Bukan Hanya Indonesia, Beberapa Negara Juga Mengalami Perbedaan Awal Ramadhan

Riyadh — 1miliarsantri.net : Tahun 2024 ini beberapa negara muslim berbeda dalam menetapkan 1 Ramadhan sebagai awal puasa. Di Arab Saudi dan beberapa negara Timur Tengah menetapkan 1 Ramadhan pada Senin, sementara negara Asia umumnya berpuasa mulai Selasa. Dilansir laman Aljazirah, para pejabat Saudi telah melihat bulan sabit dan mendeklarasikan Ramadhan bagi 1,8 miliar umat Islam di dunia. Pada Ahad (10/3/2024) malam, televisi pemerintah Saudi melaporkan Senin sebagai hari pertama puasa. Mengikuti Saudi, banyak negara Teluk Arab seperti Irak, Suriah dan Mesir juga menetapkan puasa pada hari Senin (11/3/2024). Namun, beberapa negara di Asia-Pasifik seperti Australia, Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura menyatakan belum berhasil melihat hilal pada Ahad. Mereka mengatakan akan memulai Ramadhan pada Selasa (12/3/2024). Oman yang terletak di ujung paling timur Semenanjung Arab juga mengumumkan Ramadhan pada Selasa. Begitu juga dengan Yordania yang berpuasa pertama pada Selasa. Di Iran menurut kantor berita pemerintah IRNA, Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamaenei juga mengumumkan 1 Ramadhan akan dimulai pada Selasa. Penentuan 1 Ramadhan memang kerap kali berbeda-beda di setiap negara karena berbeda metode penentuan hilal. Ada beberapa yang melihat lebih awal ada pula yang lebih lambat. (dul) Baca juga :

Read More

Bunuh Diri Bukan Jawaban dan Sangatlah Dosa Besar Pertanggung Jawaban Kelak

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kasus bunuh diri empat keluarga secara bersamaan dengan cara melompat dari lantai 22 sebuah apartemen, di Penjaringan, Jakarta Utara membuat banyak orang sedih tentang bunuh diri yang kian menjadi tren di masyarakat. Mereka menjadikan bunuh diri sebagai jawaban terakhir menghadapi masalah hidup. Padahal tindakan tersebut sangat dilarang oleh agama. Ahli tafsir Alquran, Prof Quraish Shihab dalam bukunya “Menjawab ?… Soal Keislaman Yang Patut Anda Ketahui” menyebut oranh yang melakukan bunuh diri mereka berstatus sebagai Muslim yang ‘ashin (Durhaka) jika mereka seorang beragama Islam. Status mereka yang melakukan bunuh diri tetap memeluk Islam atau tidak kafir dan musyrik. Maka mendoakan orang yang mati karena bunuh diri tidak dilarang. Karena yang dilarang hanyalah mendoakan bagi orang-orang musyrik. Adapun bunuh diri, kata Prof Quraish tidak mengakibatkan kemusyrikan. Prof Quraish yang merupakan penulis dari Tafsir Al-Misbah ini menegaskan bunuh diri sangat menyalahi agama. Menghilangkan nyawa sejatinya merupakan urusan Allah SWT karena manusia bukan pemiliknya. Allah SWT, lanjut Prof Quraish merupakan pemilik alam raya ini dan seisinya. Termasuk nyawa dan jiwa manusia adalah milik Allah SWT. Nyawa tidak boleh dipisahkan dengan jasad kecuali atas izin Allah SWT. Apa yang dimaksud nyawa tidak boleh dipisahkan kecuali atas izin Allah? Prof Quraish mencontohkan ketika seseorang sedang kondisi perang membela kebenaran atau melaksanakan sanksi hukum. Melakukan bunuh diri bukan solusi tepat bahkan sangat dilarang agama. Setiap masalah harus dihadapi dengan kepala dingin dan tidak tergoda oleh bisikan syetan. Karena Allah memberikan ujian sesuai kemampuan manusia itu sendiri. Sebagaimana bunyi Surah Al-Baqarah ayat 286: لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ Lā yukallifullāhu nafsan illā wus‘ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat, rabbanā lā tu’ākhiżnā in nasīnā au akhṭa’nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣran kamā ḥamaltahū ‘alal-lażīna min qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih(ī), wa‘fu ‘annā, wagfir lanā, warḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal qaumil-kāfirīn(a). Artinya: “Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.” (wink) Baca juga :

