Kisah Naga Yang Menjelma Menjadi Seorang Pemuda Gagah di Grobogan

Dengarkan Artikel Ini

Jaka Linglung kemudian diangkat menjadi pangeran adipati. Ia menguasai wilayah Tunggulwulung.

Namun, baru setahun tinggal di Tunggulwulung, unggas dan segala binatang sudah habis dia makan. Ia pun kena hukuman dari Aji Saka.

Jaka Linglung disuruh pergi ke hutan klampis untuk bertapa dengan mulut menganga. Hanya jika ada benda yang masuk ke mulutnya, ia boleh memakannya. Minum pun jika hari sedang turun hujan.

Suatu hari, hujan badai menerjang Medang Kamulan. Pohon-pohon tumbang. Banjir bandang pun datang.

Penduduk harus mengungsi ke istana. Namun, ternyata istana pun juga diterjang badai, sehingga penduduk diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

Berhari-hari hujan badai tak juga reda. Rumah-rumah penduuk sudah hancur, hewan-hewan piaraan terseret banjir. Aji Saka harus meminta kepada Yang Maha Kuasa agar bencana segera diakhiri.

Tidak juga reda bencana itu, hingga akhirnya datang seorang pemuda perkasa yang melesat dari angkasa. Pemuda itu lalu menghela hujan badai hingga akhirnya reda.

Hari berganti hari, penduduk sudah kembali ke desa masing-masing dan memperbaiki segala hal yang rusak. Mereka mencobabangkit untuk menjalani hidup yang baru.

Setelah kondisi kembali normal, Aji Saka berpikir bahwa berakhirnya bencana ini bukan karena tindakannya. Ia merasa ada kekuatan lain yang melakukannya.

Suatu hari, ada yang memberi laporan kepada Aji Saka bahwa hujan badai itu berhenti setelah ada pemuda yang terbang dari langit lalu menghalau hujan badai itu. Aji Saka pun meminta pemuda itu datang di istana.

Pemuda itu pun datang bersembah dan mengaku sebagai Naga Jaka Linglung anak Aji Saka yang dihukum bertapa di hutan klampis. Naga itu yang tidak bisa terbang selama menjadi naga, akhirnya bisa terbang setelah jadi pemuda tampan, pewaris tahta Kerajaan Medang Kamulan. (mud)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca