Teori Relativitas Umum Einstein Diuji di Skala Terbesar Selama 11 Miliar Tahun
Proyek ini telah memasuki tahun keempat dari survei lima tahunnya, yang bertujuan memetakan sekitar 40 juta galaksi dan quasar. Data ini menjadi kunci dalam memahami energi gelap dan materi gelap.
Energi gelap dan materi gelap merupakan dua elemen misterius yang bersama-sama membentuk 95% alam semesta. Sementara itu, hanya 5% yang terdiri dari materi biasa seperti bintang dan planet.
Mark Maus, salah satu peneliti DESI, menyebut ini sebagai pencapaian luar biasa. “Kemampuan kita untuk memotret alam semesta dan menjawab pertanyaan mendasar seperti ini benar-benar mengagumkan,” katanya, dilansir dari Space.
DESI masih akan terus mengumpulkan data selama beberapa tahun ke depan, dengan target memetakan posisi dan sifat dari 40 juta galaksi. Hasil dari tahun pertama pengamatan saja sudah memberikan wawasan luar biasa, dan pada Maret 2025, tim ini akan mengungkap hasil dari tiga tahun pertama pengamatan mereka.
Itamar Allali dari Brown University menyatakan, analisis mendatang ini berpotensi memberikan jawaban penting, termasuk mengukur perubahan konstanta Hubble (laju ekspansi alam semesta), mempersempit massa partikel neutrino yang sulit ditangkap, hingga mengeksplorasi keberadaan bahan kosmik baru seperti “radiasi gelap”.
Analisis terbaru dari data DESI tahun pertama telah menciptakan peta 3D terbesar dari alam semesta hingga saat ini. Hasil ini menunjukkan perubahan kekuatan energi gelap seiring waktu, serta memberikan wawasan baru tentang distribusi galaksi pada skala besar. Peneliti percaya bahwa ini baru permulaan, dengan lebih banyak data dari tahun kedua dan ketiga yang akan dirilis pada 2025.
“Ini baru puncak gunung es. Kemampuan DESI untuk menguji gravitasi termodifikasi dan memperbaiki model energi gelap benar-benar luar biasa,” ” ujar Dragan Huterer dari Universitas Michigan.
Einstein mungkin tidak membayangkan bahwa teorinya akan diuji dengan cara yang begitu spektakuler. Namun, lebih dari satu abad kemudian, relativitas umum tetap menjadi pilar utama pemahaman tentang kosmos. (jeha)
Baca juga :
- Relawan Kemanusiaan Gempa Flores-NTT ‘Ahmad Zaki Ali’ Wafat Saat Salurkan Bantuan
- Penyintas Gempa Flores: Jangan Saling Mencakar dalam Situasi Saat Ini
- Hujan Jakarta Hari Ini Mengguyur Cempaka Putih, Pengendara Diminta Waspada Jalan Licin
- Masjid Pantai Bali Kembali Jadi “Bumi Perkemahan”, Hadirkan Konsep Masjid Out of The Box
- MTs & SMP Islam Al-Huda Rawasapi Bersama RW 09 Jatimulya Gelar Upacara HUT RI ke-81
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


