Menyedihkan! 1 Dari 10 Anak Di Gaza Menderita Malnutrisi

Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Kondisi kesehatan anak-anak di Gaza hingga hari ini sangat memprihatinkan, ini akibat zionis Israel yang memblokade bantuan pangan kemanusiaan yang akan memasuki wilayah Palestina, bahkan menghancurkan alat transportasi untuk mobilisasi bantuan. Dari Jenewa-Swiss, mengutip Safa Press Agency, Direktur Komunikasi Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Juliette Touma menyatakan: “Tingkat kekurangan gizi meningkat di Gaza, terutama sejak pengepungan diperketat lebih dari empat bulan lalu pada 2 Maret.” Baca juga : Biadab! Israel Menembakan Rudal Ke Arah Anak-Anak Gaza Yang Sedang Mengambil Air Diketahui sejak Januari 2024 UNWRA mencatat: Lebih dari 240.000 anak di bawah usia lima tahun mengalami malnutrisi. Yang menyedihkan, satu dari sepuluh menderita kekurangan gizi, beberapa kasus secara tragis mengakibatkan kematian. Kekurangan Bahan Bakar Menghambat Klinik Layanan Kesehatan UNWRA juga mengingatkan tentang kelangkaan dan kekurangan bahan bakar yang parah. Akibat kondisi tersebut melumpuhkan kemampuan tenaga medis untuk mengoperasikan klinik kesehatan, mendistribusikan air bersih, dan memberikan bantuan penting lainnya.

Read More

Info Lowongan Kerja Terbaru BUMN PT Dahana, Untuk Lulusan SLTA dan S1

Subang – 1miliarsantri.net: Lowongan kerja terbaru, dibuka berbatas waktu hingga 22 Juli 2025 dari salah satu perusahaan BUMN yang tergabung dalam Holding Industri Pertahanan (DEFEND ID), yang bergerak di bidang bahan berenergi tinggi yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor Pertambangan Umum, Kuari dan Konstruksi, Minyak dan Gas, serta Pertahanan. Sejarah PT Dahana, PT Dahana atau “DAHANA” adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pionir di industri ini berawal dari proyek Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) pada tahun 1966 yang dikenal dengan Proyek Menang, berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kemudian, pada tahun 1973 secara resmi menjadi Perusahaan Umum DAHANA berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 36/1973 sebelum ditetapkan sebagai Perusahaan Perseroan pada tahun 1991. Dengan Moto “SERVING THE NATION BETTER!” Dalam era lahir kembali, DAHANA saat ini ingin melayani negeri lebih baik dari sebelumnya dan menjadi mitra pemerintah dalam pengembangan industri pertahanan di tanah air. Lowongan Kerja PT Dahana PT Dahana membuka lowongan kerja terbaru

Read More

Mau Kerja Di Bidang Penerbangan? PT Garuda Daya Pratama Sejahtera Buka Loker Terbaru

Kota Tangerang – 1miliarsantri.net: Saat ini PT. Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) Sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, membuka kesempatan lowongan kerja terbaru bagi kamu lulusan SMA/SMK, D3 hingga S1 yang ingin berkarir dan menjadi bagian dari Tim GDPS Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) merupakan perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) berbasis teknologi.  PT. Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) berdiri sebagai perusahaan jasa penyedia dan pengelola tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan spesialisasi di bidang Aviasi. Transformasi GDPS, Saat ini GDPS bertansformasi menjadi perusahaan Business Processing Outsourcing berbasis teknologi 4.0 yang tidak hanya melayani kebutuhan aviasi namun juga merambah ke bisnis lain. Lowongan Kerja BUMN PT Jasa Raharja ‘Program LBJR 2025’, Info Lengkap Cek Disini Bagian dari Industri Aviasi, Karena GDPS lahir dan merupakan bagian dari Industri Aviasi, sehingga produk dan jasa inovatif yang kami tawarkan berbasis 3 aspek utama yaitu Kompetensi dan Teknologi serta memperhatikan aspek HSSE Saham PT. GDPS berdiri dengan kepemilikan saham mayoritas dari PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (Anak Perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk) dan kepemilikan saham minoritas dari koperasi Karyawan GMF. Dukungan Tenaga Profesional, PT. GDPS didukung oleh tenaga-tenaga kerja yang berintegritas dan profesional. Pelatihan dan penanaman nilai-nilai perusahaan juga terus dilakukan secara berkala dalam rangka peningkatan kemampuan softskill dan hardskill karyawan. 

