PSHT Gelar Deklarasai Pemilu Damai dan Bersikap Netral

Madiun — 1miliarsantri.net : Kelompok Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menggelar acara “Deklarasi Pemilu Damai” di Stadion Wilis, Madiun, Minggu (26/11/2023). Deklarasi ini selain dihadiri ketiga pasangan Capres – Cawapres, juga dihadiri Ketua DPD RI yang sekaligus Ketua Dewan Pembina PSHT, LaNyalla Mattalitti. LaNyalla menegaskan, PSHT harus ikut memastikan agenda demokrasi di Indonesia yakni pemilihan umum dapat berlangsung dengan “Damai, Luber (Langsung, Umum, Bersih) dan Sukses”. Dia mengatakan sudah menjadi kewajiban semua warga negara untuk memastikan pelaksanaan proses demokrasi tersebut berjalan dengan baik dengan indikator sukses pemilu; yaitu adanya kebebasan warga negara untuk menentukan pilihannya, dan adanya ruang bagi peserta pemilu untuk berkompetisi dengan adil dan tanpa kecurangan. “Tentu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak akan mampu bekerja sendiri untuk memastikan pemilu berkualitas. Apalagi dengan sebaran jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 820 ribu lebih di seluruh Indonesia,” terang LaNyalla. Untuk itu diperlukan keterlibatan aktif elemen-elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut mengawal dan terlibat aktif memastikan Pemilu dapat berlangsung dengan indikator sukses yang terukur. Tentu dengan berkoordinasi dengan Bawaslu di masing-masing wilayah sesuai tingkatan. LaNyalla berpesan agar warga PSHT tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik dalam Pemilu. Karenanya warga PSHT sebaiknya tidak kemana-mana, tetapi ada di mana-mana. “Artinya tidak terlibat dukung mendukung secara frontal, tetapi tetap aktif menggunakan hak pilihnya,” ungkanya. Hal ini, ujar LaNyalla, karena polarisasi akibat Pemilihan Presiden Secara Langsung (Pilpressung) yang bergulir sejak era reformasi masih terjadi. Karena Pilpressung memang tidak cocok untuk bangsa Indonesia yang super majemuk dan negara kepulauan yang terpisah-pisah. Pilpressung juga tidak cocok diterapkan di negara yang karakter bangsanya guyub dan komunal. Sejak Era Reformasi yang ditandai dengan Perubahan Undang-Undang Dasar 1945, bangsa Indonesia seolah berubah menjadi bangsa lain. Bangsa yang tercerabut dari akar budaya dan jati dirinya, menjadi bangsa yang semakin individual dan liberal serta materialistis pragmatis. “Padahal kita sebenarnya sudah punya sistem asli. Yaitu Pemilu yang dilaksanakan untuk memilih wakil rakyat. Yang nanti duduk di DPR RI. Sedangkan utusan-utusan lain, yaitu utusan golongan-golongan dan utusan daerah, yang duduk di MPR RI, tidak dipilih melalui Pemilu tetapi harus diutus dari bawah. Mereka semua inilah, anggota DPR, anggota utusan golongan dan anggota utusan daerah yang menjadi penjelmaan rakyat yang utuh dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampe Rote,” imbuh LaNyalla. LaNyalla menambahkan, mereka inilah yang akan bermusyawarah di MPR RI, untuk merumuskan Haluan Negara, dan memilih Presiden untuk menjalankan Haluan Negara tersebut. Sehingga Presiden adalah Mandataris dari Penjelmaan Rakyat tersebut. Artinya Presiden adalah petugas rakyat. Tetapi karena praktik penyimpangan yang terjadi di era orde baru, sistem rumusan pendiri bangsa itu kita buang dan kita ganti dengan sistem barat yang individualis dan liberal. Padahal seharusnya, saat reformasi, yang kita benahi adalah penyimpangan yang terjadi di era orde baru. Bukan mengganti sistem bernegara dengan mengadopsi sistem liberal ala barat. Ketua Umum PSHT, Moerdjoko mengatakan Deklarasi Pemilu Damai yang diinisiasi PSHT merupakan wujud dari nafas organisasi yang mengedepankan nilai-nilai keberagaman dalam kesatuan. Dia mengungkapkan, sikap politik PSHT kenegaraan ialah harus menjunjung tinggi Pancasila, UUD 45, negara kesatuan dan Bhineka Tunggal Ika. Bahwa PSHT tidak berafiliasi tidak bergantung, tidak mengikat dengan partai politik manapun, tidak terikat, netral, dan harus menjaga tradisi dari PSHT. “PSHT memberikan kebebasan kepada warganya untuk berpolitik, mau memilih maupun dipilih. Mari aturan kita tepati dan jadikan pemilu damai,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

