Reaksi Rasulullah SAW Ketika Menerima Wahyu Pertama

Dengarkan Artikel Ini

“Selimuti aku. Selimuti aku,” katanya. Maka Khadijah menyelimuti Rasulullah SAW hingga kegelisahannya mereda.

Rasulullah Muhammad SAW memberi tahu Khadijah tentang kejadian itu dan mengatakan “Aku sungguh mengkhawatirkan diriku.”

Khadijah menjawabnya, “Sama sekali tidak. Demi Allah, selamanya Allah tidak akan menghinakanmu. Engkau selalu menjalin kekerabatan, memikul beban, menolong orang yang tidak punya, memuliakan tamu, dan membantu pihak yang benar.”

Selanjutnya, Khadijah mengantarkan Rasulullah ke sepupunya Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul bin Uzza yang merupakan penganut Nasrani. Khadijah mengatakan, “Wahai sepupuku, dengarlah cerita anak saudaramu ini.”

Waraqah, yang ketika itu sudah sangat tua dan buta, pun bertanya kepada Rasulullah Muhammad SAW, “Wahai anak saudaraku, apa yang kau lihat?”

Maka Rasulullah menceritakan apa yang beliau lihat.

Menanggapi itu, Waraqah mengatakan, “Itu adalah an-namus yang berarti wahyu yang turun kepada Musa. Seandainya aku masih muda dan kuat dan andai saja aku masih hidup ketika kaummu mengusirmu.”

Kemudian Rasulullah bertanya, “Apakah mereka akan mengusirku?”


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca