Daftar 15 Merek Kurma Produk Israel Yang Diboikot dan Ketahui Ciri-Cirinya
Gaza — 1miliarsantri.net : Bulan Ramadhan identik dengan kurma, di mana sebagian umat Islam menyantapnya untuk sahur dan berbuka puasa. Kurma memiliki cita rasa manis, legit namun kaya akan nutrisi. Buah kurma merupakan makanan pokok di sebagian besar masyarakat Timur Tengah dan umat Islam. Belakangan, kurma menjadi tren karena kandungan manfaat bagi kesehatan.
Melansir Palestine Chronicle, Ahad (10/3/2024), industri kurma global bernilai di atas 13,4 miliar Dolar AS pada 2019. Angka ini diprediksi terus tumbuh sebesar 21 persen di tahun 2025.
Di antara 5 industri kurma yang paling banyak diekspor adalah industri kurma Israel, yang mengekspor lebih dari 140.000 ton ke seluruh dunia.
Friends of Al-Aqsa (FOA), menyebutkan 50 persen kurma Israel diekspor ke Eropa seperti Inggris, Belanda, Prancis, Spanyol, dan Italia.
Bahkan Inggris mengimpor lebih dari 3.000 ton kurma Israel, senilai sekitar 7,5 juta pound, pada tahun 2020 lalu. Ada dua waktu puncak orang Eropa mengonsumsi kurma, yaitu pada malam tahun baru dan Natal serta bulan Ramadhan.
Industri kurma Israel berangkat dari eksploitasi, pencurian dan penyalahgunaan. Israel terus menerus mencaplok tanah Palestina di Tepi Barat untuk membangun permukiman ilegal.
Daerah-daerah kantong yang dicaplok secara ilegal ini kebetulan merupakan tempat sebagian besar produksi kurma-kurma tersebut. Menurut Al-Monitor, 40 persen perusahaan kurma Israel beroperasi di pemukiman ilegal di Tepi Barat, seperti di Lembah Yordan.
Seiring dengan masih berjalannya serangan zionis di Gaza, Palestina, masyarakat dunia terus menyerukan aksi boikot produk Israel, seperti kurma.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