KH Cholil Nafis Dinobatkan Sebagai Anggota Kehormatan Hidayatullah

Balikpapan — 1miliarsantri.net : Keluarga besar Hidayatullah menobatkan KH Cholil Nafis sebagai anggota kehormatan Hidayatullah. Pengangkatan tersebut saat berlangsung acara silatnas keluarga besar Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/11/2023). Ada sekitar 20 ribu anggota yang hadir dari berbagai penjuru negeri. Karena memang dikenal da’i militan di berbagai pelosok negeri. “Dalam kesempatan ini, saya sebagai warga NU dan pengurus MUI juga disematkan sebagai anggota kehormatan Hidayatullah. Karena sejak lama saya banyak interaksi dengan keluarga besar Hidayatullah dan program-programnya,” terang Kiai Cholil.Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan peran dakwah di seluruh tempat dan kesempatan. Sebab era sekarang butuh sentuhan nilai-nilai agama dan kebangsaan. “Bisa kebayang kondisi bangsa ini yang tak sedang baik-baik saja, seperti penegak konstitusi disanksi karena melanggar etik penegakan konstitusi, komisi pemberantasan korupsi menjadi tersangka karena gratifikasi dan memeras hasil korupsi,” tambahnya.Karenanya untuk perbaikan bangsa maka selain dakwah terus menerus juga harus mencari pemimpin yg diyakini dapat memajukan bangsa denga adil dan sejahtera. Tak boleh memilih pemimpin karena kedekatan semata apalagi karena politik uang. Rasulullah SAW mengingatkan kita dengan sabdanya:. عن ابن عباس ، رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « من استعمل رجلا من عصابة وفي تلك العصابة من هو أرضى لله منه فقد خان الله وخان رسوله وخان المؤمنين » « هذا حديث صحيح الإسناد ولم يخرجاه Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memilih seseorang menjadi pemimpin untuk suatu kelompok, yang di kelompok itu ada orang yang lebih diridlo’i Allah dari pada orang tersebut, maka ia telah berkhianat kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman.”.Memilih pemimpin itu ada pertanggungan di hadapan Allah SWT. Memilih pemimpin itu harus berlandaskan agama yang sesuai tuntunan Islam meskipun tak boleh merendahkan yang lain. Oleh karenanya, pilihlah pemimpin sesuai hati nurani: siapa yg paling baik dan paling bisa mengantarkan Indonesia kpd kemakmuran, gemah ripah loh jinawi (baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur). (yuk) Baca juga :

