Mengenal Dokter Kamal, Arsitek Lantai Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Dokter kamal mulai menangis. Lalu dia menceritakian kisahnya mencari marmer dari Yunani tersebut yang tujuannya untuk pembangunan di dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Saat itu,
Doktor Kamal menyodorkan cek kepada direktur Teknik tersebut untuk mengisi jumlah uang yang diminta agar separo marmer dari gunung Yunani itu bisa dia beli. Ternyata Direktur Teknik tersebut tidak mau mengisi karena dia tahu ternyata batu marmer yang ada di Yunani itu memang dipersiapkan Allah untuk dua masjid suci.
Direktur tersebut mempersilakan kepada Dokter Kamal untuk mengambil marmer tersebut dan dipergunakan untuk pembangunan dua masjid suci. Subhanalloh. Dr Kamal pun merasa lega karena bisa melanjutkan pembangunan di Masjid Nabawi sesuai perintah Raja Arab.
Dr Kamal yang dikenal sangat religious tersebut, setelah bisa menuntaskan pembangunan di dua masjid suci, tidak lama kemudian Dr Kamal meninggal pada agustus 2008. Dan sampai sekarang jasanya bisa dinikmati seluruh umat Islam di seluruh dunia setiap menjalankan ibadah haji dan umroh. (rid)
Baca juga :
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