Read More

Dakwah Ramadhan, MUI Hadirkan Beberapa Ulama dari Luar Negeri

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang beberapa ulama dan da’i seperti masyayikh Palestina yang tinggal di Gaza sebagai mufti, pelajar di Madinah, da’i di Turki, Mesir dan lainnya untuk mengisi dakwah di berbagai daerah di Indonesia. “Sebanyak 11 ulama dan da’i yang hampir semuanya bergelar doktor bahkan menjadi mufti akan dikirim ke beberapa daerah guna mengisi dakwah selama bulan Ramadhan yang berkoordinasi langsung dengan MUI Provinsi,” ungkap KH Cholil Nafis kepada 1miliarsantri.net, Senin (11/3/2024). Dia menjelaskan, para masyayikh dan mufti ini diberikan informasi tentang medan dan standar dakwah bagi para da’i yg diutus oleh Majelis Ulama Indonesia. Pertama, bahwa paham Islam sasaran dakwah jamaah adalah pengikut Ahlissunnah wal Jema’ah yg sebagian besar adalah akidah Asta’irah dan Maturidiyah. Kedua, hendaklah menyebarkan wasathiyatul Islam, memahami dan mengerti tentang hubungan negara dan agama Islam yang disepakati di Indonesia yaitu berdasarkan Pancasila. Maka harus tunduk dan patuh kepada hukum Indonesia dan jangan mempertentangkan Islam dengan Pancasila. Ketiga menggunakan metode dakwah yang memahami perbedaan mazhab fikih serta kearofan lokal (local wisdom), sehingga dakwahnya diterima dan tidak ditolak oleh masyarakat. “Kalo mau membahas masalah khilafiyah hendaklah secara komprehensif menjelaskan dalil masing-masing pendapat dengan tetap menghormati perbedaan mazhab. Tak kalah pentingnya mereka untuk mengutarakan meteri merajut dan menguatkan ukhuwah dan semangat saling menghargai. Bismillah barokah,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Beberapa Sejarah Perang Islam Yang Dilakukan Dalam Bulan Ramadhan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Umat Islam di dalam masa Ramadhan memang dilarang melakukan berbagai tindakan yang menyakiti pihak lain. Bahkan Rasullah SAW mengatakan perang yang terbesar adalah perang melawan diri sendiri. Ini dinyatakan beliau usai melakukan perang Badr melawan kaum Qurays di perbatasan Madinah Makkah pada tahun 624 M. Ajaran Islam sebenarnya melarang perang keculai untuk mempertahankan diri. Dan perang Badr yang dilakukan Rasullah adalah dalam rangka mempertahankan diri dan eksistensi ajaran Islam. Bila kalah perang kala itu ajaran Islam akan hilang. Perang Badr ini dilakukan tidak seimbang karena kala itu tentara Islam hanya sekitar 300 orang dan minim persenjataan. Sedangkan tentara Qurays jumlahnya ribuan atau 3-4 kali lipatnya. Mereka pun bersenjata lengkap dan didukung perbekalan yang berlimpah. Tapi ternyata yang kuat dan berlimpah, yakni tentara Qurays berhasil dikalahkan. Mereka melarikan diri kembali ke Makkah. Namun, kerugian di pihak tentara Islam kala itu juga cukup besar. Paman Nabi Muhammad, Hamzah bin Abi Thalib menjadi syahid dalam perang di tangan tentara Qurays bernamma Wahsyi. Namun, kala itu kematian Hamzah diketahui Hindun bin Utbah yang juga ikut dalam perang Badr. Dia sangat girang karena merasas hutang nyawa atas kematian suaminya, Utbah bin Rabiah, terbayangkan. Maka dia kemudian menunaikan sumpah pembalasannya dahulu ketika menemukan ayahnya dibunuh oleh Hamzah dalam sebuah percekcokan. Ketika menemukan jenazah Hamzah, Hindun kemudian memberlakukan tindakan biadab, Dia kemudian merobek perrut Hamzah. Hatinya di makan. Itulah tragedi perang Badr yang terjadi pada bulan Ramadhan. Terkait perang di bulan Ramadhan, berikut ini daftar pertempuran yang dilakukan selama Ramadhan oleh umat Islam sepenjang sejarah. 624 – Pertempuran Badar. Melawan penyembah berhala Makkah. “Pertempuran Besar Badar”, merupakan pertempuran pertama antara kaum muslim dan non-muslim. 627 – Pertempuran Parit. Umat Muslim dilatih untuk pertempuran ini pada bulan Ramadhan, meskipun terjadi pada bulan Syawal berikutnya. 630 – Pertempuran Tabouk (juga disebut Pertempuran Tabuk). Itu tentara Islam di bawah pimpinan Muhammad SAW mendirikan kamp pelatihan dan pertempuran di Tabouk selama bulan puasa. Tentara Bizantium tidak menunjukkan agresi sehingga umat Islam kembali dengan damai tanpa pertempuran. 653 – Penaklukan Rhodes. Penaklukan Maghreb oleh Kekhalifahan Rashidun dan Umayyah dimulai pada tahun 647 dan berakhir pada tahun 709, ketika Kekaisaran Bizantium kehilangan benteng terakhirnya yang tersisa di bawah kekuasaan Khalifah Al-Walid I. Kampanye di Afrika Utara adalah bagian dari abad penaklukan Muslim awal yang cepat. 710 – Umat Islam dipimpin oleh Tarek bin Ziyad, menyerbu Spanyol kota-kota perbatasan selatan di pantai Andalusia mengalahkan [[Raja Roderick]]. Mereka tinggal selama delapan ratus tahun, menyebarkan Islam. 1099 – Pertempuran Ascalon. Berlangsung pada tanggal 22 Ramadhan (12 Agustus), tentara salib yang baru didirikan Kerajaan Yerusalem mengalahkan Mesir Fatimiyah. 1187 – Pertempuran Hattin. Berlangsung saat fajar—setelah Malam Kekuasaan (Lailat ul-Qadr) (atau “Malam Takdir”). Sultan Saladin (Salah Al-Din Al-Ayubi) memusnahkan tentara Frank dan melanjutkan untuk merebut kembali Yerusalem untuk Islam. Pertempuran itu terjadi pada 4 Juli. 1260 – Pertempuran Ain Jalut. Qutuz mengalahkan bangsa Mongol di Palestina. 1962 hingga 1970 – Perang Saudara Yaman. Pertarungan berlanjut hingga pukul sembilan Ramadhan. 1973 – Perang Ramadhan (Di tempat lain dikenal sebagai Perang Yom Kippur). Mesir dan Suriah melancarkan serangan ke Semenanjung Sinai yang telah direbut dan diduduki Israel sejak Perang Enam Hari tahun 1967. 1975 hingga 1990 – perang saudara di Lebanon. Pertarungan pun terjadi selama tujuh belas Ramadhan. 1981 – Iran menolak tawaran Irak untuk gencatan senjata di bulan Ramadhan. 1982 – Iran melancarkan serangan ke Irak yang mereka terang-terangan disebut “Operasi Ramadhan.” 1987 – Iran kembali menolak tawaran Irak untuk melakukan gencatan senjata di bulan Ramadhan. 1987 hingga 1993 – Intifada Palestina pertama terjadidikobarkan selama enam Ramadhan. 1990an – Setidaknya ada 20 contoh kekerasan Ramadhan yang dilakukan umat Islam selama perang saudara Aljazair. 2000 – Perdana Menteri India Atal Bihari Vajpayee menyatakan: India akan memulai gencatan senjata sepihak menjelang bulan suci Ramadhan sebagai langkah menuju perdamaian di Kashmir. Meskipun demikian, pertempuran yang meluas terus berlanjut antara pasukan India dan India gerilyawan di Jammu-Kashmir. 2003 hingga 2007 – Perang Irak. Pertempuran terjadi selama ini empat Ramadhan. 2024: Tidak jelas apakah ada gencatan sejata antara Hamas dan Israel di Gaza. Menjelang awal Ramadhan pasukan Israel kembali melakukan operasi militer besar-besaran. Ratusan warga Israel kembali tewas. Perempuran yang sudah berlangsung sekitar delapan bulan sebelum Ramadhan 2024 telah menewaskan setidaknya 33.000 warga Palestina. Sekitar 1.500 tentara Israel terbunuh. (yan) Baca juga :

