Bung Karno Lebih Memilih Membaca Al Qur’an Ketika Diancam Ditembak Mati
“Sesudah sembahyang, aku mengambil kitab Quran, Quran yang aku bawa dari Yogyakarta,” kata Bung Karno.
Sebelum membuka Alquran itu, Bung Karno berharap dibukakan pada halaman yang memberikan petunjuk untuk mengatasi masalah yang sedang ia hadapi. Barulah ia membukanya.
Ia baca terjemahnya. Quran itu dilengkapi terjemahan dalam bahasa Belanda.
“Waarom zult gij den mes geloven waar ik kenner ben van alle dingen…,” kata Bung Karno membaca ayat di halaman yang ia buka.
Artinya: Kenapa engkau percaya omongan manusia? Aku inilah yang Maha Mengetahui.
Setelah membaca ayat itu, Bung Karno mengaku tiak gentar lagi. Tegak lagi jiwanya.
Ia membatin, boleh saja tentara Belanda itu berkata Bung Karno akan ditembak mati. tapi bisa saja rencana itu urung, karena Allah mempunyai kehendak lain.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