Read More

Kursus Privat Bahasa Arab, Peluang Usaha Syariah Modal Kecil

Surabaya – 1miliarsantri.net : Di tengah zaman serba digital ini, peluang usaha syariah modal kecil bukanlah hal yang mudah. Banyak dari kita ingin memulai usaha, tapi seringkali terkendala modal. Apalagi ingin berbisnis yang halal dan sesuai syariat. Salah satu ide yang perlu untuk dipertimbangkan yaitu membuka kursus privat Bahasa Arab. Modalnya kecil, fleksibel, dan punya nilai ibadah juga. Menarik bukan? Membuka usaha syariah bukan hanya tentang menjual produk yang halal atau menghindari riba, tapi bagaimana bisnis itu memberikan manfaat dan keberkahan. Kursus privat Bahasa Arab bisa menjadi ladang amal sekaligus sumber penghasilan. Ayo kita bahas lebih lanjut kenapa hal ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan untuk kamu. Kenapa Kursus Privat Bahasa Arab Jadi Peluang Usaha Syariah Modal Kecil? Saat ini, kebutuhan akan penguasaan Bahasa Arab semakin tinggi. Tidak hanya di kalangan santri atau ustadz saja, tapi juga masyarakat umum yang ingin memahami Al-Qur’an, hadits, atau bahkan belajar komunikasi dasar untuk ibadah umroh dan haji. Jika kamu sudah mempunyai kemampuan Bahasa Arab, baik itu lulusan pesantren, mahasiswa jurusan Bahasa Arab, atau autodidak yang sudah lancar. Maka jangan sia-siakan keahlianmu. Kursus privat Bahasa Arab bisa dimulai dari rumah. Cukup punya HP, laptop, atau bahkan lewat video call biasa, kamu sudah bisa membuka kelas. Tidak perlu menyewa tempat, membeli perlengkapan yang mahal, cukup mempromosikan lewat media sosial atau platform belajar online. Hal ini sudah betul-betul masuk dalam peluang usaha syariah modal kecil yang bisa dimulai kapan saja, asal punya ilmu dan niat baik untuk mengsyiarkan bahasa arab sebagai bahasa Al Qur’an. Selain itu, usaha ini termasuk syariah karena isinya mengajarkan bahasa yang digunakan dalam kitab suci. Jadi, kamu bukan hanya mendapatkan penghasilan, tapi juga menyebarkan ilmu yang bermanfaat. InsyaAllah berpahala juga, kan? Sebelum memulai, pastikan sudah menyiapkan beberapa hal penting. Pertama, kamu perlu mempunyai kurikulum atau materi dasar. Materi ini bisa disusun dari berbagai referensi seperti buku nahwu, sharf, dan percakapan sehari-hari dalam Bahasa Arab. Kedua, tentukan segmen pasar kamu. Apakah hanya fokus pada anak-anak, remaja, atau orang dewasa yang baru belajar? Hal ini penting karena akan mempengaruhi cara mengajar kamu nanti. Jika targetnya anak-anak, maka tentu harus lebih banyak permainan dan visual. Ketiga, buatlah akun media sosial khusus untuk kursusmu. Upload testimoni, potongan video mengajar, atau tips belajar Bahasa Arab secara rutin. Karena akan membuat orang tertarik dan percaya pada kualitasmu. Promosikan dari mulut ke mulut juga, hal ini sangat ampuh apalagi di kalangan komunitas muslim.