Read More

Pemkot Bogor Gratiskan Tagihan Rekening Air Masjid dan Musholla Selama Ramadhan

Bogor — 1miliarsantri.net : Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Jawa Barat, menggratiskan tagihan rekening air bagi masjid dan mushala yang ada di wilayahnya selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah. Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky mengatakan program menggratiskan tagihan rekening air bagi masjid dan mushala di Kota Bogor ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Perumda Tirta Pakuan setiap Ramadhan “Seperti biasa kami akan memberikan gratis pemakaian air untuk masjid dan musala,” ungkap Rivelino kepada 1miliarsantri.net, Senin (11/3/2024). Dia menjelaskan, pemakaian air di masjid dan mushala ini tak akan dihitung selama bulan Ramadhan. Dalam artian, kata dia, tagihan rekening air di bulan berikutnya tidak akan masuk penagihan. “Yang jelas program ini untuk semua masjid dan mushala yang ada di wilayah Kota Bogor,” sambungnya. Selain itu, kata dia, Perumda Tirta Pakuan juga menggulirkan program pemasangan sambungan air baru secara gratis bagi masjid dan mushala. Rivelino menyebutkan, persyaratan program ini yang utama ialah berkas fotokopi KTP marbot atau penanggung jawab dari masjid dan mushala yang akan mengikuti program ini. Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga meminta fotokopi KTP juga rekening air tetangga masjid dan mushala. “Kalau sudah ada jaringan itu yang kami gratiskan, tapi kalau belum karena perlu investasi penambahan jaringan tentu ada biaya yang dikeluarkan,” pungkasnya. (den) Baca juga :