Read More

Dijaman Rasulullah SAW, Wanita Boleh Sholat Jumat di Masjid

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Di zaman Rasulullah, para sahabiyah (sahabat wanita) ikut menjalankan sholat Jumat di masjid bersama Nabi Muhammad Shalallahu Alahi Wassalam dan para sahabat. Namun, mengapa di era sekarang perempuan diminta untuk Sholat Jumat di rumah, bukan di masjid? Seorang Muslim wajib melaksanakan Sholat Jumat di masjid secara berjamaah, sementara Muslimah atau perempuan, khususnya di Indonesia, tidak menunaikan Sholat Jumat dan menggantinya dengan sholat Dzuhur. Namun di beberapa negeri Muslim dan Timur Tengah seperti di Masjidil Haram Makkah dan masjid-masjid besar di Kairo Mesir, ada beberapa masjid menyediakan fasilitas ruangan khusus untuk perempuan yang ingin menunaikan sholat Jumat. Apakah Sholat Jumat untuk Muslimah tidak wajib hukumnya? Hasan al-Bashri menjelaskan, di zaman Ra sulullah, para sahabiyah dari golongan muhajirin mengikuti ritual sholat Jumat sebagaimana kaum lelaki. Mereka pun tidak perlu lagi melakukan sholat Zhuhur setelahnya. Tidak ada dalil yang melarang kaum wanita untuk ikut menunaikan sholat Jumat. Meski tidak dibebani kewajiban sholat Jumat, tetapi kaum perempuan diperbolehkan ikut. Hal ini berdalil dari hadis Rasulullah SAW, “Shalat Jumat itu fardhu (wajib) bagi setiap Muslim, kecuali empat golongan; orang sakit, hamba sahaya, orang musafir, dan wanita.” (HR Bukhari). Meski tidak ada larangan dan diperbolehkan mengikuti Sholat Jumat, tetapi sejumlah ulama di Arab Saudi dan Timur Tengah menyarankan kaum wanita untuk tidak ikut sholat berjamaah di masjid. Apalagi, ikut sholat Jumat yang fitnahnya tentu lebih besar dibanding sholat berjamaah biasa. Namun, hal ini hanya sebatas saran dan tidak masuk ke ranah hukum berlandaskan dari sabda Rasulullah, “Shalatnya salah seorang dari kalian (wanita) di makhda’ (kamar khusus yang dipergunakan untuk menyimpan barang berharga) lebih utama daripada sholatnya di kamarnya. Dan, sholat di kamarnya lebih utama daripada sholatnya di rumahnya. Dan, sholatnya di rumahnya lebih utama daripada sholat di masjid kaumnya. Dan, sholat di masjid kaumnya lebih utama daripada sholatnya bersamaku (di masjid).” (HR Ahmad, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban). Mufti Arab Saudi, Syekh Ibnu Al-Utsaimin dalam Majmu’ Fatawa pernah ditanya, manakah yang lebih afdhal perempuan sholat di rumah atau di Masjidil Haram yang punya fadilah 100 ribu kali lipat pahalanya dibandingkan sholat di masjid biasa. Meski begitu, Al-Utsaimin tetap mengatakan, sholat wanita di rumah tetap lebih afdhal dibanding shalat di Masjidil Haram sekalipun. Menurut Syekh Al-Utsaimin, zona khusus perempuan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebenarnya bagi wanita musafir yang tengah menjalankan haji atau umrah dan mereka boleh ikut sholat Jumat karena memang tidak ada dalil yang mengharamkannya. Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ Syahr al- Muhadzdzab (4/495) mengatakan, kaum wanita yang difasilitasi menunaikan sholat Jumat dan mereka ikut menunaikannya maka sholat mereka pun dipandang sah sebagaimana sholat kaum lelaki. Mereka tidak perlu pula mengulang sholat Zhuhur. Pendapat ini dipakai seluruh mazhab dan mayoritas para ulama. Lajnah Daimah (Komisi Fatwa) Arab Saudi juga pernah mengeluarkan fatwa senada. Ulama Mesir Syekh Musthafa al-Adawi juga menegaskan kebolehan sholat Jumat bagi kaum wanita. Ia mengatakan, jika ada wanita yang turut melaksanakan sholat Jumat bersama kaum laki-laki maka yang demikian sudah mencukupi (kewajiban sholat Zhuhurnya). Sehingga, tidak perlu lagi mereka melaksanakan sholat Zhuhur. Dibolehkan perempuan menunaikan sholat Jumat sangat membantu bagi mereka yang sedang menjadi musafir karena kelurga bermusafir di hari Jumat biasanya hanya dilakukan kaum laki-laki saja. Perempuan akan menunggu di mobil atau tempat istirahat dan setelah Sholat Jumat selesai digelar, barulah mereka menunaikan ibadah sholat Dzuhur. (mif) Baca juga :