Read More

Lowongan Kerja BUMN PT Jasa Raharja ‘Program LBJR 2025’, Info Lengkap Cek Disini

Jakarta – 1miliarsantri.net: Kabar gembira bagi kamu yang sedang mencari informasi lowongan kerja terbaru tahun 2025 datang dari perusahaan BUMN PT Jasa Raharja yang tergabung dalam Danantara Indonesia. PT Jasa Raharja adalah bagian dari Indonesia Financial Group yang berbisnis di bidang asuran sosial. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga tahun 2020, perusahaan ini memiliki 29 kantor cabang, 63 kantor perwakilan, dan 37 kantor pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tugas Pokok PT Jasa Raharja Perusahaan BUMN ini memiliki Tugas Pokok sebagai penjamin pertama Korban kecelakaan Lalu Lintas kepada masyarakat sesuai UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964, saat ini kembali membuka lowongan kerja. Program LBJR 2025 Memasuki semester kedua tahun 2025, PT Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Pemagangan dengan tema “Program Langkah Bakti Jasa Raharja (LBJR) 2025“. Program Pemagangan yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja bagi putra/i daerah setempat dalam rangka mendukung Program Pemerintah khususnya Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Mengutip disnakerja.com, program ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang siap dan terampil untuk memasuki dunia kerja. Lowongan Kerja “Program Langkah Bakti Jasa Raharja (LBJR) 2025” Saat ini perusahaan membuka kesempatan program pemagangan untuk Petugas Administrasi Bidang Samsat, Bidang Pelayanan, Bidang Sekretariat, dan Bidang Umum. Berikut rinciannya: 1. Petugas Administrasi Bidang Samsat Belajar administrasi penerimaan Sumbangan Wajib, Iuran Wajib, Data Kecelakaan Lalu Lintas Jalan secara akurat dan profesional. 2. Bidang Pelayanan Belajar administrasi pengelolaan dokumen laporan bidang pelayanan santunan secara akurat dan profesional. 3. Bidang Sekretariat Belajar administrasi persuratan dan tugas yang berhubungan dengan bagian sekretariat secara profesional.

Read More

Kota Layak Anak, Pemkot Surabaya Harus Bantu Orang Tua yang Kesulitan Mendidik Anaknya

Surabaya – 1miliarsantri.net : Di tengah semangat Surabaya meraih predikat sebagai Kota Layak Anak, perhatian terhadap kebutuhan dasar anak tak cukup hanya berhenti pada pembangunan taman atau fasilitas publik ramah anak. Salah satu aspek krusial yang kerap luput dari sorotan adalah tantangan yang dihadapi para orang tua dalam mendidik anak di tengah kompleksitas zaman. Tidak semua keluarga memiliki bekal pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan yang memadai untuk menghadapi persoalan pendidikan karakter, perkembangan mental, hingga pengaruh digital. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya perlu turun tangan lebih serius, bukan hanya sebagai fasilitator lingkungan fisik yang ramah anak, tetapi juga sebagai pendamping aktif bagi orang tua yang kesulitan menjalankan peran mendidik anak secara optimal. Saya berkesempatan menghadiri pelaksanaan Masa Orientasi Orang Tua (MOTT) di Kota Surabaya yang dilangsungkan di SMP Al Hikmah (20/07). Acara ini menjadi ruang dialogis antara Pemerintah Kota, pendidik, dan para orang tua siswa dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP. Saya hadir sebagai bagian dari kelompok yang peduli pada perlindungan anak dan pendidikan yang berpihak pada kebutuhan anak. Tema yang diusung sangat inspiratif : “MPLS Ramah, Sekolahku Rumahku, Guruku Orang Tuaku.” Tema ini menjadi pintu masuk membangun kolaborasi antara sekolah dan rumah, antara guru dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Apresiasi saya untuk Kepala dinas pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh yang gagasannya inspiratif sekali. Saling Menyalahkan Bukanlah Jawaban Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir sebagai narasumber tunggal, menyampaikan pesan penting: jadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, dan jadikan guru sebagai orang tua sebagaimana orang tua kandung mereka. Beliau menjelaskan dengan menyentuh bahwa orang tua tidak hanya mereka yang melahirkan dan membesarkan, tetapi juga mereka yang memberi ilmu dan membimbing anak menjadi pribadi yang baik dan sukses. Dalam hal ini, guru dan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak dengan pendekatan yang ramah, manusiawi, dan penuh kasih. Lebih jauh, Walikota Eri menegaskan bahwa tidak ada anak yang tidak baik sejak lahir. Semua anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Jika kemudian seorang anak menjadi “nakal” atau berperilaku menyimpang, maka lingkungan sekitarnyalah—termasuk orang tua dan sistem sosial—yang patut melakukan introspeksi. Bahkan, beliau mengajak kita semua untuk tidak buru-buru menyalahkan anak, tapi bertanya pada diri sendiri: dosa apa yang pernah kita lakukan, sehingga Allah menguji kita melalui anak kita? Namun, penting juga kita sadari bahwa tidak semua orang tua dalam posisi yang ideal untuk mendidik anak. Ada yang mengalami keterbatasan ekonomi, keterbatasan waktu karena pekerjaan, keterbatasan pengetahuan tentang pola asuh, bahkan keterbatasan sosial akibat tekanan hidup. Maka, menyalahkan orang tua atas kesalahan atau kenakalan anak bukanlah pilihan bijak. Mereka tidak butuh dihakimi, tapi didampingi. Sebagai Kota Layak Anak, sudah saatnya Pemerintah Kota Surabaya hadir bukan hanya sebagai pembuat aturan, tapi juga sebagai pendamping aktif bagi para orang tua yang sedang kesulitan. Tak ada orang tua yang ingin anaknya gagal. Tak ada orang tua yang mengharapkan anaknya berbuat durhaka. Semua orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Read More

Transaksi dan Investasi Cryptocurrency dari sudut Pandang Syariat Islam

Malang – 1miliarsantri.net : Cryptocurrency adalah salah satu inovasi finansial paling menonjol dalam satu dekade terakhir. Aset crypto menjadi peluang investasi dan cara transaksi yang digandrungi. Generasi masa kini yang mulai melek investasi, mempertimbangkan tentang crypto sebagai salah satu aset untuk dimiliki. Bahkan aset crypto digunakan sebagai alat transaksi jual beli di beberapa negara sehingga kehadirannya mulai menggeser mata uang fiat. Tonggak awal munculnya aset crypto adalah pada tahun 2008. Saat itu seseorang misterius bernama Satosi Nakamoto menerbitkan sebuah whitepaper berisi tentang gagasan sistem transaksi model baru berbasis digital/elektronik. Menyusul kemudian meluncurkan untuk pertama kalinya uang elektronik bernama Bitcoin pada tahun 2009. Dalam perkembangannya ada ribuan aset  crypto yang telah bermunculan seperti ethereum, solana dan aset lainnya. Cara Kerja Cryptocurrency   Cryptocurrency adalah aset digital dengan pola dan sistem finansial yang unik meliputi kepemilikan, sistem transaksi dan keamanannya. Semua aset crypto bekerja di atas sebuah Blockchain bersifat digital berisi database catatan transaksi yang saling terhubung berbentuk blok—blok. Di dalam blockchain tersimpan catatan berupa daftar transaksi, waktu transaksi, hash (kode unik) blok sebelumnya dan hash unik blok itu sendiri. Ringkasnya, blockchain adalah rantai catatan transaksi yang yang berkesinambungan, dan apabila satu catatan transaksi dimodifikasi atau dipalsukan maka akan merusak seluruh sistem, sehingga sangat sulit untuk dilakukan pemalsuan transaksi. Berbeda dengan sistem perbankan konvensional, dalam dunia Cryptocurrency tidak dikenal otoritas tunggal atau institusi yang mengendalikan sistem berupa bank dan sejenisnya. Cryptocurrency memakai teknologi cryptografi yang bersifat terdesentralisasi, artinya setiap aktivitas dalam Cryptocurrency menggunakan sistem yang dapat mencatat, memverifikasi dan mengamankan secara otomatis setiap transaksi.  Prinsip Keuangan Syariah dalam Islam Islam sebagai sebuah agama yang aplikatif dengan kehidupan manusia, mengatur segala aspek kehidupan individu maupun masyarakat mulai dari aspek terkecil hingga yang paling besar. Salah satu yang diatur dalam Islam adalah prinsip-prinsip Syariah Islam yang berkaitan dengan sistem keuangan. Di dalam Islam terdapat beberapa rambu-rambu yang harus dipatuhi agar sistem keuangan berjalan sesuai kaidah yang ditetapkan oleh Allah SWT. Rambu-rambu tersebut sudah tentu berdasarkan Al Quran dan Hadist yang menjadi dua sumber utama umat Islam dalam menentukan hukum suatu perkara. Secara ringkas ada empat prinsip utama yang harus dipenuhi untuk menjamin sebuah transaksi atau sistem keuangan dapat dikatakan sesuai syariah Islam, 1. Keadilan dan Kejujuran Dalam Islam setiap transaksi yang berlangsung harus berdasarkan perjanjian yang adil dan terbuka dari pihak yang bertransaksi sehingga tidak ada pihak yang dirugikan 2. Kehalalan Setiap barang dan alat transaksi harus masuk dalam kategori barang yang boleh diperjualbelikan dan diperoleh dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam. Bukan dari hasil mencuri dan perbuatan yang bertentangan dengan syariat lainnya. 3. Terhindar dari Riba Dilarang untuk mengambil keuntungan dengan cara yang tidak adil atau memberikan pinjaman yang disertai bunga. 4. Terhindar dari Gharar

Read More

WhatsApp Call Dibatasi di Indonesia? Ini Fakta, Alasan, dan Dampaknya yang Perlu Anda Tahu!

Jakarta – 1miliarsantri.net : Di tengah kemudahan berkomunikasi yang ditawarkan teknologi, publik Indonesia dikejutkan oleh kabar bahwa layanan WhatsApp Call akan dibatasi di tanah air. Wacana pembatasan ini mencuat dari pernyataan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menyoroti ketimpangan kontribusi antara operator seluler nasional dengan platform over the top (OTT) asing seperti WhatsApp. Masyarakat pun bertanya-tanya, benarkah kontribusi yang tidak seimbang antara investasi operator dan keuntungan aplikasi asing membuat WhatsApp Call di ujung tanduk? Wacana ini bukan isapan jempol semata. Pembatasan WhatsApp Call di Indonesia bukan hanya memunculkan perdebatan soal efisiensi dan akses masyarakat, tetapi juga menyangkut kepentingan geopolitik dan keberlangsungan infrastruktur digital nasional. Lantas, apa alasan utamanya? Bagaimana praktik ini diterapkan di negara lain? Dan apa saja potensi dampaknya bagi masyarakat? Agar tidak ketinggalan informasi, perhatikan ulasan lengkapnya di bawah ini. Alasan Pemerintah Menggagas Pembatasan WhatsApp Call Sebelum terburu-buru menyimpulkan, mari pahami terlebih dahulu alasan pemerintah mempertimbangkan wacana pembatasan layanan WhatsApp Call di Indonesia. 1. Ketimpangan Kontribusi Antara OTT dan Operator Seluler Salah satu alasan utama adalah ketimpangan kontribusi ekonomi. Operator seluler di Indonesia menggelontorkan investasi besar untuk membangun jaringan dan infrastruktur digital. Di sisi lain, aplikasi OTT seperti WhatsApp justru memanfaatkan jaringan tersebut secara gratis dan tidak dikenakan beban pungutan seperti yang ditanggung operator. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dijelaskan bahwa pembatasan WhatsApp Call diharapkan mampu menciptakan iklim persaingan yang adil. Dengan kata lain, kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga keberlanjutan ekonomi digital nasional, bukan sekadar pembatasan akses. 2. Belajar dari Negara Lain yang Sudah Melakukannya Indonesia bukanlah negara pertama yang mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Contoh yang paling dekat adalah Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi. Di negara tersebut, layanan panggilan suara dan video melalui WhatsApp telah diblokir sejak lama. Pengguna hanya diperbolehkan menggunakan layanan pesan teks, gambar, dan voice note. Tujuan dari pembatasan ini hampir serupa, mengontrol dominasi aplikasi asing dan melindungi industri komunikasi dalam negeri. Bahkan, beberapa aplikasi lokal seperti BOTIM dan IMO diizinkan oleh pemerintah setempat karena mereka memenuhi regulasi yang telah ditetapkan. 3. Dampak yang Mungkin Terjadi Jika WhatsApp Call Dibatasi Membatasi layanan yang sudah begitu akrab di masyarakat tentu bukan keputusan mudah. Pemerintah pun menyadari bahwa WhatsApp Call menjadi andalan komunikasi murah dan efisien, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Berikut beberapa dampak yang mungkin timbul jika wacana ini benar-benar diterapkan. a. Efisiensi Komunikasi Terancam WhatsApp Call banyak digunakan karena tidak membutuhkan pulsa, hanya koneksi internet. Jika layanan ini dibatasi, masyarakat harus kembali mengandalkan pulsa untuk melakukan panggilan, yang tentu akan menambah beban biaya.