Read More

Awal Ramadhan Yang Memilukan Bagi Warga Palestina

Gaza — 1miliarsantri.net : Mufti Agung Yerusalem dan Palestina, Mohammad Hussein, menyatakan Senin (11/3/2024) menjadi hari pertama bulan suci Ramadhan di Palestina. Bombardir Israel, kehancuran masjid-masjid, dan kelaparan ekstrem merenggut yang seharusnya jadi momen kebahagiaan warga Palestina tersebut. Pada malam Ramadhan pertama, Sejumlah warga sipil Palestina syahid dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan beberapa rumah di kamp pengungsi Nusseirat, yang terletak di Jalur Gaza tengah. Kantor berita WAFA melaporkan bahwa pesawat-pesawat tempur Israel menargetkan beberapa rumah warga sipil di kamp pengungsi, yang menyebabkan terbunuhnya beberapa orang dan melukai beberapa orang lainnya. Sebanyak 85 warga Palestina syahid dalam delapan pembantaian yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel selama 24 jam terakhir sebelum Ramadhan di Jalur Gaza. Sehingga, jumlah korban tewas yang terdokumentasi sejak pecahnya perang genosida Israel menjadi 31.045 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil tak berdosa. Sementara jumlah korban luka yang didokumentasikan sejak awal agresi telah meningkat menjadi 72.654 orang. Beberapa korban masih berada di bawah reruntuhan atau berserakan di jalanan, sementara pasukan Israel terus menghalangi kedatangan ambulans dan tim penyelamat. Oleh karena itu, angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi. Kelaparan juga masih mendera bernagai wilayah di Gaza. Sehari sebelum Ramadhan, seorang perempuan dan seorang bayi lima bulan syahid di utara Gaza akibat malnutrisi dan dehidrasi. Total 25 warga Gaza syahid akibat kelaparan di Gaza. Pasukan penjajah Israel pada Ahad malam juga menghalangi masuknya ratusan jamaah ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur untuk melaksanakan shalat Tarawih. Saksi mata mengatakan bahwa pasukan pendudukan menahan warga di gerbang Masjid al-Aqsa dan menghalangi akses mereka ke sana. Mereka menambahkan bahwa pendudukan memberlakukan pembatasan terhadap laki-laki muda memasuki al-Aqsa untuk melakukan Tarawih, dan mengizinkan perempuan berusia 40 tahun untuk masuk. Patut dicatat bahwa pasukan pendudukan telah melakukan pengepungan ketat terhadap Masjid al-Aqsa selama lima bulan dan melarang masuk ke dalamnya. Mereka juga mengeluarkan lusinan perintah deportasi terhadap warga Yerusalem untuk mencegah mereka melaksanakan shalat selama bulan suci Ramadhan. Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan Ramadhan di Jalur Gaza tahun ini “tidak seperti bulan suci tahun-tahun sebelumnya atau di mana pun di dunia”, terutama mengingat hancurnya seluruh aspek kehidupan di Jalur Gaza, termasuk para korban jiwa dan ragusan masjid. Ramadhan, kata lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan, telah tiba ketika “warga Palestina menderita kekurangan dan kelangkaan makanan dan air minum selama lebih dari lima bulan berturut-turut”. Sementara itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan harapannya agar rakyat Palestina dapat mencapai harapannya akan kebebasan dan kemerdekaan, berdirinya negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. Ia juga mengharapkan bulan Ramadhan disertai dengan penghentian agresi, pembunuhan, pengungsian dan kelaparan terhadap rakyat Palestina serta penodaan terhadap kesucian rumah ibadah mereka. “Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memberikan keamanan dan perdamaian kepada Palestina dan seluruh dunia, mendoakan rahmat Yang Maha Kuasa bagi para syuhada, kesembuhan bagi yang terluka, dan kebebasan bagi para tawanan heroik kita,” ungkap Presiden. Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud meminta komunitas internasional “untuk memikul tanggung jawabnya” untuk mengakhiri pembantaian warga Palestina, dan “menyediakan koridor kemanusiaan yang aman”. “Sangat menyedihkan bagi kami bahwa bulan Ramadhan datang tahun ini di tengah serangan yang dialami saudara-saudara kami di Palestina,” katanya dalam pidato yang dibacakan atas namanya oleh Menteri Media Saudi Salman Al-Dosari untuk menandai dimulainya bulan suci umat Islam. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Program Senyum Ramadan, MIN 4 Ende Bagikan Paket Sembako

