Teori Relativitas Umum Einstein Diuji di Skala Terbesar Selama 11 Miliar Tahun
DESI dipasang di Teleskop Nicholas U. Mayall di Observatorium Nasional Kitt Peak. DESI adalah instrumen canggih dengan 5.000 “mata robot.”
Proyek ini telah memasuki tahun keempat dari survei lima tahunnya, yang bertujuan memetakan sekitar 40 juta galaksi dan quasar. Data ini menjadi kunci dalam memahami energi gelap dan materi gelap.
Energi gelap dan materi gelap merupakan dua elemen misterius yang bersama-sama membentuk 95% alam semesta. Sementara itu, hanya 5% yang terdiri dari materi biasa seperti bintang dan planet.
Mark Maus, salah satu peneliti DESI, menyebut ini sebagai pencapaian luar biasa. “Kemampuan kita untuk memotret alam semesta dan menjawab pertanyaan mendasar seperti ini benar-benar mengagumkan,” katanya, dilansir dari Space.
DESI masih akan terus mengumpulkan data selama beberapa tahun ke depan, dengan target memetakan posisi dan sifat dari 40 juta galaksi. Hasil dari tahun pertama pengamatan saja sudah memberikan wawasan luar biasa, dan pada Maret 2025, tim ini akan mengungkap hasil dari tiga tahun pertama pengamatan mereka.
Itamar Allali dari Brown University menyatakan, analisis mendatang ini berpotensi memberikan jawaban penting, termasuk mengukur perubahan konstanta Hubble (laju ekspansi alam semesta), mempersempit massa partikel neutrino yang sulit ditangkap, hingga mengeksplorasi keberadaan bahan kosmik baru seperti “radiasi gelap”.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