Read More

‘Sleeping Prince Al Waleed’ Meninggal Dunia, Kisah Sabar dan Ikhlasnya Seorang Ayah

Saudi Arabia – 1miliarsantri.net: Akhirnya “Sleeping Prince”, Pangeran dan putra tertua Pangeran Khaled bin Talal Al Saud, seorang bangsawan Saudi terkemuka dan keponakan miliarder Pangeran Al Waleed bin Talal dinyatakan meninggal dunia hari ini waktu setempat, Ahad (Minggu-red) 20/7/2025. Al Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang lahir pada April 1990, lebih dari dua dekade terbaring dalam keadaan koma, menghabiskan sisa umurnya di atas tempat tidur rumah sakit, dalam pengawasan dan kasih sayang ayahnya yang meyakini anaknya akan sembuh pasca kecelakaan maut di London. Diusianya yang ke-15, tahun 2005 saat mengenyam pendidikan sebagai kadet militer, Al Waleed mengalami kecelakaan lalulintas yang sangat parah di London. Dia mengalami cedera otak parah dan pendarahan internal. Sabar dan Ikhlasnya Ayah Pangeran Al Waleed Meskipun sang anak dalam kondisi koma yang sebagian besar tidak responsif, Pangeran Khaled tetap optimis akan kesembuhan anaknya, sesekali Pangeran Al Waleed terlihat merespon gerakan tak sadar yang menumbuhkan harapan seorang ayah akan kesembuhan anaknya dengan keyakinan teguh akan kesembuhan dari Rabb-nya. Pangeran Khaled menolak mencabut alat bantu kehidupan yang terpasang pada tubuh anaknya, dia sangat yakin dan optimis atas kesembuhan, dengan keyakinan teguh akan kesembuhan dari Tuhannya. Kondisi tersebut diperlihatkan oleh kalangan keluarga “Sleeping Prince” melalui sebuah video yang memperlihatkan sang Pangeran merespon lantunan ayat suci Al-Qur’an, yang memantik empati dan kekaguman publik atas kondisinya. Kamar RS Menjadi Tempat Berhimpunnya Doa Dan Dukungan Kamar rumah sakit tempat Pangeran Al Waleed dirawat selama 20 tahun menjadi saksi bisu alunan do’a dan dukungan dari berbagai pihak, suasana spiritual begitu kental, juga empati dari mereka yang mengunjungi “Sleeping Prince.”

Read More

Indonesia ‘Gagap’ Memasuki Perang Dagang Global Amerika Serikat

Saguling Kabupaten Bandung Barat – Babak baru klaim Presiden Trump atas keberhasilannya dalam negosiasi dengan Presiden Prabowo Subianto, mendapat reaksi sejumlah pihak yang menilai ini langkah blunder membuat bumi Indonesia diserahkan sepenuhnya untuk dieksploitasi Paman Sam. Sementara Indonesia masih dibebani pajak tinggi 19% saat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus. HM Ali Moeslim kembali menyoroti kebijakan tersebut dalam sebuah catatan yang cukup tajam, sekaligus mengingatkan Pemerintahan Prabowo Subianto tentang bentuk penjajahan gaya baru dalam bentuk perang dagang global dengan tema : Indonesia ‘Gagap’ Memasuki Perang Dagang Global Amerika Serikat. Ali Moeslim mengajak kita membandingkannya dengan Politik Perdagangan Luar Negeri Dalam Islam. Tarif Dagang Adalah Daya Tawar Negara, Catatan Kritis Kesepakatan Indonesia Dan Amerika Serikat There Is No Such Free Lunch KAUM MUSLIM terpecah menjadi lebih dari lima puluh negara negara kecil yang terserak membentang luas dari bagian utara Prancis sampai ke bagian selatan yakni Madagaskar, membentang dari bagian barat yakni Maroko sampai bagian timur yakni Merauke. Negeri-negeri muslim tersebut kini sebagian besarnya tidak lagi dijajah secara fisik oleh para penjajah seperti Inggris, Prancis, Belanda, Spanyol, Italia maupun USA, namun saat mereka para penjajah itu pergi, mereka menyimpan atau memelihara para penguasa negeri negeri muslim tersebut untuk “menjamin” kepentingan mereka para penjajah itu tetap berjalan di negeri “jajahan” yang ditinggalkannya, “there is no such free lunch” (tidak ada makan siang gratis). Nampak jelas Indonesia “gagap” memasuki babak perang dagang global yang diinisiasi oleh Donald Trump sejak kembali menjabat sebagain presiden USA mulai januari 2025, kemudian pada april 2025 mengumumkan kebijakan “liberation Day tariff” menyasar 20 negara di dunia termasuk Indonesia. Sungguh mencengangkan di tengah surplusnya perdagangan Indonesia dengan USA pada periode awal tahun ini (Januari – Pebruari 2025) justru tarif dagangnya naik menjadi 32%, walaupun akhirnya diturunkan menjadi 19% tapi dengan syarat syarat. Kado Pahit 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia Sejumlah syarat disebutkan oleh Donald Trump dengan bangga seolah memperlihatkan kemenangannya (Amerika Serikat) atas Indonesia, dia menyebut sebagai bagian dari perjanjian, Indonesia harus membeli energi AS senilai US$15 miliar, produk pertanian Amerika senilai US$4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing. Bukan hanya pelepasan cadangan devisa secara signifikan dalam ratusan trilyun, kesepakatan tarif ini sangat tidak berimbang. Bagi Indonesia, hal ini bak’ kado pahit bagi 80 tahun kemerdekaan Indonesia dari penjajahan fisik, jatuhnya harga diri bangsa ke titik 0. Sementara bagi USA semakin menegaskan watak asli dari sistem ekonomi kapitalis. Negara kaya semakin kaya, negara miskin semakin melarat. Dalam paradigma sistem ekonomi kapitalisme, tarif ekspor/impor adalah bea cukai yang posisinya sama dengan pajak, bahkan sama-sama menjadi sumber utama kas negara (APBN). Keberadaan bea cukai dan pajak tidak ubahnya lahan bisnis penguasa terhadap rakyatnya. Ini menggambarkan hubungan rakyat dengan penguasa benar-benar seperti penjual dan pembeli. Dalam konteks perdagangan luar negeri (antarnegara), keberadaan tarif ekspor/impor bisa digunakan negara yang kuat untuk menekan negara yang lebih lemah.

Read More