Peristiwa Ketika Kaum Musyrik Tidak Berdaya Menghadapi Umar bin Khattab
Tak lama kemudian, area Ka’bah menjadi ramai. Orang-orang kafir berkumpul untuk mengecek kebenaran kabar islamnya salah seorang tokoh Quraisy. Umar sendiri yang menghadapi hujan pertanyaan dari mereka.
“Ya mulai saat ini saya adalah pengikut Rasulullah Muhammad!” katanya tegas.
Orang-orang terkesima. Awalnya, mereka hanya berani berdiri. Namun, ketika jumlahnya dirasa kian banyak, kaum musyrikin ini mulai mencaci-maki Umar. Bahkan, akhirnya mereka mengeroyok sang sahabat Nabi yang berjulukan al-Faruq itu.
Seorang diri, Umar menghadapi mereka. Tiap pukulan dan tendangan dibalasnya dengan tinju yang lebih keras lagi. Begitu seterusnya hingga sore tiba.
Lucunya, para pengeroyok itu kelelahan, sedangkan Umar masih berdaya dengan tenaga dan semangat yang semakin membara. Akhirnya, muncul seorang tua dari kejauhan. Dialah al-As bin Wail.
Tokoh senior dari Bani Sahm itu berusaha melerai perkelahian ini. Katanya, “Islamnya Umar adalah urusannya sendiri. Dia masuk Islam atas pilihannya sendiri! Siapapun tidak berhak mencampuri hal itu!”
Ucapan tersebut sebenarnya bukan pembelaan kepada Umar lantaran dirinya telah berislam. Al-As semata-mata ingat bahwa klannya sudah sejak lama menjadi sekutu Bani Adi, kabilah tempat al-Faruq berasal. Karena itu, hanya atas dasar fanatisme kesukuan ia melindungi Umar.
Peristiwa pada sore itu menjadi kabar hangat keesokan harinya. Kaum Muslimin amat kagum pada keberanian dan kekuatan al-Faruq. Baru beberapa jam menjadi Muslim, semangatnya untuk menegakkan kebenaran di tengah kaum fasik sudah muncul dan dibuktikan langsung. (mif)
Baca juga :
- RTO/RTQ Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani: ‘Selamat Atas Diselenggarakannya SPU LPPTKA BKPRMI’
- LPPTKA BKPRMI Kabupaten Bekasi Gelar Silaturahmi Pembinaan Unit (SPU)
- Gaido Group dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara Sepakati Kolaborasi Ekonomi Syariah, Dorong Lahirnya 1 Juta Pengusaha
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?