Ende — 1miliarsantri.net : Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah. Bulan suci yang sangat dinanti-nantikan segenap umat Islam seluruh dunia, bulan yang penuh rahmat, di dalamnya segala aktivitas ibadah dan muamalah yang baik dan bermanfaat bagi sesama manusia mendapatkan ganjaran pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahuwata’ala. Pada bulan Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa dan didalamnya ada peringatan Nuzulul qur’an, turunnya wahyu pertama “Qur’an” kepada Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Puasa Ramadan merupakan salah satu dari rukun Islam yang wajib dijalankan oleh semua Umat Islam yang telah baligh dan berakal. Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, banyak cara dalam menyambut bulan yang mulia ini diantaranya yang di lakukan oleh Madrasah Ibtidaiah Negeri ‘MIN’ 4 Ende, dengan melaksanakan Kegiatan Program Senyum Ramadan yang digagas oleh Kepala Sekolah MIN 4 Ende St. Hadijah. MIN 4 Ende Gelar kegiatan senyum Ramadan dengan membagikan paket sembako kepada orangtua peserta didik dan masyarakat sekitar Madrasah, Senin, (11/03/2024). Program senyum Ramadan merupakan hasil kolaboratif antara madrasah, guru dan paguyuban orangtua wali siswa dalam menyambut bulan berkah ini, pembagian sembako dilaksanakan di halamam sekolah MIN 4 Ende. Kepala MIN 4 Ende St. Hadijah menuturkan, “Program Senyum Ramadhan merupakan bakti dan kepedulian madrasah terhadap masyarakat sekitar dalam mengawali puasa ramadhan dengan memberikan paket sembako kepada 20 orang janda, 20 paket untuk orangtua wali siswa serta 35 paket sembako untuk siswa.” “Untuk Puasa Ramadan tahun ini Alhamdulillah MIN 4 bisa berbagi dengan masyarakat sekitar, para janda dan bagi mereka yang membutuhkan” ungkapnya bahagia. Sementara itu, Mama Umi salah seorang penerima paket sembako menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Madrasah yang memiliki rasa kepedulian sosial yang baik.“Saya sampaikan terima kasih banyak kepada Ibu Kepala dan semuanya, terimakasih” ungkap Umi Lebih lanjut menurut St. Hadijah mengungkapkan, keberkahan nikmat akan di dapat bagi orang-orang yang selalu memberikan manfaat kepada lingkungan sekitarnya dan berharap apa yang dilakukan segenap eksponen MIN 4 bermanfaat dan berkah. “Semoga kehadiran madrasah ini (MIN 4 Ende) bermanfaat dan berkah bagi masyarakat sekitarnya”, pungkas St.Hadijah.*** (TH/red) Artikel dikirim oleh : Arand Abdul Syukur

Read More

Pro Kontra Pedoman Pengeras Suara Masjid Selama Ramadhan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushala mengatur penggunaan pengeras suara saat beribadah hanya diperbolehkan menggunakan pengeras suara dalam ketika Ramadhan. Sejumlah pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) memberi tanggapan untuk hal tersebut. “Sebenarnya saya pribadi tidak setuju ya, karena kan Ramadhan itu harus dimeriahkan dan disambut dengan gembira. Dengan pengeras suara itukan menjadi syiar dan dakwah bagi orang yang di masjid untuk didengarkan atau diikuti orang yang di sekitar masjid,” ungkap Ketua DKM Masjid Jami Al Hidayah Ciputat Timur, Jauhar Miftahussurur. Sementara, penasihat DKM Musala Al Ittihad, Kota Depok, Sudjana (53) juga menjelaskan hal yang serupa, bahwa pengeras suara luar dapat dimaksimalkan untuk panggilan – panggilan sholat dan meramaikan sholat berjamaah menjadi maksimal. Pengeras suara itu juga dapat dimaknai sebagai gairah untuk memakmurkan musala/masjid yang ada di lingkungan sekitarnya. Untuk diketahui, Surat Edaran pengeras suara terbit pada 18 Februari 2022. Edaran ini antaran lain mengatur volume pengeras suara diatur sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 dB (seratus desibel). Khusus terkait syiar Ramadan, edaran ini mengatur agar penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarrus Alquran menggunakan Pengeras Suara Dalam. Untuk takbir pada saat Idulfitri dapat dilakukan dengan menggunakan pengeras suara luar hanya sampai pukul 22.00 dan dapat dilanjutkan dengan menggunakan pengeras suara dalam. Pedoman yang diterbikan oleh Kemenag merupakan upaya untuk meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan keharmonisan seluruh masyarakat. Seperti yang dijelaskan pada surat Ali Imran ayat 19, Allah SWT berfirman, إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ ۗ وَمَا ٱخْتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ Artinya:”Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (yan) Baca juga :

Read More

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Lakukan Tarawih 13 Rakaat Termasuk Witir

Jeddah — 1miliarsantri.net : Otoritas Kerajaan Arab Saudi mengumumkan shalat tawarih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Ramadhan 2024 ini berjumlah 10 rakaat serta 3 witir. “Jumlah rakaat Tarawih di dua masjid suci akan terdiri dari 5 taslim yang dilanjutkan dengan salat Witir. 10 rakaat (Tarawih) dan 3 rakaat Witir,” lapor Inside the Haramain (Haramain Sharifain) dalam media sosial X-nya, Senin (4/3/2024). Melansir Islamic Information, Ahad (10/3/2024), shalat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan dimulai pada pukul 20.00 dan berakhir pada pukul 22.00 waktu setempat. Presidensi umum juga mengungkapkan adanya pembatasan untuk jamaah tarawih yaitu mereka yang sudah divaksin. Selain itu, pihak masjid juga mengumumkan imam shalat tarawih di Masjidil Haram selama Ramadhan. Disebutkan ada empat imam yang akan memimpin shalat tarawih, yaitu Syekh Abdur Rahman Al Sudais, Syekh Abdullah Awad Al Juhany, Syekh Maher Al Muaiqly, dan Syekh Bandar Baleelah. Imam Besar Masjidil Haram Syekh Al Sudais akan berpasangan dengan Syekh Juhany. Arab Saudi diperkirakan akan memulai 1 Ramadhan pada 11 maret 2024. Dalam laporan Gulf News, mayoritas negara-negara Islam diprediksi akan melihat hilal pada Ahad, 10 Maret 2024. Mahkamah Agung Kerajaan meminta masyarakat untuk ikut memantau penampakan hilal dan melaporkannya kepada otoritas setempat jika melihatnya. Arab Saudi akan melakukan pemantauan hilal menggunakan mata telanjang dan alat bantu. Di samping itu, otoritas setempat juga melakukan perhitungan secara astronomis atau hisab dalam menentukan awal puasa Ramadan 2024. (dul) Baca juga :

Read More

Daftar 15 Merek Kurma Produk Israel Yang Diboikot dan Ketahui Ciri-Cirinya

Gaza — 1miliarsantri.net : Bulan Ramadhan identik dengan kurma, di mana sebagian umat Islam menyantapnya untuk sahur dan berbuka puasa. Kurma memiliki cita rasa manis, legit namun kaya akan nutrisi. Buah kurma merupakan makanan pokok di sebagian besar masyarakat Timur Tengah dan umat Islam. Belakangan, kurma menjadi tren karena kandungan manfaat bagi kesehatan. Melansir Palestine Chronicle, Ahad (10/3/2024), industri kurma global bernilai di atas 13,4 miliar Dolar AS pada 2019. Angka ini diprediksi terus tumbuh sebesar 21 persen di tahun 2025. Di antara 5 industri kurma yang paling banyak diekspor adalah industri kurma Israel, yang mengekspor lebih dari 140.000 ton ke seluruh dunia. Friends of Al-Aqsa (FOA), menyebutkan 50 persen kurma Israel diekspor ke Eropa seperti Inggris, Belanda, Prancis, Spanyol, dan Italia. Bahkan Inggris mengimpor lebih dari 3.000 ton kurma Israel, senilai sekitar 7,5 juta pound, pada tahun 2020 lalu. Ada dua waktu puncak orang Eropa mengonsumsi kurma, yaitu pada malam tahun baru dan Natal serta bulan Ramadhan. Industri kurma Israel berangkat dari eksploitasi, pencurian dan penyalahgunaan. Israel terus menerus mencaplok tanah Palestina di Tepi Barat untuk membangun permukiman ilegal. Daerah-daerah kantong yang dicaplok secara ilegal ini kebetulan merupakan tempat sebagian besar produksi kurma-kurma tersebut. Menurut Al-Monitor, 40 persen perusahaan kurma Israel beroperasi di pemukiman ilegal di Tepi Barat, seperti di Lembah Yordan. Seiring dengan masih berjalannya serangan zionis di Gaza, Palestina, masyarakat dunia terus menyerukan aksi boikot produk Israel, seperti kurma. Boycott, Divestment, Sanction (BDS) Australia membagikan sejumlah ciri-ciri kurma yang diproduksi Israel. BDS sendiri merupakan gerakan protes dunia tanpa melibatkan kekerasan. Mengutip American Muslim for Palestine, berikut daftar kurma Israel yang diboikot masyarakat dunia: (zul/AP) Baca juga :

Read More