DPR Jawab 17+8 Tuntutan Rakyat, Enam Keputusan Diambil

Tegal – 1miliarsantri.net : Setelah seminggu penuh desakan publik, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya menyampaikan jawaban atas “17+8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, dan Empati” yang tenggatnya berakhir pada 5 September 2025. Dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (5/9/2025), Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, didampingi dua koleganya, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, mengumumkan enam keputusan hasil rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan fraksi-fraksi. “Kami sampaikan hasil keputusan rapat konsultasi Pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi DPR RI yang dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025,” kata Dasco, dikutip dari kanal YouTube resmi DPR RI. Enam Keputusan DPR Latar Belakang: 25 Tuntutan Publik Jawaban DPR lahir dari gelombang tekanan masyarakat sipil pasca demonstrasi di berbagai daerah pada 25–28 Agustus 2025. Kelompok Kolektif 17+8 Indonesia Berbenah, berisi aktivis, akademisi, hingga kreator digital, menyerahkan 25 tuntutan di Gerbang Pancasila DPR pada Kamis (4/9). Dari jumlah itu, 17 poin harus dijawab dalam sepekan, sementara 8 poin lain diberi tenggat hingga 31 Agustus 2026. Tiga tuntutan yang diminta dijawab segera, yakni: Isi Tuntutan Rakyat 17 Tuntutan Mendesak 8 Tuntutan Jangka Panjang (hingga 2026) Antara Janji dan Bukti Keluarnya enam keputusan DPR dipandang sebagai langkah awal. Namun, publik menunggu apakah komitmen ini sekadar upaya meredam tekanan, atau benar-benar membuka jalan menuju reformasi nyata. Koalisi masyarakat sipil menegaskan akan terus mengawal agar 17+8 tuntutan tidak berhenti sebagai dokumen formalitas, melainkan menjadi agenda perubahan yang menyentuh langsung hajat hidup rakyat. Penulis: Satria S PamungkasEditor: Glancy Verona, Abdullah al-MustofaIlustrasi by AI

Read More

Hari Palang Merah Indonesia 2025: Sejarah dan Momentum Peringatan

Surabaya – 1miliarsantri.net : Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan bagian dari Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, organisasi kemanusiaan global yang bergerak di bidang kesehatan, sosial, dan bantuan kemanusiaan. PMI didirikan pada 17 September 1945 atas prakarsa Wakil Presiden Mohammad Hatta. Kehadirannya membawa misi mulia: membantu masyarakat yang membutuhkan dengan mengedepankan nilai kemanusiaan di atas segalanya. Sejak berdiri, PMI aktif memberikan bantuan dalam berbagai situasi darurat, mulai dari bencana alam, konflik, hingga pandemi. Relawan dan tim medis PMI hadir untuk memberikan pertolongan pertama, bantuan logistik, hingga layanan kesehatan. Selain itu, PMI juga berperan dalam pendidikan, pelatihan, serta program sosial di berbagai wilayah Indonesia. Sejarah Palang Merah Indonesia Awal mula terbentuknya PMI berangkat dari instruksi Presiden Soekarno pada 3 September 1945 untuk membentuk Palang Merah Nasional. Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Kesehatan saat itu, Dr. Buntaran, membentuk Panitia 5 pada 5 September 1945. Panitia ini diketuai dr. R. Mochtar dengan anggota dr. Bahder Djohan, dr. Djuhana, dr. Marzuki, dan dr. Sitanala. Puncaknya, pada 17 September 1945 berdirilah Perhimpunan Palang Merah Indonesia yang kemudian disahkan secara nasional melalui Keppres Nomor 25 Tahun 1959 dan diperkuat dengan Keppres Nomor 264 Tahun 1963. PMI pertama kali aktif dalam membantu perang revolusi kemerdekaan, termasuk menangani pengembalian tawanan perang Sekutu maupun Jepang. Atas kiprahnya, pada 1950 PMI diakui secara internasional dan resmi bergabung dengan Palang Merah Internasional. Tujuan dan Tugas Palang Merah Indonesia PMI dibentuk dengan tujuan meringankan penderitaan sesama tanpa membedakan agama, bangsa, suku, bahasa, golongan, maupun pandangan politik. Saat ini, PMI menjadi organisasi kemanusiaan terbesar di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, tugas PMI meliputi: Momentum Hari Palang Merah Indonesia 2025 Tanggal 17 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia. Tahun ini, PMI merayakan HUT ke-80 dengan mengusung tema #TebarkanKebaikan. Tema ini mengandung makna ajakan untuk menularkan kebaikan, sekecil apapun, sebagai wujud kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Momentum ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain donor darah, seminar kesehatan, pelatihan pertolongan pertama, hingga kampanye kemanusiaan. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan berkontribusi pada gerakan kemanusiaan yang dijalankan PMI. Dengan menumbuhkan kepedulian bersama, Indonesia yang lebih kuat dan berdaya dapat terwujud. Selamat Hari Palang Merah Indonesia 2025! Penulis: Gita Rianti D. PratiwiEditor: Glancy Verona dan Abdullah al-Mustofa

Read More

Informasi Terbaru BKN RI Soal Penerimaan CPNS 2025

Surabaya – 1miliarsantri.net – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan profesi yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah. Rekrutmen ASN terbagi dalam tiga jalur, yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), PPPK guru, dan PPPK non-guru. Pelaksanaan tes CPNS dilakukan secara transparan sehingga dapat dipantau oleh seluruh lapisan masyarakat. Seleksi ini diselenggarakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), yakni metode ujian berbasis komputer untuk menjamin objektivitas hasil seleksi. Tak heran, setiap penerimaan CPNS selalu menjadi momen yang paling ditunggu masyarakat. Hingga kini, banyak pertanyaan muncul terkait rekrutmen CPNS 2025, mulai dari jadwal pendaftaran, persyaratan, alur seleksi, hingga teknis pelaksanaannya. Alur Pendaftaran CPNS 2025 Mengacu pada Buku Panduan Resmi Seleksi Tes CPNS dan PPPK (2023), berikut alur pendaftaran CPNS yang perlu dipahami: 1. Pembuatan Akun Pelamar mengakses Portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id Buat akun SSCASN Login ke akun SSCASN yang telah dibuat Lengkapi biodata dan unggah swafoto 2. Pendaftaran Formasi Pilih jenis seleksi Pilih formasi Unggah dokumen yang dipersyaratkan Periksa resume pendaftaran, lalu akhiri pendaftaran Cetak Kartu Informasi Akun dan Kartu Pendaftaran 3. Seleksi Administrasi Panitia memverifikasi data pelamar Panitia mengumumkan hasil seleksi administrasi Pelamar yang tidak lulus dapat mengajukan sanggahan Panitia mengumumkan hasil sanggah Pelamar yang lolos mencetak kartu ujian 4. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pelamar mengikuti ujian SKD Panitia mengumumkan hasil SKD Peserta yang lulus berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 5. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pelamar mengikuti ujian SKB Panitia mengumumkan hasil SKB 6. Pengumuman Kelulusan Panitia mengumumkan hasil integrasi SKD dan SKB Peserta yang tidak lulus dapat menyanggah hasil integrasi Panitia mengumumkan hasil sanggah (bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat) Peserta yang lulus melanjutkan ke tahap pemberkasan Status Penerimaan CPNS 2025 Lantas, kapan penerimaan CPNS 2025 dibuka? Dalam wawancara di kanal YouTube MGMP BIN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan pengangkatan CASN 2024. “Pemerintah fokus pada penyelesaian CASN 2024. Sesuai arahan Presiden, CPNS 2024 harus selesai maksimal Juni 2025, sedangkan PPPK pada Oktober 2025. Untuk CPNS 2025 baru akan dilakukan setelah program ini selesai dan melihat kebutuhan konkret instansi-instansi,” ujar Zudan. Namun, hingga September 2025 belum ada kejelasan mengenai jadwal penerimaan CPNS tahun ini. Zudan menambahkan: “Jika kebutuhan pegawai sudah tercukupi, maka pada 2025 tidak ada program penerimaan CASN. Bisa jadi baru akan dibuka pada 2026 atau 2027, bergantung kebutuhan riil dari kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.” Penulis: Gita Rianti D. PratiwiEditor: Glancy Verona dan Abdullah al-Mustofa

Read More

PBB Desak Indonesia, Terkait Dugaan Pelanggaran HAM Saat Demo

Surabaya – 1miliarsantri.net : Gejolak politik di Indonesia yang memanas pada Agustus 2025 lalu memunculkan aksi demonstrasi yang berujung duka mendalam bagi masyarakat. Aksi yang bermula dari penyampaian aspirasi publik terkait isu ekonomi dan kebijakan negara itu, berakhir ricuh hingga menewaskan seorang pengemudi ojek online. Secara khusus, demonstrasi ini ditengarai sebagai bentuk kekecewaan publik terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas kebijakan kenaikan tunjangan serta gaji anggota parlemen di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Tidak hanya di Jakarta, aksi serupa juga meluas ke berbagai kota, seperti Bandung, Surabaya, Makassar, hingga Medan. Bentrokan keras antara aparat kepolisian dan massa menyebabkan banyak kerusakan, termasuk pada bangunan pemerintahan. Puncak demonstrasi terjadi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, ketika seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan. Insiden ini memicu gelombang protes lebih besar. Massa menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian dengan mendatangi Mako Brimob Kwitang dan Polda Metro Jaya. PBB Soroti Insiden Demonstrasi di Indonesia Kematian Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi menyedot perhatian publik luas. Media sosial ramai dengan aksi solidaritas, sementara sejumlah tokoh publik menyampaikan belasungkawa bahkan mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Isu ini juga menyita perhatian dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan dan mendesak adanya dialog serta penghormatan hak asasi manusia dalam penanganan demonstrasi di Indonesia. Dikutip dari laman resmi Kantor HAM PBB pada Selasa, 2 September 2025, Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) melalui juru bicara Ravina Shamdasani mendesak pemerintah Indonesia melakukan penyelidikan menyeluruh terkait tindakan aparat keamanan dalam menangani demonstrasi. “Kami menyerukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hak asasi manusia internasional. Semua aparat keamanan, termasuk militer ketika dikerahkan dalam kapasitas penegakan hukum, harus mematuhi prinsip-prinsip dasar tentang penggunaan kekuatan dan senjata api,” ujar Ravina. Indikasi Pelanggaran HAM Pakar Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Septi Nur Wijayati, S.H., M.H., menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional yang wajib dilindungi negara. Hal ini diatur jelas dalam UUD 1945 Pasal 28E, UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta UU HAM. “Jika kita melihat regulasi, jelas sekali unjuk rasa adalah hak warga negara yang dijamin. Namun, ketika terjadi tindakan represif yang menimbulkan korban, hal itu dapat dikategorikan sebagai indikasi pelanggaran HAM. Apalagi aparat keamanan seharusnya tunduk pada SOP pengendalian massa sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri,” jelas Septi. Ia juga menilai perhatian PBB menjadi sinyal kuat bahwa kondisi Indonesia tengah mendapat sorotan internasional. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang dialog dan mengambil langkah konkret untuk mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Penulis: Gita Rianti D. PratiwiEditor: Glancy Verona dan Abdullah al-Mustofa

Read More

Yuk Pahami Awas Keliru! Bolehkah Al-Qur’an Digital dibuka Tanpa Memiliki Wudhu?

Gresik – 1miliarsantri.net : Al-qur’an adalah kalam Allah yang indah. Mushaf, al-qur’an terjemahan bahkan al-qur’an digital merupakan beberapa bentuk al-qur’an yang ada. Pada masa digitalisasi ini, membuat aplikasi al-qur’an digital lebih diminati kalangan muda. Karena aksesnya yang mudah, tidak memakan tempat penyimpanan yang besar, dan juga mudah dibawa. Membaca kitab suci umat islam ini, dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Karena menjaga kesucian diri untuk melantunkan bacaan di dalamnya. Tetapi, jika al-qur’an yang kita bawa adalah versi digital, apakah tetap harus berwudhu atau diperbolehkan tanpa wudhu?. Melihat secara fisik keduanya berbeda, namun isi di dalamnya tetap sama. Apakah perbedaan tersebut akan berpengaruh dalam tata cara memegang, membuka dan membaca al-qur’an. Lantas apa yang membedakan al-qur’an digital dengan mushaf? Mari mengenal lebih dekat tentang al-qur’an digital. Apa yang Dimaksud Al-Qur’an Digital? Al-qur’an digital merupakan aplikasi dalam gawai yang menyajikan tulisan ayat-ayat al-qur’an. Tampilan ayat al-qur’an digital sesuai dengan apa yang ada di versi cetak. Untuk versi digital tidak lagi berbentuk buku, melainkan ayat yang bergulir ke bawah menyesuaikan ukuran layar gawai. Pengguna dapat membacanya berdasarkan surat atau juz yang sudah dikelompokkan dalam aplikasi. Dalam versi digital terdapat fitur bacaan latin, tentunya memudahkan pengguna baru yang ingin membaca al-qur’an, tetapi belum lancar membaca huruf arab. Tidak hanya itu, pengguna juga bisa mempelajari arti dari ayat yang dibaca melalui terjemahan al-qur’an, mendengarkan murotal, melihat jadwal sholat, dan menentukan arah kiblat dalam satu aplikasi al-qur’an digital. Sedangkan mushaf adalah ayat al-qur’an murni yang dibukukan. Sehingga di dalamnya tidak ada huruf latin ataupun terjemahan. Semua dalam tulisan arab, maka perlakuan antara memegang dan membaca mushaf dengan al-qur’an digital terdapat perbedaan.  Hukum Memegang dan Membuka Al-Qur’an Digital Tanpa Wudhu Menurut ustadz Adi Hidayat dalam saluran Channel Hikmah (2018) diperbolehkan untuk memegang atau membuka al-qur’an digital tanpa berwudhu. Namun, untuk memegang mushaf dianjurkan (diutamakan) berwudhu terlebih dahulu. Tetapi jika tidak memiliki wudhu tetap boleh. Meskipun tetap diperbolehkan, alangkah baiknya kita sebagai umat muslim tetap menjaga wudhu sebelum membuka al-qur’an baik digital ataupun mushaf. Al-qur’an digital dan mushaf itu berbeda dalam media perantaranya. Jika mushaf adalah lembaran yang tersusun dalam bentuk kitab atau buku dan hanya ayat al-qur’an saja di dalamnya. Maka al-qur’an digital yang disentuh adalah gawai (smartphone, tablet, laptop) dan di dalamnya terdapat ayat al-qur’an, tulisan latin, terjemahan, dan tajwid. Apabila aplikasi al-qur’an digital tersebut kita tutup, maka sudah beralih fungsi menjadi gawai penyedia berbagai aplikasi yang akan digunakan pengguna. Dari perbedaan tersebut, kita tidak diperbolehkan membawa mushaf ke tempat yang tidak suci, seperti kamar mandi. Sedangkan smartphone boleh dibawa ke mana saja. Hukum Membaca Al-Qur’an Digital Tanpa Wudhu             Membaca al-qur’an tanpa wudhu juga diperbolehkan dan tetap dianggap sah, dengan berwudhu lebih baik daripada tidak, pungkas ustadz Adi Hidayat dalam Channel Hikmah (2018). Sehingga tidak ada larangan untuk membaca al-qur’an digital tanpa memiliki wudhu. Apabila ingin membaca al-qur’an saat berada di tengah perjalanan tanpa berwudhu, diperbolehkan. Tetapi jika berada di suatu tempat yang terdapat akses air bersihnya, sebaiknya berwudhu. Karena membaca kalam Allah dalam keadaan menjaga kesucian diri sangat dianjurkan dan lebih baik.             Berwudhu menjadi salah satu adab dalam membaca al-qur’an. Maka perlu diperhatikan, meskipun tidak wajib. Selain itu, dalam membaca al-qur’an, sebaiknya menggunakan pakaian yang sopan, bersih dan menghadap ke arah kiblat. Membaca al-qur’an digital tanpa berwudhu tetap diperbolehkan, yang tidak boleh adalah saat seorang perempuan muslim memiliki hadats besar (haid). Hal tersebut dilarang, karena orang haid tidak dalam kondisi suci. Sehingga tidak diperbolehkan untuk sholat ataupun membaca al-qur’an.              Jadi hukum memegang, membuka dan membaca al-qur’an digital tanpa berwudhu diperbolehkan dan tetap sah. Namun yang lebih baik, jika dalam kondisi memiliki wudhu. Karena membaca kalam Allah yang suci, seyogianya kita juga dalam kondisi yang suci atau terhindar dari hadats kecil dan besar. (**) Penulis : Zubaidatul Fitriyah Editor : Toto Budiman dan Iffah Faridatul Hasanah Sumber foto : https://share.google/WkPmurdPIcDx9H9zh Sumber : Channel Hikmah. (2018). Membaca Al Qur’an dari HP? Ustadz Adi Hidayat, LC., MA. 18 Maret 2018. Tersedia di: https://youtu.be/V3zLURIExFA?si=kdBHiwxDqKoE4XWM (Diakses: 26 Agustus 2025).

Read More

Pentingnya Evaluasi Diri Seorang Muslim, Kunci Meningkatkan Iman dan Amal

Bekasi – 1miliarsantri.net : Manusia diberikan waktu 24 jam dalam sehari, tidak kurang dan tidak lebih. Namun, pada setiap amal yang dikerjakan, seringkali manusia merasa masih memiliki kekurangan dalam banyak hal. Disinilah pentingnya evaluasi diri bagi seorang muslim. Dikarenakan, ada yang mengisi waktunya dengan keburukan, bahkan ada juga yang tidak mengisi harinya dengan kebaikan apapun. Oleh sebab itu, evaluasi diri seorang muslim sangat penting untuk dilakukan, mengingat semua amalan di dunia yang kelak akan dihisab di akhirat kelak. Maka ada baiknya evaluasi diri atau menghisab diri sendiri dilakukan terlebih dahulu, sebelum kelak hari hisab itu datang dilaksanakan pada waktunya. Berikut kutipan Fudhail bin Iyadh dalam buku Dahsyatnya Evaluasi Diri Seorang Muslim, ” Barang siapa yang menghisab dirinya sebelum dihisab, maka hisabnya akan ringan pada hari kiamat kelak, ia akan mampu menjawab semua pertanyaan, dan ia akan mendapatkan tempat kembali yang sangat baik. Barangsiapa yang tidak menghisap dirinya sendiri, maka penyesalannya akan abadi, ia akan merasakan siksaan yang berkepanjangan, dan kesalahan-kesalahannya akan menuntunnya menuju kesia-sian dan kecelakaan. Orang yang pintar adalah orang melihat dirinya sendiri, kemudian mengevaluasi dan mencelanya, beramal untuk apa yang akan terjadi setelah kematian, sibuk dengan aibnya dan berusaha memperbaikinya.” Pentingnya Evaluasi Diri Seorang Muslim dalam Islam Setiap muslim telah ditunjukkan dua jalan oleh sang pencipta-Nya, yaitu jalan  ketakwaan dan jalan kefujuran (jalan kemaksiatan). Jika bisa memilih, maka semua muslim pasti ingin menempuh jalan pertama. Namun, dalam perjalanan seringkali muncul banyak godaan yang membuat hati menyimpang. Evaluasi diri menjadi solusi bagi setiap jiwa yang sedang tersesat dalam kemaksiatan ataupun keburukan lainnya. Evaluasi diri membentengi diri setiap muslim untuk merenungi hari-hari yang telah dijalani, apakah sudah diisi dengan ketaatan atau sebaliknya, membiarkan diri dipenuhi dengan kemungkaran kepada Allah SWT. Tidak melakukan evaluasi diri berarti meninggalkan sesuatu yang penting dalam diri, yaitu perbaikan hati. Akibatnya, diri akan mudah dipengaruhi oleh bujuk rayu setan, bujukan berbuat maksiat, jauh dari ketaatan, suka melakukan kebatilan dan tidak peduli dengan amal kebajikan. Ibn al-Qayyim al-Jauziyah-Rahimahullah, dalam kitab ighatsatulLahfan min Mashayidisy Syaithan, mengatakan, ”Meninggalkan evaluasi dan terus menerus meninggalkannya, menganggap remeh semua masalah dan selalu seperti ini akan mengantarkan menuju kehancuran. Ini adalah keadaaan orang-orang yang tertipu oleh dunia. Mereka memejamkan matanya dari efek-efek yang diakibatkan oleh nafsunya dan terus menjalankan keinginannya serta tidak mau meminta maaf, sehingga dirinya meremehkan evaluasi dan tidak melihat akibat yang akan terjadi. Jikalah sudah begitu, maka melakukan perbuatan dosa menjadi hal yang mudah baginya, dan ia akan susah membebaskan diri darinya walaupun sudah menyadarinya. Sebagaimana diketahui, menjaga lebih mudah dari mengobati, begitu juga halnya dengan meninggalkan sesuatu yang disenangi dan sudah menjadi kebiasaan.” Faedah Evaluasi Diri bagi Seorang Muslim Beberapa faedah atau manfaat yang akan didapatkan bagi muslim yang gemar mengevaluasi diri, diantaranya adalah: 1. Mengenal aib diri sendiri, saat dimana seorang muslim merenung dan memikirkan diri sendiri maka akan terbukalah ingatan-ingatan lama yang memperlihatkan jumlah kesalahan serta kronologi kejadiannya. 2. Bertobat dan menyesal, setelah mengetahui kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat, menuntun diri untuk menyesali dan membuka jalan bertobat kepada Allah. 3. Merasa menyesal di hadapan Allah 4. Mengenal kemuliaan Allah, setelah bertobat dan menyadari bahwa Allah tidak langsung memberikan azab bagi setiap kesalahan yang diperbuat, sebaliknya Allah tetap membukakan pintu tobat dan pengampunan, maka saat inilah seorang muslim menyadari kemuliaan Allah. 5. Zuhud, membuat diri menjauhi dan membebaskan diri dari sifat tercela seperti ujub dan sombong. 6. Menjadi pribadi yang lebih baik, dengan lebih taat menjalankan perintah Allah dan bersungguh-sungguh meninggalkan larangannya. Jenis-jenis Evaluasi Diri dalam Islam Evaluasi diri terbagi menjadi dua, diantaranya adalah: Evaluasi sebelum beramal, yang artinya adanya proses perenungan terlebih dahulu, mengenai kemampuan diri untuk melakukannya. Setelah itu, proses evaluasi diri baru akan dilakukan. Contoh: Apakah seorang mampu mengerjakan sholat malam atau tidak? Berapa rakaat mampu melakukannya? Apakah mampu menjaga shalat Dhuha? Apakah bisa membaca Al-Quran satu juz dalam sehari atau tidak? Evaluasi sesudah beramal, yang terdiri dari beberapa jenis yaitu pertama mengevaluasi diri dalam ketaatan yang belum dikerjakan secara maksimal. Kedua, mengevaluasi diri dalam suatu amalan yang seharusnya meninggalkannya lebih baik daripada mengerjakannya. Ketiga, mengevaluasi diri terhadap hal mubah yang dikerjakan. Pada akhirnya, evaluasi diri bagi seorang muslim bukan sekadar merenung atas kekurangan, melainkan upaya untuk kembali mendekat kepada Allah dengan hati yang lebih bersih dan niat yang lebih tulus. Setiap kesalahan adalah pengingat bahwa kita manusia yang lemah, namun setiap kesempatan untuk memperbaiki diri adalah tanda kasih sayang Allah yang tak pernah putus. Semoga dengan muhasabah, kita senantiasa diberi kekuatan untuk memperbaiki langkah, meluruskan niat, dan menjalani hidup dengan penuh ketaatan serta harapan akan ridha-Nya. (**) Sumber : Sati, Pakih. 2012. Dahsyatnya Evaluasi Diri Seorang Muslim. Surakarta: Ziyad Visi Media Sumber foto : https://alwaie.net/ibrah/muhasabah-diri/ https://islamic-center.or.id/muhasabah-akhir-tahun/ https://www.daaruttauhiid.org/harap-dan-takut-kepada-allah/ Penulis: Gita Rianti D Pratiwi Editor : Toto Budiman dan Iffah Faridatul Hasanah

Read More

BRI Super League: Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan Ke-5, Ada Persib Bandung Bentrok Persebaya Surabaya

Jadwal Pekan ke-5 Indonesia Super League dan Klasemen Sementara Jakarta – 1miliarsantri.net: BRI Super League 2025 memasuki pekan ke-5, pecinta sepak bola tanah air akan disuguhkan laga-laga seru yang memacu adrenalin. Pertandingan kali ini dipastikan akan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola Indonesia terutama duel klasik antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya. Duel Klasik Maung Bandung menjamu Bajul Ijo atau Green Force, yang selalu menghadirkan atmosfer panas di lapangan maupun di luar stadion, jika melihat head to head, kedua tim telah bertemu sebanyak 11 kali di era Liga 1. Head To Head Persib vs Persebaya head to head terkini antara Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, serta catatan penting yang bisa menunjukkan perkembangan dan dinamika antar tim kedua klub. Dari 11 pertemuan, Persib Bandung menang 6 kali sementara Persebaya menang 3 kali, dan 2 hasil imbang dicatatkan kedua tim. Head to Head 5 Laga Terakhir Lima pertandinga terakhir 4 dimenangkan Persib, sementara 1 kali imbang, masing-masing Persib berhasil membukukan 14 gol, sedangkan Green Force hanya 7 gol. Mampukah Persebaya membalasnya?, saksikan laganya Jum’at, 12 September 2025 di Gelora Bandung Lautan Api. Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan ke-5 BRI Super League Berikut tabel lengkap jadwal pertandingan pekan ke-5 dikutip dari ileague.id Klasemen Sementara BRI Super League 2025 (Hingga Pekan ke-4) Untuk sementara klub asal Ibu Kota Persija Jakarta masih memimpin klasemen sementara hingga memasuki pekan ke-5, namun Borneo FC Samarinda siap menyalip kaena menyisahkan 1 pertandingan lebih bayak. Jika Persebaya bisa mengalahkan Persib maka posisi Arema FC akan tergusur. Sementara itu Dewa United Banten FC yang dihuni banyak pemain Timnas masih berada di zona degradasi, hanya 2 tingkat dari dasar klasemen yang dihuni Persita dan PSBS Biak.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris

Read More

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jadi Momen Paling Dinanti Umat Muslim Sedunia

Bekasi – 1miliarsantri.net : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu perayaan paling bersejarah dalam agama Islam. Maulid Nabi, atau dalam bahasa Arab disebut Milad, berarti “hari lahir”, yang berarti peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebagai salah satu momen paling dinanti umat muslim sedunia, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu tradisi penting dalam Islam. Di mana umat muslim merayakan kelahiran Nabi Muhammad ke dunia sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Maulid Nabi bukan hanya sekadar peringatan sejarah, tetapi juga sebuah momen untuk meningkatkan rasa cinta dan penghargaan terhadap Nabi serta mendalami ajaran-ajarannya yang luhur. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga memiliki makna spiritual dalam kehidupan umat Islam, diantaranya sebagai bentuk merefleksikan ajaran-ajaran Nabi, kebijaksanaan dan teladan hidupnya. Peringatan ini juga menjadi momen untuk mendalamkan rasa cinta dan kasih sayang kepada Rasulullah sebagai utusan Allah. Sejarah Peringatan Maulid Nabi Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pertama kali dilakukan oleh seorang penguasa Muslim bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri pada awal abad ke-7 Hijriyah. Ia adalah Raja Irbil, yang wilayahnya kini merupakan bagian dari Irak. Persiapan untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilakukan dengan sangat meriah dan penuh dedikasi. Sejak tiga hari sebelum hari peringatan, ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan menghadiri perayaan tersebut. Para ulama, mulai dari zaman Sultan Al-Muzhaffar dan seterusnya hingga saat ini, menganggap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai suatu hal yang baik dan bermakna serta melihatnya sebagai momen penting untuk memahami, merenungkan serta meningkatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia Peringatan Maulid Nabi di Indonesia diwarnai dengan berbagai kegiatan oleh berbagai kalangan Masyarakat. Beberapa cara perayaan melibatkan pembacaan puisi-puisi pujian kepada Nabi, ceramah agama, serta pawai atau karnaval yang menggambarkan kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad. Namun, dalam semua variasinya, esensi dari peringatan ini tetap sama yaitu untuk merayakan kehadiran Nabi Muhammad SAW di dunia, merenungkan ajarannya, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara umat Muslim. Peringatan Maulid Nabi menurut tradisi Sunni jatuh pada tanggal 12 Rabiulawal dalam penanggalan Hijriyah. Sedangkan menurut tradisi Syiah, peringatan ini jatuh pada tanggal 17 Rabiulawal. Sementara itu pada tahun 2025, Maulid Nabi yang merupakan Hari lahir Nabi besar Muhammad SAW, akan jatuh pada bulan September tepatnya pada tanggal 5 September 2025. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengenang ajaran Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk memperingati Maulid Nabi. Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan agar umat Islam dapat lebih memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah 10 contoh kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dapat dijadikan referensi Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul Awal tahun 2025: 1. Majelis Dzikir dan Sholawat Bersama Salah satu kegiatan utama dalam  peringatan Maulid adalah mengadakan majelis dzikir dan sholawat bersama. Dalam kegiatan ini, umat berkumpul untuk bersama-sama mengingat dan memuji Nabi Muhammad SAW melalui dzikir dan sholawat. 2. Tausyiah dan Ceramah Agama Kegiatan tausyiah dan ceramah agama diadakan untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang kehidupan, ajaran, dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Ustadz atau ulama akan memberikan pengajaran dan penjelasan yang mendalam tentang betapa agungnya sosok Nabi Muhammad SAW. 3. Pentas Seni Islami Pentas seni Islami menjadi cara kreatif untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Para peserta dapat menampilkan seni seperti drama, tari, musik, atau puisi yang mengangkat tema tentang kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW. 4. Lomba-lomba Islami Lomba-lomba Islami seperti lomba adzan, lomba tilawah Al-Quran, dan lomba ceramah keagamaan sering diadakan untuk menguji pengetahuan agama dan ketrampilan umat terkait Islam. Ini juga menjadi ajang meningkatkan semangat berkompetisi dengan sehat. 5. Pawai Ta’aruf Pawai ta’aruf adalah kegiatan di mana umat Islam berjalan bersama membawa spanduk atau tanda yang memperkenalkan diri dan kelompok mereka. Pawai ini diisi dengan dzikir, sholawat, dan semangat kebersamaan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 6. Kajian Islam dan Diskusi Keagamaan Kajian Islam dan diskusi keagamaan menjadi kegiatan yang memungkinkan para peserta untuk membahas topik-topik keagamaan terkini, isu-isu sosial, dan hal-hal yang terkait dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. 7. Bakti Sosial dan Kemanusiaan Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, umat juga sering mengadakan kegiatan bakti sosial, seperti mengunjungi panti asuhan, memberikan bantuan makanan kepada yang membutuhkan, atau mengadakan pengobatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. 8. Kegiatan Khusus Anak-anak Kegiatan khusus untuk anak-anak juga sering diadakan dalam peringatan Maulid. Ini bisa berupa ceramah khusus, pentas seni anak, lomba mewarnai, atau kegiatan edukatif lain yang disesuaikan dengan pemahaman anak-anak tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW. 9. Doa Bersama dan Zikir Tidak ketinggalan, umat Islam juga melakukan doa bersama dan zikir untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia serta meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW. 10. Pameran dan Bazar Islami Pameran dan bazar Islami adalah kegiatan di mana umat dapat memamerkan dan menjual produk-produk Islami, seperti buku-buku keagamaan, pakaian muslim, makanan halal, dan berbagai barang-barang lain yang berkaitan dengan Islam. (*) Sumber: Berbagai sumber Penulis: Gita Rianti D Pratiwi Foto Ilustrasi AI Editor : Toto Budiman dan Iffah Fariddatul Hasanah

Read More

Kisah Anak-Anak Gaza, Mengubur Mimpi hingga Melihat Keluarga Mati

Gaza – 1miliarsantri.net : Kisah anak-anak Gaza di tengah konflik bersenjata di Gaza yang masih berlangsung hingga kini, menyisakan banyak penderitaan bagi mereka yang kini kehilangan senyum, mimpi bahkan keluarga. Sejatinya, anak-anak adalah sosok yang tidak lepas dari dunia bermain, canda riang dan tawa bahagia. Namun, tidak demikian bagi kisah anak-anak di Gaza. Anak-anak di Gaza, tumbuh dalam bayangan kekejaman yang nyata. Hari demi hari, terjadi konflik yang semakin ngeri, membuat dunia seolah tutup mata akan hak anak-anak di Gaza yang seharusnya tidak hanya tertulis formal di atas kertas sebagai sebuah perjanjian tanpa esensi. Mengubur mimpi hingga melihat keluarga mati menjadi pemandangan yang biasa disana. Pada tahun 1989, United Nations Convention on the Rights of the Child (UNCR) membuat perjanjian internasional yang telah diratifikasi hampir seluruh negara di dunia, dengan menjamin berbagai hak fundamental anak diantaranya adalah: 1. Pasal 6 tentang Hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan anak 2. Pasal 37 tentang Hak atas perlindungan dari kekerasan, penyiksaan dan perlakuan kejam lainnya. 3. Pasal 28 tentang Hak atas pendidikan yang layak. 4. Pasal 24 tentang Hak untuk mengakses layanan kesehatan. Tidak Ada Lagi Tempat Aman untuk Anak-anak Gaza Sejak dimulainya perang genosida di Gaza yang terhitung hampir 2 tahun lalu, sedikitnya 18.885 anak-anak warga Palestina telah merenggang nyawa, dengan rincian rata-rata sekitar lebih dari 540 anak terbunuh setiap bulannya. Jumlah korban yang sangat banyak ini juga tidak hanya akibat dari serangan tentara Israel, namun juga akibat kelaparan yang disebabkan oleh blokade Israel terhadap bantuan dan pasukan medis yang sangat dibutuhkan di Gaza. Kondisi di Gaza yang tak kunjung membaik, membuat pekerja medis di Gaza menggunakan istilah khusus untuk merujuk kategori korban perang secara spesifik, salah satu diantaranya adalah WCNSF (Wounded Child, No Surviving) artinya kategori anak yang terluka dan tidak memiliki anggota keluarga selamat. Istilah ini digunakan sebagai gambaran betapa kejam kehidupan yang dialami oleh banyak anak di Gaza. Bagaimana tidak? Dalam sekejap hidup mereka berubah, kehilangan orang tua, saudara kandung, kakek nenek yang terbunuh dalam perang. Bahkan untuk bertahan hidup rasanya menjadi sangat sulit sejak saat itu, karena mereka sadari bahwa segalanya tidak akan sama lagi. Ahmed, Mengubur Mimpi Akibat Kehilangan Kaki Ahmed berusia tiga tahun, merupakan salah satu anak yang masuk dalam kategori WCNSF, dengan kriteria anak terluka dan tidak memiliki anggota keluarga yang selamat. Ahmed pertama kali tiba di Rumah Sakit Indonesia di Kawasan Utara Gaza dalam kondisi terluka.  Tangisan pilu Ahmed menggambarkan pedih hatinya atas kehilangan ayah, ibu dan kakak laki-laki yang tewas akibat serangan Israel di Beit Hanoun pada pertengahan November lalu. Ahmed hanya mengalami luka ringan, meskipun serangan udara Israel membuat Ahmed terlempar ke udara sekitar 20 meter dari rumahnya. Diketahui setelah kejadian, Ahmed ternyata memiliki saudara laki-laki yang berusia 2 tahun, bernama Omar. Ahmed dan Omar kini telah bersatu kembali dalam tangis pilu yang tidak tahu kemana akan berlabuh. Keduanya menjadi yatim piatu sekaligus tunawisma yang tidak lagi memiliki tempat berlindung akibat dari serangan Israel yang berlangsung terus menerus. Beruntungnya, Ahmed dan Omar memiliki seorang paman bernama Ibrahim Abu Amsha yang memutuskan untuk menjaga dan merawat mereka bersama keluarganya. Tempat demi tempat mereka datangi untuk mengungsi, namun serangan israel yang terus membabi buta membuat Ahmed Kembali terluka akibat terkena pecahan kaca dari sebuah ledakan. Serangan kedua itu membuat Ahmed kehilangan kakinya, bahkan salah seorang keluarga yang juga bersama Ahmed pada saat itu dinyatakan tewas. Ibrahim sangat berkeinginan untuk mengirim Ahmed berobat ke luar Gaza, karena ada banyak mimpi yang ingin dilakukan oleh Ahmed. “Dia bermimpi bisa melakukan banyak hal, bahkan saat kami pergi bersama untuk menonton pertandingan sepak bola, Ahmed berkata ingin menjadi pemain sepak bola terkenal,” ujar Ibrahim. Kisah Amal dan Puisi Pilu nya Pada suatu malam, saat Amal sedang asyik menggambar di ruang tamu, tiba-tiba suara jet melintas rendah, lalu tidak lama berselang semua gelap. Amal terbangun di rumah sakit dan seluruh keluarganya tewas. Ibunya hancur tertimpa reruntuhan. Kini, Amal tinggal di Kamp Pengungsian Rafah bersama dengan seorang tetangga yang selamat. Disana, Amal menuliskan sebuah puisi “Langit sekarang bukan tempat Bintang, tapi tempat bahaya datang. Aku cuma mau jadi anak kecil, tapi semua orang menyuruhku kuat, aku capek.” Baca juga : Kuburan Anak-anak: Gaza dalam Surat Emine Erdoğan kepada Melania Trump Cita-cita Anak-anak Gaza hanya satu: Hidup Sampai Besok Peperangan di Gaza membuat sejumlah pihak menunjukkan kepedulian salah satunya kepada anak-anak di Gaza. Pusat Pelatihan Komunitas untuk Manajemen Krisis (CTCCM) dengan dukungan dari Aliansi Anak Perang, menggambarkan kondisi kesehatan mental anak-anak di Gaza. Anak-anak mengalami trauma akibat peperangan ini, bahkan temuan dalam studi yang dilakukan menyatakan bahwa 96% anak-anak di Gaza merasa bahwa kematian sudah dekat dan hampir setengahnya yakin mereka akan meninggal akibat perang. Tidak hanya itu, gejala-gejala psikologis juga mulai terlihat seperti, ketakutan, penarikan diri dan kecemasan parah disertai dengan perasaan putus asa yang mendalam. Bahkan ketika seorang anak dari Palestina ditanyakan “Apa cita-citamu nanti? Anak itu hanya menjawab pelan, “Hidup sampai besok”. (***) Sumber berita: marinews.mahkamahagung.go.id adararelief.com bbc.com Penulis : Gita Rianti D Pratiwi Editor : Toto Budiman, Iffah Faridatul Hasanah

Read More

Aplikasi Ruangguru, Solusi Edukasi yang Dikemas dalam Platform Digital

Bekasi – 1miliarsantri.net : Perkembangan teknologi yang meningkat pesat, menciptakan berbagai peluang yang memungkinkan banyak kalangan mengakses informasi dengan mudah. Salah satu peluang tersebut adalah berupa perkembangan teknologi aplikasi ruangguru, dalam media pembelajaran di dunia pendidikan. Teknologi informasi yang menyentuh dunia pendidikan telah membuka berbagai peluang bagi perusahaan di Indonesia, salah satunya Ruangguru. Ruangguru merupakan perusahaan pengembangan teknologi digital yang telah memberikan peluang kepada lebih dari 150.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran. Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang memiliki potensi untuk berkembang dalam dunia pendidikan, salah satunya adalah  guru. Oleh sebab itu, ada banyak peluang yang dapat dikembangkan untuk memajukan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan, salah satunya menjadi mitra kerja perusahaan pembelajaran digital dengan bekal kemampuan mengajar yang baik. Ruangguru memberikan wadah bagi para guru yang mampu memberikan inovasi dalam pembelajaran interaktif secara online melalui video materi pembelajaran, pembahasan dan latihan dari berbagai mata pelajaran tiap-tiap tingkatan kelas. Tidak hanya itu, media Ruangguru juga memberikan kemudahan bagi guru dalam pengaplikasiannya. Kemudahan yang didapatkan tersebut antara lain, guru dapat memberikan tugas dan ujian kepada siswa dalam waktu dan tempat yang fleksibel serta dapat dilakukan secara online maupun offline. Guru juga dapat melakukan monitor terhadap hasil tugas yang dikerjakan oleh siswa secara langsung dan mudah, serta dapat mengevaluasi kemampuan siswa untuk setiap mata pelajaran secara otomatis. Tujuan Aplikasi Ruangguru Diciptakan Ruangguru menjadi perusahaan penyedia ’layanan pendidikan berbasis teknologi learning management system yang memberikan banyak kemungkinan bagi berbagai pihak yang berkaitan di bidang pendidikan seperti guru, siswa, pemerintah pusat dan daerah serta orang tua siswa untuk berinteraksi di dalam suatu platform digital yang dirancang secara komprehensif sehingga memungkinkan untuk digunakan lebih dari 2.000.000 siswa dan guru. Aplikasi Ruangguru tentu dibuat tidak tanpa tujuan, bahkan Ruangguru bertekad untuk menjadi mitra bagi pemerintah daerah guna memberikan pendidikan berkualitas melalui Sistem Manajemen Belajar (LMS). Pembuatan Aplikasi Ruangguru memiliki beberapa tujuan diantaranya adalah: Produk-produk yang Ditawarkan di Ruangguru Ruangguru menjadi trend bimbingan belajar online dan offline terbesar, terlengkap dan telah terbukti di Indonesia. Ruangguru memberikan kemudahan dalam berbagai produk yang ditawarkan diantaranya sebagai berikut: Bagaimana, sangat efisien bukan? Kita bisa menjadikan Ruangguru sebagai salah satu platform belajar yang memadai dan menunjang pembelajaran. Semoga bermanfaat! Sumber artikel : Raudatussaadah., dkk. (2023).Pemanfaatan Media Ruang Guru Sebagai Salah Satu Platform Pendidikan Luar Sekolah. Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS). 1(1), 190-195 Situs www.ruangguru.com Sumber foto: https://wiki.ambisius.com/aplikasi/ruangguru/sejarah-singkat Sumber foto: https://retizen.republika.co.id/posts/219235/proses-lahirnya-inovasi-kreatif-teknologi-digital-aplikasi-ruangguru-dan-pengaruhnya-dalam-implement Sumber foto: https://www.ruangguru.com/blog/layanan-customer-service-ruangguru Penulis: Gita Rianti D Pratiwi Editor : Toto Budiman, Iffah Faridatul Hasanah

Read More