Kisruh Umrah Backpacker: Diizinkan MUI, Dilarang Kemenag

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini mengizinkan umrah mandiri menggunakan visa turis, termasuk bagi jamaah Indonesia. Bagi jamaah yang ingin melakukan umrah mandiri dengan mengajukan visa turis melalui aplikasi Nusuk. Umrah mandiri atau backpacker tengah menjadi perbincangan masyarakat belakangan ini. Sebab, biaya yang dikeluarkan untuk umrah mandiri jauh lebih hemat ditambah keleluasaan waktu selama di Tanah Suci. Pengajuan visanya pun saat ini makin mudah dengan Nusuk. Lewat aplikasi yang dirilis pemerintah Arab Saudi ini, jamaah dapat memesan waktu untuk raudhah juga berbagai informasi lain terkait umrah, haji, wisata, penginap, hingga kuliner di Madinah dan Mekkah. Sayangnya, Kementerian Agama (Kemenag) malah melarang umrah backpacker tersebut. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas beralasan larangan tersebut untuk melindungi umat Muslim yang ingin beribadah umrah, padahal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan ijin Umrah Backpacker. “Perjalanan umrah berbeda dengan perjalanan wisata lainnya, karena melibatkan aturan-aturan peribadatan yang harus dipatuhi. Ini kalau kita ke luar negeri kita bisa sendiri. Kemana? Ke Eropa, Jepang, Amerika, kemanapun kita bisa lakukan sendiri, karena tidak ada aturan-aturan dalam melakukan perjalanan itu, tapi umroh berbeda. Ada aturan peribadatan yang harus dipenuhi,” terang Yaqut. Menurut Yaqut, tidak semua umat memahami aturan-aturan tersebut, sehingga diperlukan bimbingan dan bantuan dalam melaksanakan ibadah umroh. Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis ikut memberi tanggapan soal larangan umrah mandiri. Mengutip laman Himpuh, Kiai Cholil menilai umrah backpacker layak dicoba. Menurut Kiai Cholil, kebijakan Arab Saudi yang membuka kesempatan bagi semua orang untuk mengurus secara mandiri keberangkatan umrahnya ke tanah suci. “Saya pikir ke depan memang kita makin mudah untuk akses keliling di dunia, apalagi cuma umrah gitu kan, lebih dekat dari kita, orang bisa berangkat sendiri, melaksanakan–apalagi ibadahnya ibadah sunnah,” katanya selepas acara Halaqah Dakwah di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024) lalu. Menanggapi pro kontra umrah backpaker, pengamat Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia Hadza Min Fadhli Robby mengatakan pemerintah perlu mengedukasi dan membuat peraturan agar tidak disalahgunakan. “Perlu adanya edukasi terutama dari Kemenag dan Dirjen Haji dan Umrah untuk menekankan sisi kesiapan jamaah saat mengikuti umrah backpacker. Karena ketika umrah bacpacker itu dijalankan maka jamaah itu betul-betul bertanggung jawab atas dirinya masing-masing, mulai itu dari hotel, tiket, jadwal yang harus disiapkan secara rinci,” kata Hadza. Terkait itu, Kiai Cholil mengimbau bagi jamaah umrah mandiri untuk memastikan persiapan, khususnya tempat tinggal, dan menjaga nama baik Indonesia. “Saya berharap meminta kepada masyarakat yang ingin umrah backpacker berangkat sendiri silahkan dicoba. Saya sudah pernah mencobanya asyik dan nyaman. Yang kedua, tapi perhatikan, tolong bawa nama Indonesia yang baik, jangan sampai pergi ke sana, tidak bisa pulang,” imbaunya. (wink) Baca juga :

Read More

Muslim Pro Luncurkan Ask AiDeen Mudahkan Pengguna Hafal Al-Qur’an dan Memahami Islam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Saat ini terdapat aplikasi gaya hidup Muslim yang berkantor pusat di Singapura. Namanya Muslim Pro, meluncurkan fitur terbarunya. Fitur tersebut yaitu “Ask AiDeen”, chatbot Islami yang didukung AI (artificial intelligence). Selain itu Muslim Pro juga melakukam pembaruan pada fitur Al-Qur’an. Chief Strategy Officer, Muslim Pro, Fara Abdullah mengatakan fitur tersebut memiliki fungsional untuk mendalami, menghafalkan, dan mempelajari Al-Quran. Adapun penyempurnaan fitur dirancang untuk menumbuhkan pemahaman dan hubungan yang lebih dalam dengan Islam. “Selain itu, fitur-fitur ini juga akan memberikan pengalaman yang lebih baik dan bermanfaat di bulan Ramadan,” urai Fara Abdullah, dalam keterangannya, dikutip Ahad (3/3/2024). Al-Quran merupakan elemen inti dalam Muslim Pro dan salah satu fitur yang paling banyak digunakan sepanjang tahun, terutama di kalangan pengguna Indonesia. Fara menyebutkan bahwa Indonesia duduk di peringkat teratas dan menjadi pasar utama Muslim Pro. “Muslim Pro mendesain ulang fitur-fiturnya untuk mendukung hafalan dan pemahaman Al-Qur’an melalui mode mendengarkan yang mudah digunakan, kuis interaktif, dan beragam alat pembelajaran,” bebernya. Peningkatan ini dirancang dengan cermat untuk memenuhi beragam kebutuhan komunitas Muslim, memastikan pengalaman Ramadan yang lebih baik dan bermanfaat. Fara mengaku memahami bahwa membaca dan menghafal Al-Quran adalah bagian penting dari Ramadan bagi masyarakat Indonesia. “Adanya alat hafalan modern yang mewakili perpaduan antara teknologi dan metode belajar Al-Quran tradisional, menciptakan sebuah terobosan baru yang menjadi standar untuk aplikasi pendidikan Islam.” sambungnya. Muslim Pro adalah salah satu aplikasi pertama yang menawarkan pelajaran Al-Quran digital yang berfokus pada surah-surah penting dengan tambahan komponen kuis. Sedangkan fitur ‘Memorise’ merupakan hal unik karena inklusivitasnya yang dapat melayani berbagai jenis tipe belajar, termasuk cara belajar secara visual dan auditori. Fitur terbaru, chabot AiDeen, dikatan Fara dibangun dan dilatih untuk menjawab pertanyaan seputar Islam berdasarkan sumber otentik termasuk Al-Quran dan hadis. Ask AiDeen mengatasi tantangan dalam menemukan informasi yang terverifikasi dan dapat dipercaya tentang Islam dengan mudah dan praktis. “Ask AiDeen lebih dari sekedar inovasi teknologi; ini adalah pendamping yang siap mendukung pengguna kami dalam pencarian pengetahuan agama kapan saja, di mana saja,” lanjut Fara. Kedua fungsi Al-Quran yang baru ditingkatkan dan fitur Ask AiDeen akan dapat diakses dalam aplikasi Muslim Pro dan diluncurkan pada semua perangkat iOS pada 5 Maret 2024, serta pada perangkat Android pada 8 Maret 2024. Untuk memastikan pengalaman yang optimal selama bulan suci ini, pengguna sangat dianjurkan untuk memperbarui aplikasi mereka segera setelah versi terbaru tersedia. Melalui upaya ini, Muslim Pro menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia, dengan cara memadukan teknologi dan keimanan demi menghadirkan pengalaman bermakna yang selaras dengan komunitas selama Ramadhan. (Iin) Baca juga :

Read More

Beberapa Wilayah Yang Memiliki Perbedaan Durasi Waktu Puasa Ramadhan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Berdasarkan perhitungan astronomi, 1 Ramadhan 1445 Hijriah akan jatuh pada Senin, 11 Maret 2024. Selama Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia merayakan bulan tersebut dengan berpuasa mulai dari fajar hingga matahari terbenam. Lama waktu puasa setiap negara tentu berbeda-beda tergantung dari lokasinya. Ada negara yang punya durasi puasa terlama dan adapula dengan waktu tercepat. Mengutip Arabia Weather, Ahad (3/3/2024), lamanya puasa dipengaruhi oleh letak suatu negara. Semakin dekat suatu negara dengan Kutub Utara, maka makin lama pula durasi puasa di wilayah tersebut. Begitu pun dengan negara yang makin jauh ke selatan suatu negara dari garis khatulistiwa, maka makin pendek periode siang hari. Berikut daftar wilayah dengan jam puasa terlama dan tercepat di dunia : Waktu puasa di negara-negara Arab pada Ramadhan 2024 Waktu puasa di negara-negara mayoritas Muslim pada Ramadhan 2024 Negara-negara dengan durasi puasa terlama di Ramadhan 2024 Negara-negara dengan Waktu Puasa Terpendek di Ramadhan 2024 (yus) Baca juga :

Read More

Jadikan Setiap Ramadhan Sebagai Ramadhan Terakhir Kita di Dunia

Surabaya — 1miliarsantri.net : Sejak baligh, pernah kah berpikir sudah berapa kali kita sebagai umat Muslim menjalani puasa Ramadhan Dari Ramadhan ke Ramadhan, sudah berbekaskah ibadah kita? Atau hanya rutinitas atau formalitas saja untuk menggugurkan kewajiban menjalani rukun Islam ketiga ini. Agar tidak sia-sia ibadah Ramadhan kita dari tahun ke tahun, seiring dengan usia kita bertambah dan jatah hidup berkurang, ada baiknya kita muhasabah. Ujung dari muhasabah ini, setidaknya bertekad menjadikan Ramadhan tahun ini yang terakhir dalam hidup kita, agar kita bersungguh-sungguh dalam beribadah. Para sahabat Rasulullah Sholallohu’alahi wassalam (SAW), telah menyiapkan diri menghadapi bulan suci Ramadhan enam bulan sebelumnya. Artinya, setengah tahun setelah Idul Fitri, mereka para sahabat rodhiyallohuanhum (ra) sudah mempersiapkan diri akan bertemu bulan Ramadhan berikutnya. Bagaimana dengan kita yang hidup di zaman serba canggih serba mudah dan instan ini? Ketika masuk bulan Ramadhan, para sahabat Rasulullah SAW memasuki 10 hari terakhir semakin giat dan ekstra beribadah. Selain pahala puasa ditambah beribadah Ramadhan berlipat ganda, juga terdapat satu malam yang hanya ada di Bulan Ramadhan yakni Lailatul qodar (malam seribu bulan). Alquran Surah Al-Qadar (97): 1-5 artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Lailatul qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan ruḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” Di pengujung Ramadhan, sebagian besar umat Islam bergembira karena mendekati hari raya Idul Fitri, tapi tidak dengan mereka. Para sahabat ra menangis karena Ramadhan akan berlalu, meninggalkan umat Islam. Entah akan bertemu lagi atau tidak tahun depan. Tidak ada yang menjamin hal itu. Bukankah ada keluarga, sahabat, teman, dan kolega kita yang tidak berjumpa lagi Ramadhan tahun ini. Betapa istimewanya Ramadhan, Allah SWT berikan bonus ganjaran pahala yang berlipat ganda. Jika saja hamba-hamba-Nya tahu ganjaran tersebut, mereka akan berharap Ramadhan sepanjang tahun. Rasulullah SAW bersabda dari hadist diriwayatkan Abu Mas’ud Al Ghifari, “Kalaulah hamba-hamba Allah SWT mengetahui balasan dan keutamaan Ramadhan, maka umatku pasti akan berharap agar sepanjang tahun menjadi Ramadhan,” (HR. Thabrani, Ibnu Khuzaiman, dan Baihaqi). “Kalaulah”, kata yang disematkan Nabi SAW dalam hadistnya, artinya bisa jadi kita tidak tahu ganjarannya, bisa jadi kita tidak mungkin melaksanakannya. Allah SWT rahasiakan ganjarannya yang tidak terhingga dengan balasan pahala yang unlimited. Allah SWT tidak ingin menyusahkan hamba-Nya beribadah puasa setiap hari tanpa ada Idul Fitri. Ramadhan menjadi momentum umat untuk kembali jiwa dan raganya kepada sang Pencipta. Sebelas bulan sebelumnya, umat diperadukkan dengan aktivitas keduniawian. Untuk shalat, shaum, berinfak, berderma, dan berbagi dengan sesama terkadang terlalaikan. Bulan Ramadhan mengembalikan itu semua ke titik nadir, manusia sebagai ciptaan Allah. Apa pun kondisi kita saat ini, sebagai umat Muslim, semua sudah ditakdirkan Allah SWT, tetap berhusnudzon (berbaik sangka), dan jangan sekali-sekali berpikiran su’udzon (berburuk sangka). Semua takdir tidak ada yang buruk, semuanya baik. Baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Begitu sebaliknya, buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu,” (QS. Al-Baqoroh: 216). (yat) Baca juga :

Read More

Pembunuhan Massal di Gaza Perlu Penyelidikan Independen

Gaza — 1miliarsantri.net : Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengatakan pembunuhan terhadap lebih dari 100 pencari bantuan kemanusiaan di Gaza membutuhkan penyelidikan independen. Pasukan Israel melepaskan tembakan ke warga yang menunggu konvoi bantuan kemanusiaan di dekat Kota Gaza. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 100 orang tewas dan lebih dari 700 lainnya terluka dalam peristiwa Kamis (29/2/2024) lalu, namun Israel membantah jumlah korban yang diungkapkan Kementerian Kesehatan Gaza dan mengatakan korban tewas ditabrak dan dilindas truk bantuan. Menjelang pertemuan negara-negara Karibia di Saint Vincent dan Grenadine, Guterres mengatakan ia “terkejut” pada episode terbaru perang Israel di Gaza yang sudah menewaskan lebih dari 30 ribu rakyat Palestina. Merespon pertanyaan mengenai kegagalan resolusi gencatan senjata di Dewan Keamanan PBB, Guterres mengatakan memburuknya perpecahan geopolitik “mengubah kekuatan veto menjadi instrumen efektif yang melumpuhkan tindakan Dewan Keamanan.” “Saya sangat yakin kami membutuhkan gencatan senjata kemanusiaan dan kami membutuhkan pembebasan sandera tanpa syarat dan segera dilakukan dan kami harus memiliki Dewan Keamanan yang dapat mencapai tujuan-tujuan ini,” ungkap Guterres, Ahad (3/3/2024). Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, jumlah korban tewas dalam serangan Israel ke Gaza menjadi 30.500 orang. Angka ini termasuk 115 orang yang tewas ditembak tentara Israel saat mereka sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Bundaran Nabulsi, dekat Kota Gaza. Serangan udara, laut dan darat Israel juga mengubah Gaza menjadi puing-puing. Sebagian besar dari 2,3 juta populasinya terpaksa mengungsi, banyak yang harus mengungsi berkali-kali. Bantuan ke utara Gaza jarang terjadi dan kerap berlangsung kacau. Bantuan harus melewati zona militer aktif. Tapi PBB mengatakan di daerah itu banyak orang yang kelaparan, video-video memperlihatkan warga putus asa mengelilingi truk-truk pasokan. PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya mengeluh Israel menghalangi upaya mereka mengirimkan bantuan kemanusiaan ke bagian utara Gaza serta membatasi pergerakan dan komunikasi. Direktur komunikasi lembaga bantuan pengungsi PBB untuk Palestina (UNRWA) Juliette Touma mengatakan rata-rata truk bantuan masuk ke Gaza turun 50 persen. “Jam berdetak cepat menuju kelaparan, kelaparan parah dan beberapa kasus kelaparan akut,” pungkasnya. (zul) Baca juga :

Read More

PBNU Minta Pengasuh Pesantren Buatkan Perjanjian Perlindungan Cegah Kekerasan Santri

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) KH Hodri Arief meminta para pengasuh pondok pesantren memberikan janji perlindungan yang tegas untuk mencegah tindak kekerasan santri di lembaga pendidikan pesantren. Ia menilai, pengasuh pesantren perlu menyatakan secara eksplisit kepada santri bahwa tindak persekusi dan perundungan tidak dibenarkan. Siapa pun yang merasa diintimidasi, wajib melaporkan kepada pengasuh. “Harus dinyatakan secara eksplisit oleh pengasuh bahwa siapa pun yang merasa dianiaya, diintimidasi, harus melaporkan kepada pengasuh dan harus ada janji perlindungan,” tegasnya kepada 1miliarsantri.net. Sabtu (2/3/2024). Kiai Hodri menekankan pentingnya memberikan perlindungan kepada semua santri. Menurutnya, pengalaman di beberapa pesantren menunjukkan bahwa perlindungan yang efektif mampu mencegah perundungan dalam berbagai bentuk. “Dalam hal ini, pengasuh dan pengurus seharusnya memberi perlindungan kepada semua santri. Pengalaman di beberapa pesantren, perlindungan sangat efektif mencegah perundungan dalam berbagai bentuknya,” sambung Kiai Hodri. Di samping itu, pesantren harus memberikan fasilitas pengembangan potensi santri di segala bidang. Hal ini menjadi penting lantaran fokus santri akan tertuju pada pengembangan diri dan bukan kepada hal-hal negatif. “Penting ada kegiatan yang bisa menyalurkan potensi para santri, baik dalam bidang olahraga/fisik maupun lainnya, seperti seni, misalnya. Di samping itu, pengawasan perilaku santri harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar mampu melakukan identifikasi dini,” tambahnya. Kiai Hodri juga menyatakan keprihatinannya terhadap kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan, khususnya di pesantren. Menurutnya, ciri khas pesantren yang menekankan pendidikan karakter dan akhlak mulia seharusnya menjadi landasan yang menghindarkan dari perilaku kekerasan. “Kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan, khususnya pesantren, memang sangat memprihatinkan. Ciri khas pesantren yang menekankan pendidikan karakter, akhlak mulia, menjadi paradoks dan warning bagi para dunia pesantren, dan ini harus menjadi warning untuk introspeksi dalam semua aspek proses pendidikan di pesantren. Baik terhadap para praktisi pendidikan maupun para pengasuh sendiri,” jabarnya. Sebelumnya, seorang santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Hanifiyyah di Mojo, Kediri, Jawa Timur, Bintang Balqis Maulana (14), dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh empat seniornya di dalam pondok. Santri asal Afdeling Kampunganyar, Kendenglembu, Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur itu dipulangkan dari pondok pesantrennya dengan kondisi tubuh penuh lebam dan luka robek. Pihak Polres Kediri Kota, Jawa Timur menduga penganiayaan kepada korban dilakukan berulang-ulang. Diduga, terjadi kesalahpahaman di antara anak-anak tersebut sehingga menyebabkan kejadian penganiayaan berulang. Kini, pihak kepolisian telah memroses empat terduga pelaku penganiayaan maut tersebut, yakni MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Kabupaten Nganjuk, AF (16) asal Denpasar Bali, dan AK (17) asal Surabaya. (wink) Baca juga :

Read More

KH Miftachul Akhyar : Jadikan Ramadhan Sebagai Bulan Muhasabah dan Memohon Ampunan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengungkapkan beberapa amalan penting yang dapat dilakukan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Ramadhan dikenal dalam Islam dengan bulan yang sangat mulia, yang kedatangannya perlu disambut dengan persiapan yang maksimal. Di antara persiapan itu adalah membuang sikap tercela yang selama ini biasa dilakukan. Baik berupa perbuatan maupun ucapan, seperti sikap tidak jujur kepada sesama, menipu, berkata kotor, dan lain sebagainya. Demikian ini merupakan ikhtiar untuk memperoleh keutamaan-keutaman Ramadhan bila saatnya tiba. “Untuk bisa menyambut datangnya bulan Ramadhan mengambil semua bonus bonus yang dijanjikan dalam Ramadhan, tinggalkan perilaku-perilaku yang kemarin kurang bagus, ucapan-ucapan bohong, tipuan-tipuan bahkan omongan kosong pun tinggalkan,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (2/3/2024). Hal lain yang dapat dilakukan yaitu mulai membiasakan membaca Al-Qur’an secara rutin. Kebiasaan ini juga hendaknya terus dilanjutkan pada saat menjumpai bulan Ramadhan. Mengingat, bulan Ramadhan juga dikenal dengan bulan Al-Qur’an (Syahrul Qur’an), lantaran kitab suci umat Islam ini diturunkan pada bulan Ramadhan. “Perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan bila perlu khatamkan Al-Qur’an berkali-kali, perbanyaklah shalat malam. Isi kekosongan waktu dengan hal-hal yang berguna,” sambung Kiai Miftach. Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya ini lebih jauh menyampaikan, amalan-amalan yang dia sebutkan itu tak lain sebagai salah satu upaya untuk memantaskan diri saat akan menemui bulan Ramadhan yang penuh dengan rahmat Allah. “Insyaallah ini bertanda di saat kita bisa melaksanakan dengan sempurna pertanda kita ini orang yang betul-betul menjadi insan kamil dalam batasan tertentu. Karena Ramadhan adalah bulan termulia dari sekian bulan, kita bisa menghormati dengan baik, maka kita pun akan menjadi manusia yang termulia,” terangnya. Ia mendoakan umat Islam secara umum agar diberikan usia panjang, hingga benar-benar bisa menikmati kemuliaan dan keutamaan Ramadhan kali ini dan Ramadhan-Ramadhan selanjutnya. “Semoga satu bulan penuh bsia kita laksanakan puasa dengan baik. Dan mudah-mudahan kita diberikan usia panjang bisa ketemu dengan Ramadhan-Ramadhan yang akan datang,” harapnya. Sebelumnya, Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) KH Sirril Wafa menyampaikan penegasan terkait awal Ramadhan 1445 H/2024 M. Berdasarkan pengamatan posisi hilal, baik dari sisi tinggi maupun elongasinya, Kiai Sirril menyatakan bahwa melalui pengalaman atau tajribah, hilal tidak mungkin dapat dirukyat pada 29 Sya’ban 1445 H atau bertepatan dengan Ahad, 10 Maret 2024. “Untuk awal Ramadhan tahun ini, dengan memperhatikan posisi hilal baik tinggi maupun elongasinya, secara pengalaman atau tajribah, hilal tak mungkin dapat dirukyat pada Ahad sore 10 Maret,” kata Kiai Sirril Berdasarkan perhitungan tersebut, ia menyatakan bahwa 1 Ramadhan 1445 H diprediksi bertepatan dengan 12 Maret 2024. “Jadi langkah ikmal/istikmal Sya’ban sebagaimana tertulis di almanak PBNU sudah benar. Insyaallah fix 1 Ramadhan 1445 H bertepatan dengan 12 Maret 2024 M,” papar ulama ahli Falak ini. (har) Baca juga :

Read More

Wapres Bertemu PM Selandia Baru, Sepakat Dukung Gencatan Senjata di Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri (PM) yang juga Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters, di Grand Hall New Zealand Parliament Buildings, di hari ketiga kunjungan kerjanya di Wellington, Selandia Baru. Selain membicarakan kerja sama antar kedua negara, Wapres bersama Wakil PM Peters juga membahas sikap politik kedua negara merespons kondisi terkini di Palestina. “Saya juga tadi menyinggung tentang perang di Palestina, di mana saya bersama dengan Pemerintah Indonesia dan Selandia Baru. Saya kira kita punya pandangan yang sama untuk menghentikan perang di sana melalui perundingan dan gencatan senjata yang permanen,” terang Wapres kepada 1miliarsantri.net seusai kedatangan nya di Selandia Baru, Sabtu (02/03/2024). Wapres juga menuturkan, dirinya mengajak Selandia Baru untuk turut menggalang bantuan kemanusiaan bagi Palestina. “Dan juga untuk bantuan kemanusiaan yang perlu digalang melalui dunia internasional karena suasana di Palestina sangat memprihatinkan,” imbuhnya. Lebih jauh Wapres mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut mereka juga membahas tentang membangun perdamaian dan toleransi. “Kami ajak untuk membangun cara berfikir hubungan antarumat manusia yang saling menghargai, membangun perdamaian dan toleransi, karena akhir-akhir ini kita melihat bahwa mulai ada gangguan-gangguan, terjadinya perang, seperti di Rusia dan Ukraina, kemudian juga di Palestina banyak melahirkan korban, bahkan lebih dari 30 ribu orang terbunuh di sana, banyak kelaparan,” pungkas Wapres. (rid) Baca juga :

Read More

Sebanyak 30 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Mental

Gaza — 1miliarsantri.net : Sebanyak 30 ribu tentara Israel dilaporkan telah menghubungi hotline kesehatan mental sejak pecahnya perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023. Hal ini disampaikan dalam pernyataan militer Israel terkait masalah kesehatan mental yang dialami tentara-tentara mereka. Dalam pernyataan itu juga disebutkan sekitar 85 persen tentara yang melakukan perawatan psikologis telah kembali bertugas aktif. “Sekitar 200 tentara diberhentikan dari militer karena masalah psikologis yang mereka derita akibat perang,” terang pihak militer Israel dalam pernyataan, dikutip Sabtu (2/3/2024). Korps Medis tentara Israel berencana meresmikan pusat kesehatan mental baru bagi tentara pada Kamis, di tengah kekhawatiran tentara mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) akibat perang Gaza. Pusat kesehatan mental yang baru akan mencakup sebuah klinik untuk mengobati PTSD di kalangan tentara. Sementara itu Kepala Departemen Klinis Penyakit Mental Angkatan Darat Israel Yekhiel Levechitz, pada awal Februari ini mengatakan sekitar 3.000 tentara telah diperiksa oleh para ahli kesehatan mental sejak 7 Oktober 2023. Sejak 7 Oktober, tentara Israel telah mendirikan dua pusat kesehatan mental di bagian selatan negara tersebut. Militer Israel menyediakan hotline khusus yang dapat digunakan tentara untuk mengakses psikolog dan psikiater. Setelah mendapatkan perawatan psikologis yang ditentukan oleh otoritas medis tentara, mereka segera bergabung kembali untuk melaksanakan tugas militernya di Gaza. Desember 2023 pun, sedikitnya 500 tentara Israel yang didiagnosis menderita C sejak awal agresi pendudukan terhadap Gaza. Pusat-pusat rehabilitasi terpaksa dibuka untuk merehabilitasi sejumlah besar tentara yang terluka secara psikologis maupun fisik dalam pertempuran sengit di Jalur Gaza. Israel telah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober. Adapun pengeboman Israel yang terjadi kemudian telah menewaskan hampir 29.954 warga Palestina dan melukai lebih dari 70 ribu orang akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok. Perang Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. Di Mahkamah Internasional, Israel dinyatakan telah melakukan genosida. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Keistimewaan dan Keutamaan Mereka Yang Membaca dan Menghafalkan Al Qur’an

Surabaya — 1miliarsantri.net : Al-Qur’an adalah kitab suci yang mulia dan istimewa. Ia berisi berbagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Di dalamnya diungkapkan berbagai ilmu pengetahuan, dari dunia hingga akhirat. Selain itu, banyak keutamaan dan keagungan yang terdapat dalam Al-Qur’an, termasuk bagi orang yang membaca dan mengamalkannya. خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah orang yang membaca Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari dari Usman bin Affan RA). Dalam Al-Quran surat Al Maidah, Allah berfirman; يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ قَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيْرًا مِّمَّا كُنْتُمْ تُخْفُوْنَ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍەۗ قَدْ جَاۤءَكُمْ مِّنَ اللّٰهِ نُوْرٌ وَّكِتٰبٌ مُّبِيْنٌۙ. يَّهْدِيْ بِهِ اللّٰهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهٗ سُبُلَ السَّلٰمِ وَيُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ بِاِذْنِهٖ وَيَهْدِيْهِمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS Al-Ma’idah [5]: 15-16). Kemudian dalam ayat lainnya Allah berfirman; وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِى كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا عَلَيْهِم مِّنْ أَنفُسِهِمْ ۖ وَجِئْنَا بِكَ شَهِيدًا عَلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ ۚ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ تِبْيَٰنًا لِّكُلِّ شَىْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ “Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS An-Nahl [16]: 89). يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS Yunus [10]: 57). Selain disebutkan sebagai orang yang terbaik ketika mereka membaca dan mengajarkan atau mengamalkan Al-Quran, keistimewaan yang didapatkan bagi mereka yang suka membacanya adalah syafaat. اقْرَؤُوا القُرْآنَ فإنَّه يَأْتي يَومَ القِيامَةِ شَفِيعًا لأَصْحابِهِ “Iqra-uul-Qur’ana fa innahu ya-ti yaumal-qiyamati syafi’an li-ash-habihi.”“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR Muslim dari Abu Umamah). Rasulullah bersabda: من قرأ حرفًا من كتابِ اللهِ فله به حسنةٌ والحسنةُ بعشرِ أمثالِها، لا أقولُ ألم حرفٌ، ولكن ألفٌ حرفٌ، ولامٌ حرفٌ، وميمٌ حرفٌ “Man qara-a harfan min kitabillahi fa lahu bihi hasanatun wal-hasanatu bi-asyri amtsaliha, laa aqwaalu almu harfun, wa lakin alifun harfun, wa lamun harfun, wa mimun harfun.” “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan dengan membaca tersebut. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan di setiap satu huruf: akan tetapi Alif satu huruf, lam satu. Aku tidak mengatakan bahwa (yang dimaksud huruf) berarti Mim (dimaknai) satu huruf.” (HR Tirmidzi, katanya hadis ini hasan sahih, dari Ibnu Mas’ud RA). “Dari Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tergagap dan susah membacanya, baginya dua pahala.” (Muttafaqun Alaih). Dua pahala yang dimaksud adalah pahala atas dirinya karena telah membaca Al-Qur’an, dan pahala atas upayanya untuk membaca Al-Qur’an, kendati dengan susah payah. Dari kesusahannya dalam membaca Al-Qur’an ini pula, Allah memberikan padanya pahala. (yat) Baca juga :

Read More