolar AS.

Laporan Goldman Sachs yang dipublikasikan pada Desember 2022 memprediksi pada 2075 lima dari sepuluh kekuatan ekonomi dunia yaiyu India, Indonesia, Nigeria, Pakistan, dan Mesir kelak mempunyai populasi Muslim lebih dari 850 juta jiwa.

Kian meningkatnya populasi Muslim maka semakin naik pula permintaan atas produk keuangan.

Merujuk The State of the Global Islamic Economy Report 2023 yang dirilis oleh lembaga penelitian DinarStandard, sebanyak 25,9 miliar dolar AS diinvestasikan dalam jenis investasi syariah pada 2022-2023 atau tumbuh 128 persen year on year.

‘’Secara umum, investasi halal naik. Semakin banyak orang terdidik dan sadar dampak dolar yang mereka miliki pada lansekap sosioekonomi global,’’ ujar Siddiq Farid, salah satu pendiri SmartCrowd, platform investasi real estate yang berbasis di Dubai.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca