Jadikan Setiap Ramadhan Sebagai Ramadhan Terakhir Kita di Dunia
Surabaya — 1miliarsantri.net : Sejak baligh, pernah kah berpikir sudah berapa kali kita sebagai umat Muslim menjalani puasa Ramadhan Dari Ramadhan ke Ramadhan, sudah berbekaskah ibadah kita? Atau hanya rutinitas atau formalitas saja untuk menggugurkan kewajiban menjalani rukun Islam ketiga ini.
Agar tidak sia-sia ibadah Ramadhan kita dari tahun ke tahun, seiring dengan usia kita bertambah dan jatah hidup berkurang, ada baiknya kita muhasabah. Ujung dari muhasabah ini, setidaknya bertekad menjadikan Ramadhan tahun ini yang terakhir dalam hidup kita, agar kita bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Para sahabat Rasulullah Sholallohu’alahi wassalam (SAW), telah menyiapkan diri menghadapi bulan suci Ramadhan enam bulan sebelumnya. Artinya, setengah tahun setelah Idul Fitri, mereka para sahabat rodhiyallohuanhum (ra) sudah mempersiapkan diri akan bertemu bulan Ramadhan berikutnya. Bagaimana dengan kita yang hidup di zaman serba canggih serba mudah dan instan ini?
Ketika masuk bulan Ramadhan, para sahabat Rasulullah SAW memasuki 10 hari terakhir semakin giat dan ekstra beribadah. Selain pahala puasa ditambah beribadah Ramadhan berlipat ganda, juga terdapat satu malam yang hanya ada di Bulan Ramadhan yakni Lailatul qodar (malam seribu bulan).
Alquran Surah Al-Qadar (97): 1-5 artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Lailatul qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan ruḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.”
Di pengujung Ramadhan, sebagian besar umat Islam bergembira karena mendekati hari raya Idul Fitri, tapi tidak dengan mereka. Para sahabat ra menangis karena Ramadhan akan berlalu, meninggalkan umat Islam. Entah akan bertemu lagi atau tidak tahun depan. Tidak ada yang menjamin hal itu. Bukankah ada keluarga, sahabat, teman, dan kolega kita yang tidak berjumpa lagi Ramadhan tahun ini.
Betapa istimewanya Ramadhan, Allah SWT berikan bonus ganjaran pahala yang berlipat ganda. Jika saja hamba-hamba-Nya tahu ganjaran tersebut, mereka akan berharap Ramadhan sepanjang tahun.
Rasulullah SAW bersabda dari hadist diriwayatkan Abu Mas’ud Al Ghifari, “Kalaulah hamba-hamba Allah SWT mengetahui balasan dan keutamaan Ramadhan, maka umatku pasti akan berharap agar sepanjang tahun menjadi Ramadhan,” (HR. Thabrani, Ibnu Khuzaiman, dan Baihaqi).
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


