Kajian Peran Ulama Dalam Sejarah Indonesia Menurut Beberapa Penulis

Dengarkan Artikel Ini

Memasuki era Reformasi, MUI pun bertransformasi. Kecenderungan orientasinya kini pada umat, alih-alih negara. Umat Islam Indonesia zaman Reformasi juga dapat mengambil rujukan dari ulama lain, yakni yang di luar kelembagaan MUI. Misalnya, untuk menyebut satu saja dari banyak contoh, ketokohan sosok KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Dengan dukungan ekspose media—televisi atau radio—ceramah-ceramah Aa Gym dapat menjangkau khalayak luas. Pengaruhnya pun kian besar seiring waktu.

Jajat menegaskan, kalangan ulama merupakan salah satu faktor penyokong utama pembentukan Indonesia di masa depan. Mayoritas penduduk negara ini ialah Muslim. Alhasil, gambaran sosial-politik mereka pun tak lepas dari suara-suara ulama, sebagai sosok sentral dalam pengajaran Islam.

Kalangan ulama termasuk dari organisasi-organisasi mainstream, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), pun turut andil dalam mengupayakan demokrasi bekerja di Indonesia. Maka dari itu, peran mereka pun terus disaksikan masyarakat (baca: umat Islam) dalam menguatkan demokrasi. (yus)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca