Reaksi Rasulullah SAW Ketika Menerima Wahyu Pertama
Dia menjawab “Ya. Setiap kali seseorang membawa apa yang kau bawa, pastilah dia dimusuhi. Apabila masamu itu kualami, niscaya aku akan menolongmu sekuat tenaga.”
Tak lama setelah itu, Waraqah meninggal dunia lantara usianya sudah terlalu tua. Sementara itu, wahyu tidak turun dalam waktu lama.
Mengenai jarak waktu antara wahyu pertama dan kedua, para ulama berbeda pendapat. Ada yang mengemukakan tiga tahun. Ada yang mengatakan, kurang dari tiga tahun.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah yang bercerita tentang masa kekosongan wahyu itu. Dia mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, “Ketika berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara dari langit. Maka aku melihat ke atas. Ternyata itu adalah malaikat yang pernah datang menemuiku di gua.”
“Dia duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku merasa takut terhadapnya sehingga aku bergegas pulang. Aku berkata ‘Selimuti aku. Selimuti aku.’ Lantas Allah Azza wa Jalla menurunkan firman ‘Hai orang yang berselimut,’ hingga firman-Nya. ‘dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah.’ Sejak itu, wahyu diturunkan secara sambung-menyambung.” (jeha)
Baca juga :
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