Read More

Sebanyak 47 Tokoh Buddha dari 17 Negara Gelar Dialog Perdamaian Dunia

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Sebanyak 47 tokoh Buddha dari 17 negara yang tergabung dalam International Network of Engaged Buddhists (INEB) melakukan kunjungan ke Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (22/11/2023). Mereka mengakui pentingnya dialog dan pertemuan dengan pemimpin Muhammadiyah sebagai langkah strategis dalam mendorong moderasi beragama dan perdamaian dunia. Yuli Mumpuni Widarso, seorang penasehat Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menyatakan kunjungan ini merupakan refleksi dari pertemuan puncak tokoh Buddha dunia di Yogyakarta pada 2015, di mana Muhammadiyah juga terlibat sebagai mitra. Baginya, pertemuan lintas agama seperti ini perlu diperkuat, mengingat salah satu tantangan terbesar kita adalah melawan diskriminasi dan kekerasan bermotif agama. Delegasi INEB dalam kunjungannya mengunjungi Museum Muhammadiyah di Kompleks Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dilanjutkan dengan dialog bersama unsur PP Muhammadiyah di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta pada hari yang sama. Kunjungan ke Museum Muhammadiyah agar tokoh Buddha dapat memahami latar historis di balik perkembangan Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam terkemuka di dunia. Sementara itu, kunjungan ke Madrasah Muallimin merupakan bagian dari upaya delegasi INEB untuk lebih memahami lembaga pendidikan yang dianggap sebagai basis pengkaderan Muhammadiyah. Di Muallimin, INEB berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah dalam menggelar Interfaith Diapraxis dengan tema “Religious Moderation for a Just and Peaceful Civilization.” Diapraxis ini merupakan dialog untuk mencari solusi terhadap situasi sosial dan kemanusiaan, dan diawaki oleh Ambassador Yuli Mumpuni Widarso dan KV Soon Vidyananda sebagai perwakilan PP Muhammadiyah dan Komite Eksekutif INEB. Pertemuan juga dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif INEB Moo Somboon Chungprampree, Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah Yayah Khisbiyah, Direktur Jenderal Bimbingan Buddha Kementerian Agama Supriyadi, serta Direktur Muallimin Aly Aulia selaku tuan rumah. Selain dialog, kegiatan di Muallimin dimeriahkan dengan pertunjukan seni oleh santri, menjadi bagian dari pengenalan budaya kepada delegasi yang berasal dari berbagai negara. Kunjungan para tokoh Buddha dari International Network of Engaged Buddhists (INEB) ke Muhammadiyah ini tidak hanya memperkuat kerjasama lintas agama, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun pemahaman dan toleransi antarumat beragama. Di tengah tantangan global terkait diskriminasi dan kekerasan berbasis agama, pertemuan ini memberikan harapan akan terciptanya masyarakat yang lebih damai dan adil. (yus) Baca juga :

Read More

Israel Ancam Akan Menyerang Siapa pun Warga Gaza Yang Kembali ke Utara.

Gaza — 1miliarsantri.net : Ribuan penduduk Palestina di Jalur Gaza yang sebelumnya mengungsi ke wilayah selatan, memutuskan pulang ke rumah mereka di wilayah utara saat gencatan senjata antara Hamas dan Israel dimulai pada Jumat (24/11/2023). Daerah utara merupakan medan pertempuran utama Israel dengan Hamas. Pasukan Israel telah mengancam akan menyerang siapa pun warga Gaza yang kembali ke utara selama gencatan senjata berlangsung. Hal itu pun benar-benar dilakukan ketika warga Gaza berusaha kembali ke kampung halamannya. Dalam sebuah video Aljazirah, tampak ribuan warga Gaza berlarian menghindari tembakan peringatan yang dilakukan oleh tentara Israel. Tentara Israel menembak untuk memblokir warga yang mengungsi dari selatan kembali ke rumahnya di utara Gaza. Sedikitnya tujuh orang terluka akibat tembakan tersebut. Video shows forcibly displaced Palestinians fleeing as Israeli forces opened fire to stop them returning to northern Gaza during the temporary truce. Menurut PBB, sekitar 1,7 juta dari 2,4 juta penduduk Gaza telah mengungsi selama hampir 50 hari agresi Israel ke wilayah tersebut. Israel telah menyatakan bahwa gencatan senjata selama empat hari dengan Hamas hanya bersifat sementara. Hal itu mengisyaratkan bahwa Israel akan melanjutkan perangnya di Gaza. Selama masa gencatan senjata, Hamas akan membebaskan 50 warga Israel yang mereka sandera sejak 7 Oktober 2023. Sebagai balasannya, Israel juga akan membebaskan 39 warga Palestina yang mendekam di penjara-penjara Israel. Sejak melancarkan agresinya pada 7 Oktober 2023, serangan Israel telah membunuh lebih dari 14.500 warga Gaza. Mereka termasuk 6.000 anak-anak dan 4.000 perempuan. Sementara korban luka telah melampaui 39 ribu orang. (zul/AF) Baca juga :

Read More

KH Mutawakkil : Menempati Kantor Baru Diharapkan Peran MUI Jadi Barometer Keagamaan di Indonesia

Surabaya — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menggelar tasyakuran sekaligus peresmian kantor baru yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawasa beserta jajaran Muspida Propinsi Jawa Timur, Selasa (21/11/2023) lalu. Gedung yang menjadi simbol keagamaan itu berlokasi di Jalan Wisma Pagesangan Surabaya. Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah memberikan pelajaran kepada semuanya bahwa niat yang baik jika dilanjutkan dengan kebijakan yang baik akan menjadi kemuliaan. Apalagi jika dilakukan oleh pemimpin umat dan pemerintah. “Saat ini kita akan menjadi saksi Ibu Gubernur serius memikirkan perjuangan ulama khususnya di Jawa Timur dan ini merupakan tindakan yang amat mulia serta strategis. Karena kita tau mayoritas di Jawa Timur dan Indonesia adalah umat Islam maka kualitas bangsa ini tergantung bagaimana kualitas umat Islam,” terang Kiai Mutawakkil. Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo ini menyampaikan pandangannya bahwa pada saat pimpinan memiliki komitmen keumatan maka penciptaan masyarakat publik akan cepat terlaksana. Dan jika pemimpin memperhatikan perjuangan ulama maka kemaslahatan publik akan ringan terlaksana. “Kami merasakan dua komitmen ini di Jawa Timur. Malam ini dengan kebijakan Gubernur kita menyaksikan peresmian kantor MUI yang menjadi catatan sejarah sepanjang perjalanan Pemprov Jawa Timur,” imbuhnya. Kiai Mutawakkil berpesan agar ulama dan umara terus menanamkan nilai-nilai agama kepada semua lapisan masyarakat sebagai tuntunan kehidupan di tengah transformasi sosial atau perubahan multisektor akibat globalisasi dan kemajuan iptek. “Jangan sampai kita dan generasi muda menjauh dari nilai agama apalagi tidak mengenal agama akibat globalisasi kemajuan iptek, media sosial dan pergaulan,” sambungnya. Ia juga mengingatkan bahwa MUI adalah sarana dan medan dakwah. Maka agar dakwah ini sukses harus merangkul bukan memukul apalagi mencangkul, harus mendidik bukan menghardik apalagi membidik, harus membina bukan mencerca. “Itulah akhlak dakwah ulama-ulama nusantara. Dan kita di MUI harus mendahulukan akhlaq para ulama. Berilah pemerintah masukan bukan cercaan dan kemarahan, berilah aparat keamanan arahan bukan cacian, berilah umat nasehat bukan kontroversi tanpa manfaat,” tukasnya. Kiai Mutawakkil pun menutup sambutannya dengan pantun sebagai berikut:Gadis asia timur memakai jarikDisapa santri tersenyum simpulEkonomi Jawa Timur memang punya daya tarikBerbasis industri yang smart dan unggul Kalau ingin melihat ikan di dalam kolamHeningkan dulu airnya sebening kacaKalau ada pertanyaan siapa gubernur paling brilianIbu Khofifah Indar Parawansa terbaik se Indonesia. (har) Baca juga :

Read More

Kemenag Menurunkan Usulan BPIH 2024 Menjadi Rp 94,3 juta

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) menurunkan usulan rata-rata Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) per jamaah pada 2024 menjadi Rp 94,3 juta. Sebelumnya, rata-rata BPIH yang diusulkan Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas adalah Rp 105.095.032,34. Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan usulan rata-rata Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) per jamaah pada tahun depan sebesar Rp105.095.032,34. Anggaran tersebut nantinya akan dibagi dalam dua komponen, yaitu komponen yang dibebankan langsung kepada Jemaah Haji (Bipih/Biaya Perjalanan Ibadah Haji) dan komponen yang dibebankan kepada dana nilai manfaat (optimalisasi). “Untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi, pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jamaah Rp105.095.032,” terang Yaqut dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin (13/11/2023) lalu. Dirjen Haji dan Kementerian Agama (Kemenag), Prof Hilman Latief mengatakan, pihaknya menurunkan biaya haji 2024 tersebut setelah melakukan kajian. “Kami punya semangat yang sama bahwa kita ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil kajian yang telah kami lakukan, biaya sudah kami rumuskan berkisar 94,3 juta,” ujar Prof Hilman saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2023). Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan rasionalisasi sejumlah komponen biaya haji di dalam dan luar negeri. Formulasi BPIH ini meliputi komponen biaya penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, Armuzna, embarkasi/debarkasi, keimigrasian, dokumen perjalanan, hingga biaya hidup. Prof Hilman mengatakan Kemenag telah mendapat rincian valid biaya penerbangan haji secara pulang pergi yakni sebesar Rp 33,4 juta per orang. “Kami sudah mendapat info yang kuat soal biaya penerbangan PP sekitar 33,4 juta. Living cost tidak ada perubahan, visa tetap 300,” ucap Prof Hilman. Penurunan BPIH 2024 ini juga sudah disampaikan Prof Hilman dalam rapat kerja bersama Panitia Kerja (Panja) BPIH Komisi VIII DPR pada Rabu (22/11/2023) kemarin. Angka usulan terbaru ini masih lebih besar dari penetapan resmi BPIH 2023 sebesar Rp90 juta per orang. Namun untuk formulasi Bipih dan nilai manfaat untuk penyelenggaraan 1445H/2024M belum diputuskan. Penetapan biaya haji masih akan terus dibahas dalam rapat Panja BPIH bersama Komisi VIII DPR RI, termasuk di dalamnya formulasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) dan Nilai Manfaat hasil kelola Badan Pengelola Keuanhan Haji (BPKH). (wink) Baca juga :

Read More

Kisah Zainab binti Jahsy Dinikahkan Langsung Oleh Allah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Nama aslinya adalah Barrah. Namun kemudian diganti namanya menjadi Zainab oleh Rasulullah SAW. Shahabiyah (sahabat perempuan) satu ini dilahirkan di kota Makkah, 33 tahun sebelum Nabi SAW menerima wahyu. Seperti dikutip dari buku The Wonderful Ummahatul Mukminim oleh Erlan Iskandar, Zainab binti Jahsy masuk Islam karena diajak oleh saudara kandungnya sendiri, yaitu Abdullah bin Jahsy, yang merupakan salah seorang seorang sahabat yang syahid pada perang Uhud. Ibunya Zainab binti Jahsy bernama Umaimah binti Abdul Muththalib adalah bibinya Nabi. Itu artinya Zainab binti Jahsy juga merupakan saudara sepupu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memiliki anak angkat yang bernama Zaid bin Haritsah. Karena telah cukup usia, Nabi mencarikan seorang yang pantas dinikahi oleh anak angkatnya ini. Beliau temui Zainab binti Jahsy, kemudian menawarkan pilihan supaya Zainab mau menikah dengan Zaid bin Haritsah. Zainab lantas menolak tawaran Nabi SAW. Zainab pun berkata, “Aku tidak tertarik menikah dengannya.” Rasulullah SAW kemudian secara tegas menyuruh Zainab untuk tetap mau menikah dengan Zaid bin Haritsah, “Hendaknya engkau menikah dengannya.” Mendengar ucapan Rasulullah tersebut, Zainab lantas bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah Anda benar-benar yang memerintahkanku?” Saat Nabi SAW dan Zainab tengah berbincang, Allah Ta’ala menurunkan firman-Nya: وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ ۗوَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًاۗ “Dan tidaklah patut bagi laki laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS Al Ahzab ayat 36). Zainab pun kemudian berkata, “Apakah Anda meridhai Zaid sebagai orang yang akan menikahiku, wahai Rasulullah?” Sejurus kemudian, Zainab berujar, “Jika demikian, aku tak akan bermaksiat (dengan tidak patuh pada perintahmu), wahai Rasulullah. Engkau telah menikahkan diriku denganya.” Akhirnya, Zainab binti Jahsy pun menikah dengan Zaid bin Haritsah. Meskipun rumah tangga mereka berdua tidak berlangsung lama, akan tetapi kita bisa melihat bagaimana Zainab begitu patuh menaati apa yang diperintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rumah tangga Zainab dan Zaid ternyata tak berlangsung lama. Diawali dengan sedikit perselisihan, lantas Zaid pun mengadukan hal ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi, Nabi menahan Zaid dan memerintahkan Zaid untuk tetap menjaga rumah tangganya, “Bertakwalah kepada Allah dalam ucapanmu. Tetaplah bersama dengan istrimu.” Namun Allah Maha berkehendak. Zaid pun bercerai dengan Zainab. Kemudian Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menikahi Zainab, dengan tujuan mematahkan anggapan tidak bolehnya menikahi mantan istri anak angkat yang mana keyakinan ini telah menjadi tradisi jahiliyah. Allah SWT Ta’ala berfirman: فَلَمَّا قَضٰى زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنٰكَهَا “Tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia.” (QS Al Ahzab ayat 37) Zainab adalah satu satunya istri Nabi SAW, yang dinikahi Nabi SAW karena Allah SWT langsung yang menyuruh. Bahkan di hari pernikahannya tersebut, Allah SWT uga menurunkan ayat tentang hijab. Hari pernikahan yang penuh berkah. Zainab dengan penuh rasa syukur dan bangga berkata kepada para istri Nabi yang lainnya, “Kalian dinikahkan oleh bapak-bapak kalian. Sedangkan aku langsung dinikahkan oleh Allah dari atas langit ketujuh.” (HR Bukhari). (yat) Baca juga :

Read More

Istilah dan Gambaran Santri Pesantren

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Santri adalah seseorang yang menuntut Ilmu dan memperdalam agama Islam di pesantren, mereka juga menetap di pesantren hingga lulus atau menuntaskan pendidikan nya. Ciri seorang santri identik dengan hidup sederhana dan menerima apa adanya (qonaah) seperti makan, berpakaian, tempat tidur. Dengan pola sederhana Ini seorang santri diajarkan untuk tidak berlebih-lebihan dalam kenikmatan dunia. Seorang santri biasanya diajarkan untuk saling berbagi, bertoleransi, empati, berakhlak, dan Budi pekerti. Tidak hanya itu saja, seorang santri juga diajarkan untuk belajar bersabar, terutama dalam bentuk mengantri, contoh nya seperti: antri mengambil makan, antri mandi, antri mengaji dan masih banyak lagi, dengan diajarkan nya mengantri kita dapat memahami bahwa semua hal itu harus di awali dengan proses dan kesabaran bukan secara instan. Sedangkan istilah santri itu sendiri terdapat dua macam pembagian kategori : Bedasarkan pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa santri kalong itu hanya mengikuti pelajaran dan tidak menetap sedangkan santri mukim itu mengikuti pelajaran dan menetap. Mereka pulang ke rumah setahun dua kali atau setahun sekali bahkan ada beberapa pesantren yang menerapkan peraturan untuk pulang tiga tahun sekali. Seorang santri yang menetap di pesantren tidak hanya mempelajari atau memperdalam ilmu agama saja, namun juga di didik untuk menaati dan menerapkan semua peraturan yang di buat oleh pesantren, biasanya peraturan yang di buat dari pesantren itu dimulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Setiap orang yang menuntut ilmu itu pasti ada cobaan terkadang ada rasa malas bahkan terlintas dalam pikiran untuk menyerah, terlebih seseorang yang memutus kan untuk menghafal Al-Qur’an atau seseorang yang terpaksa menghafalkan Al-Qur’an karena orang tuanya. Menghafal Al-Qur’an itu butuh perjuangan dan pengorbanan merelakan tidak tidur siang dan menunda tidur malam untuk menghafalkan Al-Qur’an. Dalam situasi ini lah seorang santri butuh semangat dan kekuatan yang tinggi untuk menghadapi itu semua dan menguatkan niat dalam hati untuk selalu bersabar dalam menghafal Al-Qur’an. Keadaan ini lah seorang santri selalu mengingat (nyengkal moto jiret weteng) artinya : perbanyak lah tirakat tahan lah lapar( puasa) atau bisa di simpulkan bahwa menuju kesuksesan yang sesungguhnya itu harus di landasi ketekunan dan kesabaran dalam menuntut ilmu. Menghafal kan Al Qur’an dan mempertahankan hafalan agar tidak hilang dari pikiran dan hidup kita menjadi lebih tenang, nyaman, dan tertata dalam menghadapi suatu hal. Ada pun hadist yang menjelaskan bahwa ” barang siapa membaca Al Qur’an kemudian mempelajarinya dan mengamalkannya. “Maka ia akan diberikan mahkota oleh Allah disurga kelak. Sinarnya lebih terang dari pancaran oleh seluruh makhluk hidup yang ada di sana”. Hadist di atas membuat kita semakin membangun semangat, tekat, dan niat untuk berjuang demi mendapatkan mahkota untuk orang tua kita nanti di surga. Dengan kata lain, kita bisa mengungkapkan rasa terimakasih atas pengorbanan, jasa kedua orang tua dalam mendidik dan membiayai kita dalam menuntut ilmu di pesantren. Jika seseorang yang khotmil Al Qur’an (selesai dalam menghafal Alquran) maka akan di turunkan nya Rahmat dari Allah SWT untuk para penghafal Al-Qur’an, sebagaimana dari ( H.R at- Thabrani dan Ibnu Abi Syaibah dari Mujahid) yang artinya: ” Apabila di khatamkan Al Qur’an, maka turunlah Rahmat Allah”. Khatam Al Qur’an bukan berarti menghafal kan semua isi Al Qur’an di luar kepala tapi juga dapat diartikan bahwa Khatam Al Qur’an itu seseorang yang membaca semua isi Alquran. Dari deskripsi di atas dapat di simpulkan bahwa Gaya hidup santri itu di perlukan niat yang kuat serta semangat yang tinggi, karena seorang santri itu harus bisa qonaah ( menerima apa adanya) dan tirakat dalam menuntut ilmu atau menghafal kan Al Qur’an. Merelakan jauh dari keluarga terutama orang tua yang selalu menguatkan kita disaat kesulitan melanda. Menuju kesuksesan itu butuh pengorbanan, niat serta mental yang kuat, dengan tekat yang kuat menjadi kunci kesuksesan dalam meraih cita-cita. (mif) Baca juga :

Read More

Ini Penyebab Benjamin Netanyahu Menunda Gencatan Senjata

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Israel dan Hamas telah menyepakati adanya gencatan senjata selama empat hari. Kabinet Israel mendukung kesepakatan tersebut setelah pembicaraan yang dimediasi Qatar berlanjut hingga Rabu (22/11/2023) dini hari lalu. Media Israel melaporkan terjadi perdebatan sengit antarmenteri di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Pada akhirnya, hanya tiga dari 38 anggota kabinet yang memberikan suara menentang gencatan senjata, yaitu Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan dua anggota partai politik sayap kanan lainnya. Gencatan senjata ini sudah beberapa kali dibahas tetapi selalu ditolak Israel. Hamas menuding Israel sengaja terus menerus menunda pembahasan gencatan senjata tersebut. Lalu apa yang membuat Netanyahu berubah pikiran? Netanyahu diduga mendapatkan tekanan dari keluarga sandera. Terlebih lagi beberapa laporan yang dikonfirmasi Hamas menyebutkan bahwa sandera tewas bukan karena perlakuan para pejuang Palestina melainkan pengeboman Israel yang tak berhenti. Hamas bahkan sempat merilis video yang menunjukkan dua sandera dibawa ke RS Al Shifa untuk mendapatkan perawatan. Namun, mereka tewas saat pengeboman terjadi. “Keputusan yang sulit, tapi merupakan keputusan yang tepat,” ujar PM Israel, Benjamin Netanyahu kepada para menterinya, dikutip laman Al Arabiya. Media Israel membeberkan rincian perjanjian gencatan senjata. Menurut laporan stasiun televisi Channel 12, kesepakatan tersebut diperkirakan mulai berlaku Kamis atau Jumat pekan ini. Berdasarkan perjanjian yang ditengahi Qatar itu, 50 warga Israel yang ditahan Hamas akan dibebaskan dengan imbalan pembebasan 150 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel. Kesepakatan itu juga meliputi jeda pertempuran selama empat hari dan masuknya 300 truk berisi bantuan kemanusiaan, termasuk bahan bakar, ke Jalur Gaza. Perjanjian tersebut juga memungkinkan gencatan senjata diperpanjang dan kemungkinan pembebasan anak dan perempuan yang ditahan oleh kedua belah pihak yang lebih banyak. Saluran TV tersebut melaporkan bahwa warga Israel yang akan dibebaskan meliputi 30 anak-anak, 8 ibu, dan 12 perempuan lainnya. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan tiga tahanan Palestina dengan imbalan setiap orang Israel yang dibebaskan. Sementara itu, menurut laporan Channel 13, antara 12 dan 13, sandera Israel akan dibebaskan setiap hari selama empat hari gencatan senjata. Sebanyak 20 sandera Israel lainnya bisa dibebaskan jika gencatan senjata diperpanjang selama dua hari, kata lembaga penyiaran itu. Israel memperkirakan 30 sandera lainnya dibebaskan dari tawanan Hamas. “Tentara Israel akan terus mengendalikan bagian utara Jalur Gaza. Bahan bakar hanya akan diizinkan masuk Gaza selama periode gencatan senjata,” lapor Channel 13. Channel 12 juga melaporkan bahwa 10 sandera Israel akan dibebaskan pada tahap pertama, yang akan diikuti dengan pembebasan kelompok tahanan Palestina yang pertama. “Ini adalah kesepakatan terbaik yang bisa Anda dapatkan saat ini,” demikian laporan saluran televisi tersebut, mengutip seorang pejabat keamanan Israel yang tidak disebutkan namanya. Semua sandera yang akan dibebaskan oleh Hamas adalah yang berkewarganegaraan Israel, kata sumber politik Israel kepada lembaga penyiaran publik KAN. “Jika Hamas melepaskan warga negara asing, itu di luar kesepakatan. Selama periode gencatan senjata, serangan udara akan dihentikan selama enam jam sehari,” tutup sumber tersebut. (zul/AZ) Baca juga :

Read More